Articles
Sikap dan Persepsi Konsumen Terhadap Minat Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh pada Masa Pandemi Covid 19
Aisyah Rahmawati
Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi dan Logistik Vol 6, No 3 (2020): September
Publisher : Institut Transportasi dan Logistik Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (186.98 KB)
|
DOI: 10.54324/j.mbtl.v6i3.586
This study aims to determine the extent to which consumer attitudes and perceptions of the interest or desire of the public to use the train as the preferred means of transportation during the Covid 19 pandemic, either partially or simultaneously. In this study using quantitative methods with multiple regression analysis, t-test, and f test to determine the effect of variables either partially or simultaneously using a convenience sample of 96 respondents. The results show that there is a positive and significant influence both partially and simultaneously on consumer attitudes and perceptions of interest in using trains during the Covid 19 pandemic.
Produktivitas Combined Terminal Trailer Bongkar Muat Petikemas di Teluk Lamong
Syerehan Maghriba Shalawatika;
Darmawan Apriyadi;
Aisyah Rahmawati
Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi dan Logistik Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Institut Transportasi dan Logistik Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (461.744 KB)
|
DOI: 10.54324/j.mbtl.v7i1.639
PT Terminal Teluk Lamong is a subsidiary of Pelindo III which is an expansion of Tanjung Perak Port which is engaged in container services. The aim of this research is to analyze the effect of the availability and waiting time of a combined terminal trailer on the loading and unloading productivity of PT Terminal Teluk Lamong. The problem of this research is the inadequate number of combined terminal trailers, the occurrence of waiting trucks, inadequate number of combined terminal trailers, changes in location, weight of containers transported by CTT, the high level of damage to the combined terminal trailer, difficulty in spare parts or spare parts. The results showed that there was a significant effect between the availability and waiting time of CTT on loading and unloading productivity where the correlation coefficient test showed 0.848 which means that there is a very strong influence. Meanwhile, the correlation coefficient of determination test shows that the influence between the availability and waiting time of CTT and loading and unloading productivity is 71.9% while the remaining 28.1% is influenced by other factors.
Peran Aktif Institut Transportasi Dan Logistik (ITL) Trisakti Dalam Meningkatkan Kesadaran Manajemen Kebencanaan Di Indonesia
Raden Didiet Rachmat Hidayat;
OlFebri OlFebri;
Euis Saribanon;
Aisyah Rahmawati;
Sandriana Marina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.666 KB)
Indonesia sebagai negara di area ‘ring of fire’ yang mempunyai deretan gunung berapi terbanyak di dunia mempunyai resiko bencana alam yang tinggi. Salah satu bencana alam terburuk dalam sejarah Indonesia adalah tsunami Aceh di tahun 2004. Letusan gunung berapi, banjir, tanah longsor, kabut asap, tsunami merupakan ancaman terus-menerus. Penanganan penanggulangan bencana baik pada pra bencana, saat bencana maupun paska bencana membutuhkan suatu koordinasi yang harus terintegrasi mengingat sensivitas waktu dan rentannya korban bencana. Penelitian memaparkan aktifitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti dalam memberikan kesadaran akan Manajemen Kebencanaan khususnya dibidang Transportasi dan Logistik Kebencanaan pada saat pra bencana maupun saat bencana. Terlibat aktif dalam pembentukan Forum Logistik Penanggulangan Bencana Indonesia (FORLOG PBI) yang diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menjadi tim inti pembentukan Klaster Nasional Logistik Penanggulangan Bencana (KLASNASLOG PB) BNPB pertama di Indonesia, pembuatan kurikulum dan pengajaran mata kuliah Humanitarian Logistics di ITL Trisakti, memberikan penyuluhan tentang Logistik Kebencanaan kepada BNPB maupun masyarakat, maupun membuat penelitian serta tulisan tentang Manajemen Kebencanaan, telah dilakukan. Tulisan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif karena ingin menggambarkan secara jelas dan mendalam aktifitas yang telah dilakukan. Hasil yang didapat adalah harus adanya kerjasama yang dilambangkan oleh segitiga Helix antara semua aktor yang terlibat seperti pemerintah, industri dan masyarakat (dengan akademisi didalamnya) untuk meningkatkan awareness atau kesadaran akan pentingnya Manajemen Kebencanaan.
Peranan Menwa Dalam Character Building Untuk Mendukung Keunggulan Bersaing Di Industri 4.0
Raden Didiet Rachmat Hidayat;
Sandriana Marina;
Aisyah Rahmawati;
Reza Fauzi Jayasakti;
Lira Agusinta
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.593 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.631
Era industri 4.0 yang bercirikan smart automation yang dipicu dengan pengembangan Information and Communication Technologies (ICT) telah merubah pola bisnis di dunia dari offline menjadi online. Kesiapan mahasiswa sebagai generasi muda untuk menghadapi era industri tersebut harus dipersiapkan dari sekarang. Kesiapan SDM merupakan suatu persyaratan dasar untuk dapat bersaing di pasar bagi mahasiswa setelah menamatkan pendidikan. Persaingan bergeser menjadi manusia melawan mesin. Salah satu pelatihan soft skill dapat diterapkan kepada mahasiswa melalui UKM MENWA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil yang didapat adalah character building yang berbasis leadership, problem solving dan collaboration merupakan suatu competitive advantage bagi mahasiswa dalam era industri ini. Character building sebagai suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak, insan manusia sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik berlandaskan nilai Pancasila serta membutuhkan suatu konsistensi swa disiplin. Di sisi lain, character building berupa swa disiplin yang sudah terbentuk juga dapat dipergunakan untuk menurunkan radikalisme - sebagai paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan social dan politik dengan cara kekerasan atau drastis - di institusi pendidikan MENWA mempunyai peranan penting dalam mengimplementasikan pendidikan character building sebagai soft skill yang telah diperoleh dengan kebutuhan di era industri 4.0.
PELATIHAN BASIC RESERVATION UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN PRE FLIGHT SERVICE SISWA JURUSAN WISATA
Sandriana Marina;
Aisyah Rahmawati;
Lira Agusinta;
Abdul Ghafar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.112 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1150
Kompetensi siswa kejuruan dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Dalam hal ini, SMKN 1 Tambun Selatan sebagai penyelenggara pendidikan diharapkan dapat menyediakan fasilitas praktek yang dibutuhkan untuk melatih ketrampilan siswa sesuai kompetensi yang dibutuhkan. Berdasarkan survei, masalah yang dihadapi khususnya pada Jurusan Jasa Wisata adalah terbatasnya pengetahuan dan ketrampilan siswa dalam mengoperasikan sistem reservasi penumpang yang digunakan oleh perusahaan penjual perjalanan wisata (travel agent). Masalah ini disebabkan sekolah belum memiliki fasilitas laboratorium yang menyediakan software-software simulasi yang diaplikasikan di travel agent sehingga lulusannya belum sepenuhnya memiliki kompetensi yang diinginkan DUDI. Oleh karenanya, tim dosen hadir untuk memberikan solusi dengan memberikan pelatihan pengenalan system reservasi kepada para siswa kelas XII Usaha Perjalanan Wisata. Tujuannya adalah melatih siswa untuk mengenal dan terampil menggunakan sistem reservasi penumpang yang dioperasikan oleh travel agent. Metode pelatihan berupa ceramah dan tutorial, siswa mencatat, siswa diarahkan untuk mengakses sistem, mengenal terminologi dunia penerbangan, membuat rute perjalanan penumpang, dan menjawab soal-soal latihan. Media daring dengan aplikasi zoom meet dipilih untuk memfasilitasi kegiatan pelatihan ini. Hasil evaluasi menunjukkan, siswa merasa materi sesuai dengan kebutuhan, jalannya pelatihan sesuai dengan harapan, siswa merasa berhasil meningkatkan pengetahuannya. Secara keseluruhan siswa sangat puas dengan kegiatan pelatihan ini.
EDUKASI PROHIBITED ITEMS PADA PENERBANGAN BAGI SISWA UPW SMKN 1 TAMBUN SELATAN
Sandriana Marina;
Wynd Rizaldy;
Lira Agusinta;
Aisyah Rahmawati;
Abdul Ghafar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1514
Prohibited items merupakan barang yang dilarang ataupun barang yang dapat dibawa tetapi dalam kuantitas tertentu oleh para penumpang dan crew pesawat terbang. Meskipun sosialisasi telah dilakukan pada setiap Bandar Udara melalui poster yang ditampilkan baik pada layar informasi dan meja check in counter, namun tetap saja ditemukan masih banyak penumpang yang harus meninggalkan barang-barang miliknya. Hasil wawancara kepada guru pengampu pada program studi Usaha Perjalanan Wisata SMKN 1 Tambun Selatan, diketahui bahwa belum ada materi dalam mata pelajaran yang terkait dengan penerbangan yang membahas tentang prohibited items yang sebenarnya penting diketahui dan dipahami untuk dapat mengedukasi calon penumpang pesawat udara sehingga diharapkan meniadakan konflik atau kesalahpahaman tentang prohibited items dan perjalanan penumpang menjadi aman dan nyaman. Kegiatan pengabdian dilakukan secara tatap muka dengan metode edukasi dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa tentang tentang prohibited items. Hasil pre test dan post test menunjukan terjadinya peningkatan rata-rata pemahaman akhir peserta sebesar 64.49% untuk rata-rata pertanyaan yang ditanyakan sebelumnya. Disamping itu secara kesuruhan peserta edukasi sangat puas dan sangat berminat mengikuti kegiatan edukasi prohibited items yang telah terselenggara dengan baik.
EDUKASI PROHIBITED ITEMS PADA PENERBANGAN BAGI SISWA UPW SMKN 1 TAMBUN SELATAN
Sandriana Marina;
Wynd Rizaldy;
Aisyah Rahmawati;
Lira Agusinta;
Abdul Ghafar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1810
Prohibited items merupakan barang yang dilarang ataupun barang yang dapat dibawa dalam kuantitas tertentu oleh para penumpang dan crew pesawat terbang. Pelarangan dan pembatasan dilakukan untuk menghindari resiko pesawat dari kebakaran, pembajakan ataupun jatuh. Meskipun sosialisasi telah dilakukan pada setiap bandar udara melalui poster yang ditampilkan baik pada layar informasi dan meja check in counter, namun tetap saja ditemukan masih banyak penumpang yang harus meninggalkan barang-barang miliknya di Security Check Point. Tingkat pemahaman awal tentang prohibited items pada siswa Usaha Perjalanan Wisata SMKN 1 Tambun Selatan tergolong masih rendah. Hal ini disebabkan minimnya materi terkait dengan penerbangan yang membahas khusus tentang prohibited items. Untuk mentransformasi pengetahuan, metode edukasi digunakan dan dilakukan dengan tatap muka. Tujuan edukasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa tentang tentang barang-barang yang dilarang dan dibatasi untuk dibawa kedalam kabin pesawat dan ditempatkan pada kompartemen bagasi, kecuali telah memenuhi ketentuan yang diberlakukan pada Peraturan Nasional dan Internasional. Hasil pretest dan posttest menunjukan terjadinya peningkatan rata-rata pemahaman akhir peserta sebesar 64.49% untuk rata-rata pertanyaan yang ditanyakan sebelumnya. Disamping itu, secara kesuruhan peserta edukasi sangat puas dan sangat berminat mengikuti kegiatan edukasi prohibited items yang telah terselenggara dengan baik.
ANALISIS KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ONLINE SHOPPING SELAMA BULAN RAMADAN: STUDI KASUS PADA KONSUMEN MUSLIM DI INDONESIA
Mayang Manguri Rahayu;
Rima Wahyudyanti;
Andyan Pradipta Utama;
Aisyah Rahmawati;
Maryati Maryati
Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 4, No 1 (2023): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/jim.v4i1.24999
This study aims to explore the factors that influence the purchasing decisions of Muslim consumers in Indonesia during the month of Ramadan on online shopping platforms. This study uses a qualitative approach and case studies to collect data from respondents who meet the research criteria. The data collection method used is in-depth interviews and observations, which are conducted online and offline. Respondents consist of Muslim consumers and online store owners who buy and sell online during the month of Ramadan in Indonesia. The results of the study show that factors such as cultural, social, personal, and role & status factors influence the purchasing decisions of Muslim consumers in Indonesia during the month of Ramadan on online shopping platforms. The practical implication of this research is to provide useful information for e-commerce industry players to understand the preferences of Muslim consumers in Indonesia during the month of Ramadan and improve the consumer's shopping experience on online shopping platforms.
PELATIHAN BASIC RESERVATION UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN PRE FLIGHT SERVICE SISWA JURUSAN WISATA
Sandriana Marina;
Lira Agusinta;
Aisyah Rahmawati;
Abdul Ghafar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1449
Kompetensi siswa kejuruan dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Dalam hal ini, SMKN 1 Tambun Selatan sebagai penyelenggara pendidikan diharapkan dapat menyediakan fasilitas praktek yang dibutuhkan untuk melatih ketrampilan siswa sesuai kompetensi yang dibutuhkan. Berdasarkan survei, masalah yang dihadapi khususnya pada Jurusan Jasa Wisata adalah terbatasnya pengetahuan dan ketrampilan siswa dalam mengoperasikan sistem reservasi penumpang yang digunakan oleh perusahaan penjual perjalanan wisata (travel agent). Masalah ini disebabkan sekolah belum memiliki fasilitas laboratorium yang menyediakan software-software simulasi yang diaplikasikan di travel agent sehingga lulusannya belum sepenuhnya memiliki kompetensi yang diinginkan DUDI. Oleh karenanya, tim dosen hadir untuk memberikan solusi dengan memberikan pelatihan pengenalan system reservasi kepada para siswa kelas XII Usaha Perjalanan Wisata. Tujuannya adalah melatih siswa untuk mengenal dan terampil menggunakan sistem reservasi penumpang yang dioperasikan oleh travel agent. Metode pelatihan berupa ceramah dan tutorial, siswa mencatat, siswa diarahkan untuk mengakses sistem, mengenal terminologi dunia penerbangan, membuat rute perjalanan penumpang, dan menjawab soal-soal latihan. Media daring dengan aplikasi zoom meet dipilih untuk memfasilitasi kegiatan pelatihan ini. Hasil evaluasi menunjukkan, siswa merasa materi sesuai dengan kebutuhan, jalannya pelatihan sesuai dengan harapan, siswa merasa berhasil meningkatkan pengetahuannya. Secara keseluruhan siswa sangat puas dengan kegiatan pelatihan ini.