Rusli, Mochammad
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 88 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Perangkat Pembacaan Data Analog Peralatan Industri Dengan Komunikasi Standard RS-485 Stephanus Budi Sutikno; Muhammad Aswin; Mochammad Rusli
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 1 No. 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.928 KB) | DOI: 10.21776/jeeccis.v1i1.352

Abstract

Perekaman data-data parameter atau variabel di perangkat kendali jaring tertutup di  industri dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Dengan menggunakan programmbale Logic controller (PLC), perekaman data-data parameter berbasis waktu telah dilakukan. Namun keterbatasan memori PLC mempersulit pembacaan dan meningkatkan biaya perekaman. Perekaman dngan pena bergerak di industri, juga sering ditemui. Kelemahan cara ini adalah pemborosan kertas dan pengamatan variabel yang cukup sulit, sehingga tumpukan kertas hasil rekaman semakin banyak dan semakin mempersulit dokumentasi proses kendali industri. Oleh karena itu diperlukan perangkat yang fleksibel dengan memori yang dapat diekspansi dengan biaya murah dan tanpa kertas. Paper ini menjelaskan desain perangkat perekam dengan menggunakan komputer PC untuk data-data di lapangan industri.   
PENGENDALIAN SUHU PADA PROSES PEMBUATAN SOYGURT DENGAN KONTROL PID BERBASIS ARDUINO UNO Gristita Tresna Murti; Mochammad Rusli; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soygurt merupakan suatu produk fermentasi susu kedelai yang ngenggunakan kultur (biak murni) bakteri strptococcos thermophillus dan lactobacillus bulgariu. Lactobacillus bulgarius dan strptococcos thermophillus tumbuh sangat baik pada rentan suhu 37° - 45°C. Proses pembuatan soygurt yang alami biasanya susu dipanaskan pada suhu antara 80 sampai 85 oC selama 30 menit. Kemudian didinginkan hingga mencapai suhu 40° sampai dengan 45°C, lalu diinokulasi (ditambah) bibit yogurt dengan perbandingan yang sama (1 : 1) antara Lactobacillus bulgarius dengan Strptococcos thermophillus, pembuatan soygurt dilakukan dengan cara mengendalikan suhu dengan setpoint 42°C agar tidak melebihi ekosistem bakteri yang ditentukan. Sehingga waktu efektif proses fermentasi 6 sampai 8 jam dan mendapatkan nilai pH 4,2 sampai dengan 4,4. Penelitian ini menggunakan sensor PT100 sebagai sensor utama untuk parameter pengontrolan suhu. Arduino digunakan sebagai alat pengontrol utama dengan menggunakan kontroler proposional integral diferensial. Proses perancangan kontroler proposional integral menggunakan metode Ziegler Nichols. Hasil perhitungan didapatkan nilai Kp = 6.94, Ki = 0.00925 dan Kd = 1301.25. Berdasarkan tuning parameter PID kontroler memenuhi spesifikasi desain yang ingin dicapai yaitu memiliki error steady state kurang dari 2% dan overshoot kurang dari 5%.   Kata Kunci— Fermentasi Susu, Pengendalian Suhu, Kontrol PID, Arduino UNO. ABSTRACT Soygurt is a fermented soy milk product that uses culture (pure breed) bacteria strptococcos thermophillus and lactobacillus bulgariu. Lactobacillus bulgarius and strptococcos thermophillus grow very well at a temperature vulnerability of 37 ° - 45 ° C. The process of making soybeans which is usually milk is heated at temperatures between 80 to 85 °C for 30 minutes. Then cooled until it reaches a temperature of 40 ° to 45 ° C, then inoculated (added) yogurt seeds with the same ratio (1: 1) between Lactobacillus bulgarius with Strptococcos thermophillus, making soygurt is done by controlling the temperature with a setpoint of 42 ° C so as not to exceed the specified bacterial ecosystem. So that the effective time of the fermentation process is 6 to 8 hours and get a pH value of 4.2 to 4.4. This study uses the PT100 sensor as the main sensor for temperature control parameters. Arduino is used as the main controller by using an integral proportional controller. The process of designing an integral proportional controller uses the ziegler nichols method. The calculation results obtained by the value of Kp = 6.94, Ki = 0.00925 and Kd = 1301.25. Based on the PID controller tuning parameters that meet the design specifications to be achieved namely having a steady state condition of less than 2% and an overshoot of less than 5%. Key word— milk fermentation, temperature control, PID, Arduino UNO.
PERANCANGAN KONTROLER PI PD DENGAN METODE DIAGRAM BODE UNTUK PENGONTROLAN OUTPUT TEGANGAN GENERATOR DC 73411 Amellia Rezki Alfariani; Mochammad Rusli; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator DC merupakan salah satu alat penghasil listrik dimana listrik adalah kebutuhan manusia yang sangat penting. Masalah yang sering dihadapi dalam pengendalian tegangan output Generator adalah tegangan output yang terlalu tinggi atau rendah dan adanya derivative kick pada saat pergantian setpoint. Tentunya hal-hal tersebut tidak diinginkan karena dapat merusak Generator DC. Kontroler PI-PD dibutuhkan agar meminimalkan derivative kick yang terjadi. Metode perancangan kontroler menggunakan Bode plot dikarenakan memberikan hasil relatif stabil. Pada pengujian ini diuji pada plant Generator DC 73411 untuk mengontrol tegangan outputnya. Kata Kunci: Plant Generator DC 73411, Kontroler PI PD, Bode Plot   ABSTRACT DC generator is one of the electricity generating devices which is a very important human need. The problem that often occurs in the generator output voltage is that the output voltage is too high or low and is present at the change of setpoint. Surely things that are not desirable can damage the DC Generator. PI-PD controller is needed for the derivative kick to occur. Control design method using Bode plot relies on relatively stable results. In this evaluation, on the DC 73411 generator to control the output voltage. Keywords: Generator DC 73411, PI PD Controller, Bode Plots
RANCANG BANGUN ALAT MIKROKONTROLLER UNTUK PARAMETER MOTOR DC Muchammad Andaru Ardana; Mochammad Rusli; n/a Wijono
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 7 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak--Estimasi Parameter berperan penting dalam pemodelan sistem dan kontrol. Pada jurnal ini bertujuan untuk merancang alat mikrokontroller untuk menentukan estimasi parameter motor DC yang berguna dalam bidang industri dengan desain yang kompak dan harga yang murah.Kata Kunci—Motor DC, estimasiparameter , Mikrokontroller.Abstract--Parameter estimation plays an important role in system modeling and control. This journal aims to design a microcontroller tool to determine the estimation of DC motor parameters that are useful in the industrial field with a compact design and low price.Keywords—DC motor, parameter estimation, Microcontroller. 
PENGONTROL PERGERAKAN GRUP LIFT MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER(PLC) Marisa Primardiansya; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Abstrak– Pengontrol grup lift adalah sistem kontrol yang mengelola dua atau lebih lift secara sistematis dalam satu grup untuk meningkatkan layanan penumpang, mengurangi waktu tunggu, dan komsumsi daya. Ada berbagai macam algoritma kontrol grup yang dapat digunakan dalam pengontrol grup lift, misalnya dengan menugaskan lift yang paling dekat dengan panggilan-lantai, yang memiliki panggilan-lantai atau panggilan-lift paling sedikit, atau yang memiliki perkiraan waktu tunggu paling sebentar. Pada penelitian ini dilakukan pengujian perangkat lunak pengontrol grup lift menggunakan metode Fuzzy pada model grup lift yang dibangun. Pengujian ini dilakukan dengan memberikan delapan macam Handling Capacity (HC5) pada model grup lift yang menggunakan algoritma kontrol grup metode Fuzzy dan algoritma kontrol grup konvensional. Penggunaan dua buah algoritma kontrol grup untuk mengetahui apakah algoritma kontrol grup metode Fuzzy dapat meningkatkan performansi grup lift dibandingkan algoritma kontrol grup konvensional. Trafik yang digunakan ialah interfloor trafik, yang asal (panggilan-lantai) dan tujuan lantai penumpang (panggilan-lift) terjadi secara acak dilantai 1 sampai 7. Pangggilan-lantai dan panggilan-lift ini dibangkitkan menggunakan pembangkit bilangan acak Linier Cogruential Generator. Dengan membangkitkan bilangan acak uniform untuk panggilan-lift dan panggilan- lantai serta bilangan acak kedatangan poisson untuk waktu terjadinya pangggilan-lantai. Hasil pengujian perangkat lunak pengontrol grup lift menunjukkan peningkatan pelayanan grup lift dengan berkurangnya; rata-rata waktu tunggu penumpang mulai dari HC5 sebesar 8% sampai 20% dan rata-rata waktu pelayanan penumpang mulai dari HC5 sebesar 12% sampai 20% dibandingkan pengontrol grup konvensional. Kata Kunci: kontrol grup,  Fuzzy, programmable logic controller Abstract--Elevator group controllers are control systems that manage two or more elevators systematically in a group to improve passenger service, reduce waiting time and power consumption. There are various kinds of group control algorithms that can be used in elevator group controllers, for example by assigning the lift closest to the call-floor, which has the least floor-calling or lift-call, or which has the least estimated waiting time. In this research, elevator group controller software testing was carried out using Fuzzy method on the built elevator group model. This test is carried out by providing eight types of Handling Capacity (HC5) in the lift group model using the Fuzzy method group control algorithm and the conventional group control algorithm. The use of two group control algorithms to find out whether the Fuzzy control group algorithm can improve lift group performance compared to conventional group control algorithms. The traffic used is traffic interfaces, the origin (call-floor) and destination of passenger floor (call-lift) occur randomly on floors 1 to 7. These floors and lift-calls are generated using a linear Cogruential Generator random number generator. By generating uniform random numbers for call-lifts and floor-calls as well as random numbers of poisson arrivals for the time of the floor-roll. The results of the elevator group controller software testing show an increase in elevator group service with reduced; the average passenger waiting time starts from HC5 by 8% to 20% and the average passenger service time starts from HC5 by 12% to 20% compared to conventional group controllers Keywords: group control, Fuzzy, programmable logic controller.
RANCANG BANGUN ALAT PEMANTAU DAN PENYIMPAN NILAI TEGANGAN, ARUS SERTA SUHU BATERAI Rifki Dia' Ulhaq; Mochammad Rusli; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baterai banyak dimanfaatkan sebagai cadangan energi listrik. Pembangkit listrik tenaga surya dan pengelolaan penerangan jalan umum sering kali menggunakan baterai jenis Valve-Regulated Lead Acid (VRLA)  karena lebih tahan lama dan lebih aman. Dalam sistem tersebut umumnya baterai disusun secara paralel untuk memperpanjang masa catu suatu beban dengan tegangan yang sama. Perlu menjadi perhatian bagaimana cara perawatan baterai yang baik agar mendapatkan performa yang optimal, penyimpanan energi yang stabil, dan tidak cepat rusak. Untuk itu baterai perlu dipantau agar dapat dilakukan tindakan yang diperlukan. Hal-hal yang perlu dipantau dalam penggunaan baterai antara lain tegangan baterai, suhu dan arus yang digunakan untuk pengisian maupun pengosongan. Selain pemantauan, penyimpanan nilai tegangan, suhu, dan arus juga diperlukan agar dapat dihitung sudah berapa kali suatu baterai sudah mengalami pengisian dan pengosongan sehingga dapat ditentukan siklus penggunaan dari suatu baterai. Umumnya setiap produsen baterai memiliki estimasi berapa kali baterai tersebut dapat dipakai yang tertera dalam datasheet. Maka dalam hal ini dibangun suatu prototype alat yang mampu memonitoring dan menyimpan nilai arus, tegangan suhu baterai yang terintegrasi dengan perangkat android melalui komunikasi via bluetooth. Hasil pengujian menunjukan bahwa alat yang dibangun mampu membaca nilai tegangan dengan error 0,22%, nilai pembacaan arus dengan error 0,21% pada sensor arus 1, 0,69% pada sensor arus 2, 0,81% pada sensor arus 3 dan error pengukuran suhu sebesar 1,21% pada sensor suhu 1, 1,44% pada sensor suhu 2, 1,77% pada sensor suhu 3. Alat ini mampu mengirim data sejauh 7,5 meter serta menyimpan nilai pada SD Card. Batteries are widely used as a backup of electrical energy. Solar power plants and general street lighting management often use vrla type batteries because safety because it is more durable and safer In such systems generally batteries are arranged in parallel to extend the lifetime of a load, stable energy storage, and not easily damaged In such systems generally the batteries are arranged in parallel to extend the lifetime of a load with the same voltage. It should be noted how to care for a good battery in order to get the optimal performance, stable energy storage, and not quickly damaged. So that batteries have to monitorto decide the best step to take. Things that need to be monitored in battery usage include battery voltage, temperature and current used for charging or dischargingIn addition to monitoring, storage values of voltage, temperature, and current are also required in order to calculate how many times a battery has been charged and discharge so that it can be determined cycle use of a battery. Generally every battery manufacturer has an estimate of how many times the battery can be used which is listed in the datasheet. So in this case, built a prototype tool that is able to monitor and store the current value, battery temperature voltage integrated with the android device through communication via bluethooth. The test results show that the built tool is able to read the voltage value with error 0,22%, the current reading value with error 0,21% for first current sensor, 0,69% for second current sensor, 0,81% for third current sensor and the temperature reading with error 1,21% for first temperature sensor, 1,44% for second temperature sensor, 1,77% for third temperature sensor. This tool is capable of sending data as far as 7,5 meters and store the value in SD Card. Keywords: monitoring, saving,  Valve-Regulated Lead Acid (VRLA),cycle use 
RANCANG BANGUN KONTROLER ON-OFF TIGA POSISI PADA SISTEM KONTROL TEMPERATURE Jhosua Christian Tampubolon; Mochammad Rusli; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontroler on-off tiga posisi memiliki perbedaan mendasar jika dibandingkan dengan kontroler on-off dua posisi, yaitu pada kontroler on-off tiga posisi memiliki tiga kondisi, berbeda dengan dua posisi yang hanya memiliki dua kondisi. Dua kontroler ini diuji pada Temperature Controlled System 734 12 dan dibandingkan dengan kontroler on-off dua posisi. Penelitian ini menggunakan tiga nilai setpoint yang sama tiap kontroler, serta dengan gangguan yang sama. Kontroler on-off tiga posisi menghasilkan kinerja yang lebih baik dalam daya kontroler untuk mencapai setpoint yang tinggi, respons transien yang lebih cepat, serta masa lifetime kontroler yang lebih lama, dibanding dengan kontroler on-off dua posisi. Pada penelitian ini juga membuktikan adanya kondisi mengapung yang terjadi pada kontroler on-off tiga posisi Kata Kunci: Kontroler on-off tiga posisi, kontroler on-off dua posisi, Temperature Controlled System 734 12, kondisi mengapung.   ABSTRACT Three-position on-off controller have a basic difference when compared with two position on-off controller, i.e. three-position on-off controller has three condition, different with two-position which is only has two condition. These two controllers are tested on plant Temperature Controlled System 734 12 and compared with two-position on-off controller. The experiment uses three value of setpoint which is similar for each other controllers, also with the same disturbance.  Three-position on-off controller produces better performance in given power for high value setpoint, faster transient response, and longer controller lifetime, compared to two-position on-off controller. This experiment also proved the existence of the floating condition that occur in the three-position on-off controller. Keywords: Three-position on-off controller, two-position on-off controller, Temperature Controlled System 734 12, floating condition.
KONTROL POSISI SUDUT MOTOR DC MENGGUNAKAN KONTROLER PI MRAC PADA CAMERA STABILIZER 3DOF Ikrar Dionata; Mochammad Rusli; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Divisi FW merupakan salah satu kategori lomba pada Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) yang diadakan oleh DIKTI dengan tema “Monitoring dan Mapping Area Perkebunan” yang menggunakan kamera pada pesawat tipe fixed-wing.  Pesawat diharapkan mampu melakukan take off, mengirimkan data terbang, mengirim dan menayangkan secara langsung video yang diperoleh ke Ground Control Station. Kualitas live video seperti kejernihan, kontinuitas, dan fokus gambar menjadi unsur penting dalam penilaian. Aliran udara yang tidak terduga akan menyulitkan pesawat dalam proses pengambilan gambar dan video. Salah satu mekanisme yang sering digunakan untuk menjaga keseimbangan kamera yaitu camera stabilizer, dengan motor DC sebagai aktuator, rotary encoder sebagai sensor posisi sudut motor DC dan IMU sebagai sensor keseimbangan. Kontroler yang digunakan adalah Proportional Integral (PI). Motode penentuan parameter kontroler PI menggunakan teknik model reference adaptive control (MRAC) dengan aturan MIT. Dari hasil percobaan, respon sistem dengan gangguan pada motor DC 1, 2 dan 3 sebesar   ,  serta setpoint memiliki nilai , , , , , , , , , recovery time , recovery time dan recovery time .   Kata Kunci: Motor DC, Kontroler PI, MRAC, Aturan MIT, Camera Stabilizer, 3 DOF. ABSTRACT FW Division is one of the categories of competitions in Kontes Robot terbang Indonesia (KRTI) held by DIKTI with the theme "Monitoring and Mapping of Plantation Areas" which uses cameras on fixed-wing type aircraft. The aircraft is expected to be able to take off, send flying data, send and broadcast video directly to the Ground Control Station. The quality of live videos such as clarity, continuity, and focus on images are important elements in the assessment. Unexpected air flow will complicate the aircraft in the process of taking pictures and videos. One mechanism that is often used to maintain the balance of the camera is a camera stabilizer, with a DC motor as an actuator, a rotary encoder as a sensor for the angular position of the DC motor and the IMU as a balance sensor. The controller used is Proportional Integral (PI). The method for determining PI controller parameters using a model reference adaptive control (MRAC) technique with MIT rules. From the result of the experiment, the response of the system with interference on DC motor 1, 2 and 3 is 27.7 °, -12.56°, -14.33° and a setpoint of 30° has value , , , , , , , , , recovery time , recovery time and recovery time . Keywords: DC Motor, PI Controller, MRAC, MIT rules, Camera Stabilizer, 3 DOF 
PENALAAN STRUKTUR PI-D MENGGUNAKAN MODEL REFERENCE ADAPTIVE CONTROL (MRAC) PADA PENGENDALIAN TEGANGAN OUTPUT GENERATOR DC (73411) Diana Ramadhani; n/a Purwanto; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plant motor generator DC 73411 merupakan salah satu panel pelatihan di Laboratorium Sistem Kontrol Universitas Brawijaya Malang. Plant motor generator DC 73411 memiliki steady state gain sebesar 0,72, faktor redaman sebesar 1,507, dan waktu untuk mencapai steady state sebesar 4,12 detik. Pengontrolan dengan struktur PI-D dilakukan agar tegangan output generator DC memiliki error steady state kurang dari 5%, settling time kurang dari 4 detik dan  tidak memiliki overshoot. Penalaan struktur PI-D dilakukan oleh metode MRAC (Model Reference Adaptive Control). Hal ini bertujuan agar sistem lebih tahan terhadap perubahan setpoint dan gangguan. Model Reference Adaptive Control memiliki ide dasar untuk membuat respon sistem agar menyerupai perilaku respon model referensi.   Kata Kunci: Generator DC, Tegangan Output, Struktur PI-D, MRAC.
PENGONTROLAN TEGANGAN KELUARAN MOTOR GENERATOR SET DC (TYPE 734 11) LEYBOLD DENGAN STRUKTUR STATE FEEDBACK CONTROL Rifqi Pratama Nugraha; Erni Yudaningtyas; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator merupakan alat yang paling sering digunakan untuk merubah energi yang ada dialam menjadi energi listrik. Namun salah satu masalah yang sering terjadi pada generator adalah saat generator mendapatkan pembebanan berubah-ubah, maka dapat mengakibatkan generator tersebut tidak bekerja dengan baik (tegangan keluaran tidak sesuai  dengan yang diinginkan), selain itu laboratorium sistem kontrol FTUB sedang membutuhkan modul praktikum tentang sistem kontrol modern. Sistem kontrol optimal, merupakan salah satu cabang keilmuan dari sistem kontrol modern, pada sistem kontrol optimal terdapat struktur statefeedback yang dapat melihat besar kebutuhan U (penjumlahan  input dengan hasil kali gain statefeedback dengan state) yang dibutuhkan sistem untuk mencapai steady. Pada penelitian kali ini dilakukan percobaan mengontrol tegangan keluaran sebuah prototype generator dc berupa Motor Generator Set DC(type 734 11) dimana generator dc dikopel oleh motor dc. Untuk mengontrol Plant tersebut, dalam penelitian ini dibutuhkan matriks R (matriks umpan balik) dan matriks M (matriks prafilter) dimana nilai matriks R dan M didapat dengan menyelesaikan persamaan Algebraic Riccati Equation. Nilai yang didapat untuk matriks R=  [-0.0001 0.6832] dan matriks M=[0.9927]. Respon sistem saat belum diberi matriks R dan M yaitu  error steady state yaitu 3% dan settling time 5 detik sedangkan  respon sistem setelah diberi matriks R dan M yaitu error steady state 3,6% dan settling time 1,5 detik.   Kata kunci: Sistem Kontrol Optimal, State Feedback, Tegangan Keluaran.
Co-Authors Achmad Syafiqul Umam Achnafian Rafif Zufaryansyah Adi Jonathan Ginting Aditya Angga Kusuma Adrian Alkahfi Fauzi Ahmad Rifki Alif Utama Alif Deni Kuncoro Amellia Rezki Alfariani Ana Muslimah Andik Setiawan Andrie Batista Azizul Hakim Arghanata Cahya Nugraha Bambang Siswojo Bambang Siswojo Bernhard Petrus Aritonang Berry Virawan Saragih Chandra Abet Nego Wibawa Christopher Imantaka Davin Wirawan Saputra Desta Aran Putra Diana Ramadhani Else Surya Ningsih Erni Yudaningtyas Ervin Dwi Bintara Faishal Farras Wasito Fajar Lutfi A. Fakhrur Rozi Faldano Bastian Tarigan Faris Naufal Musthafa Fariz Pratama Fauzan Zenrif Fauzan Yushar Azman Ferda Saepulah Firda Aulia Pramita Goegoes Dwi Nusantoro Goegoes Dwi Nusantoro Gristita Tresna Murti Gurnita Fajar Gemilang Hermawan, Dimas Aga Yusuf Ikrar Dionata Indra Ramadhan Innike Sukirman Iqbal Alfawwazi Hakim Irtania Mariska Arafanie Jhosua Christian Tampubolon Joeken King Abednego Judianto Karil Ari Juliawan Kemas Muhammad Rizal Kevin Putra Pratama K. R. L. S. E. K., Agriesa Lunde Ardhenta M Naufal Bariz Abdullah M. Aziz Muslim M. Hazrirrahman Wakti M. Imbarothur Mowaviq M. Malik Abdullah Marisa Primardiansya Maulidani Rakhmad Mokhammad Yudha Aringga Muchammad Andaru Ardana Muchammad Zufar Badubah Muhammad Akbar Amran Muhammad Aswin Muhammad Aziz Muslim Muhammad Bukhori Rofiq Muhammad Daffa Hibatullah Muhammad Jaka W. Muhammad Praditya Romansyah Muhammad Wildan Nashrullah Murendra Sesale Landu Mutolifi, Agus n/a Purwanto n/a Retnowati n/a Wijono n/a Zaini Nandana Wiragotra Nur Kholiq Nur Yusuf Bahtiar Nurwati, Tri Purwanto, n/a Purwono Budi Prasetyo R. Praja Kusumanugraha Rahmadwati, n/a Rahmadwati, n/a Raihan Zhifhanur Muhammad Ramadhan, Valdy Fajri Randy Endia Suranta Sembiring Ray Selvy Firmansyah P. Rifki Dia' Ulhaq Rifqi Pratama Nugraha Rini Nur Hasanah Risal Alfiandi Ronny Permana Rosihan Arby Harahap Rosyik, Rizal Rovika Rizkiyan Ardanny Siti Fatimatus Zahro Stephanus Budi Sutikno Syafei, Muhammad Tri Agung Prasetio Tri Nurwati Triandini, Gadis Unggul Wibawa Uslifatin Ni'mah Vicky Pramana Putra Wahyu Prasetyanto Waru Djuriatno Wildan Rizky Lazuardi Yandy Putra Octavianto Zainuri, Akhmad Zakiyah Amalia