Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA E-FLASHCARD DALAM PENGENALAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK PERTIWI SIMPANG EMPAT PASAMAN BARAT Sinaga, Nisakhairani; Muryanti, Elise
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 1 (2023): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v6i2.4390

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk melihat pengaruh media E- flashcard dalam pengenalan kosakata Bahasa Inggris pada anak di Taman Kanakkanak Pertiwi Simpang Empat Pasaman Barat. Sampel Penelitian sebanyak 26 anak yang mana 13 anak sampel kelas eksperimen dan 13 anak sampel kelas kontrol. Metode yang dipakai yaitu kuantitatif dengan pendekatan quasi ekperimen. Pengolahan data memakai SPSS 25.0 for a window. Pada penelitian ini teknik yang dipakai untuk pengumpulan data adalah tes perbuatan, dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian menunjukkan media Eflashcard dapat meningkatkan kosakata Bahasa Inggris pada anak. Dilihat dari kelas eksperimen yang menggunakan media Eflashcard mendapatkan nilai lebih besar daripada kelas kontrol yang menggunakan gambar ditempel di papan tulis.
ANALISIS PENGENALAN LITERASI DIGITAL BAGI ANAK USIA DINI PADA MASA NEW NORMAL Safitri, Desi Nur; Muryanti, Elise
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5 No 2 (2021): (Journal of Childhood Education) September-Februari
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.564

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pengamatan pada masa pandemi Covid-19 yang memperlihatkan bahwa sistem pembelajaran di Taman Kanak-Kanak berganti dari tatap muka menjadi sistem Belajar Dari Rumah yang mengakibatkan anak pada Taman Kanak-Kanak menggunakan teknologi digital sebagai sarana penunjang untuk belajar. Terlebih lagi saat ini merupakan era digitalisasi, semua serba digital dimana pengguna teknologi digital bukan hanya orang dewasa atau remaja saja, namun anak usia dini juga. Tujuan penelitian ini untuk memahami bagaimana pengenalan literasi digital pada anak-anak usia dini pada masa new normal.  Jenis penelitian yang dipakai adalah studi literatur melalui pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menelaah sumber primer dan sekunder berupa buku referensi, artikel jurnal dan hasil penelitian yang relevan dengan kajian penelitian. Setelah mengumpulkan dan mendapatkan data yang sesuai dengan kajian penelitian kemudian data dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian ini ialah pengenalan literasi digital bagi anak usia dini perlu dilakukan karena perkembangan teknologi semakin pesat dan tingkat penggunaan teknologi digital oleh anak usia dini semakin tinggi, perubahan metode belajar yang memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran anak usia dini, sehingga anak mau tidak mau harus bersentuhan dengan teknologi digital. Terdapat manfaat positif dari pengenalan literasi digital untuk diri anak dan perlunya keterampilan literasi digital untuk meminimalisir dampak buruk penggunaan teknologi digital oleh anak. Pengenalan literasi digital ini memerlukan kerjasama antara  anak, orangtua dan guru dengan harapan anak kelak tumbuh menjadi generasi yang cakap akan teknologi digital dan dapat memanfaatkan teknologi digital dengan pola pikir yang positif dan kreatif.
EFEKTIVITAS MEDIA WAYANG KARDUS TERHADAP PERKEMBANGAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK AWALIDIL JANNAH TIMBULUN Putri, Indah Milla Sari; Muryanti, Elise
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6 No 2 (2022): (Journal of Childhood Education) September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1090

Abstract

ABSTRAK Peneliti melakukan kegiatan penelitian ini bertujuan supaya melihat keefektifan dari wayang kardus sebagai media pembelajaran dalam melatih keterampilan anak dari segi berbicara di Taman Kanak-Kanak (TK) Awalidil Jannah Timbulun. Peneliti melakukan aktivitas penelitian ini menggunakan pendekkan kuantitatif, sementara untuk jenis penelitiannya ialah quasi eksperimen. Sebelum melakukan penelitian dilakukan uji validasi instrument dengan pakar ahli di bidang bahasa anak usia dini dan pengujian instrument penelitian agar diperoleh hasil yang valid dan reliable. Analisis data dalam kegiatan penelitian ini ialah uji hipotesis dan uji effect size, uji tersebut bertujuan untuk melihat seberapa pengaruhnya media wayang dalam membentuk keterampilan anak untuk berbicara. Namun sebelum itu, peneliti melakukan uji normalitas dan uji homogenitas agar mengetahui data yang peneliti peroleh dari responden berdistribusi normal dan mempunyai varian yang homogen. 0.009 merupakan hasil hipotesis yang peneliti peroleh dari kegiatan penelitian ini, sedangkan untuk uji effect size didapatkan hasil sebanyak 4.73. Maka dari itu, bisa disimpulkan bawah adanya perbedaan yang signifikan dalam penggunaan wayang sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak usia dini di lokasi peneliti melakukan kegiatan penelitian ini.
EFEKTIVITAS METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN DALAM KETERAMPILAN BERBICARA PADA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK IT AL-KAUTSAR KECAMATAN LUBUK BEGALUNG PADANG Arief, Bunga Putri; Muryanti, Elise
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6 No 2 (2022): (Journal of Childhood Education) September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1094

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi, keterampilan anak dalam berbicara masih rendah yaitu dengan metode bercerita. Anak belum mampu menyebutkan tokoh-tokoh dalam cerita, anak belum mampu mengulang kembali isi cerita dan anak tidak konsentrasi mendengarkan cerita. Kegiatan penelitian ini peneliti lakukan bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media boneka tangan efektif terhadap keterampilan berbicara anak di Taman Kanak-Kanak (TK) IT Al-Kautsar Padang. Peneliti memakai pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini, sementara untuk jenis penelitiannya peneliti memakai jenis quasi eksperimen. Sebelum melakukan penelitian dilakukan uji validasi instrumendengan pakar ahli bidang bahasa anak usia dini dan pengujian instrument penelitianagar diperoleh hasil yang valid dan reliable. Pemberian skor ialah teknik penalian yang peneliti pakai dengan cara pemberian skor tersebut pada setiap pencapai anak yang sejalan dengan indikator dalam instrumen penelitian. Teknik analis yang peneliti pakai ialah uji hipotesis dan uji effect size, namun sebelum uji tersebut dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas terlebih dahulu untuk mengetahui data yang diperoleh dari subjek penelitian berdistribusi normal dan mempunyai varian yang homogen. 0.000 ialah nilai signifikan yang diperoleh dari uji hipotesis, sementara nilai 2.56 ialah nilai yang diperoleh dari uji effect size yang artinya adanya suatu pengaruh kuat. Maka dari itu, bisa diketahui bahwa pemakaian dari boneka tangan mempunyai efektif terhadap keterampilan anak dalam berbicara.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA BUSYBOOK FLANEL TEMA SAYURAN DALAM MENGENALKAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH 27 PADANG Rahayu, Siska Sri; Muryanti, Elise
Bunayya Vol 10 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v10i2.25124

Abstract

Artikel ini disusun berdasarkan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan media busy book flanel tema sayuran dalan mengenalkan kosakata bahasa inggris pada anak di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 27 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatakan kuantitaif dengan metode quasi eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di TK Aisyiyah 27 Padang. Populasi penelitian seluruh anak di TK Aisyiyah 27 Padang, sedangkan sampelnya kelompok B1 sebagai kelas eksperimen dan kelompok B2 kelas kontrol masing-masing berjumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data tes dan observasi. Teknik analisis data uji normalitas, homogenitas, uji hipotesis, dan uji effect size. Berdasarkan analisis data, kelas kontrol didapatkan hasil rata-rata pre-test sebesar 12,3 dan rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 12,4. Sedangkan, hasil rata-rata post-test kontrol sebesar 16,5 dan post-test eksperimen sebesar 18,6. Data yang dihasilkan berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji hipotesis nilai Sig (2-tailled) sebesar 0.001 < 0,05. Pencapaian effect size 1,21 termasuk dalam kategori kuat. Dengan demikian disimpulkan bahwa penggunaan media busy book flanel tema sayuran efektif dalam mengenalkan kosakata bahasa inggris pada anak
Pengaruh Media E-Flipbook Terhadap Kemampuan Mengenal Kosakata Bahasa Inggris Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Kartika 1-63 Kota Padang Nurul Anifa; Muryanti, Elise
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13698

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena berdasarkan fakta di lapangan terlihat bahwa kemampuan anak dalam mengenal kosakata bahasa inggris masih sangat minim. Hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam menyediakan media pembelajaran serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan dapat menarik minat anak. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui pengaruh penggunaan media e-flipbook terhadap kemampuan mengenal kosakata bahasa inggris anak. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif (quashi eksperimen). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak di TK Kartika 1-63 Kota Padang, dengan sampel penelitian yaitu Kelas B1 dan B2 yang masing-masing berjumlah 13 anak. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis dan uji-t yang dibantu dengan aplikasi spss versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media e-flipbook dapat meningkatkan kemampuan mengenalkan kosakata bahasa Inggris pada anak. Diketahui bahwa kelompok eksperimen anak yang menggunakan media e-flipbook saat kegiatan pembelajaran memperoleh skor rata-rata 13,31, sedangkan kelompok kontrol yang menggunakan media biasa memperoleh skor rata-rata 9,08. Setelah dilakukan uji-t ditemukan bahwa nilai signifikansi pada Levene’s Test for Equality of Variances adalah 0,558 > 0,0. Kemudian untuk nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti bernilai signifikan.
Pengaruh Video Youtube Animasi Anak Islami Terhadap Perkembangan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD IT Al Falah Tanjung Pati Mardiah, Khairatul; Muryanti, Elise
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14481

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu berbentuk Quasi Eksperiment. Populasi penellitian ini adalah selluruh anak di PAUD IT Al Falah Tanjung Pati, dengan sampel yaitu kellas B6 dan B5 yang masing-masing berjumlah 15 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan teknik analisis data dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 25.0 for Windows. Berdasarkan analisis data hasil rata-rata pre-test serta post-test kelas eksperimen adalah 6.8 dan 14.13. Sedangkan rata-rata pre-test dan post-test kelas kontrol adalah 5.46 dan 12.86. Data yang dihasilkan berdistribusi normal dan homogen. Pada uji hipotesis dengan Independent sample t-test nilai sig (2-tailed) 0.007 < 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh video youtube animasi anak Islami terhadap perkembangan berbicara anak usia 5-6 tahun di PAUD IT Al Falah Tanjung Pati.
Storytelling as A Humanistic Approach in Children Language Stimulation Muryanti, Elise
KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 1 (2020): KOLOKIUM: Publishing April 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kolokium-pls.v8i1.397

Abstract

This article discusses the implementation of the storytelling method as humanistic learning in Finland Kindergartens. Language is one aspect of development that is stimulated at an early age. Humanistic learning is learning that optimizes the potential of children as humans. One of the practices of humanistic learning is using storytelling in teaching children. Through storytelling activities, children fulfill their basic needs in self-actualization. In the learning activities seen children in Finland are actively involved in storytelling and the teacher facilitates learning in accordance with the interests and children’s needs.Keywords: Storytelling, Humanistic Approach, Stimulation in Language Development
Teachers’ Acceptance and Readiness to Use Augmented Reality Book to Teach English Vocabulary in Kindergartens Muryanti, Elise; Pransiska, Rismareni; Novrianti, -; Arkanasya Ummayah, Yasifa; Noer Azhari Azman, Mohamed
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.7.4.2168

Abstract

English is currently introduced in several Kindergartens in West Sumatra, Indonesia. The focus of introducing English in Kindergartens is introducing simple instruction and vocabulary. The literature review and initial observations show that teaching materials and learning resources to introduce English are still limited. This study aims to explore kindergarten teachers' perspectives on storytelling and using Augmented reality books. This research used a mixing method. The participants in this subject were 57 Kindergarten teachers in West Sumatra, Indonesia. The data of this research was collected through questionnaires and interviews. First, the questionnaire was distributed to explore teachers' acceptance and readiness to use augmented reality storybooks in teaching English vocabulary in a classroom. To validate the data from the questionnaire and interview, they were triangulated. The result shows that most teachers do not have a background in English qualification. They believe that AR can be useful in teaching English vocabulary. Regarding readiness to implement the AR book, the teacher feels optimistic about using the AR stories in the classroom. The teachers believe that AR can motivate children to learn. The respondent teachers accept AR and believe that AR books can benefit children in learning English vocabulary. The ease of using AR and the benefits of AR for teaching vocabulary encourage teachers' readiness to utilize AR storybooks for teaching English vocabulary to Kindergartners. Based on the result of this research, the AR storybook is designed to teach English to Children in Indonesia Kindergarten.
PENINGKATAN KOSAKATA ANAK USIA DINI MELALUI FILM ANIMASI DI KELOMPOK BERMAIN DAHLIA KAPUJAN BAYANG PESISIR SELATAN Arianti, Nopen; Indra Yeni; Asdi Wirman; Elise Muryanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32131

Abstract

Upaya penelitian ini berusaha untuk meningkatkan pemahaman dan kemahiran anak usia dini melalui media film animasi di Kelompok Bermain Dahlia Kapujan Bayang, Pesisir Selatan. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya kemampuan anak dalam mengenal kosakata akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang inovatif. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dijalankan di dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Para peserta dalam penelitian ini termasuk kelompok 18 anak, yang terdiri dari 10 perempuan dan 8 laki-laki. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi lembar observasi dan materi dokumenter. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan substanstansial dalam kemampuan pemahaman anak-anak selama setiap pertemuan. Pada siklus pertama, proporsi anak-anak yang diklasifikasikan dalam kategori “Sangat Berkembang” tercatat sebesar 13%, sedangkan pada siklus kedua, angka ini meningkat menjadi 75%, dengan pencapaian kumulatif kategori 3 dan 4 mencapai 100%. Peningkatan penting ini menyiratkan bahwa penerapan media film animasi dapat meningkatkan kosakata anak usia dini. Media ini mampu menarik perhatian anak, memotivasi belajar, dan memfasilitasi proses pemahaman baru bagi anak.