Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN KIT IPA BAGI GURU IPA SMP DI KECAMATAN KUPANG BARAT Undana, Abdimas; Sukarjita, I Wayan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 14 No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v14i2.3440

Abstract

ABSTRAK Kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan mitra kerja SMPN 1 Kupang Barat. Tujuannya adalah melatih guru IPA SMP di Kecamatan Kupang Barat dalam menggunakan KIT IPA, baik sebagai media belajar maupun untuk kegiatan praktikum sederhana. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni tahap pertama berupa pembekalan teori yang terkait dengan konsep-konsep dasar sains terutama fisika, dan tahap kedua berupa pelatihan dalam merangkai dan menggunakan KIT IPA. Kegiatannya dilaksanakan Laboratorium IPA SMP N 1 Kupang Barat pada Tanggal 5-10 Agustus 2020. Pesertanya adalah guru IPA SMP di Kecamatan Kupang Barat yang berasal empat sekolah yaiu SMP Negeri 1, 2, 3 Kupang Barat, dan MTs. Hidayatullah Batakte Kupang Barat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Pemberian materi pelatihan konsep-konsep dasar IPA_Fisika yang ada kaitannya dengan komponen KIT IPA memberikan pengetahuan dasar yang cukup bagi peserta pelatihan terutama bagi peserta pelatihan yang berlatar belakang non fisika, (2) Pengenalan berbagai komponen KIT IPA beserta fungsinya memberikan wawasan baru bagi peserta pelatihan bahwa satu komponen KIT IPA dapat dirakit dan dipergunakan untuk beberapa kegiatan praktikum, (3) Keterampilan guru mitra dalam merakit KIT IPA dan menggunakannya di kelas sebagai media pembelajaran dalam proses pembelajaran semakin meningkat, terutama guru IPA mitra yang berlatar belakang non fisika. Kata Kunci: Guru, IPA, SMP, Keterampilan, KIT
The Implementation of Primary Teacher’s Forum and Its Impact Based on Teacher’s Perceptions Sukarjita, I Wayan; Astiti, Kadek Ayu
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Implementation of Primary Teacher’s Forum and Its Impact Based on Teacher’s Perception. Objectives: This study aims to find out the implementation profile of primary teacher’s forum in East Sumba, Indonesia which consisted of the existence, organization, management, and its impact based on teacher’s perception. Method: This study is a quantitative descriptive study using a combination research method. Data were collected using questionnaires and interviews. The sampling technique used in this study was cluster sampling, which consisted of 748 primary teachers. Findings: Teacher’s forum in East Sumba has been formed at about 10 years and workplan has been arranged before. The activities always hold in every semester. Directly monitoring is always done by supervisor in every meeting. Conclusions: Teacher’s forum in East Sumba has been work properly and give significantto improve teacher profesionalism.Keywords: Primary teacher’s forum, teacher profesionalism, Indonesia DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v9.i1.201909
Pelatihan Kelompok Guru SMP Malaka Tengah dalam Pemanfaatan Real Laboratory dan Virtual Laboratory Materi Fisika Fakhruddin; Sukarjita, I Wayan; Yusuf, Yusniati H. Muh.; Kameo, Welhelmina; Maubuthy, Markus Simeon K.; Lestari, Tri Ayu
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.10051

Abstract

Pembelajaran fisika seharusnya tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan keterampilan psikomotor dan sikap ilmiah siswa. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan praktikum masih jarang dilakukan di sekolah menengah pertama, terutama karena keterbatasan fasilitas, rendahnya keterampilan guru dalam mengoperasikan alat, serta minimnya motivasi untuk memanfaatkan laboratorium. Menanggapi kondisi tersebut, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di SMP Negeri 1 Malaka Tengah dengan tema “Pelatihan Penggunaan Real Laboratory dan Virtual Laboratory pada Materi Fisika.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan praktikum berbasis Real Laboratory menggunakan KIT IPA-Fisika dan Virtual Laboratory berbasis PhET Simulation. Pelatihan dilaksanakan melalui lima sesi, meliputi penguatan konsep listrik dan optik, pengenalan alat praktikum, penggunaan KIT IPA-Fisika, pemanfaatan PhET Simulation, serta pendampingan praktikum. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual, keterampilan praktis, dan kepercayaan diri guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis eksperimen. Kombinasi laboratorium nyata dan virtual terbukti saling melengkapi, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, aman, dan kontekstual. Program ini diharapkan menjadi langkah awal perubahan paradigma pembelajaran sains menuju arah yang lebih inovatif dan berkelanjutan
Scientific Literacy Instrument In Indonesia: A Systematic Literature Review Using Prisma Lidwina Tae; Lucky Nindi Riandika Marfu’i; Feliksitas Angel Masing; I Wayan Sukarjita
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6359

Abstract

The research topic about scientific literacy assessment has become the concern of many scientists recently, including Indonesian researchers. This study aims to conduct a systematic literature review about scientific literacy instrument research in Indonesia for the last 24 years. This research used Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses (PRISMA) to identify and screen the articles to be reviewed. In the initial stage, as many as 3,926 articles were found in the database of Google Scholar using several related keywords. Using 7 inclusion criteria that have been determined in the screening process, 102 articles were selected to be reviewed by the researchers in this study. It was found that research on scientific literacy instruments in Indonesia has been growing massively in recent years, with the majority of respondents coming from the western part of Indonesia, making students from the central and eastern areas underrepresented. Reflecting on these findings, challenges and opportunities will be discussed in this paper, along with the suggestion for future research.
The Application of Discovery Learning Model with STEM Approach to Improve Critical Thinking Skills and Collaboration Skills of Students at Public Senior High School (SMA Negeri 3 Kupang) I Wayan Sukarjita; Lidwina Felisima Tae
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.10495

Abstract

This study aims to determine the application of Discovery Learning model with STEM approach in improving students' critical thinking skills and collaboration skills. This research is a pseudo-experiment with a research design of Randomized Control Group Pretest-Post-test which involved 2 experimental classes. The Discovery Learning model with STEM approach was applied in experimental class 1 while the Discovery Learning model without STEM approach was implemented in experimental class 2. By using t-test, it was found that there was a significant difference in positive critical thinking skills between students in experimental class 1 and 2, as evidenced by 3.042>1. 99346 respectively. Similarly, the critical thinking skills of students who used the Discovery Learning model with the STEM approach were also higher than students who were taught using the discovery learning model without STEM. Meanwhile, the results of students' collaborative skills when implementing the Discovery Learning model with STEM approach had an average percentage of 81% which could be grouped into very collaborative category. These results were higher than the class of Discovery Learning model without STEM approach, which accounted for 73% in collaborative category.
Model Pembelajaran Kumon untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa K. Berebein, Dian; Sukarjita, I Wayan; Lantik, Vinsensius Lantik
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 1 No. 2 (2021): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v1i2.121

Abstract

Model pembelajaran Kumon adalah model pembelajaran dengan mengaitkan antar konsep, keterampilan, kerja individual dan menjaga suasana nyaman dan menyenangkan. Bahan pelajarannya dirancang sehingga siswa dapat mengerjakan dengan kemampuannya sendiri, bahkan memungkinkan bagi anak untuk mempelajari bahan pelajaran di atas tingkatan kelasnya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan prestasi belajar fisika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Kumon. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pelaksanaan tindakan pada setiap siklus dilakukan dengan melalui prosedur perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Kota Kupang dengan banyak subyek penelitian 26 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian diantaranya instrumen pembelajaran dan lembar observasi. Hasil tes prestasi belajar yang diperoleh siswa per indikator antara lain: Indikator 1 telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan 100,00% dan nilai rerata 100,00%; Indikator 2 (telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan 92,31% dan nilai rerata 79,81%; Indikator telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan 61,54% dan nilai rerata 72,31% pada siklus I dan mencapai ketuntasan 83,1 % dan nilai rerata 96,15% pada siklus II; Indikator 4 telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan 88,46% dan nilai rerata 83,52% dan Indikator 5 telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan 63,58% dan nilai rerata 77,56% pada siklus I dan mencapai ketuntasan 85,26% dan nilai rerata 92,31% pada siklus II.