Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Media Pembelajaran Ular Tangga untuk Mendorong Kemampuan Berpikir Kritis dalam Materi Bumi dan Tata Surya di Kelas VII Anjar, Siti Nur; Widiyanto, Bayu; Fatkhomi, Fahmi
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 10 No. 1 (2026): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang belajar menggunakan media pembelajaran ular tangga dengan belajar tanpa menggunakan media pembelajaran ular tangga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment dan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas VII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Soal pretest posttest dan media ular tangga digunakan sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Adanya perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang belajar menggunakan media pembelajaran ular tangga dengan belajar tanpa menggunakan media pembelajaran ular tanggadengab nilai rata-rata N-gain Score menunjukkan untuk kelas eksperimen adalah 0.74, termasuk dalam kategori tinggi, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh nilai rata-rata N-gain score 0.56, termasuk dalam kategori sedang.
Efektivitas Model Project Based Learning dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Tata Surya" Wahyudin, Wahyudin; Bayu Widiyanto; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 10 No. 1 (2026): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Project Based Learning (PjBL) pada materi Tata Surya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan 32 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Adiwerna yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (PjBL) dan kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 soal yang telah divalidasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan rata-rata kenaikan 7,969 poin (p<0,05), sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat 2,500 poin (p>0,05). Peningkatan mencolok terjadi pada indikator kemampuan menjelaskan ide, menyusun kesimpulan logis, dan merancang strategi, dengan rata-rata kenaikan 26,58%.
Model Pembelajaran Production Based Training Terintegrasi Science Entrepreneurship pada Pembelajaran IPA Materi Bioteknologi untuk Meningkatkan Sikap Wirausaha Peserta Didik Apriyani, Santi; Widiyanto, Bayu; Hayati, Muriani Nur
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 10 No. 1 (2026): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Production Based Training terintegrasi Science Entrepreneurship pada materi bioteknologi dalam meningkatkan sikap wirausaha dan hasil belajar peserta didik. Penelitian didasarkan kebutuhan abad ke-21 yang menuntut agar memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kemampuan kewirausahaan berbasis sains. Pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental nonequivalent control group design digunakan dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan angket sikap wirausaha. Hasil analisis menunjukkan sikap wirausaha peserta didik pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan dengan persentase respons sebesar 71,94%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,24%. Uji t menunjukkan signifikansi (0,043<0,05) artinya terdapat perbedaan peningkatan signifikan pada sikap wirausaha peserta didik, hal ini menunjukkan penerapan model Production Based Training memberikan pengaruh positif terhadap penguatan sikap wirausaha peserta didik. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test pada kedua kelas, dengan nilai rata-rata post-test kelas eksperimen lebih tinggi yakni sebesar 73,70 dibandingkan kelas kontrol sebesar 49,63. Uji t menunjukkan signifikansi (0,000<0,05), menandakan efektivitas model dalam meningkatkan hasil belajar.