Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Media Pembelajaran Ular Tangga untuk Mendorong Kemampuan Berpikir Kritis dalam Materi Bumi dan Tata Surya di Kelas VII Anjar, Siti Nur; Widiyanto, Bayu; Fatkhomi, Fahmi
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 10 No. 1 (2026): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang belajar menggunakan media pembelajaran ular tangga dengan belajar tanpa menggunakan media pembelajaran ular tangga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment dan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas VII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Soal pretest posttest dan media ular tangga digunakan sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Adanya perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang belajar menggunakan media pembelajaran ular tangga dengan belajar tanpa menggunakan media pembelajaran ular tanggadengab nilai rata-rata N-gain Score menunjukkan untuk kelas eksperimen adalah 0.74, termasuk dalam kategori tinggi, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh nilai rata-rata N-gain score 0.56, termasuk dalam kategori sedang.
Designing Impactful STEAM Project-Based Learning for Brebes Science Teachers through Local Context Integration Hayati, Muriani Nur Hayati; Susongko, Purwo; Krismiyanti, Lufia; Dewi, Novi Ratna; Widiyanto, Bayu; Fatkhomi, Fahmi; Taufiq, Muhamad; Gyebi, Eric Nketia
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v5i1.610

Abstract

In the 21st century, creativity, critical thinking, and problem-solving have become essential, especially in the education sector. However, the STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) approach is effective in improving these skills. Many science teachers struggle to translate conceptual understanding into authentic classroom practice. The objective of this community service is to assess the competence of 30 science teachers from Brebes Regency in planning impactful STEAM-based learning. The methods used were SMART objectives with the DACUM technique. The implementation stages were carried out through five community service programs, namely socialization, training, technology transfer, mentoring, and program sustainability. The results of the study showed a very high level of understanding (93.60%) of the STEAM concept and their ability to design lesson plans. In addition, more than 50% of the participants successfully designed draft lesson plans for STEAM projects relevant to the local context of Brebes and presented them at a results seminar. This community service evaluation focused on short-term pedagogical outcomes rather than long-term impact. Therefore, this community service program aims to provide a foundation for advanced STEAM professional development, focusing on design thinking, authentic integration of local problems, and sustainable classroom implementation.
Efektivitas Model Project Based Learning dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Tata Surya Wahyudin Wahyudin; Bayu Widiyanto; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v10i1.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Project Based Learning (PjBL) pada materi Tata Surya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan 32 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Adiwerna yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (PjBL) dan kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 soal yang telah divalidasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan rata-rata kenaikan 7,969 poin (p<0,05), sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat 2,500 poin (p>0,05). Peningkatan mencolok terjadi pada indikator kemampuan menjelaskan ide, menyusun kesimpulan logis, dan merancang strategi, dengan rata-rata kenaikan 26,58%.