Latar Belakang: Logo dipahami sebagai bentuk komunikasi visual yang berfungsi menyampaikan pesan simbolik, makna, dan identitas sebuah brand kepada khalayak. Logo tidak hanya berperan sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai medium representasi yang membentuk persepsi dan citra brand. Oleh karena itu, perancangan logo menjadi proses komunikasi strategis dalam membangun kesan awal, daya ingat, serta hubungan emosional antara brand dan konsumen. Restoran mie ayam “Merah Putih” memerlukan identitas visual yang mampu mengkomunikasikan karakter, nilai, dan keunikan brand secara efektif melalui media visual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perancangan logo restoran mie ayam “Merah Putih” sebagai bentuk komunikasi visual dalam membangun identitas dan brand image yang mudah diingat serta melekat di benak konsumen. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sifat eksploratif yang berfokus pada pemaknaan visual dalam proses komunikasi. Metode perancangan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pradesain, desain, dan pascadesain. Tahap pradesain meliputi pengumpulan data, observasi, dan studi referensi visual. Tahap desain menggunakan pendekatan creative thief sebagai strategi pengembangan konsep visual. Tahap pascadesain dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian visual logo dengan pesan komunikasi dan brand image yang ingin dibangun. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik siluet dalam logo Mie Ayam “Merah Putih” mampu menyampaikan pesan komunikasi visual berupa kesan elegan, eksklusif, dan berkelas. Teknik siluet berkontribusi dalam pembentukan brand image serta meningkatkan daya tarik emosional dan kesadaran brand di kalangan konsumen.