Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN KARAKTER? PENDIDIKAN SENI BERBASIS BUDAYA SEBAGAI SEBUAH SOLUSI Esy Maestro
International Conference on Languages and Arts Proceeding of the 2nd ISLA 2013
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.709 KB)

Abstract

Semenjak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menggulirkan kebijakan Kurikulum 2013 di sekolah, sejak itu pula topik-topik tentang pendidikan berkarakter di kalangan pemerhati pendidikan dan pendidik menjadi perbicangan yang kian hangat dan menyita perhatian. Namun demikian, sebelum pendidikan karakter akan diterapkan di wahana persekolahan, ada baiknya para pendidik seperti guru, merenungkan kembali, apakah selama ini pendidikan karakter itu sudah ada dalam dinamika keseharian masyarakat dan dunia pendidikan itu sendiri. Menurut pandangan pemakalah, ada atau tanpa adanya pendidikan karakter yang dicanangkan dalam Kurikulum 2013, sesungguhnya pendidikan ini sudah lama hadir dalam pendidikan non-formal, termasuk pendidikan formal. Meskipun tidak dituliskan sebagaimana kurikulum di sekolah, kearifan lokal yang sudah berkembang sejak lama dalam kehidupan masyarakat luas, dapat dikatakan sebagai bagian dai pendidikan karakter. Dalam pendidikan formal, sudah begitu nyata jika beberapa mata pelajaran yang diberikan kepada siswa, khususnya yang berhubungan dengan pendidikan humaniora dan estetika, adalah mata pelajaran yang mengandung unsur pendidikan karakter. Lebih dari itu, aktivitas-aktivitas keseharian dalam masyarakat yang berhubungan dengan pendidikan seni, yang juga mengandung unsur pembentukan sikap dan perilaku melalui keterampilan, juga bagian dari pendidikan karakter. Jadi tidak sulit sesungguhnya untuk menemukan praktek pendidikan karakter saat ini di masyarakat maupun di sekolah. Adapun melalui pendidikan seni, baik yang terselenggara secara formal di sekolah maupun informal di luar sekolah, adalah bagian dari pendidikan karakter melalui pendidikan berbasis budaya yang tidak terbantahkan.
Software Sibelius Sebagai Alternatif Penulisan Notasi Musik Di Era Millenial Fajry Sub'haan Syah Sinaga; Esy Maestro; Marzam Marzam; Yensharti Yensharti
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v1i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang penulisan notasi musik menggunakan software sibelius yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengembangkan bahan ajar pada mata pelajaran Seni Budaya pada tingkat Sekolah Menengah. Pendekatan yang digunakan adalah artistik “Art Practice Based Research” dengan metode deskripsi analitis dan beberapa pelatihan kepada guru Seni Budaya di Kabupaten Solok menggunakan modul yang telah dibuat dan dipelajari kurang lebih tiga pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan software sibelius sangat efektif untuk menuliskan notasi musik dan mengembangkan bahan ajar berupa aransemen lagu sederhana dalam format ansambel alat musik sekolah seperti pianika, rekorder, perkusi, dan sebagainya.
Pembelajaran Online Learning Di Sekolah Dasar Esy Maestro
Ranah Seni Vol 15 No 2 (2021): RANAH SENI
Publisher : Jurusan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ranahseni.v15i2.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran online learning di Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana dalam mengumpulkan informasi data dengan teknik wawancara yaitu mencari data mengenai hal-hal yang relevan dari narasumber yang ada. Beberapa sumber dipilih yakni melalui pembahasan pelaksanaan proses pembelajaran online atau daring di sekolah dasar. Dari sumber-sumber yang diperoleh, kemudian dipilih yang paling relevan. Hasil dalam penelitian, menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran daring di sekolah dasar dapat terlaksanakan dengan cukup baik meski masih terdapat kendala terkait teknis pendukung. Hal ini dapat dilihat dari hasil data-data yang diperoleh menunjukan dampak terhadap penerapan pembelajaran daring di Sekolah Dasar dapat terlaksana cukup baik akan terlaksana jika adanya kerjasama antara guru, siswa dan orang tua selama proses pembelajaran di rumah
Pembelajaran Teknik Tonguing pada Instrumen Flute dalam Mata Kuliah Praktik Instrumen Mayor Tiup Viandika Rizki Septiadi; Esy Maestro
SENDRATASIK UNP Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.952 KB) | DOI: 10.24036/js.v11i3.118756

Abstract

The purpose of this study is to find out how the process of Learning Tonguing Techniques on flute Instruments in the Wind Major Instrument Practice Course in the UNP Music Education Study Program. In this study, an analytical descriptive method was used by utilizing qualitative data. The research instrument in this thesis is the researcher himself. In the implementation of Tonguing Technique Learning on flute Instruments in the Wind Major Instrument Practice Course in the Music Education Study Program UNP involves students of the class of 2021 who have just taken the wind instrument major 1 practice course. Learning outcomes are that students are able to understand some of the basic things of learning wind instruments properly and correctly. The tonguing technique is one of the basic techniques in the game of flute instruments and is one of the things that must be considered in flute instrument games. The tonguing technique had a great influence in the game of flute instruments. So in this case the researcher examines the learning process of the tonguing technique on the flute instrument by looking for the process, learning experience and learning evaluation.
Penerapan Aplikasi Tiktok Sebagai Media Pembelajaran Seni Budaya (Vokal) di SMA Pembangunan Laboratorium UNP Muhammad Fachrurozi Aliva; Esy Maestro
SENDRATASIK UNP Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/js.v13i1.128137

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana aplikasi Tiktok diterapkan pada pembelajaran seni budaya (vokal)  bernyanyi di Kelas X.B SMA Pembangunan Laboratorium UNP dilaksanakan dengan menggunakan kurikulum merdeka. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif sebagai metodologinya. Peneliti melakukan penelitian yang dibantu oleh alat tulis, kamera, laptop dan telepon genggam. Teknik pengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data penulis adalah Mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengklarifikasikan, menganalisis, mendeskripsikan, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tidak berpedoman kepada modul dan guru menyesuaikan dengan situasi dan kondisi siwa. Namun, jika dikaji berdasarkan kurikulum, guru tidak merencanakan dan melaksanaakan pembelajaran sesuai kurikulum merdeka, dan guru juga tidak berpegang teguh kepada enam profil pelajar pancasila, terkhusus pada profil mandiri dan kreatif. Guru tidak memberikan ruang kepada siswa untuk memilih lagunya sendiri dari awal pertemuan, itu membuat sisi mandiri dan kreatif dari siswa tidak terasah dengan baik. Kemudian guru melewatkan satu proses penting pada rangkaian teknis pembelajaran berbasis kurikulum merdeka, yaitu asesmen sumatif, guru tidak melaksanakan remedial ataupun pengayaan terhadap hasil pembelajaran siswa. Jadi bisa dikatakan bahwa guru menjalani pembelajaran seperti menggunakan kurikulum K13. The objective of this study is to identify and explain how the application of ticking is applied to learning the art of cultural (vocal) singing in Class X.B High School Development Laboratory UNP is implemented using an independent curriculum. The research is qualitative and uses a descriptive approach as its methodology. The researchers conducted research with the help of writing devices, cameras, laptops and handheld phones. Data collection techniques by means of observations, interviews, and documentation. Then the authors' data analysis techniques are gathering, classifying, clarifying, analysing, describing, and concluding data. The results of the research show that teachers do not direct to the modules and teachers adapt to the situation and conditions of life. However, if taught based on the curriculum, teachers do not plan and implement learning according to the independent curricula, and teachers also do not stick to the six Pancasila student profiles, specifically on the self-reliant and creative profile. The teacher did not give the student space to choose his own song from the beginning of the meeting, it made the independent and creative side of the student not well understood. Then the teacher misses an important process on the independent curriculum-based technical learning network, namely sumative assessment, the teacher does not perform remedial or enrichment of the student's learning outcomes. So it can be said that the teacher undergoes learning like using the K13 Curriculum.
Function Of Kuda Lumping Art in The community Of Sungai Merah Village, Pelawan District, Sarolangun Regency, Jambi Province Harefa, Oktaviani syahputri; Esy Maestro
Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Vol. 2 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ag.v2i3.148

Abstract

This research aims to find out the function of lumping horse art in the community of Sungai Merah Village, Pelawan Sub-district, Sarolangun Regency, Jambi Province. The type of research used is qualitative research using qualitative descriptive methods. Data sources are the head of Sungai Merah Village, elders of the lumping horse art group, members of the lumping horse art and the people of Sungai Merah Village. The research location is in Sungai Merah Village, Pelawan District, Sarolangun Regency. The data collection techniques used are literature study techniques, observation techniques, interview techniques and documentation techniques. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation and conclusion drawing. The function theory used is Allan P. Meriam's function theory. The results showed that the elements of kuda lumping art consist of actors, movements, musical instruments, costumes, makeup and properties. The structure of the show consists of opening, core, and closing. the functions in the art of lumping horse in Sungai Merah Village are: function of emotional expression, function of aesthetic pleasure, function of entertainment, function of communication, function of physical reaction, function of contribution to the sustainability and stability of culture, function of community integration.
Pembelajaran Bernyanyi Menggunakan Metode Solfegio Di kelas XII IPA 2 SMA Negeri 4 Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi Adzani Fajri; Esy Maestro
EDUMUSIKA Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran bernyanyi dengan menggunakan metode solfegio di kelas XII IPA 2 SMA Negeri 4 Sungai Penuh. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang berfokus pada upaya untuk mengubah kondisi sekarang ke arah kondisi yang diharapkan. Siklus Kemmis dan Mctaggart, yang merupakan metodologi penelitian tindakan yang digunakan, memiliki empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah dua puluh empat orang siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 4 Sungai Penuh. Data dikumpulkan dari hasil observasi dan analisis ganda, yaitu analisis secara kualitatif deskriptif dan analisis kuantitatif sederhana. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan, Pembelajaran bernyanyi yang dilakukan di kelas XII IPA 2 SMA Negeri 4 Sungai Penuh mengalami peningkatan setelah menggunakan metode solfegio.
Kegiatan Ekstrakurikuler Drum Band Di SMP Negeri 29 Padang jihan, Jihan Chaniago; Esy Maestro
EDUMUSIKA Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v1i1.19

Abstract

This study aims to describe how the process of extracurricular drum band activities at SMP Negeri 29 Padang. This type of research is qualitative research that uses descriptive methods. This research instrument is the researcher himself and is assisted by supporting instruments stationery, cameras and voice recorders. Data collection techniques in this study are observation, interviews, documentation and literature studies. The steps of analyzing data are collecting data, identifying data and drawing conclusions. The result of this study is that in recruiting drum band members, coaches and coaches do not select members first so that students are free to choose the instruments they want to take, this has an impact on the imbalance between melodic and percussion players. The extracurricular drum band activities at SMP Negeri 29 Padang every week are the same, it's just that there are differences in song selection. Activities on Friday the coach focuses more on students to understand the song and practice according to the instrument first so that students can master the new song that will be played simultaneously later and on Saturday the coach combines all members of the drum band to do combined exercises.
Penggunaan Media Audiovisual Dalam Melatih Teknik Pernapasan Siswa Pada Ekstrakurikuler Paduan Suara di SMP Negeri 22 Padang EMPINTANTA GINTING; Esy Maestro
EDUMUSIKA Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v1i1.21

Abstract

This study aims to find out how the use of audiovisual media in training students' breathing techniques in extracurricular choirs at SMP Negeri 22 Padang. This type of research is qualitative with a descriptive analysis approach. The research instrument was the researcher himself and assisted by supporting instruments in the form of laptop stationery, LCD projectors and mobile phones. The data in this study uses primary data and secondary data. The techniques used in data collection are literature study, observation, interviews and documentation. The steps to analyze the data are identifying the data, classifying the data, describing the data, analyzing the data and concluding the data. The results showed that the implementation of the extracurricular choir at Padang 22 Public Middle School had been carried out and was quite good, even though the teacher trainers did not have a background in music and only understood a little about breathing techniques, by utilizing audiovisual media breathing techniques students could be trained well. So that students already know what are the types of breathing in singing, students' breathing becomes long because they are often trained with the flat tire technique, students are also skilled in breathing quickly when singing songs with fast tempo because of lightning breathing exercises and breathing exercises. panting, and practice inhaling 4 times and exhaling 8 times. So that the phrases and intonation when singing are also not disturbed anymore.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Kegiatan Minang Sahari Di SMP Negeri 43 Padang Mellynda, Irsyad Yuki Syahputra; Esy Maestro
EDUMUSIKA Vol. 2 No. 3 (2024): Volume 2 No 3 Tahun 2024 (September)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v2i3.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Implementasi Kurikulum merdeka Pada Kegiatan Minang Sahari Di SMP Negeri 43 Padang.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dalam hal ini akan mendeskripsikan bagaimana Implementasi Kurikulum merdeka Pada Kegiatan Minang Sahari Di SMP Negeri 43 Padang. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama. Pengumpulan data dilakukan melalui tahap studi kepustakaan, observasi, wawancara, dokumentasi dan perekaman audio maupun video. Jenis data menggunakan data primer dan data sekunder. Kegiatan atau muatan lokal keminangkabauan disebut sebagai “MINANG SAHARI”, Kegiatan ini dilaksanakan setiap kelas pada hari selasa pagi.  Untuk materi kegiatan keminangkabauan sudah diprogramkan oleh pemerintah daerah Kota padang.  Hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada kegiatan minang sahari di SMP Negeri 43 Padang terlaksana dengan baik, terlihat bagaimana siswa-siswi dapat dengan bebas memilih kegiatan apa yang ingin mereka lakukan sesuai dengan kemampuan mereka tentu dengan bimbingan dari wali kelas dan guru seni budaya.
Co-Authors Abrilia, Jihan Zahrah Adha, Alya Miftahul Adi Marianto Aditya Mahendra Adzani Fajri Ahsani Arasy Ambiyar, Ambiyar Amdika Tri Sakti Tri Sakti Amelia Amelia Anggi Dea Neta Utami Anggi Musfira Annas Abdul Aziz Annisa Febriani Sonia Annisa Hayatul Husna Aqil Athallah Ramsyah Arif Hutria Aulandari, Olivia Az-Zahra Yusup Fatimah Aziz Azhari Aziz, Ishak Bayu Dimas Saputra Candra, Ashilah Dzakirah Davit Setiawan Saputra Laowo Dilfa, Alrizka Hairi Dilla Chotma Aldra Dina, Racma Diovani Rahardi Thursdila Dwi Putri Purnama Dwi Sandra , Yola Elvin Martius EMPINTANTA GINTING Enggi Maihendra Ikhlas Erfan Erfan Fajry Sub'haan Syah Sinaga Fitra Hayati Fitri Yulia Eka Wulanda Gilang Efendi Ramadhan Gusnedi Gusnedi hadi, Harisnal Hamid , Ridhwan Hani Sakinah Putri Harefa, Oktaviani syahputri Hasanuddin WS Havid Ardi Idawati Syarif Ilhamda Zikri Indrayuda Indrayuda Irdhan Epria Darma Darma Irdhan Epria Darma Putra Irdhan Epria Dharma Putra Irvandy Satria Jaburdi, Anggi Jagar Lumbantoruan jihan, Jihan Chaniago Kartika Afrina Roesli M.Y Latifah Mihar M, Aidil. Maridun Maridun Marzam Marzam Mellynda, Irsyad Yuki Syahputra Monalisa Chania Mudjiran Mudjiran Muhammad Fachrurozi Aliva Muhammad Ikhsan Mardian Muhammad Ikhwandi Muhammad Irzaq Musma, Yola Ananda Mustikasari, Savia Anggi Mutiara Cahya Afifah Nabillah, Futri Nanda Channisa Putri Nando Iqrak Tolanda Nasution, Ghinta Yolanda Nasution, Nadia Putri Neneng Apriani Nurli Putra Patriani Putri Umami Peniyanti Peniyanti Pratiwi, Rhenata Mewa Putra, Bayu Septia Radhiatul Fithrah Rahmat Fadil Rama Albadi S. Ratnisa, Ratnisa Reyhan Imansyah Rieflan Rukia Adzfan Rohid Fikra , Dicky Romi Yusi Mustika Salsabilla , Faulina Septiawan, Rian Shelvy Alvionita Sherin Afiqah Siregar, Ameliarizka Putri Sovia , Wani Sri Febriani Syafika, Grachia Syakila, Anisa Aulia Syeilendra Syeilendra Tri Saputra Trilesia Putri Tullah, Zaky Hidayat Tulus Handra Kadir Viandika Rizki Septiadi Wahyunis, Intan Wulan Warda Wani Purnama Aji Wimbrayardi Wimbrayardi Wira Adiyatma Wirvan Andika Yaza, Linshi Fetu Yensharti Yolanda Aurora Hartini Putri Yos Sudarman Yudhi Agus Surahman Yuliasma Yuliasma Yut Nurrahmi Zahra, Hanifiyah Zamri, Syafira Zazila Zulhendri Zulhendri