Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Comdent: Communication Student Journal

Komunikasi visual dalam perancangan logo mie ayam Merah Putih melalui teknik siluet Gumelar, Rangga Galura; Habibi, Muhammad Irham
Comdent: Communication Student Journal Vol 3, No 2 (2025): November 2025 - April 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v3i2.63325

Abstract

Latar Belakang: Logo dipahami sebagai bentuk komunikasi visual yang berfungsi menyampaikan pesan simbolik, makna, dan identitas sebuah brand kepada khalayak. Logo tidak hanya berperan sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai medium representasi yang membentuk persepsi dan citra brand. Oleh karena itu, perancangan logo menjadi proses komunikasi strategis dalam membangun kesan awal, daya ingat, serta hubungan emosional antara brand dan konsumen. Restoran mie ayam “Merah Putih” memerlukan identitas visual yang mampu mengkomunikasikan karakter, nilai, dan keunikan brand secara efektif melalui media visual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perancangan logo restoran mie ayam “Merah Putih” sebagai bentuk komunikasi visual dalam membangun identitas dan brand image yang mudah diingat serta melekat di benak konsumen. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sifat eksploratif yang berfokus pada pemaknaan visual dalam proses komunikasi. Metode perancangan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pradesain, desain, dan pascadesain. Tahap pradesain meliputi pengumpulan data, observasi, dan studi referensi visual. Tahap desain menggunakan pendekatan creative thief sebagai strategi pengembangan konsep visual. Tahap pascadesain dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian visual logo dengan pesan komunikasi dan brand image yang ingin dibangun. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik siluet dalam logo Mie Ayam “Merah Putih” mampu menyampaikan pesan komunikasi visual berupa kesan elegan, eksklusif, dan berkelas. Teknik siluet berkontribusi dalam pembentukan brand image serta meningkatkan daya tarik emosional dan kesadaran brand di kalangan konsumen.
Peluang dan tantangan live streaming sebagai sarana pemasaran pasca penutupan Tiktok Shop Sudadi, Muhammad Annas; Gumelar, Rangga Galura; Priana, Ronny Yudhi Septa
Comdent: Communication Student Journal Vol 3, No 2 (2025): November 2025 - April 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v3i2.62858

Abstract

Latar Belakang: Penutupan TikTok Shop pada 4 Oktober 2023 memberikan dampak negatif terhadap pelaku usaha yang mengandalkannya sebagai strategi pemasaran digital, termasuk Womenwear (@Womenwear_), bisnis fashion yang aktif menggunakan platform tersebut. TikTok Shop dan fitur live streaming menjadi sarana utama bagi Womenwear untuk membangun interaksi dengan audiens, menawarkan promo eksklusif, serta meningkatkan penjualan secara langsung. Akibat penutupan ini, Womenwear harus menyesuaikan strategi pemasaran dan mencari alternatif baru untuk tetap menjaga keterlibatan konsumen dan stabilitas penjualan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi Womenwear dalam mempertahankan penggunaan live streaming sebagai sarana pemasaran pasca penutupan TikTok Shop tersebut, serta menganalisis upaya adaptasi yang dilakukan dalam menjaga keterlibatan konsumen dan keberlanjutan penjualan melalui platform alternatif. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Penelitian ini menggunakan Model Promotional Mix George E. Belch dan Michael A. Belch. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dengan empat informan, observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian mengungkap bahwa peluang bagi Womenwear dalam mempertahankan live streaming sebagai sarana pemasaran terletak pada peralihan ke platform live streaming lain yang dapat dioptimalkan, misalnya melalui promosi eksklusif untuk menarik audiens. Tantangan yang dihadapi Womenwear meliputi perbedaan harga akibat perubahan platform, penurunan traffic, dan kurangnya pemahaman terhadap regulasi TikTok, yang menghambat penggunaan TikTok dan TikTok Shop setelah dibuka kembali.