Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA Raja Maisyarah; Edi Syahputra; Mulyono Mulyono
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 2 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v12i3.22969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Menemukan media pembelajaran matematika yang valid, praktis dan efektif yang dikembangkan dengan model Problem Based Learning berbantuan Geogebra; 2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan media pembelajaran matematika yang dikembangkan dengan model Problem Based Learning berbantuan Geogebra; 3) Mendeskripsikan peningkatan disposisi matematis siswa dengan menggunakan media pembelajaran matematika yang dikembangkan dengan model Problem Based Learning berbantuan Geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pengembangan media pembelajaran matematika dengan model Problem Based Learning berbantuan geogebra dengan menggunakan model pengembangan 4-D dan tahap mengujicobakan media pembelajaran matematika yang dikembangkan di kelas XI MIA 1 dan XI MIA 3 SMA Negeri 1 Batang Kuis. Dari hasil uji coba I dan uji coba II diperoleh : 1) Validitas media pembelajaran matematika yang dikembangkan valid ditinjau dari penilaian ahli media dan ahli materi. Kepraktisan media pembelajaran telah memenuhi kriteria praktis dalam hal respon guru dan siswa terhadap media pembelajaran matematika positif dan keterlaksanaan perangkat pembelajaran sudah tercapai. Keefektifan media pembelajaran telah memenuhi kriteria efektif ditinjau dari ketuntasan belajar siswa secara klasikal, ketercapaian tujuan pembelajaran dan penggunaan waktu yang ideal; 2) Terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa pada uji coba I yaitu 78,10 meningkat menjadi 86,11 pada uji coba II; dan 3) Terjadi peningkatan disposisi matematis siswa pada uji coba I yaitu 2,84 menjadi 2,96 pada uji coba II.Kata Kunci : Pengembangan Media Pembelajaran Matematika, Problem Based Learning, Geogebra, Kemampuan Berpikir Kreatif, Disposisi Matematis
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial Siswa Pada Materi Dimensi Tiga Kiki Franselaa; Edi Syahputra; Humuntal Banjarnahor
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 14, No 2 (2021): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v14i2.32096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash pada materi Dimensi Tiga yang valid, praktis, dan efektif sehingga dapat meningkatkan kemampuan spasial matematis siswa.  Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4 – D Thiagarajan dengan subjek penelitian 15 orang siswa/i kelas XI RPL 1 dan 15 orang siswa/i XI RPL 2 SMK PAB 2 Helvetia. Objek dalam penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis Macromedia Flash pada materi Dimensi Tiga. Kevalidan media pembelajaran yang dikembangkan ditinjau dari analisis hasil validitas media pembelajaran oleh para validator ahli media dan ahli materi dengan nilai rata-rata total sebesar 3,64 (kategori ‘Sangat Valid’) dan 3,34 (kategori ‘Sangat Valid’). Sementara itu, kepraktisan media pembelajaran dilihat dari skor skor angket guru dan siswa dimana pada uji coba II yaitu sebesar 0,875 (kategori ‘Sangat Praktis) dan 0,889 (kategori ‘Sangat Praktis’). Keefektifan media pembelajaran ditinjau dari tiga aspek yaitu ketuntasan klasikal, respon siswa serta pencapaian waktu pembelajaran. Ketuntasan klasikal kemampuan spasial matematis siswa pada uji coba II sebesar 93,3% (14 siswa). Rata-rata respon siswa 88% (kategori ‘Positif’) pada uji coba II. Pencapaian waktu pembelajaran sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran waktu biasa. Berdasarkan indeks gain ternormalisasi, diperoleh bahwa pada uji coba II terjadi peningkatan nilai dengan kriteria ‘sedang’ dengan skor 0,53 (0,3<g<0,7). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Macromedia Flash yang dikembangkan ini valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan spasial matematis siswa pada materi Dimensi Tiga. 
BLENDED LEARNING ROTATION MODEL STRATEGI KONFLIK KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI MATEMATIS PADA SISWA SMA Syamsah Fitri; Edi Syahputra; Hermawan Syahputra
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v13i1.22948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh resiliensi matematis siswa setelah menerapkan pembelajaran blended learning rotation model  strategi konflik kognitif, serta untuk melihat interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika (KAM) terhadap peningkatan resiliensi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Data diperoleh melalui tes kemampuan awal matematika (KAM), dan angket resiliensi matematis siswa. Data dianalisis dengan uji ANAVA dua jalur. Sebelum digunakan uji ANAVA dua jalur terlebih dahulu dilakukan uji homogenitas dalam penelitian dan normalitas dalam penelitian ini dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil analisis (ANAVA) diperoleh hasil penelitian resiliensi matematis siswa yang diajarkan dengan blended learning rotation model  strategi konflik kognitif, lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan melalui pembelajaran konvensional. Besarnya nilai signifikan yang diperoleh dari ANAVA  0,000 < nilai taraf signifikan 5%. Hal ini menunjukkan ada perbedaan signifikan resiliensi matematis pada kedua pembelajaran, dan diperoleh informasi bahwa nilai signifikansi model pembelajaran dan KAM 0,031 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal matematika  (KAM) dalam mempengaruhi resiliensi matematis siswa..Kata Kunci: blended learning rotation model, strategi konflik kognitif, resiliensi matematis, kemampuan awal matematika (KAM)
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA MAN 1 MEDAN Maulida Hafni; Edi Syahputra; Nerli Khairani
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 14, No 1 (2021): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v14i1.24827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk menemukan pembelajaran interaktif berbasis discovery learning yang valid, praktis dan efektif  dalam meningkatkan kemampuan kemampuan representasi matematis dan siswa di MAN 1 Medan; 2) Untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran interaktif berbasis discovery learning di MAN 1 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pengembangan pembelajaran interaktif melalui model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan model pengembangan 4-D (define, design, develop, dan disseminate) Thiagarajan dan tahap kedua mengujicobakan pembelajaran interaktif melalui model pembelajaran discovery learning yang dikembangkan. Dari hasil uji coba I dan uji coba II diperoleh: 1) Pembelajaran interaktif berbasis Discovery learning yang dikembangkan di MAN 1 Medan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif; 2) Kemampuan representasi matematis siswa MAN 1 Medan dengan pembelajaran interaktif berbasis Discovery learning meningkat, ditinjau dari N-Gain uji coba I sebesar 0,25 pada kategori rendah meningkat menjadi 0,31 pada kategori sedang pada uji coba II.Kata Kunci: pembelajaran interaktif, discovery learning, kemampuan representasi matematis.
ANALISIS KUALITATIF KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN KREATIVITAS BERPIKIR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Ratu N. Perangin-angin; Bornok Sinaga; Edi Syahputra
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 1 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v12i1.22953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) mengetahui kemampuan metakognisi siswa dengan penerapan model kooperatif tipe Jigsaw, 2) mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, 3) mengetahui kesulitan yang dialami siswa dalam pemecahan masalah metakognisi, 4) mengetahui kesulitan yang dialami siswa dalam berpikir kreatif matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Perangkat pembelajaran yang disiapkan adalah rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar aktivitas siswa (LAS) untuk dua pertemuan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) Tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis dari 38 orang siswa dengan kemampuan berpikir kreatif ‘sangat rendah’ sebanyak 6 siswa (15,79%), kategori ‘rendah’ sebanyak 19 siswa (50,00%), kategori ‘sedang’ sebanyak 7 siswa (18,42%), kategori ‘tinggi’ sebanyak 4 siswa (10,53%), dan kategori ‘sangat tinggi’ sebanyak 2 siswa (5,26%). (2) Tingkat kemampuan metakognisi dari 38 orang siswa dengan kemampuan metakognisi kategori ‘sangat rendah’ sebanyak 5 siswa (13,16%), kategori ‘rendah’ sebanyak 27 siswa (71,05%), kategori ‘sedang’ sebanyak 4 siswa (10,53%), kategori ‘tinggi’ sebanyak 2 siswa (5,26%), dan kategori ‘sangat tinggi’ tidak ada. (3) kesulitan bermetakognisi yang dialami siswa ditinjau berdasarkan kesulitan fakta, konsep, prinsip, dan prosedur. (4) Kesulitan berpikir kreatif yang dialami siswa ditinjau berdasarkan pemenuhan indikator flexibility, fluency, originality dan elaboration.Kata Kunci: Berpikir Kreatif Matematis, Metakognisi, Model Kooperatif Jigsaw
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Karakter Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Langsa Aburizal Bakri; Mulyono Mulyono; Edi Syahputra
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 14, No 2 (2021): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v14i2.32030

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui 1) Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 2) Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap karakter siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 3) Interaksi antara model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 4) Interaksi antara model pembelajaran dan KAM terhadap karakter siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan pendekatyan kuantitatif. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik undian, dimanan kelas VII.2A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.5B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir krtitis dan angket karakter siswa. Untuk pengujian hipotesis digunakan Anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 2) Terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap karakter siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 4) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan KAM terhadap karakter siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri, Kemampuan Berpikir Kritis, Karakter Siswa
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING Maryunah Maryunah; Edi Syahputra; M. Amin Fauzi
JURNAL TEMATIK Vol 9, No 3 (2019): JURNAL TEMATIK
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jt.v9i3.16705

Abstract

The purpose of this study is to improve mathematical communication skills with the independence of student learning by using a reciprocal teaching learning model. This research is a quasi-experimental study. The population in this study consisted of all vocational students in Percut Sei Tuan District, by taking a sample of Gema Buwana Private Vocational School. Data analysis was carried out with Anava two paths. The results of this study indicate that (1) Increasing the mathematical communication skills of students taught with reciprocal teaching learning models is higher than students taught with conventional learning, (2) Increasing the learning independence of students taught with reciprocal teaching learning models is higher than students taught with conventional learning, (3) There is no interaction between learning models with students 'initial mathematical abilities to increase students' mathematical communication skills, (4) There is no interaction between learning models with students 'initial mathematical abilities towards increasing students' learning independence.
Differences in Spatial Mathematical Ability of Students Given A Model Learning Realistic Mathematis Education With STAD Type Of Cooperative Learning Ara Yustiana; Edi Syahputra; Anita Yus
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.348

Abstract

The focus of this research is to analyze the students' spatial abilities and mathematical dispositions in 2 cooperative learning models. This study aims to determine (1) Is there any significant difference between students' spatial abilities taught by using Realistic Mathematic Education (RME) learning and students' spatial abilities taught by using STAD type of cooperative learning? (2) is there any interaction between learning and students' initial mathematics abilities against students' spatial abilities ? This research is a quasi-experimental research. The population of this study were students of class X MAN 2, 2019/2020 Deli Serdang. The research sample was taken randomly in order to obtain two sample classes. The experimental class I received the Realistic Mathematic Education (RME) learning model and the experimental class II received the STAD type of cooperative learning. The instrument are consisted of a spatial ability test and a learning disposition questionnaire. Data analysis was performed using two-way analysis of variance (ANOVA). The results showed that (1) there was a significant difference between students' spatial abilities taught by using Realistic Mathematic Education (RME) learning and students' spatial abilities taught by using STAD type of cooperative learning (2) there was an interaction between learning and students' initial mathematical abilities towards their spatial abilities.
Development of Interactive Learning Based Discovery Learning to Improve Mathematic Representation and Self-Efficacy Abilities of MAN 1 Medan Students Maulida Hafni; Edi Syahputra; Nerli Khairani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menemukan pembelajaran interaktif berbasis discovery learning yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis dan self efficacy siswa; 2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran interaktif berbasis discovery learning; 3) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan self-efficacy siswa dengan menggunakan pembelajaran interaktif berbasis discovery learning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pengembangan pembelajaran interaktif melalui model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan dan tahap kedua mengujicobakan pembelajaran interaktif melalui model pembelajaran discovery learning yang dikembangkan di kelas X IIS 1 dan X IIS 2 MAN 1 Medan. Dari hasil uji coba I dan uji coba II diperoleh: 1) pembelajaran interaktif melalui model pembelajaran discovery learning yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif ditinjau dari kriteria masing-masing; 2) pencapaian kemampuan representasi matematis siswa menggunakan perangkat pembelajaran dengan model pembelajaran discovery learning meningkat, ditinjau ketuntasan klasikal posttest uji coba I sebesar 68,75% meningkat menjadi 87,50% pada uji coba II; 3) kemampuan self efficacy siswa menggunakan perangkat pembelajaran dengan pendekatan model pembelajaran discovery learning meningkat, ditinjau dari ketuntasan klasikal posttest uji coba I sebesar 68,75% meningkat menjadi 87,50% pada uji coba II.
Pengembangan Model Pembelajaran Interaktif Berbasis Think Pair Share untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Siti Asfiranna Sari Dalimunthe; Mulyono Mulyono; Edi Syahputra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengembangan model pembelajaran interaktif berbasis think pair share pada materi bangun datar (persegi dan persegi panjang) yang valid, praktis, dan efektif sehingga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa; dan 2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis mengunakan model pembelajaran interaktif berbasis think pair share. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengembangan model pembelajaran interajktif berbasis think paur share yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan; dan 2) peningkatan kemampuan komunikasi matematis mengunakan model pembelajaran interaktif berbasis think pair share meningkat ditinjau dari Ngain uji coba I sebesar 0,30 dengan kritera rendah dan pada uji coba II dengan kriteria sedang.