Rusli, Mochammad
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 88 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

KONTROL LOGIKA FUZZY SEBAGAI PENGENDALI SUHU DAN KADAR AIR PASIR PADA PROTOTYPE INKUBATOR PENYU BERBASIS MIKROKONTROLER Ana Muslimah; Erni Yudaningtyas; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prototype inkubator telur penyu  dirancang untuk dapat mengendalikan suhu dan kadar air pasir berdasarkan kondisi ideal sesuai dengan jenis kelamin tukik (anak penyu) yang diinginkan. Sebagai pengendali suhu dan kadar air pasir digunakan Kontrol Logika Fuzzy (KLF) dengan metode Mamdani, inferensi Max-Min Composition dan metode deffuzifikasi Centroid atau Center of Area (CoA). Pada pengujian yang dilakukan untuk kondisi ideal agar dapat ditetaskan tukik jantan diberikan set point suhu 27˚C dan batas kadar air diantara (3-12)%. Pada pengujian tersebut didapatkan performansi respon suhu dengan settling time 42,33 menit, error steady state 0,36% dan tidak terdapat overshoot, serta respon kadar air yang berkisar antara (4,77-7,13)%. Pada pengujian yang dilakukan untuk kondisi ideal agar dapat ditetaskan tukik betina diberikan set point suhu 33˚C dan batas kadar air antara (3-12)%. Pada pengujian ini didapatkan performansi respon suhu dengan settling time 112,67 menit, error steady state 0,30%, dan overshoot 0,79%, serta respon kadar air yang berkisar diantara (6,14-8,35)%. Kata Kunci: Pasir, suhu, kadar air, KLF
STUDI KOMPARASI DESAIN TUNING KONTROLER PID DENGAN MENGGUNAKAN ZIEGLER-NICHOLS DAN CHIEN-HRONES-RESWICK PADA SISTEM PENGENDALIAN SUHU 73412 Andi Ribut Setiawan; Mochammad Rusli; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suhu merupakan salah satu parameter penting yang dikendalikan dalam industry karena secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Masalah yang sering dihadapi dalam pengendalian suhu adalah suhu yang terlalu tinggi membuat sensor tidak dapat diletakkan menempel pada sumber panas. Karena sensor suhu diletakkan sedikit berjarak dari sumber panas yang menyebabkan terjadinya transport delay. Transport delay ini yang menyebabkan pengendalian suhu menjadi sulit dan lambat untuk mencapai kondisi steady state. Metode kendali yang uji coba adalah kontroler Proporsional Intergral Diferensial (PID). Sistem diuji dengan melakukan karakterisasi plant Temperature Controlled System 73412 untuk mendapatkan fungsi alih. Hasil percobaan menggunakan kontroler Proporsional Intergral Diferensial (PID) akan ditentukan dengan tuning Ziegler-Nichols (ZN) menghasilkan kinerja sistem kendali yang memiliki overshoot cukup kecil serta tidak memiliki error steady state dan sistem kendali Chien-Hrones-Reswick (CHR)  menunjukkan hasil yang memiliki overshoot dan error steady state yang cukup besar . Kata Kunci: Plant Temperature 73412, Kontroler PID, Transport delay, tuning Ziegler-Nichols,Chien-Hrones-Reswick. ABSTRACT Temperature is one of the important parameters that is controlled in the industry because it can directly or indirectly affect the quality of the product produced. The problem that is often faced in controlling temperature is that the temperature is too high so that the sensor cannot be placed attached to a heat source. Because the temperature sensor is placed a little distance which causes transport delay. This transport delay causes temperature control to be difficult and slow to reach steady state conditions. The control method that was tested was tested was the Differential Intergral Proportional Controller (PID). The system was tested by characterizing the Plant Temperature Controlled System 73412 to obtain the transfer function. The results of the experiment using the the Differential Intergral Proportional Controller (PID) will be determined by tuning Ziegler-Nichols (ZN) to produce a control system performance that has a small overshoot and has no steady state error and the Chien-Hrones-Reswick (CHR) approval system show results that have substantial overshoot and steady state conditions. Keywords: Temperature 73412, Controller PID , Transport delay, tuning Ziegler-Nichols, Chien-Hrones-Reswick.
RANCANG BANGUN SMART HOME DENGAN DELAPAN INTEGRASI PERANGKAT BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) Iqbal Alfawwazi Hakim; Mochammad Rusli; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smart home atau rumah cerdas merupakan rumah yang menyediakan kenyamanan, keamanan, efisiensi energi bagi penghuninya. Seluruh perangkat keras yang akan dirancang akan diintegrasikan menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) dengan pemrograman menggunakan Ladder diagram yang nantinya akan diimplementasikan pada perangkat lunak CX-Programmer. Perangkat input yang digunakan berupa sensor float switch, sensor PIR, sensor Infrared, sensor Ultrasonik, rain sensor, sensor MQ-7, sensor getaran, dan push button. Serta perangkat output yang digunakan adalah Solenoid Valve, lampu, motor pompa, motor servo, dan buzzer. Hal ini juga dibantu oleh Relay module yang berfungsi mengendalikan sirkuit tegangan tinggi dengan bantuan dari signal tegangan rendah pada perangkat input yang memiliki tegangan lebih rendah dari tegangan pada port input PLC. Kesimpulan yang dapat diambil adalah sistem Smart home yang berbasis PLC Omron CP1E N20DRA ini dapat berjalan sesuai apa yang telah diharapkan dan dirancang dengan mengandalkan dua belas input yang terintegrasi dengan Relay module serta delapan output. Kata Kunci: Smart home, Programmable Logic Controller, CP1E.   ABSTRACT   Smart home is a home that provides comfort, security, energy efficiency for its residents. All hardware to be designed will be integrated using Programmable Logic Controller (PLC) with programming using the Ladder diagram, which will be implemented in CX-Programmer software. Input devices used in the form of float switch sensors, PIR sensors, Infrared sensors, Ultrasonic sensors, rain sensors, MQ-7 sensors, vibration sensors, and push-buttons. As well as the output devices used are Solenoid Valve, lamps, pump motors, servo motors, and buzzers. It is also assisted by a Relay module that serves to control high voltage circuits with the help of low voltage signals on input devices that have a voltage lower than the voltage on the PLC input port. The conclusion that can be taken is that the Smart home System based on OMRON CP1E N20DRA PLC can run as expected and designed by relying on twelve inputs integrated with the relay module and eight outputs. Keywords: Smart home, Programmable Logic Controller, CP1E.
DESAIN KONTROL OPTIMAL LQR DENGAN ESTIMATOR LUENBERGER PADA GENERATOR DC (TYPE 734 11) LEYBOLD Faishal Farras Wasito; Mochammad Rusli; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor Generator Set DC (type 734 11) Leybold merupakan prototype generator DC sekaligus modul praktikum. Motor generator set DC (type 734 11) Leybold terdiri atas 2 motor DC dimana motor DC pertama digunakan sebagai penggerak dan yang kedua sebagai generator DC. Berdasarkan hasil identifikasi plant menggunakan sinyal uji PRBS dan sintaks ident pada software MATLAB R2017b, fungsi alih plant mempunyai best fit 95,14% dan telah di validasi. Berdasarkan hasil simulasi untuk mencari nilai Q dan S yang optimal didapatkan Q = [-0,5 0 ; 0 0,2] dan S = 0,5 sehingga nilai matriks R = [-0,1402 0,2408], sedangkan untuk matriks prafilter M = [1,3652] dan untuk matriks  estimator luenberger L = [0,1906 ; 5,3912]. Hasil simulasi tanpa gangguan menghasilkan respon dengan setting time = 5,075 detik, error steady state <1%, U maksimal 0,34A, dan saat diberi gangguan fungsi step membutuhkan waktu 3,8 detik untuk memperbaiki respon dan kembali ke set point. Kata Kunci : Motor DC, Generator DC, LQR, Luenberger   ABSTRACT DC Generator Motor Set (type 734 11) Leybold is a prototype DC Generator and is a practical tool. DC Generator motor set (type 734 11) Leybold consist of 2 DC motors where the first DC motor is used as drive and the second as a DC generator. Based on the result of plant identification using the PRBS test signal and the syntax ident on the MATLAB R2017b software, the plant transfer function has the best fir 95,14% and has been validated. Based on the simulation results to find the optimal Q and S values, it is found that Q = [-0,5 0 ; 0 0,2], and S = 0.5 therefore the value of the matrix R = [-0,1402 0,2408], while for matriks prafilter M = [1,3652] and for matriks luenberger  L = [0,1906 ; 5,3912]. The Result of the simulation without disturbance resulted in a response with settling time 5,075s, error steady state <1%, maximum U 0,34A, and when given a disturbance the step function took 3,8s to improve the respons and return to the set point. Keywords: DC Motor, DC Generator , LQR, Luenberger.
Penerapan Kontroler Self Tuning Parameter PI dengan metode Logika Fuzzy pada Mobile Robot Desta Aran Putra; Mochammad Rusli; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 6 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Kondisi terkini mengenai kemajuan teknologisangat berkembang pesat, terlebih dalam bidang teknologirobotika. Dalam sebuah robot dibutuhkan suatu alat gerak yangdapat membuat robot tersebut bergerak bebas. Motor DC adalahsalah satu aktuator dalam pergerakan robot. Dibutuhkan suatukontrol yang mampu mengendalikan motor DC. Kontroler yangumum digunakan yaitu Fuzzy Controller dan Proporsianal Integral(PI) dirasakan sangat kurang karena masih mempunyai beberapakekurangan. Dirancang kontroler yang mampu melakukanselftuning agar mampu menyesuaikan dengan kondisi set pointsistem. Penggabungan Fuzzy Logic Algorithm dan PI adalah salahsatu solusi kontroler adaptif. Dimana Fuzzy Logic Algorithm akanmenentukan Kp dan Ki pada kontroler PI. Penentuan parameterawal Kp dan Ki menggunakan metode Symmetrical Optimum.Tujuan akhir penelitian ini membuat robot yang mampu trackingset point perubahan kecepatannya dengan kontroler PI yangdapat melakukan selftuning parameter dengan bantuan FuzzyLogic Algorithm.Kata kunci: Kontroler, Fuzzy Logic Algorithm, Kontroler PI,Motor DC, Driver H-Bridge.
RANCANG BANGUN KONTROL SEKUENSIAL FULL CYCLE DAN SAFETY SYSTEM MESIN CUCI OTOMATIS BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 Wildan Rizky Lazuardi; Mochammad Rusli; Tri Nurwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 7 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMesin cuci menerapkan beberapa langkah untuk mencapai hasil kebersihan yang diinginkan yaitumengisi dan mencampur air, mencuci dan mengucek, pembilasan, berputar untuk memeras pakaian,dan mengeringkan, proses inilah yang dinamakan full cycle. Penerapan sistem kontrol dalam prosesfull cycle digunakan kontrol sekuensial yang pada umumnya menggunakan PLC (Programmable Logic Controller). Pada penelitian, kontrol sekuensial akan diprogram kedalam mikrokontroler. Mikrokontroler adalah sebuah sistem komputer fungsional dalam sebuah chip. Di dalamnyaterkandung sebuah inti prosesor, memori (sejumlah kecil RAM, memori program, atau keduanya), dan perlengkapan input-output. Sistem kontrol sekuensial pada mesin cuci otomatis dirancangdengan menggunakan conditional control yaitu sistem melaksanakan urutan berikutnya jika kondisi yang ditentukan sebelumnya terpenuhi pada tiap tahap pencucian, dan time schedule control yangmerupakan sistem melaksanakan urutan berikutnya jika telah mencapai waktu yang telah ditentukan. Penelitian ini menerapkan 3 pengujian sesuai dengan mode mesin cuci yang terprogram dengan hasil: pengujian ketiga mode yang telah dirancang yaitu Mode Katun/Jeans, Mode Halus, dan Mode KainPutih pengujian berjalan dengan sesuai program yang telah dibuat dengan total waktu 114 menituntuk Mode Katun/Jeans, 57 menit untuk Mode Halus, 151 menit untuk Mode Kain Putih denganmasing masing delay pertahap 1 detik.Kata kunci: Mesin Cuci Otomatis, Kontrol Sekuensial, Programmable Logic Controller,Mikrokontroler, Arduino Mega 2560ABSTRACTThe washing machine applies several steps to achieve the desired cleaning results, namely filling andmixing water, washing and rubbing, rinsing, spinning to spin clothes, and drying, this process iscalled a full cycle. The application of the control system in the full cycle process uses sequentialcontrol which generally uses PLC (Programmable Logic Controller). In the research, sequentialcontrol will be programmed into the microcontroller. Microcontroller is a functional computer systemon a chip. It contains a processor core, memory (a small amount of RAM, program memory, or both),and input-output equipment. The sequential control system on automatic washing machines isdesigned using conditional control, namely the system carries out the next sequence if the pre-determined conditions are met at each washing stage, and time schedule control, which is the systemcarries out the next sequence if it has reached the predetermined time. This study applies 3 testsaccording to the programmed washing machine mode with the results: the three modes that have beendesigned, namely Cotton/Jeans Mode, Smooth Mode, and White Fabric Mode, the test runs accordingto the program that has been made with a total time of 114 minutes for the Cotton Mode. /Jeans, 57minutes for Smooth Mode, 151 minutes for White Fabric Mode with each 1 second incremental delay.Keywords: Automatic Washing Machine, Sequential Control, Programmable Logic Controller,Microcontroller, Arduino Mega 2560
OTOMATISASI PEMILAH TELUR AYAM BERDASARKAN WARNA DAN KEBUSUKAN TELUR MENGGUNAKAN METODE GRAFCET BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) Kevin Putra Pratama K. R.; n/a Rahmadwati; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 5 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PLC dapat digunakan sebagai kontroler dari prototype plant pemilah telur ayam. Pada prototype alat ini digunakan PLC dengan tipe CP1L, LDR serta sensor warna TCS3200 untuk memeriksa kualitas telur ayam. LDR digunakan untuk memeriksa busuk tidaknya telur berdasarkan metode candling, sensor warna TCS3200 untuk memeriksa warna telur. Untuk pemrograman PLC digunakan metode grafcet sebagai metode untuk membuat program dari sebuah prototipe plant pemilah telur berbasis PLC yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas industri telur skala menengah kebawah. Metode grafcet sendiri adalah sebuah metode dalam penggunaan PLC yang berbentuk blok-blok diagram yang disusun sesuai dengan perancangan. Pada pengujian dilakukan dengan 10 telur dengan 5 telur berwarna putih dan 5 telur berwarna coklat. Diantara 10 telur tersebut juga terdapat 4 telur busuk yang terdiri dari 2 telur berwarna putih dan 2 telur berwarna coklat. Pada pengujian tersebut didapatkan alat dapat memeriksa dan memilah telur ayam dalam waktu 4-8 detik dengan tingkat keberhasilan 83.33%.   Kata Kunci: PLC, metode grafcet, telur, plant pemilah telur, sensor warna TCS3200, LDR.   ABSTRACT PLC can be used as a controller of the chicken egg sorter plant prototype. In this prototype used PLC with CP1L type, LDR and TCS3200 color sensor to check the quality of the chicken eggs. LDR is used to check the eggs are rotten or not based on candling method, TCS3200 color sensor used to check the egg color. For PLC programming, grafcet method is used as a method to create a program of chicken egg sorter plant prototype based on PLC which is expected to increase the productivity of the medium to low-scale egg industry. Grafcet method itself is a method in the use of PLC in the form of block diagrams that arranged by the design. The test was performed with 10 eggs consisting of 5 white eggs and 5 brown eggs. Among the 10 eggs there are also 4 rotten eggs consisting of 2 white eggs and 2 brown eggs. In the test obtained the device can check the quality and sort the chicken eggs within 4-8 seconds with a success rate of 83.33%. Keywords: PLC, grafcet method, egg, egg sorter plant, TCS3200 color sensor, LDR.
DESAIN PID TAK LINIER PADA UMPAN BALIK KONTROLER ON-OFF SISTEM KONTROL TEMPERATUR Uslifatin Ni&#039;mah; Mochammad Rusli; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontroler On-Off Dua Posisi merupakan salah satu kontroler yang memiliki 2 sinyal kontrol tetap pada nilai maksimum atau minimumnya. Kontroler On-Off Dua Posisi memiliki sebuah parameter berupa hysteresis atau differential gap yaitu kisaran di mana sinyal error harus bergerak sebelum switching terjadi. Pada perancangan ini, kontroler On-Off diberikan umpan balik berupa aksi kontrol Proporsional Intergral Diferensial (PID) Tak Linier untuk memperbaiki hysteresis tersebut. Sistem diuji dengan melakukan karakterisasi plant Temperature Controlled System 73412 untuk mendapatkan fungsi alih. Selanjutnya, ditentukan lebar hysteresis sebesar ,  dan  pada setpoint 2,5 V, 2,8 V, dan 3,0 V. Parameter , , dan  didapat setelah pengujian dilakukan sehingga diperoleh respon sistem. Sistem kontrol temperatur dengan setpoint 2,8 V, lebar hysteresis , serta parameter , , dan  mampu menghasilkan respon yang tidak memiliki overshoot serta error steady state <5%. Kata Kunci: Kontroler On-Off, hysteresis, umpan balik PID Tak Linier, Temperature Controlled System 73412.   ABSTRACT   Two Position On-Off Controller is one controller that has 2 fixed control signals at the maximum or minimum values. Two Position On-Off Controller has a parameter that is called hysteresis or differential gap, which is the range of the error signal must move before switching occurs. In this design, the On-Off controller is given Nonlinear Proportional Intergral Differential (PID) control action feedback to correct the hysteresis. The system is tested by doing the plant characterization of the Temperature Controlled System 73412 to get the transfer function. After that, determining the hysteresis width of 0V, ±0,25 V and ±0,5 V at the setpoint 2,5 V, 2,8 V, and 3,0 V. The , , and parameters are obtained after the testing is done so that the overall system response is obtained. Temperature control system with setpoint 2,8 V, hysteresis width ±0,25 V, and parameters = 0,4, = 0,017, and = 2,980 are able to produce response that does not have overshoot and the steady state error <5%. Keywords: On-Off Controller, hysteresis, Nonlinear PID feedback, Temperature Controlled System 73412.
PENGENDALIAN SUHU PADA ALAT PENGERING BIJI KOPI MENGGUNAKAN METODE KONTROLERON-OFF Nandana Wiragotra; Erni Yudaningtyas; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi saat ini memberikan dampak positif pada perkembangan dunia elektronik khususnya di bidang sistem kontrol. Pada saat  ini banyak teknologi yang  telah  menggunakan alat  otomatisasi kontrol. Hal tersebut disebabkan oleh  keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan mendapatkan fasilitas kemudahan dan efisiensi dalam berbagai macam hal. Kopi merupakan salah satu hasil komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi di antara tanaman perkebunan lainnya dan berperan penting sebagai sumber devisa negara. Kopi tidak hanya berperan penting sebagai sumber devisa melainkan juga merupakan sumber penghasilan bagi tidak kurang dari satu setengah juta jiwa petani kopi di Indonesia [1]. Berdasarkan permasalahan cuaca yang seringkali timbul pada proses pengeringan biji kopi di indonesia, maka penulis merancang sebuah alat pengering biji kopi yang dapat dikontrol untuk mempertahakan suhu pengeringan secara otomatis, sehingga proses pengeringan tidak terkendala oleh kondisi cuaca yang terjadi. Sistem pengendalian suhu pada alat pengering biji kopi menggunakan metode kontrol On-Off dapat melakukan proses pengeringan selama 10 jam dengan set point suhu sebesar 550C dan mempunyai respon plan Time Delay (Td) = 6 menit, Time Rise (Tr) = 9 menit, Time Peak (Tp) = 12 menit dan Max Overshoot (Mp) = 59,190C. Terjadi penyusutan berat biji kopi sebesar 335 Gram pada saat sebelum dilakukan proses pengeringan dibandingkan dengan setelah proses pengeringan. Kata Kunci— Kopi, Pengeringan, Kontrol On-Off.
DESAIN KONTROLER PI PADA GENERATOR DC TYPE 734 11 DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROOT LOCUS Siti Fatimatus Zahro; Mochammad Rusli; Muhammad Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator DC merupakan perangkat mesin listrik yang digunakan untuk mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. Energi yang dihasilkan oleh generator berupa tegangan listrik yang dialirkan ke beban. Generator memiliki karakteristik yaitu apabila beban yang digunakan berubah-ubah maka dapat menyebabkan tegangan yang dihasilkan menjadi tidak konstan. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem kontrol untuk memperkecil nilai error. Untuk membaca nilai error, pada penelitian ini digunakan sensor tegangan. Kontroler yang digunakan adalah kontroler PI. Untuk mencari parameter kontroler tersebut dengan menggunakan metode root locus, yaitu melihat letak pole yang sesuai dengan spesifikasi desain kemudian didapatkan nilai parameter yang cocok, yaitu Kp = 2,4819 dan Ki = 2. Setelah dilakukan pengujian pada sistem didapatkan nilai settling time rata-rata sebesar 10,39 detik pada pengujian tanpa beban dengan nilai error steady state kurang dari 3,38% tanpa overshoot. Sedangkan pengujian sistem dengan beban didapatkan nilai settling time rata-rata sebesar 10,48 detik, nilai error steady state kurang dari 2,76%, tanpa overshoot dan nilai recovery time kurang dari 13,15 detik. Kata Kunci : Generator DC, Kontroler PI, Sensor Tegangan, Root Locus. ABSTRACTDC generator is a electrical machine device that is used to convert mechanical energy into electrical energy. The energy produced by the generator is in the form of an electric voltage that is supplied to the load. The generator has the characteristic that is if the load used varies, it can cause the voltage produced to be not constant. Therefore we need a control system that can minimize errors. To read the error value, this research uses a voltage sensor. The controller used is the PI controller. To find the controller parameters using the root locus method, which is to see the location of the pole in accordance with the design specifications and then obtained a suitable parameter value, namely Kp = 2.4819 and Ki = 2. After testing the system, the average settling time value is obtained of 11.14 seconds in the no-load test with a steady state error value of less than 3.9% without overshoot. While testing the system with the load obtained an average settling time value of 11.9 seconds, the value of the steady state error is less than 2.8%, without overshoot and the recovery time value is less than 15.86 seconds.Keywords : DC Generator, PI Controller, Voltage Sensor, Root Locus. 
Co-Authors Achmad Syafiqul Umam Achnafian Rafif Zufaryansyah Adi Jonathan Ginting Aditya Angga Kusuma Adrian Alkahfi Fauzi Ahmad Rifki Alif Utama Alif Deni Kuncoro Amellia Rezki Alfariani Ana Muslimah Andik Setiawan Andrie Batista Azizul Hakim Arghanata Cahya Nugraha Bambang Siswojo Bambang Siswojo Bernhard Petrus Aritonang Berry Virawan Saragih Chandra Abet Nego Wibawa Christopher Imantaka Davin Wirawan Saputra Desta Aran Putra Diana Ramadhani Else Surya Ningsih Erni Yudaningtyas Ervin Dwi Bintara Faishal Farras Wasito Fajar Lutfi A. Fakhrur Rozi Faldano Bastian Tarigan Faris Naufal Musthafa Fariz Pratama Fauzan Zenrif Fauzan Yushar Azman Ferda Saepulah Firda Aulia Pramita Goegoes Dwi Nusantoro Goegoes Dwi Nusantoro Gristita Tresna Murti Gurnita Fajar Gemilang Hermawan, Dimas Aga Yusuf Ikrar Dionata Indra Ramadhan Innike Sukirman Iqbal Alfawwazi Hakim Irtania Mariska Arafanie Jhosua Christian Tampubolon Joeken King Abednego Judianto Karil Ari Juliawan Kemas Muhammad Rizal Kevin Putra Pratama K. R. L. S. E. K., Agriesa Lunde Ardhenta M Naufal Bariz Abdullah M. Aziz Muslim M. Hazrirrahman Wakti M. Imbarothur Mowaviq M. Malik Abdullah Marisa Primardiansya Maulidani Rakhmad Mokhammad Yudha Aringga Muchammad Andaru Ardana Muchammad Zufar Badubah Muhammad Akbar Amran Muhammad Aswin Muhammad Aziz Muslim Muhammad Bukhori Rofiq Muhammad Daffa Hibatullah Muhammad Jaka W. Muhammad Praditya Romansyah Muhammad Wildan Nashrullah Murendra Sesale Landu Mutolifi, Agus n/a Purwanto n/a Retnowati n/a Wijono n/a Zaini Nandana Wiragotra Nur Kholiq Nur Yusuf Bahtiar Nurwati, Tri Purwanto, n/a Purwono Budi Prasetyo R. Praja Kusumanugraha Rahmadwati, n/a Rahmadwati, n/a Raihan Zhifhanur Muhammad Ramadhan, Valdy Fajri Randy Endia Suranta Sembiring Ray Selvy Firmansyah P. Rifki Dia&#039; Ulhaq Rifqi Pratama Nugraha Rini Nur Hasanah Risal Alfiandi Ronny Permana Rosihan Arby Harahap Rosyik, Rizal Rovika Rizkiyan Ardanny Siti Fatimatus Zahro Stephanus Budi Sutikno Syafei, Muhammad Tri Agung Prasetio Tri Nurwati Triandini, Gadis Unggul Wibawa Uslifatin Ni&#039;mah Vicky Pramana Putra Wahyu Prasetyanto Waru Djuriatno Wildan Rizky Lazuardi Yandy Putra Octavianto Zainuri, Akhmad Zakiyah Amalia