Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Determinan Kehamilan Risiko Tinggi Wanita Usia Subur di Indonesia Rimawati Aulia Insani Sadarang; BS. Titi Haerana; Emmi Bujawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i05.2124

Abstract

Di Indonesia, kehamilan risiko tinggi menyentuh angka 34%, lebih tinggi dari beberapa negara, seperti India dan Nepal. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor determinan kehamilan risiko tinggi pada wanita usia subur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dengan desain studi cross sectional. Analisis data dilakukan pada wanita usia subur dengan riwayat hamil terakhir (periode 2012–2017) dari rumah tangga terpilih dan memiliki kelengkapan data variabel penelitian. Analisis multivariat melalui uji polytomous logistic regression dan menggunakan ukuran asosiasi Odds Ratio dengan nilai interval kepercayaan 95%. Secara berturut-turut, proporsi kehamilan risiko tinggi kategori terlalu muda (28,50%), terlalu tua (21,21%), terlalu banyak (7,83%), dan terlalu dekat (1,08%). Pendidikan ibu tidak tamat SMP menjadi faktor determinan telalu muda (aOR=2,35;1,01-1,28), terlalu tua (aOR=1,88;1,60-1,96), dan terlalu banyak (aOR=2,27;1,90-2,71). Perpanjangan akses terhadap pendidikan pada remaja perlu mendapat perhatian untuk menekan angka putus sekolah yang akan mengarah pada perluasan akses pekerjaan yang berimplikasi pada perbaikan sosial ekonomi dan penundaan usia kawin.
EDUKASI SINDROM METABOLIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN GURU SEKOLAH DI DESA KANREAPIA KABUPATEN GOWA Haerana, Bs. Titi; Wijaya, Dian Rezki; Nildawati, Nildawati; Bujawati, Emmi; Sadarang, Rimawati Aulia Insani; Nurhidayat, Nurhidayat; Ansyar, Dian Ihwana
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1698

Abstract

Peningkatan kesadaran, edukasi tentang gaya hidup sehat, dan dukungan kesehatan berupa deteksi dini merupakan langkah untuk mencegah, mengendalikan dan mengontrol sindrom metabolik. Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi sindrom metabolik sebagai upaya meningkatkan pengetahuan Guru Sekolah di Desa Kanreapia Kabupaten Gowa. Metode pengabdian dengan pendekatan service learning. Pengabdian diberikan kepada Guru Sekolah di Desa Kanreapia sebanyak 30 peserta. Tahapan terdiri dari penilaian pre-test, pemberian edukasi menggunakan media power point dan poster sindrom metabolic, dan diakhiri dengan penilaian post-test. Evaluasi dilakukan dengan menguji perbedaan skor pengetahuan ­pre-test dan post-test dengan paired t test. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata skor pengetahuan pre-test (mean = 12.5) dengan skor pengetahuan post-test (mean=14.1) secara signifikan (p-value 0.005). Kesimpulan adalah kegiatan edukasi sindrom metabolik ini memiliki pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan guru sekolah tentang sindrom metabolik. Saran perlu peningkatan akses pengetahuan sindrom metabolik dengan edukasi dari pihak puskesmas.
Dampak Tsunami Terhadap Kesehatan Mental Anak Bs. Titi Haerana; Alifka Rahmayanti Jamaluddin; Rimawati Aulia Insani Sadarang; Irwandi Rachman; Reski Ihsan Humang
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk406

Abstract

Indonesia's geographical, geological, hydrological and demographic conditions make this country prone to natural disasters. One of them is the tsunami disaster which can have an impact on the mental health of children psychologically, this impact is rarely a concern. The impact will cause long-term effects if you don't get the appropriate help. This study aims to assess the impact of the tsunami on children's mental health. The research method used was narrative review which was conducted by searching for published articles related to the impact of the tsunami on mental health. A literature search was conducted from 14 to 30 April 2021 through the Google Scholar database with the search keywords "tsunami impact", "mental health, and "children", with the search year being limited to 2006 to 2021. The actual impact found on child survivors may vary including changes in attitude such as children becoming more sensitive, crying easily, easily angry, when they hear something rumbling they immediately panic and cry, often worry about going home, those who were initially cheerful and intelligent after the earthquake were more silent and withdrawn. These conditions can be handled properly and detected early on by identifying problems with victims of natural disasters so that they don't get worse and have long-term impacts.Keywords: mental health; tsunami disaster; child ABSTRAK Kondisi geografis, geologis, hidrologis maupun demografis Indonesia menjadikan negara ini rawan bencana alam. Salah satunya adalah bencana tsunami yang dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan mental anak psikologis, dampak ini masih jarang menjadi perhatian. Dampak akan menyebabkan efek jangka panjang jika tidak mendapatkan pertolongan yang sesuai. Kajian ini bertujuan untuk menilai dampak tsunami terhadap kesehatan mental anak. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative review yang dilakukan dengan mencari artikel terkait dengan dampak tsunami terhadap kesehatan mental yang sudah dipublikasikan. Penelusuran literatur dilakukan pada tanggal 14 sampai 30 April 2021 melalui database Google Scholar dengan kata kunci pencarian “dampak tsunami”, “kesehatan mental, dan “anak”, dengan tahun pencarian dibatasi tahun 2006 sampai 2021. Dampak yang ditemukan pada penyintas anak sebenarnya dapat bervariasi di antaranya yaitu terjadinya perubahan sikap seperti anak menjadi lebih sensitif, mudah menangis, mudah marah, apabila mendengar sesuatu yang bergemuruh langsung panik dan menangis, sering khawatir masuk rumah, yang awalnya ceria dan cerdas setelah gempa lebih banyak diam dan menarik diri. Kondisi tersebut dapat ditangani dengan baik dan dideteksi sejak awal dengan cara melakukan identifikasi masalah pada korban bencana alam agar tidak semakin memburuk dan berdampak jangka panjang.Kata kunci: kesehatan mental; bencana tsunami; anak
SISTA-KESMAS: SISTEM INFORMASI TUGAS AKHIR MAHASISWA PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT UIN ALAUDDIN MAKASSAR DENGAN MODEL ADDIE Nur Hidayat, Andi Muhammad; Haerana, Bs. Titi
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 10 No 1 (2025): APRIL
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/instek.v10i1.56383

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar untuk mengoptimalkan pengelolaan tugas akhir mahasiswa yang masih dilakukan secara manual. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan SISTA-KESMAS, sebuah Sistem Informasi Tugas Akhir berbasis web yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan pengajuan, monitoring, dan evaluasi tugas akhir mahasiswa. Sistem ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan pendekatan Research and Development (R&D). Berdasarkan hasil pengujian sistem, semua fungsi utama seperti pengajuan judul, bimbingan online, penjadwalan seminar, dan persetujuan tugas akhir berjalan sesuai dengan harapan. Pengujian keamanan juga menunjukkan bahwa sistem mampu mengatasi kerentanannya hingga 99%. Survei kepuasan pengguna mengungkapkan bahwa 94% responden merasa puas dengan keamanan data, 92% dengan proses pengajuan judul, dan 90% dengan kemudahan navigasi sistem. Dengan demikian, SISTA-KESMAS terbukti memberikan solusi yang efektif dalam pengelolaan tugas akhir, mempermudah koordinasi antar mahasiswa, dosen, dan pihak program studi, serta meningkatkan transparansi dalam seluruh tahapan proses. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut untuk mengintegrasikan sistem ini dengan sistem akademik lainnya dan memberikan pelatihan lebih lanjut kepada pengguna agar dapat memaksimalkan manfaatnya.
Proportion and Causes of Adolescent Fertility in South Sulawesi Province: A Population-Based Research sadarang, rimawati aulia insani; Haerana, Bs Titi; bujawati, emmi
Riset Informasi Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v13i1.827

Abstract

Background: Adolescent fertility has a negative impact on their generation and the generations they are born with. This incident was motivated by multi factors, but in South Sulawesi Province it has not been studied extensively. This research aims to study the factors that influence adolescent fertility in South Sulawesi Province. Method: Population-based research that used secondary data from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) with a cross sectional study approach. The 2017 IDHS sample is the result of a multi-stage stratified design. In this study, we filtered adolescents aged 15-19 years who lived in South Sulawesi Province resulting in 336 people. Used multivariate logistic regression with the aim of controlling for potential cofounder variables Results: 8.4% proportion of adolescent fertility. Aged 18-19 years the largest determinant of adolescent fertility (aOR=8.6; 95%CI 2.82 - 26.49), respondents never used the internet with aOR: 3.8 (95% CI 0.00 – 0.01), low education level with aOR: 6.8 (95% CI 0.79 – 59.39), being no longer in school at the time of the survey with aOR: 3.5 (95%CI 0.42 – 30.07) of experiencing teenage fertility. Fertility variables based on education level and schooling status did not show statistically significant differences, but were retained in multivariate analysis for substantial consideration. Conclusion: Aged 18-19 years, low education level, not currently in school at the time of the survey, and respondents never used the internet were determinants of adolescent fertility in South Sulawesi Province.
Limbah Pelepah Batang Pisang dan Rak Telur Sebagai Inovasi K3 dalam Meredam Kebisingan Alimus, Nur Aqidatul Izzah; Mallapiang, Fatmawaty; Haerana, Bs. Titi; Jusriani, Rini
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 9 No 2 (2023): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/higiene.v9i2.40849

Abstract

Noise is unwanted sound and is a source of environmental pollution, especially the work environment. Some of the impacts of noise on health include communication disorders, decreased concentration, and temporary or permanent deafness. One of the alternatives in reducing noise is the use of waste banana stems and egg racks. The purpose of this study was to determine the effectivity of banana stems and egg racks as noise silencer. This type of research is a pure experimental research using a pretest and posttest design with a control group. Noise simulation of 93 dB was given to the control group and the treatment (intervention) group. Furthermore, the intervention group was given banana stem and egg rack noise dampening materials with a composition of 50%: 50%, thickness of 3 cm and 5 cm, and was not given any treatment to the control group. Results showed that the noise dampening material from banana stem fronds and egg racks with a composition of 50% : 50% with a thickness of 3 cm and 5 cm was able to reduce noise. The thicker the material, the greater the intensity of the muted noise. Conclusion: Banana stem waste and egg racks effective as noise silencer. Keywords: waste, banana stem fronds, egg racks, noise, OHS
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA KERACUNAN PADA PETANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN ANGGERAJA KABUPATEN ENREKANG Aspi, Aspriani; Haerana, Titi; Widiastuty, Lilis
Molucca Medica Vol 16 No 2 (2023): VOLUME 16, NOMOR 2, OKTOBER 2023
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/10.30598/molmed.2023.v16.i2.184

Abstract

Penggunaan pestisida yang berlebihan akan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, lingkungan, sosial dan ekonomi, kurangnya pemahaman akan risiko yang dihadapi berdampak pada kesehatan dan keselamatan dirinya seperti kecelakaan, kecacatan, hingga berdampak pada kematian. Hal ini mengakibatkan petani mengabaikan pentingnya penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan gejala keracunan pada petani bawang merah di Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 165 responden dari petani bawang merah, dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 92 responden yang mengalami gejala keracunan pestisida pada petani bawang merah di Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang dan adapun variabel yang berhubungan yaitu lama kerja (p-value 0.001), dan masa kerja (p-value 0.034), Adapun yang tidak berhubungan yaitu pengaplikasian pestisida (p-value 0,771), personal hygiene (p-value 0,058) dan penggunaan APD (p-value 0.502). Diharapkan kepada petani bawang merah di Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang agar lebih meningkatkan pengetahuan, menjaga dan meningkatkan derajat kesehatannya karena petani bawang merah tidak terlepas dari penggunaan pestisida sehingga ancaman keracunan semakin besar, maka sebaiknya mulai dari dini gunakan pestisida secara benar dan aman sehingga terhindar dari keracunan akibat pestisida.
The Impact of Volcanic Eruptions on Mental Health: A Narrative Review Afifah Cahya Imani Arifin; BS. Titi Haerana; Ratna Sari Dewi; Reski Ihsan Humang
Miracle Journal of Public Health Vol 5 No 1 (2022): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v5i1.275

Abstract

Natural disasters such as volcanic eruptions are difficult to avoid and difficult to predict when they will occur. These events not only cause material, physical, economic and environmental losses, they can even affect a person's mental health. This study aims to determine the impact of a volcanic eruption disaster on mental health. The research method used is narrative review. The search for journals and articles is done through the Google Scholar database. Journals were selected based on the desired criteria, namely the impact of a volcanic eruption on mental health. The results of a narrative review of 7 related literature show that the majority of survivors of the volcanic eruption who experienced post-disaster trauma are women in the adult and elderly age categories. Disaster areas with high exposure or near volcanic areas have a higher risk of trauma, anxiety and mental stress than areas with low exposure. Symptoms of Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) can last for years or even decades. The mental stress and psychological morbidity experienced by survivors will decrease over time. Provide cognitive intervention which is one effective way to deal with anxiety.
Comparison of the Effectiveness of Flipbook and Leaflet Media on Gastritis Prevention Behaviors among Junior High School Adolescents in Bulukumba Regency Darwis, Dian Yuliawati; Haerana, Bs Titi; Tri Addya; Kurniati, Yessy
Unihealth Community Research Vol 2 No 1 (2026): September-February
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ucr.v2i1.65591

Abstract

Gastritis is an inflammation of the gastric mucosa that can occuracutely or chronically and is closely associated with foodborne diseases. Adolescents are a vulnerable group to gastritis, making early prevention through school-based health promotion essential. This study aimed to compare the effectiveness of flipbook and leaflet media on gastritis prevention behaviors among junior high school students in Bulukumba Regency. A quasi-experimental study with a control group pretest–posttest design was conducted involving 131 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using structured pretest and posttest questionnaires that had been validated and proven reliable. Statistical analyses were performed using the Wilcoxon test and Kruskal–Wallis test. The results showed improvements in knowledge, attitudes, and practices across all groups after the intervention. Flipbook media were more effective in improving students’ knowledge (mean rank 74.90; p=0.052) and attitudes (mean rank 98.18; p=0.000). In contrast, leaflet media demonstrated greater effectiveness in improving preventive practices (mean rank 75.66; p=0.054). In conclusion, health promotion media significantly influence gastritis prevention behaviors among adolescents. Flipbooks are more effective in enhancing cognitive and affective domains, while leaflets are more effective in improving psychomotor aspects. Strengthening school-based health programs is recommended to promote healthy lifestyles among students.
EKSPLORASI FAKTOR RISIKO KEJADIAN INFEKSI SOIL-TRANSMITTED HELMINTHS PADA PETANI SAYUR DI DESA KANREAPIA KABUPATEN GOWA Habibi; Dini; Muhammad Rusmin; Bs Titi Haerana
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i2.680

Abstract

Latar belakang: Soil Transmitted Helminths (STH) merupakan penyakit yang dapat menyebabkan malnutrisi, kehilangan darah, dan penurunan produktivitas fisik. Hal ini dapat terjadi karena petani sering bersentuhan langsung dengan tanah yang mengakibatkan mereka rentan terinfeksi STH. Tujuan: Untuk mengetahui prevalensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi infeksi STH pada Petani Sayur di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analitik dan desain cross-sectional. Besar sampel dihitung menggunakan rumus estimasi proporsi dengan derajat kesalahan 10%, sehingga diperoleh 90 petani sayur. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 90 responden, ditemukan bahwa 6 orang (6,7%) terinfeksi STH. Analisis menggunakan uji Fisher Exact menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara beberapa faktor yang diteliti dengan kejadian infeksi STH, meliputi tingkat pengetahuan (p=0,416), sikap (p=0,662), tindakan (p=0,085), penggunaan alas kaki (p=0,585), kebiasaan mencuci tangan (p=0,085), kebersihan kuku (p=0,685), serta penggunaan sarung tangan (p=1,000). Kesimpulan: Temuan penelitian ini mengindikasikan perlunya upaya dari pemerintah untuk memperkuat program edukasi guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai STH, khususnya terkait pentingnya konsumsi obat cacing secara rutin. Selain itu, petani sayur diharapkan lebih memperhatikan praktik kebersihan diri, baik saat bekerja maupun dilingkungan rumah, sebagai langkah pencegahan untuk menekan risiko penularan infeksi STH.