Claim Missing Document
Check
Articles

Model Pembelajaran STEAM-Inquiry untuk Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Memahami Materi Bumi dan Satelit Mohamad, Asy'Ari Husein; Bayu Widiyanto; Utami, Isrotun Ngesti
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi pembelajaran berbasis inquiry dengan pendekatan STEAM terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi bumi dan satelitnya. Metode penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental digunakan. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran inquiry berbasis STEAM secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen (rata-rata posttest 82,81%) dibandingkan kelas kontrol (rata-rata posttest 62,97%), dengan nilai Sig. (2-tailed)/p-value < 0.05. Peningkatan ini mencerminkan bahwa kegiatan pembelajaran yang melibatkan proses pengamatan, perumusan masalah, eksperimen, dan penerapan konsep lintas disiplin ilmu (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) mampu mengasah kemampuan berpikir kritis siswa
Analisis Literasi Digital Siswa melalui Media Ilustrasi 3D Mental Canvas: Studi pada Materi Tata Surya di SMP Negeri 3 Adiwerna Rahma, Aulya; Fatkhomi, Fahmi; Widiyanto, Bayu
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v9i2.120

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak media ilustrasi 3D Mental Canvas terhadap literasi digital siswa dalam pembelajaran materi tata surya di SMP Negeri 3 Adiwerna. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan 30 siswa kelas VII sebagai subjek, data dikumpulkan melalui angket berdasarkan lima dimensi literasi digital Chetty et al. (2018). Hasil menunjukkan variasi signifikan pencapaian antar dimensi: literasi media (79,72%) dan literasi informasi (77,71%) menjadi kompetensi terkuat berkat visualisasi interaktif yang mengonversi konsep abstrak menjadi representasi intuitif, serta integrasi sumber otoritatif (NASA, Quiz.com) yang meningkatkan verifikasi fakta dan identifikasi hoaks. Di sisi lain, literasi komputer mencatat skor terendah (72,78%) akibat kendala teknis (lag, error loading) yang merefleksikan kesenjangan infrastruktur, disparitas pengalaman teknologi, dan minimnya pelatihan praktis. Abstract This study analyzes the impact of Mental Canvas 3D illustration media on students’ digital literacy in learning solar system material at SMP Negeri 3 Adiwerna. Employing a quantitative descriptive approach with 30 seventh-grade students, data were collected via questionnaires based on Chetty et al.'s (2018) five digital literacy dimensions. Results reveal significant variations across dimensions: media literacy (79.72%) and information literacy (77.71%) emerged as the strongest competencies, supported by interactive visualizations that converted abstract concepts into intuitive representations, and the integration of authoritative sources (NASA, Quiz.com) which enhanced fact verification and hoax identification. Conversely, computer literacy scored lowest (72.78%) due to technical constraints (lag, loading errors), reflecting infrastructure gaps, technology experience disparities, and insufficient practical training
Analisis Komparatif Persepsi Siswa terhadap Tutor Teman Sebaya dalam Pembelajaran IPA: Studi pada Berbagai Kelompok Belajar Latifa, Fiky; Utami, Isrotun Ngesti; Widiyanto, Bayu
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan persepsi siswa terhadap tutor teman sebaya pada pembelajaran IPA di beberapa kelompok belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal komparatif, melibatkan 28 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Brebes. Instrumen utama berupa angket skala Likert 1–4 berdasarkan lima indikator persepsi: kompetensi akademik, komunikasi, sikap sosial, dukungan emosional, dan interaksi belajar. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Pairwise Comparisons . Hasil menunjukkan adanya perbedaan persepsi siswa yang signifikan antar kelompok (Asymp. Sig. = 0,025). Perbedaan signifikan terjadi antara Kelompok 2 dengan Kelompok 3 ( Adj. Sig . = 0,042), dan Kelompok 2 dengan Kelompok 4 (Adj. Sig . = 0,029), dengan Kelompok 2 memiliki skor persepsi tertinggi (74,80).
Analisis Perbedaan Literasi Digital Siswa dengan dan Tanpa Media Scratch dalam Pembelajaran IPA Khofifah, Noviana; Fatkhomi, Fahmi; Widiyanto, Bayu
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v9i2.123

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan literasi digital siswa yang belajar menggunakan media pembelajaran IPA berbasis Scratch dan PowerPoint. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain posttest-only control group. Sampel terdiri atas dua kelompok: kelas eksperimen (menggunakan Scratch) dan kelas kontrol (menggunakan PowerPoint). Instrumen pengumpulan data berupa angket yang mencakup delapan aspek literasi digital. Hasil menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen, aspek Functional Skills and Beyond serta Cultural and Social Understanding memiliki skor tertinggi (96%), sedangkan aspek Communication menjadi yang terendah (79%). Di sisi lain, pada kelas kontrol, skor tertinggi terdapat pada aspek Collaboration (76%) dan skor terendah pada Functional Skills and Beyond (67%). Temuan ini mengindikasikan bahwa media Scratch lebih mampu mendukung penguasaan keterampilan digital dasar dan pemahaman sosial-budaya. Sebaliknya, PowerPoint lebih menonjol dalam kolaborasi, namun kurang mendukung penguasaan keterampilan digital secara menyeluruh. Abstract This study aims to to analyze the differences in students’ digital literacy skills when using Scratch-based and PowerPoint-based science learning media. A quasi-experimental method with a posttest-only control group design was employed. The sample consisted of two groups: the experimental class (using Scratch) and the control class (using PowerPoint). Data were collected using a questionnaire covering eight aspects of digital literacy. Results showed that in the experimental class, Functional Skills and Beyond and Cultural and Social Understanding had the highest scores (96%), while Communication was the lowest (79%). Meanwhile, in the control class, Collaboration scored the highest (76%) and Functional Skills and Beyond the lowest (67%). These findings suggest that Scratch better supports students’ mastery of basic digital skills and socio-cultural awareness. In contrast, PowerPoint is more effective in fostering collaboration but less supportive in developing well-rounded digital literacy. Therefore, interactive media like Scratch are recommended to enhance students’ overall digital competencies.
Analisis Kausal Komparatif Persepsi Siswa terhadap Peran Tutor Teman Sebaya dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Fiky Latifa; Isrotun Ngesti Utami; Bayu Widiyanto
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3309

Abstract

Pembelajaran IPA masih menghadapi kendala dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa akibat pendekatan pembelajaran yang kurang interaktif. Strategi tutor teman sebaya ditawarkan sebagai alternatif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kolaboratif dan mendukung keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi siswa terhadap tutor teman sebaya terhadap prestasi belajar IPA. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan desain kausal komparatif. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa kelas VIII J di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Brebes. Data dikumpulkan melalui angket persepsi siswa dan tes hasil belajar bentuk uraian, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap tutor teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar IPA dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien regresi 1,618. Sebanyak 57% siswa memiliki persepsi sedang terhadap tutor, sedangkan hanya 43% siswa mencapai ketuntasan belajar. Aspek sikap ramah tutor memperoleh skor tertinggi, sedangkan aspek kejelasan penjelasan menjadi yang terendah. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi positif siswa terhadap tutor teman sebaya mendukung peningkatan prestasi belajar IPA. Diperlukan peningkatan kualitas tutor sebaya, khususnya dalam kemampuan menjelaskan materi secara efektif.
Pembudidayaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Dalam Program Kampus Mengajar Batch V Nur Atika; Muriani Nur Hayati; Bayu Widiyanto; Afida Nurul Sabilla; Asna Maulina Nihayah; Lutfiatun Nisa
Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): September : Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/kegiatanpositif.v1i3.319

Abstract

SDN Sitanggal 04 is one of the schools in Si Date Village, which is located very strategically because it is directly opposite the provincial road which is used by many public transportations. The school is also not too far from a large and busy traditional market and close to places for shopping and family recreation, so the health condition of the school's environment is very vulnerable. Therefore, the attitude of caring for the environment must be applied from an early age. One of them is through the cultivation of family medicinal plants (TOGA) in the school environment. The purpose of this service is to foster an attitude of caring for the environment in students, create a healthy school environment, provide insight and skills to students about family medicinal plants (TOGA) and how to grow them. The method used is Participatory Action Research (PAR). The results of this service show that the attitude of caring for the environment, the insights and skills of students at SDN Sitanggal 04 are increasing regarding family medicinal plants (TOGA) and their planting.
Studi Komparatif Literasi Saintifik Guided Inquiry VS Free Inquiry Pada Materi Zat dan Perubahannya Elfiana, Nia; Kusuma, Mobinta; Widiyanto, Bayu
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v11i2.18742

Abstract

This research aims to compare the influence of guided inquiry and free inquiry models on scientific literacy abilities. The method used in this research is counterbalanced with a one group pretest-posttest design. The population in this study were students in class The sampling technique is purposive sampling. Data collection techniques are tests (pretest-posttest) and non-tests. The data analysis used was the paired sample t-test, Cohen's d effect size test with the help of IBM SPSS V.25 software. The research results show that the paired sample t-test states that Ha is accepted, meaning there is a difference in scientific literacy abilities with the guided inquiry and free inquiry models with sig, 0.000. The Cohen's d test in the guided inquiry model treatment class obtained a value of 1.09, this score was higher compared to students who used the free inquiry model with a Cohen's d value of 0.12. The results of data analysis show that the Guided Inquiry model has more influence on students' scientific literacy abilities compared to the Free Inquiry model.
Study of Land Productivity in Composting Process of Tea Solid Waste at PT. Gunung Slamat Tafrijiyah, Antika; Widiyanto, Bayu; Elfiana, Nia
Agroindustrial Journal Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/aij.v10i1.89373

Abstract

PT. Gunung Slamat, as a company operating in the tea processing industry, was founded by the Sosrodjojo family. This scientific article aims to analyze land productivity in composting solid tea waste at PT. Gunung Slamat by considering land area, waste processing capacity, and providing recommendations for solutions that can significantly increase the productivity of solid tea waste processing land. The research adopts a phenomenological approach to obtain the required data. Phenomenology is defined as a type of research that seeks to analyze descriptively and introspectively various forms of human consciousness and experience. Data obtained from quantitative observations will cover various aspects such as the amount of compost produced, the time required to process waste into compost, which will then be collected and analyzed. The compost produced from waste processing at PT. Gunung Slamat is used as fertilizer within the company's environment and distributed to local farmers, benefiting both the environment and the local community. This compost product is not sold because PT. Gunung Slamat focuses more on selling tea products. In waste processing, several issues have been identified, including a lack of suitable technology for utilizing tea waste. The research findings indicate that land productivity in composting solid tea waste fluctuates during the study period, with changes associated with various factors such as waste quantity, weather, and management practices. Further evaluation of the factors influencing land productivity, along with the implementation of more advanced technology, can enhance efficiency and have a positive impact on the environment.
FLIPPED CLASSROOM DAN EDPUZZLE: SINERGI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Rohmah, Vera Febriyanti; Arfiani, Yuni; Widiyanto, Bayu
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui model flipped calssroom dengan pendekatan saintifik berbantuan Edpuzzle. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eskperimen dengan melibatkan dua kelas VIII di salah satu SMP di Kabupaten Brebes. Instrumen yang digunakan  berupa tes uraian berdasarkan indikator Polya. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen sebesar 0,421 (katergori sedang), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,240 (kategori rendah). Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaaan yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,002). Penemuan ini mengindikasi bahwa flipped classroom dengan pendekatan saintifik berbantuan Edpuzzle lebih baik dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dibanding model problem based learning.