Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENERAPAN LINEAR PROGRAMMING DAN SIMULASI MONTE CARLO DALAM PERENCANAAN PRODUKSI ES JERUK Nadia Wangsa Kusumadiningrat; Ivonne Ayesha; Siti Kamila Nurhasanah; Nadila Nurazizah; Amanda Helinkika; Rafli Rasyidin; Dendi Nur Fadilah
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan produksi pada UMKM Es Jeruk Peras Pandi dengan mempertimbangkan keterbatasan bahan baku dan kapasitas produksi harian, menggunakan metode Linear Programming (LP) dan Simulasi Monte Carlo. Model LP digunakan untuk menentukan kombinasi produksi optimal secara matematis, sedangkan Simulasi Monte Carlo mengakomodasi ketidakpastian permintaan harian agar hasil lebih realistis. Hasil optimasi deterministik menunjukkan bahwa Es Lemon memberikan laba tertinggi per unit, dengan potensi laba maksimum Rp 714.600 per hari. Simulasi Monte Carlo menunjukkan rata-rata laba kotor harian Rp 401.500 dengan variasi moderat, sesuai kondisi operasional UMKM. Analisis sensitivitas menegaskan bahwa ketersediaan bahan baku jeruk merupakan faktor kritis yang memengaruhi stabilitas solusi optimal. Integrasi metode LP, analisis sensitivitas, dan Simulasi Monte Carlo menyediakan dasar pengambilan keputusan yang lebih adaptif dan aplikatif bagi pelaku UMKM dalam menghadapi keterbatasan sumber daya serta ketidakpastian pasar.
ANALISIS EFISIENSI OPERASIONAL AMM BURGER & COFFEE MELALUI PENDEKATAN LINEAR PROGRAMMING DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY Maryo Putra Rahayu; Agisni Alawiyah; Arsyla Az-Zahra; Fahra Awalia Zahra; Febi Tivani Amelia Putri; Saddam Fachri Alfarezi; Syahnaz Rahamadhina Nurhidayat; Ivonne Ayesha
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta meningkatkan efisiensi operasional AMM Burger & Coffee melalui penerapan metode Riset Operasi, yaitu Linear Programming (LP) dan Economic Order Quantity (EOQ). Metode Linear Programming digunakan untuk menentukan kombinasi produksi minuman yang optimal guna memaksimalkan keuntungan harian dengan mempertimbangkan kendala waktu kerja barista, ketersediaan bahan baku, dan kapasitas peralatan. Sementara itu, metode EOQ diterapkan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku yang paling ekonomis agar total biaya persediaan, yang terdiri dari biaya pemesanan dan biaya penyimpanan, dapat diminimalkan. Data penelitian diperoleh dari observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha, serta kuesioner yang dilakukan pada bulan November 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi produksi optimal dicapai dengan memfokuskan produksi pada menu Matcha sebanyak ±27 gelas per hari karena memberikan kontribusi keuntungan tertinggi dengan keterbatasan sumber daya yang ada. Penerapan metode LP dan EOQ terbukti mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta mendukung pengambilan keputusan manajerial pada UMKM AMM Burger & Coffee.
PENERAPAN LINEAR PROGRAMMING DAN PERT/CPM DALAM OPTIMALISASI PRODUKSI MINUMAN PADA UMKM DUNIA STRAWBERRY Hanifa Aulia; Ivonne Ayesha; Nuraeni, Pina; Karmelia Rafensky P; Azmi Aufal M; Wanda Arunia; Fahdah Athifah; Aldi Misbahul M
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1331

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang minuman menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya produksi yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah produksi optimal pada usaha minuman Dunia Strawberry dengan menggunakan metode Linear Programming serta menganalisis alur waktu produksi menggunakan metode PERT/CPM. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner langsung kepada pemilik usaha. Model pemrograman linier diselesaikan menggunakan metode Simpleks dengan fungsi tujuan memaksimalkan keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi optimal dicapai dengan memproduksi 60 cup ukuran besar per hari dengan keuntungan maksimum sebesar Rp1.320.000 per hari. Analisis PERT/CPM menunjukkan bahwa seluruh aktivitas produksi berada pada jalur kritis dengan total waktu penyelesaian 16,19 menit. Hasil ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi produksi dan pengambilan keputusan operasional.
INTEGRATION OF LINEAR PROGRAMMING AND QUEUEING MODELS (M/M/s) IN THE OPERATIONAL OPTIMIZATION OF NONGKIBAR CAFE, BANDUNG Ivonne Ayesha; Rhiza Villani; Hoerul Dwi Natya Fauzan; Mugni Nurul Ilmi; Annisa Desfia Nur Fadilah; Anastasya Salsabila Alika Putri; Neng Lisda Sa’adah; M. Fariel Syima
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1413

Abstract

This study aims to optimize the operations of Kedai Kopi Nongkibar Bandung using an operations research approach, focusing on production and service during peak hours. The methods employed include Linear Programming (LP) to determine the optimal production combination of three main menu items (Kopi Lemon, Blue Hawaiian, and Nasi Goreng Yang Zhou) and M/M/s queuing model analysis to evaluate service system performance. Data were collected through direct observation, interviews, and operational documentation, including production time per menu, equipment capacity, workforce allocation, and customer arrival patterns. The LP results indicate an optimal production combination of X₁=75 cups of Kopi Lemon, X₂=45 cups of Blue Hawaiian, and X₃=100 portions of Nasi Goreng Yang Zhou, achieving a maximum daily profit of IDR 4,420,190. Sensitivity analysis reveals that the main constraint is the physical production capacity of each menu, rather than barista working hours. Increasing barista hours without expanding production capacity does not effectively enhance profit. Queuing model analysis shows that the optimal scenario is achieved with four baristas during peak hours, reducing customer waiting time to under two minutes. Implementing barista specialization according to menu complexity effectively minimizes bottlenecks, accelerates service, and improves operational efficiency. These findings provide a quantitative basis for cafe managers to design resource allocation and menu production priorities, highlighting the importance of integrating production capacity planning and workforce management to enhance operational performance and customer satisfaction.
STRUKTUR PASAR DAN POSISI TAWAR PETANI KECIL DALAM PASAR JAGUNG TERKONSENTRASI: BUKTI EMPIRIS DARI WILAYAH PRODUKSI NON-SENTRA Wulan Ramadhani; Ivonne Ayesha; Widhi Netraning Pertiwi
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 9 No 1 (2026): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v9i1.43554

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi antara struktur pasar dan posisi tawar petani pada daerah produksi jagung di wilayah non sentra, dengan studi kasus di Desa Warjabakti. Struktur pasar diukur menggunakan Concentration Ratio (CR4) dan Herfindahl-Hirschman Index (HHI), sedangkan posisi tawar petani dianalisis menggunakan Index Bargaining Power (IBP). Pendekatan yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dalam kerangka Structure–Conduct Performance (SCP) dan teori bargaining. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar jagung di Desa Warjabakti tergolong sangat terkonsentrasi dengan nilai CR4 sebesar 0,97 dan HHI sebesar 0,32, yang mencerminkan karakter oligopsonistik dan dominasi pembeli dalam penentuan harga. Posisi tawar petani secara agregat berada pada kategori sedang dengan nilai IBP sebesar 0,665. Integrasi kedua indikator tersebut menunjukkan bahwa pengaruh konsentrasi pasar terhadap posisi tawar bersifat parsial dan multidimensional. Tekanan struktur pasar terutama terjadi pada dimensi negosiasi harga dan pilihan saluran pemasaran, sementara akses informasi dan kontrol keputusan penjualan berperan sebagai faktor penyeimbang. Temuan ini menegaskan bahwa pada wilayah produksi jagung non sentra, distribusi kekuatan tawar tidak semata ditentukan oleh tingkat konsentrasi pasar, tetapi juga oleh kapasitas informasi dan relasi transaksi lokal. Penguatan kelembagaan pemasaran dan diversifikasi saluran distribusi menjadi strategi penting untuk meningkatkan posisi tawar petani dalam pasar yang terkonsentrasi.
ANALISIS RANTAI NILAI DAN KEBERLANJUTAN RANTAI PASOK EKONOMI SIRKULAR PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KOPI MENJADI TEH CASCARA Wanda Novia Briliani; Ivonne Ayesha; Widhi Netraning Pertiwi
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 9 No 1 (2026): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v9i1.43562

Abstract

Proses pengolahan buah kopi menghasilkan limbah kulit kopi dalam proporsi yang cukup besar, mencapai sekitar 42% dari komposisi buah kopi, namun sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini menunjukkan adanya potensi nilai ekonomi yang belum terintegrasi dalam sistem produksi serta peluang penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam agroindustri kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur rantai nilai, pembentukan nilai tambah, serta tingkat keberlanjutan rantai pasok pada pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi teh cascara. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan studi kasus pada kemitraan antara Koperasi Y dan unit pengolah PT X di Kabupaten Bandung. Analisis yang digunakan meliputi analisis rantai nilai, analisis nilai tambah metode Hayami, serta analisis keberlanjutan menggunakan Multidimensional Scaling (MDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan cascara memberikan nilai tambah pada setiap pelaku rantai nilai, dengan nilai tambah sebesar Rp5.876/kg pada tingkat Koperasi Y dan Rp12.116/pcs pada unit pengolah. Analisis keberlanjutan menunjukkan bahwa sistem rantai pasok cascara berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks 72,93, dengan kinerja tertinggi pada dimensi lingkungan (85,97), diikuti dimensi ekonomi (70,21) dan sosial (62,6). Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan cascara berpotensi mendukung pengembangan agroindustri kopi berkelanjutan melalui pemanfaatan produk samping dalam kerangka ekonomi sirkular.
DEVELOPMENT OF URBAN FARMING CARAMEL MELON ON NARROW LAND THROUGH DRIP IRRIGATION TECHNOLOGY FOR THE YOUNGER GENERATION Anuar Januar Rahman; Ivonne Ayesha
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.443

Abstract

The utilization of limited land provides an alternative approach to promoting productive agricultural activities among young people. Limited land availability requires the application of cultivation technologies that can optimize the use of space and resources, one of which is the cultivation of Caramel Melon using a drip irrigation system. This community service program aimed to implement drip irrigation technology for Caramel Melon cultivation on limited land while providing young people with practical experience in utilizing available land for agricultural activities. The program was conducted from July to August 2025 in Cipadung Village, Bandung City, involving 21 participants. A participatory approach was employed through hands-on activities, including land clearing, construction of a shade structure, preparation and incubation of the growing media, seedling preparation, filling polybags, transplanting and replacing seedlings, construction and installation of the drip irrigation system, plant maintenance, trellising, and flower and fruitlet selection. The success indicator was the successful implementation of drip irrigation technology in Caramel Melon cultivation on land that had previously been underutilized. The irrigation system utilized a water reservoir and drip pipes to deliver water more directly to the plant root zones. Participants were actively involved in each stage of the activity, providing them with practical experience in applying cultivation technology on limited land. The activity demonstrates that drip irrigation can serve as an alternative technology for developing agriculture on limited land while creating opportunities for young people to utilize available space for productive agricultural activities.
Co-Authors Adam Zamaludin Addina Nur Rosyida Agisni Alawiyah Aldi Misbahul M Alghif Aruni Nur Rukman Amanda Helinkika Ammar Dzaky Gofar Amnilis Anastasya Salsabila Alika Putri Anastasya Salsabila Alika Putri Andhini Fauziyah Pramesti Annisa Desfia Nur Fadilah Annisa Desfia Nur Fadilah Annisa Nurarifa Anuar Januar Rahman Apong Qomariatul M Arsyla Az-Zahra Azmi Aufal M Danyl Mallisza Daris Subhan Dendi Nur Fadilah Derry Torani Dewi Alya Lestari Dhafa Fathurohman Sidiq Diaz Prasetya Dinny Siti Fauzyah Eni Kusumawati Fahdah Athifah Fahra Awalia Zahra Febi Tivani Amelia Putri Hanifa Aulia Herda Gusvita Hijaz Jalil Hoerul Dwi Natya Fauzan Hoerul Dwi Natya Fauzan IlhamKusuma Indra Irjani Dewijanti Indra Iryani Dewiyanti Karmelia Rafensky P Kevin Maulana Y Leffy Hermalena Lia Mardiatus Solihah Lisdayanti Nurrohmah, Neng Rika M Satrio Surya S M. Fariel Syima M. Fariel Syima Marsella Anisah Rana Shaada Maryo Putra Rahayu Meylani Putri Mugni Nurul Ilmi Mugni Nurul Ilmi Muhammad Fadli Saefulrahman Muhammad Rizqi R Muhammad Zacky F Muhammad Zaki P Musa Alkadhim Nadia Wangsa Kusumadiningrat Nadila Nurazizah Naufal Imanudin Nenden Denisa Neng Lisda Sa’adah Neng Lisda Sa’adah Neng Rika Lisdayanti Nurrohmah Nita Yessirita Novi Yanti Nuraeni, Pina Rafli Rasyidin Renata Dwi Ananda Resti Novitasari1 Rhiza Villani Rhiza Villani Rifki Aryan Nugraha Rosros Rosdiantin Saddam Fachri Alfarezi Sawalni, Sawalni Selviana Putri Siti Kamila Nurhasanah Syahnaz Rahamadhina Nurhidayat Tiara Marzuki Toni Junaedi Wahyu Saepudin Wanda Arunia Wanda Novia Briliani Widhi Netraning Pertiwi widia herliani putri Widiya Putri Salayan Wildan Ferdy Alamsyah Wulan Ramadhani Yayu Ulfah Marliani Yohana Eltiana Saogo Yulianto, Aditiya