Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Kelas Ayu Astiti, Kadek; Sukarjita, I Wayan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3098

Abstract

Kegiatan ini dilakukan untuk membantu guru memahami tentang penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas sangat diperlukan guru dalam memperbaiki proses pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih baik, selain itu penelitian tindakan kelas juga sangat diperlukan bagi guru yang akan naik pangkat. Penelitian tindakan kelas ini menjadi syarat bagi guru yang ingin melakukan kenaikan pangkat. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai mata pelajaran. Waktu kegiatan dilakukan selama 2 hari yaitu hari Kamis dan Jumat tanggal 19-20 Oktober 2023 di SMK N 1 Kupang. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan bagi guru-gruu di SMK N 1 Kupang. Tahap-tahap yang dilakukan diantaranya: 1) koordinasi dengan sekolah, 2) memberikan pretest, 3) memberikan materi berkaitan dengan penelitian tindakan kelas, 4) pendampingan dalam menyusun proposal PTK, 5) memberikan postest, 6) evaluasi program. Peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini. Hasil yang diperoleh berdasarkan hasil pretest dan postest yang diberikan menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,32 yang berarti terjadi peningkatan pemahaman konsep peserta terkait penelitian tindakan kelas dengan kategori sedang.
PENINGKATAN KOMPETENSI PARA GURU SDI PERMUNAS 2 KUPANG MELALUI DIKLAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) SERTA PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN SAINS BERBASIS K-13 Tena, Silvester; Dominikus, Wara Sabon; Sukarjita, I Wayan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 12 No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v12i2.1892

Abstract

Pelaksanaan kurikulum 2013 membutuhkan kompetensi dan kerja keras guru yang berkualitas sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Sinergisitas antara guru dan siswa harus terbangun dalam atmosfir akademik yang kondusif dan menyenangkan. Guru merupakan perancang skenario pembelajaran dan sekaligus sebagai sutradara pembelajaran di kelas. Berbagai model, pendekatan, metode, dan media pembelajaran yang diterapkan di kelas sangat tergantung dari pertimbangan dan keputusan guru. Demikian juga para guru dii SDI Permunas 2 Kupang yang menyelenggarakan pendidikan berkualitas, berkarakter dan pelayanan terbaik. Namun disisi lain bahwa pemahaman para guru tentang K-2013 khususnya pengembangan pembelajaran matematika dan sains perlu tingkatkan sehingga tercapai kualitas pembelajaran. Pengetahuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang merupakan salah satu ciri implementasi K-13 juga harus dimiliki para guru menunjang kompetensinya dalam proses pembelajaran. Melalui Program Kemitraan Masyarakat para dosen dapat melakukan transfer pengetahuan (knowledge transfer) kepada masyarakat berdasarkan kemampuan dan skill masing-masing. Peningkatan keterampilan para guru dalam pengembangan media pembelajaran matematika dan sains serta keterampilan TIK demi menunjang proses pembelajaran yang berkualitas dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan yang terus menerus. Penyediaan sarana internet sangat mendukung proses pembelajaran yang berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para guru sangat membutuhkan transfer pengetahuan untuk meningkatkan kompetensinya sehingga berdampak pada proses pembelajaran demi output lulusan yang lebih berkualitas. Para guru membutuhkan sentuhan Perguruan Tinggi dalam memperbarui basis pengetahuannya baik materi matematika dan sains maupun teknologi informasi. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Matematika, Sains, TIK, Guru-Guru ABSTRACT The implementation of the 2013 curriculum requires the competence and hard work of qualified teachers according to the learning objectives achieved. The synergy between teacher and student must be built in a conducive and pleasant academic atmosphere. The teacher is designing learning scenarios and directing learning in the classroom. Various models, learning, methods, and learning media that are applied in the classroom are very dependent on the teacher's judgment and decision. Likewise, the teachers at SDI Permunas 2 Kupang held quality education, character and the best service. On the other hand, the teachers have to understanding about K-2013 especially mathematics and science learning needs to be improved so as to achieve good quality learning. Information and Communication Technology (ICT) which is one of the characteristics of K-13 implementation must also be possessed by teachers who support competence in the learning process. Teachers can do the transfer of knowledge to the community based on their abilities and skills through the Community Partnership Program. The improvement of teacher skills in the development of mathematics and Sciences learning media and ICT skills in order to support a quality learning process is carried out through continuous education and training. The provision of internet facilities greatly supports the learning process related to information and communication technology. The results of the training show that teachers really need a transfer of knowledge to improve their competency in improving the learning process for higher quality output. The teachers need a touch of tertiary education in their basic knowledge of both mathematics and science material as well as information technology.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN KIT IPA BAGI GURU IPA SMP DI KECAMATAN KUPANG BARAT Undana, Abdimas; Sukarjita, I Wayan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 14 No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v14i2.3440

Abstract

ABSTRAK Kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan mitra kerja SMPN 1 Kupang Barat. Tujuannya adalah melatih guru IPA SMP di Kecamatan Kupang Barat dalam menggunakan KIT IPA, baik sebagai media belajar maupun untuk kegiatan praktikum sederhana. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni tahap pertama berupa pembekalan teori yang terkait dengan konsep-konsep dasar sains terutama fisika, dan tahap kedua berupa pelatihan dalam merangkai dan menggunakan KIT IPA. Kegiatannya dilaksanakan Laboratorium IPA SMP N 1 Kupang Barat pada Tanggal 5-10 Agustus 2020. Pesertanya adalah guru IPA SMP di Kecamatan Kupang Barat yang berasal empat sekolah yaiu SMP Negeri 1, 2, 3 Kupang Barat, dan MTs. Hidayatullah Batakte Kupang Barat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Pemberian materi pelatihan konsep-konsep dasar IPA_Fisika yang ada kaitannya dengan komponen KIT IPA memberikan pengetahuan dasar yang cukup bagi peserta pelatihan terutama bagi peserta pelatihan yang berlatar belakang non fisika, (2) Pengenalan berbagai komponen KIT IPA beserta fungsinya memberikan wawasan baru bagi peserta pelatihan bahwa satu komponen KIT IPA dapat dirakit dan dipergunakan untuk beberapa kegiatan praktikum, (3) Keterampilan guru mitra dalam merakit KIT IPA dan menggunakannya di kelas sebagai media pembelajaran dalam proses pembelajaran semakin meningkat, terutama guru IPA mitra yang berlatar belakang non fisika. Kata Kunci: Guru, IPA, SMP, Keterampilan, KIT
The Implementation of Primary Teacher’s Forum and Its Impact Based on Teacher’s Perceptions Sukarjita, I Wayan; Astiti, Kadek Ayu
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Implementation of Primary Teacher’s Forum and Its Impact Based on Teacher’s Perception. Objectives: This study aims to find out the implementation profile of primary teacher’s forum in East Sumba, Indonesia which consisted of the existence, organization, management, and its impact based on teacher’s perception. Method: This study is a quantitative descriptive study using a combination research method. Data were collected using questionnaires and interviews. The sampling technique used in this study was cluster sampling, which consisted of 748 primary teachers. Findings: Teacher’s forum in East Sumba has been formed at about 10 years and workplan has been arranged before. The activities always hold in every semester. Directly monitoring is always done by supervisor in every meeting. Conclusions: Teacher’s forum in East Sumba has been work properly and give significantto improve teacher profesionalism.Keywords: Primary teacher’s forum, teacher profesionalism, Indonesia DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v9.i1.201909
The Application of Discovery Learning Model with STEM Approach to Improve Critical Thinking Skills and Collaboration Skills of Students at Public Senior High School (SMA Negeri 3 Kupang) Sukarjita, I Wayan; Tae, Lidwina Felisima
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.10495

Abstract

This study aims to determine the application of Discovery Learning model with STEM approach in improving students' critical thinking skills and collaboration skills. This research is a pseudo-experiment with a research design of Randomized Control Group Pretest-Post-test which involved 2 experimental classes. The Discovery Learning model with STEM approach was applied in experimental class 1 while the Discovery Learning model without STEM approach was implemented in experimental class 2. By using t-test, it was found that there was a significant difference in positive critical thinking skills between students in experimental class 1 and 2, as evidenced by 3.042>1. 99346 respectively. Similarly, the critical thinking skills of students who used the Discovery Learning model with the STEM approach were also higher than students who were taught using the discovery learning model without STEM. Meanwhile, the results of students' collaborative skills when implementing the Discovery Learning model with STEM approach had an average percentage of 81% which could be grouped into very collaborative category. These results were higher than the class of Discovery Learning model without STEM approach, which accounted for 73% in collaborative category.
Pelatihan Kelompok Guru SMP Malaka Tengah dalam Pemanfaatan Real Laboratory dan Virtual Laboratory Materi Fisika Fakhruddin; Sukarjita, I Wayan; Yusuf, Yusniati H. Muh.; Kameo, Welhelmina; Maubuthy, Markus Simeon K.; Lestari, Tri Ayu
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.10051

Abstract

Pembelajaran fisika seharusnya tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan keterampilan psikomotor dan sikap ilmiah siswa. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan praktikum masih jarang dilakukan di sekolah menengah pertama, terutama karena keterbatasan fasilitas, rendahnya keterampilan guru dalam mengoperasikan alat, serta minimnya motivasi untuk memanfaatkan laboratorium. Menanggapi kondisi tersebut, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di SMP Negeri 1 Malaka Tengah dengan tema “Pelatihan Penggunaan Real Laboratory dan Virtual Laboratory pada Materi Fisika.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan praktikum berbasis Real Laboratory menggunakan KIT IPA-Fisika dan Virtual Laboratory berbasis PhET Simulation. Pelatihan dilaksanakan melalui lima sesi, meliputi penguatan konsep listrik dan optik, pengenalan alat praktikum, penggunaan KIT IPA-Fisika, pemanfaatan PhET Simulation, serta pendampingan praktikum. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual, keterampilan praktis, dan kepercayaan diri guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis eksperimen. Kombinasi laboratorium nyata dan virtual terbukti saling melengkapi, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, aman, dan kontekstual. Program ini diharapkan menjadi langkah awal perubahan paradigma pembelajaran sains menuju arah yang lebih inovatif dan berkelanjutan