Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Membuka Gerbang Emas: Potensi Besar Pembiayaan Syariah Dalam Pengembangan Industri Halal Di Indonesia Sudarmi, Sudarmi; Lutfi, Mukhtar; Siradjuddin, Siradjuddin; Agus Syam; Hasisa Haruna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.7473

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif . Penelitian ini yaitu Mewabahnya trend industri halal global menjadi isu krusial yang penting untuk dibahas oleh para penggiat ekonomi syariah, karena halal tidak hanya sekedar pemenuhan kebutuhan dan kepatuhan umat muslim terhadap syariah akan tetapi menjadi salah satu standar prioritas yang diakui dunia. Tujuan dilakukannya kajian ini ialah untuk menggambarkan secara komprehensif terkait potensi besar pembiayaan syariah dalam pengembangan ndustri halal di Indonesia, sehingga hasil penelitian dapat dijadikan sebagai rujukan dalam menetapkan kebijakan bagi pemerintah maupun pemangku kepentingan dalam mengembangkan industri halal di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan teologi normatif dan fenomenologi, dengan sumber data sekunder yang diperoleh melalui buku, jurnal, artikel, data laporan, dan berbagai sumber keilmiahan yang relevan. Hasil penelitian diketahui bahwa potensi pembiayaan syariah dalam pengembangan industry halal di Indonesia sangat besar tidak hanya sektor makanan dan minuman, namun industri halal sudah melebar luas mencakup sektor keuangan syariah, fashion muslim, kosmetik, farmasi, travel, hotel, pariwisata, media dan termasuk rekreasi flim. Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri halal selain Indonesia sebagai negara penduduk muslim terbesar dunia, oleh karena itu kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti pihak pemerintah, industry dan akademisi, ini menggambarkan betapa krusialnya kolaborasi antara kebijakan publik dan sektor swasta dalam menciptakan ekosistem bisnis halal yang berkelanjutan di Indonesia.
Kebebasan Ekonomi dalam Perspektif Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dengan Pasar Modern Sudarmi, Sudarmi; Idris Parakkasi; Parmitasari , Rika Dwi Ayu; Agus Syam; Muhammad Jufri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7181

Abstract

Kebebasan ekonomi dalam kerangka prinsip-prinsip Islam, dengan fokus pada integrasi nilai-nilai Syariah dengan pasar modern. Tidak seperti sistem ekonomi liberal, yang menekankan kebebasan absolut, kebebasan ekonomi Islam terikat oleh batasan-batasan etika yang dirancang untuk memajukan kebaikan bersama dan memastikan keadilan bagi semua pemangku kepentingan. Kebebasan ekonomi dalam Islam diwujudkan melalu muamalah, transaksi ekonomi yang diizinkan dan tidak bertentangan dengan hukum Islam (Syariah). Penelitian ini mengkaji bagaimana kebebasan ekonomi dalam ekonomi islam, bagaimana prinsip-prinsip kebebasan dalam ekonomi islam serta bagaimana integrase nilai-nilai syariah dalam pasar modern. Dalam hal ini, kebebasan ekonomi bukan hanya tentang individu yang bebas bertransaksi, tetapi lebih pada pencapaian kesejahteraan bersama dalam kerangka moral dan etika Islam. Salah satu aspek utama dari kebebasan ekonomi dalam Islam adalah penerapan prinsip muamalah, yang mencakup interaksi ekonomi yang tidak bertentangan dengan ajaran syariah. Muamalah ini membuka ruang bagi kebebasan beraktivitas dalam ekonomi, namun dengan batasan yang jelas agar tidak menimbulkan kerusakan atau ketidakadilan Lebih jauh, integrasi produk-produk yang sesuai dengan Syariah dalam ekonomi modern memerlukan inovasi berkelanjutan dan kepatuhan terhadap standar-standar etika, yang memastikan bahwa lembaga-lembaga keuangan Islam dapat berkembang pesat di pasar global. penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Syariah ke dalam pasar modern mendorong terciptanya sistem ekonomi yang lebih adil, seimbang, dan berkelanjutan, di mana kebebasan individu selaras dengan kesejahteraan sosial dan tanggung jawab moral. Melalui pendekatan ini, ekonomi Islam menawarkan model yang menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan nilai-nilai spiritual dan etika, yang mendorong kemakmuran dan keadilan jangka panjang dalam ekonomi global.