Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Prediksi Jumlah Wisatawan Menggunakan Metode Random Forest, Single Exponential Smoothing dan Double Exponential Smoothing di Provinsi NTB Ristu Haiban Hirzi; Umam Hidayaturrohman; Kertanah Kertanah; M. Hadiyan Amaly; Rody Satriawan
Jambura Journal of Probability and Statistics Vol 4, No 1 (2023): Jambura Journal Of Probability and Statistics
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjps.v4i1.17088

Abstract

The aim of study is to forecast global tourist visits and compare the forecasting methods to determine the best method using random forest, single exponential smoothing and double exponential smoothing, respectively. These methods are applied in global tourist visit data in West Nusa Tenggara Province. Random forest, single exponential smoothing and double exponential smoothing are familiar methods and are frequently utilized in forecasting. In addition, the three methods have great accuracy for time series data, such as data of global tourist visits. The data used in this study is data of global tourist visits from 2014 to 2021 in West Nusa Tenggara province. Applying the random forest, single exponential smoothing and double exponential smoothing methods in forecasting, the result shows that double exponential smoothing method is the best, based on the smallest value of Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 325.759. The forecasting result found out that tourist visits will increase from previous time, starting from August, 2021 to July, 2021 with an estimated 847 to 1045 lives
ANALISIS PENYEBARAN JUMLAH KASUS PMK PADA HEWAN TERNAK SAPI DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH MENGGUNAKAN INDEKS MORAN TAHUN 2022 Ayu Septiani; Ristu Haiban Hirzi; Nawwarun Uyun Fikriah
VARIANCE: Journal of Statistics and Its Applications Vol 5 No 2 (2023): VARIANCE: Journal of Statistics and Its Applications
Publisher : Statistics Study Programme, Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/variancevol5iss2page159-168

Abstract

Salah satu sektor penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia adalah sektor peternakan. Keberhasilan peternakan baik besar maupun kecil, dipengaruhi oleh kesehatan ternaknya. Sejak tahun 1990 Indonesia dinobatkan sebagai negara bebas PMK oleh OIE sejak tahun 1990. Namun, pada awal bulan april 2022 PMK mulai mewabah kembali secara luas dan menjangkit hewan ternak khususnya ternak sapi. Dampak dari wabah ini, banyak peternak yang mengalami kerugian yang signifikan. Wabah PMK ini menjadikan Provinsi NTB berada di rangking ke 6 dengan total kasus aktif PMK. Sebaran kasus PMK di NTB, Lombok Tengah merupakan kasus terbanyak dengan jumlah 28.612 ekor dari populasi sapi sebanyak 323.232 ekor. Metode yang peneliti gunakan ini adalah analisis jumlah penyebaran PMK dengan pendekatan peta sebaran. Adapun tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk membantu pemerintah terkait mengetahui penyebaran PMK. Berdasarkan analisis data dapat diketahui pola penyebaran penyakit mulut dan kuku di Kabupaten Lombok Tengah jika dilihat dari moran scatterplot menunjukkan bahwa pola sebaran PMK berada pada kuadran I dan III.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGKA PUTUS SEKOLAH DI NUSA TENGARA BARAT MENGUNAKAN GENERALIZED POISSON REGRESION Ristu Haiban Hirzi; Ayu Septiani; Siti Hariati Hastuti; Jatiatul Muhsinah; Rodi Satriawan; Abdullah Abdullah
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i2.22701

Abstract

Pendidikan adalah suatu modal dasar kemajuan suatu bangsa. Indonesia mengalami krisis pendidikan dengan hasil yang konsisten berada di peringkat bawah dalam beberapa riset internasional. Salah satu permasalahan dalam bidang pendidikan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah keberadaan anak putus sekolah. Salah satu provinsi yang ada di Indonesia yang memiliki permasalahan tingginya angaka putus sekolah adalah Provinsi Nusa Tengara Barat. Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam NTB Satu Data (2022), angka putus sekolah jenjang SD, SMP, SMA/SMK pada tahun ajaran 2021/2022 memang masih cukup besar. Untuk jenjang SD, jumlah siswa yang putus sekolah sebanyak 344 orang atau 0,07 persen. Sedangkan untuk jenjang pendidikan SMP, jumlah siswa yang putus sekolah di NTB sebanyak 43 orang. Sementara, angka putus sekolah untuk jenjang SMA sebanyak 47 orang. Jenjang pendidikan berikutnya yang banyak siswa putus sekolah adalah SMK, sebanyak 249 orang atau 0,34 persen. Angka putus sekolah disebabkan karena faktor ekonomi seperti persentase penduduk miskin, jumlah pengangguran, pendapatan/PDRB perkapita, indeks pembangunan manusia serta faktor lain yang diduga mempengaruhi angka putus sekolah. Hal tersebut dapat diatasi menggunakan metode Generalized Poisson Regression (GPR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi angka putus sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpegaruh signifikan terhadap jumlah anak putus sekolah tingkat SMK di Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2023 adalah kepadatan penduduk, IPM, APM dan angka buta huruf.Kata Kunci: Angka Putus Sekolah, Regresi, Generalized Poisson Regression (GPR)
Meningkatkan Keaktifan Belajar Matematika Melalui Teams Games Tournament Berbantuan LKPD Berbasis Budaya Sasak Pratama, Ridho Yudha; Supiyati, Sri; Hirzi, Ristu Haiban; Nazri, Muhammad
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 4 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v4i2.445

Abstract

This study was motivated by the low activeness of students in class VII A SMP Negeri 1 Selong during the mathematics learning process. The purpose of this study was to increase the activeness of mathematics learning using cooperative learning type teams games tournament assisted by Sasak culture-based LKPD on the material of congruence and congruence. This study adapts the Kemmis and McTaggart model of classroom action research which is carried out in 2 cycles, each cycle with 2 meetings. Data collection techniques used in this study are observation, questionnaire, and documentation. Meanwhile, to analyze the data obtained using descriptive statistics. The results of this study indicate that during the pre-cycle the average score of student learning activeness was only 99 or 62%. After implementing cycle I and Cycle II, the average score of students' learning activeness has increased, namely 118 or 73% and 138 or 86%. So that at the end of the cycle it can be said that this class action research was successful with an increase in students' mathematics learning activeness by 24%.
PENERAPAN PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII-F SMP MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA SATRIAWAN, RODY; WIBOWO, JANU ARLIN; ABDULLAH; HIRZI, RISTU HAIBAN; WARDI, ZAOTUL
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i3.248

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran model discovery learning guna meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII-F SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model discovery learning tcrbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII.F SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Hal terscbut nampak dari peningkatan yang teridentifikasi pada akhir siklus I. Kondisi awal, siswa yang bermotivasi sangat tinggi hanya dan masih ada bermotivasi cukup. Sedangkan akhir Siklus I terdapat peningkatan yang menunjukan 25,81 % siswa bcrmotivasi sangat tinggi, hanya 6,45% bermotivasi cukup, dan sisanya bermotivasi tinggi. Namun target untuk meningkatkan motivasi Siswa belum tercapai yaİtu 40% siswa bermotivasi sangat tinggi dan 60% tinggi. Hal terscbut disinyalir karena pembelajaran ada siklus I masih kurang memancing siswa unluk aktif. Pada siklus II dilakukan perbaikan proses pembelajaran dengan mcngadakan suatu langkah pembelajaran yang mengharuskan siswa praktikum. Dengan praktikum siswa menjadi lebih aktif, imbasnya adalah kebermaknaan dan pemahaman konsep siswa meningkat. Akhir siklus II menunjukkan hasil yang lebih positif, pcningkatan motivasi siswa melebihi target yang telah dipatok, yaitu 48,39% siswa masuk kategori motivasi tinggi dan siswa bermotivasi tinggi.
Implementasi Pendekatan Realistic Mathematics Education Melalui Kegiatan Lesson Study Hirzi, Ristu Haiban; Chandrawati, Chandrawati; Septiani, Ayu; Astutu, Siti Hariati; Bidayah, Nikmatul; Abdullah, Abdullah
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i1.26290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika siswa dengan pendekatan RME melalui kegiatan lesson study pada materi bangun ruang. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas VII MA MUALLIMAT NW Pancor tahun prmbelajaran 2023/2024. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 4 siklus, setiap siklus tediri dari 3 tahap yaitu Plan, Do dan See. Data kemampuan memecahkan masalah matematika diperoleh dari hasil tes evaluasi pembelajaran, sedangkan aktivitas siswa dan guru diperoleh dari lembar observasi dan data respon siswa diperoleh dari angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 kemampuan memecahkan masalah matematika siswa sebesar 24,14% dengan kriteria aktivitas belajar siswa adalah aktif dan aktivitas guru pada kriteria cukup baik serta kriteria kegiatan diskusi kelompok adalah baik. Pada siklus II kemampuan memecahkan masalah matematika siswa sebesar 61,54% dengan kriteria aktivitas belajar siswa adalah aktif dan aktivitas guru pada kriteria sangat baik serta kriteria kegiatan diskusi kelompok adalah baik. Pada siklus III kemampuan memecahkan masalah matematika siswa sebesar 92,59% dengan kriteria aktivitas belajar siswa adalah sangat aktif dan aktivitas guru pada kriteria sangat baik serta kriteria kegiatan diskusi kelompok adalah baik.
PENERAPAN METODE MOVING AVARAGE PADA PERAMALAN PERKARA ISBAT NIKAH Atria; Wiwit Purwa Nurmayanti; Muhammad Gazali; Ristu Haiban Hirzi
Journal of Applied Statistics and Data Mining Vol. 1 No. 2 (2020): Journal Applied Statistics and Data Mining
Publisher : Institut Teknologi Statistika dan Bisnis Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63229/jasdm.v1i2.7

Abstract

Marriage isbat is a determination, confirmation, and approval isbat marriage is a ratification of a marriage that has been heldaccording to the Islamic religion, but not recorded by KUA or allowed PPN. There are many East Lombok people who do nothave a marriage certificate, including those aged 43-70 years because of conditions that were not possible at the time, andunderage couples. This study uses secondary data in the form of marriage isbat data in the Selong Religious Court in 2019. Themethod used to analyze is the moving average method. The purpose of this study is to find out the most appropriate method amongforecasting or moving average with different orders, namely orders 3 and 5, and want to find out how much isbat maritalforecasting with the best method. The moving average results show that a good forecasting is find in the moving average of order5 with the number of isbat cases that entered Selong Religious Court is 286 cases.
Modeling of Gross Domestic Product Growth in Indonesia by Using Multi-Input Intervention Model Chandrawati, Chandrawati; Kertanah, Kertanah; Ramli, Tri Juliantin; Chintyana, Alissa; Hirzi, Ristu Haiban
Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi Volume 12 Issue 2 December 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/euler.v12i2.27949

Abstract

The Gross Domestic Product (GDP) Growth of Indonesia has fluctuated over time due to established policies, economic crises, changes in political direction, and natural disasters. In 1998, due to the fall of the New Order regime, the Indonesian economy contracted by -13.13 percent, leading to hyperinflation. In 2020 the COVID-19 pandemic occurred which caused Indonesia's GDP Growth to contract again. Accurate forecasting of GDP Growth is crucial for government to formulate effective future policy strategies to maintain the stability of Indonesia's economy. There are several outliers in Indonesia's GDP Growth data, so the proper analysis is a multi-input intervention. The best model analysis is ARIMA (1,0,0) with non-zero mean using the first order intervention b=0, r=0, s=0 and the second order intervention b=0, r=0, and s=0 which resulted in a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 23.47 percent. The outlier effect on Indonesia's GDP Growth data is both direct and temporary.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended Untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Hirzi, Ristu Haiban; Abdullah
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v11i1.30239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Open Ended untuk meningkatkan kreatifitas peserta didik dalam memecahkan masalah matematika yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari:(1) lembar validasi RPP, (2) lembar validasi LKPD, (3) lembar validasi THB, (4) lembar kepraktisan LKPD, (5) lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, dan (7) tes hasil belajar (THB). Melalui proses pengembangan telah dihasilkan: (1) Perangkat pembelajaran berbasis Open Ended untuk meningkatkan kreatifitas peserta didik dan (2) instrumen penelitian. Uji coba produk dilakukan pada siswa Kelas XI SMAN 2 Selong. Berdasarkan analisis uji coba menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis Open Ended untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam memecahkan masalah matematika pada pokok pembahasan turunan fungsi Trigonometri memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kriteria kevalidan terlihat dari hasil analisis RPP yang memenuhi kriteria sangat valid dan dari hasil analisis LKPD yang memenuhi kriteria valid. Kriteria kepraktisan terlihat dari hasil analisis penilaian guru dan hasil analisis respon peserta didik yang memenuhi kriteria praktis. Kriteria keefektifan terlihat dari analisis tes hasil belajar peserta didik dengan menentukan skor gain ternormalisasi yang memenuhi kriteria tinggi dengan perolehan skor 0,71.
APPLYING K-MEANS ALGORITHM FOR CLUSTERING ANALYSIS EARTHQUAKES DATA IN WEST NUSA TENGGARA PROVINCE Kertanah, Kertanah; Rahadi, Irwan; Aryani Novianti, Baiq; Syahidi, Khaerus; Sapiruddin, Sapiruddin; Mandala Putra, Hadian; Gazali, Muhammad; Haiban Hirzi, Ristu; Sabar, Sabar
Indonesian Physical Review Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v5i3.148

Abstract

This study aims to cluster and visualize the earthquake data on a geographical map to determine earthquakes' characteristics using the k-means algorithm. Cluster analysis using the k-means algorithm was carried out on the earthquake data. K-means algorithm is familiar and is one of the well-known techniques to have been applied in cluster analysis. One of Its advantages in cluster analysis is scaling large datasets, for example, earthquake data. The data used in this study is earthquake data in the West Nusa Tenggara from 1991 to 2021. Applying the proposed k-means algorithm, the optimal number of clusters (k) used in this clustering is 2, based on the highest silhouette score of 0.749. The cluster analysis on the geographical map showed that the epicenters of the earthquakes were pretty spread out before 2018, and the number of earthquakes in the eastern region of West Nusa Tenggara is more than in the western area. However, in 2018, the clusters were all bunched in the northern Lombok region. There were a few earthquakes in the west region in 2018, but they happened before August 5. Even after 2019, most earthquakes continue to occur, with the epicenters clustered close to the northern Lombok region Â