Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN SISWA/SISWI KELAS 3-6 MI AL-ASYIROTUSSYAFI’IYAH KEBAYORAN LAMA JAKARTA SELATAN TAHUN 2021 Syifaur Rahmah; Ichayuen Avianty; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol 5, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8492

Abstract

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan perilaku mencuci tangan dengan mengguankan perantara sabun dan air mengalir. Mencuci tangan yang baik dan benar ialah dengan menggunakan sabun, jika hanya mengguankan air saja itu terbukti tidak efektif untuk menghilangkan kuman, bakteri dan virus yang ada ditangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi kelas 3-6 MI Al-Asyirotussyafi’iyah Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain chi square. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 75 orang yang merupakan siswa/siswi kelas 3-6 di MI Al-Asyirotussyafi’iyah Jakarta Selatan. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dan pengambilan data menggunakan kuesioner online. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan peran orang tua dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi dengan nilai p-value 0,002 (OR=7,51). Ada hubungan antara ketersediaan sarana dan prasarana dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi dengan nilai p-value 0,000 (OR= 27,1). Dan tidak terdapat hubungan  antara pengetahuan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi dengan nilai p-value 0,191. Dan tidak terdapat hubungan juga antara peran guru dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi dengan nilai p-value 0,183 (OR= 2,917). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak adanya hubungan antara variabel pengetahuan dan peran guru dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi. Dan terdapat hubungan antara variabel peran orang tua dan ketersediaan sarana prasarana dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi MI Al-Asyirotussyafi’iyah Jakarta Selatan. Dan saran dari peneliti yaitu bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta menyediakan sarana dan prasarana yang tetap untuk menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat di sekolah terutama para siswa/siswi.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DENGAN PHBS DI SMPN 12 KOTA BOGOR Rika Farihah; Andreanda Nasution; Ade Saputra Nasution
PROMOTOR Vol 5, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8489

Abstract

Anak sekolah merupakan generasi muda aset penerus bangsa pada masa yang akan datang, bangsa yang sehat, berkualitas, produktif dan berdaya saing sangat ditentukan oleh derajat kesehatan dan kualitas hidup pada kelompok ini, upaya pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah dengan diadakannya program UKS. Program UKS diharapkan dapat dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak yang harmonis dan optimal, agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi sebanyak 303 siswa dan sampel sebanyak 66 sampel. Teknik sampling menggunakan proportional sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna antara pengetahuan dengan pelaksanaan UKS (p-value = 0.010), adanya hubungan antara pelaksanaan UKS dengan Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) (P value = 0.01) dan adanya hubungan antara pelaksanaan UKS dengan ketersediaan sarana dan prasarana (p value = 0.001). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan siswa mampu berperan lebih optimal dalam berprilaku hidup sehat dan bersih disekolah guna meningkatkan derajat kesehatan dan bagi sekolah disarankan agar mampu memantau keberjalanan UKS dan sarana prasarana yang menunjang siswa untuk berprilaku hidup sehat dan bersih.
Analisis Uji Beda Dampak Pendidikan Kesehatan menggunakan Media Audio Visual terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Menyusui ASI Ekslusif di Kelurahan Kayumanis Afika Bella; Eny Dwimawati; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol. 6 No. 3 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i3.239

Abstract

Pemberian ASI merupakan indikator penting dalam pertumbuhan bayi. Pemberian ASI berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 naik menjadi 35%, namun cakupan ASI eksklusif nasional belum mencapai target sebesar 80%. Pemberian ASI yang tidak optimal mempengaruhi terjadinya 45% kematian akibat infeksi neonatal, 30% kematian akibat diare dan 18% kematian akibat infeksi saluran pernafasan pada balita. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis Uji Beda Dampakpendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan dan sikap ibu menyusui ASI Ekslusif Di Wilayah Kelurahan Kayumanis. Jenis Penelitini ini menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ibu menyusui ASI Ekslusif dengan jumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi. Instrumen yang digunakan kuesioner, dengan analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil Uji wilcoxon diperoleh p-value (0,000) artinya, secara statistik ada perbedaan yang signifikan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual. Hasil Uji wilcoxon diperoleh p-value (0,000) artinya, secara statistik ada perbedaan yang signifikan sikap sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual. Disarankan untuk Puskesmas dapat membuat kelas khusus dan konsultasi ASI Ekslusif serta membuat pelatihan kepada kader wilayah kerja Puskemas Kayumanis.
Persepsi Peserta dalam Penyelenggaraan Turnamen Lapak Merpati Tinggian terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 di Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor Tahun 2021 Bayu Ramadhani; Asri Masitha Arsyati; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol. 6 No. 3 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i3.240

Abstract

Jurnal ini membahas presepsi peserta turnamen Lapak Merpati Tinggian terhadap protokol kesehatan Covid-19 di Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor. jenis penelitian ini adala kualitatif dengan rancangan RAP (Rapid Assesment Prosedure) menggunakan pedoman wawancara. Sampel informan berjumlah 22 informan yang terdiri dari 6 orang informan kunci dan 16 informan inti. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa sebagian besar informan memiliki pengetahuan yang baik tentang protokol kesehatan dan telah menerapkannya. Informan memiliki persepsi kerentanan dan keseriusan dengan sikap setuju untuk melaksakan protokol kesehatan yang dibuktikan melalui pemberian sanksi diskualifikasi. Persepsi manfaat dan persepsi hambatan yang dimiliki informan berpengaruh terhadap kepatuhan melaksakan protokol kesehatan covid-19 di tempat turnamen. Efikasi diri memiliki pengaruh terhadap keyakinan informan dalam melaksakan protokol kesehatan covid-19 yang diterapkan mulai dari keluar rumah hingga kembali lagi kerumah.
Gambaran Pola Asuh Orangtua terhadap Anak Balita Pasca Pandemi Covid-19 di PAUD Aisy Tahun 2022 Laily RKT; Andreanda Nasution; Eny Dwimawati
PROMOTOR Vol. 6 No. 3 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i3.244

Abstract

Pemenuhan gizi balita di Indonesia saat ini masih menjadi masalah yang belum dapat dituntaskan masalah utama yang ditandai dengan kejadian balita gizi kurang dan buruk di Indonesia masih terbilang besar. Pola asuh orangtua sangat penting terutama dalam hal pemberian gizi seimbang. Oleh karena itu, pola asuh yang baik sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis gambaran pola asuh orangtua terhadap anak balita pasca pandemic di Paud Aisy. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik sampling Total Sampling dengan total sampel sebanyak 30 sampel, instrument yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu yang memberikan pola asuh dan kebiasaan makan anak sudah baik maka tidak ada permasalahan mengenai penelitian yang telah diteliti. Oleh karena itu disarankan untuk ibu agar lebih mengoptimalkan dan memenuhi gizi anak lebih baik lagi.
Hubungan antara Perilaku Merokok dengan Kejadian Insomnia pada Remaja Laki-Laki di Wilayah Taman Muara RW 09 Kelurahan Pasir Jaya Tahun 2022 Inne Nurlani; Eny Dwimawati; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.267

Abstract

Insomnia adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan dalam memulai tidur, mempertahankan tidur, atau tidur yang tidak menyegarkan selama 1 bulan atau lebih dan keadaan sulit tidur ini harus menyebabkan gangguan klinis yang signifikan. Di Indonesia prevalensi penderita insomnia diperkirakan mencapai 10%, yaitu sekitar 23 juta jiwa penduduk. Secara garis besar ada berbagai macam faktor yang menyebabkan insomnia, salah satunya adalah merokok.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian insomnia di wilayah Taman Muara Kelurahan Pasir Jaya tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel diperoleh secara total sampling atau sampling jenuh dari jumlah sampel sebanyak 125 remaja laki-laki. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan p- value= 0.000. Terdapat hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian insomnia. Maka dari itu perlu adanya edukasi kepada remaja untuk mengurangi bahkan berhenti merokok agar kualitas tidurnya baik sehingga tidak menimbulkan insomnia.
Faktor Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok pada Usia Sekolah Menengah Pertama di Wilayah Mekar Wangi Evi Fitria; Sevrima Anggraini; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.279

Abstract

Perilaku merokok adalah suatu kegiatan menghisap gulungan tembakau yang berbalut daun nipah atau kertas yang dibakar kemudian asapnya dimasukan ke dalam tubuh dan menghembuskanya kembali keluar. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku siswa merokok antara lain pengaruh orang tua, pengaruh teman, pengaruh iklan dan kepribadian. Adanya kalangan siswa yang terlihat merokok di lingkungan sekolah maupun diluar sekolah menjadi perhatian serius. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada usia sekolah menengah pertama di wilayah mekar wangi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah Siswa MTs Bina Madani Kota Bogor sebanyak 54 responden, Teknik penentuan sampel dengan simple random sampling, dengan alat ukur yang digunakan kuesioner serta analisa data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan pengaruh orang tua dengan perilaku merokok yang ditunjukkan dengan nilai p value sebesar 0,002 dan nilai OR sebesar 12,500, ada hubungan yang signifikan pengaruh teman dengan perilaku merokok yang ditunjukkan dengan nilai p value sebesar 0,004 dan nilai OR sebesar 10,385, ada hubungan yang signifikan pengaruh iklan dengan perilaku merokok yang ditunjukkan dengan nilai p value sebesar 0,013 dan nilai OR sebesar 5,159, tidak ada hubungan yang signifikan kepribadian dengan perilaku merokok yang ditunjukkan dengan nilai p value sebesar 1,000 dan nilai OR sebesar 1,122.
Perception of Difficulty in Quitting Smoking Students of the Faculty of Engineering and Science, Ibn Khaldun University, Bogor with a Health Belief Model Theory Approach Mya Putritama Widyowati; Asri Masitha Arsyati; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol. 6 No. 5 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i5.445

Abstract

Cigarettes are tobacco products that produce smoke that contains chemicals that have harmful effects on health. The health impact of smoking provides risk factors for Non-Communicable Diseases (NCDs) often referred to as chronic diseases related to lifestyle (Ministry of Health, 2017). This research method uses non-probability sampling techniques with purposive sampling techniques and snowball sampling. Based on the results of the study showed that: 1. The perception of perceived susceptibility of informants stated that they did not feel vulnerable to disease due to smoking on the perception of difficulty quitting smoking. 2. Perceived severity perception informants stated that they did not feel the negative impact of diseases due to smoking on perceptions of difficulty quitting smoking. 3. Perceived benefit perception obtained in part from smoker informants have a perception of benefits from the risks due to smoking for the body. 4. Perceived barriers perceptions of smoker informants have perceptions of difficulty quitting smoking. Suggestions to establish No Smoking Area (KTR) policies must be strictly acted upon by the sanctions that have been set because for now the No Smoking Area Regulation has not been implemented properly.
THE ROLE OF PARENTS, FACILITIES AND INFRASTRUCTURE WITH THE BEHAVIOR OF HAND WASHING WITH SOAP IN PRIMARY SCHOOL PUPILS Nasution, Andreanda; Jayanti, Resty; Anggraini, Sevrima; Andriansyah, Annisaa Perdana; Rahmah, Syifaur
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 10 No 3 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v10i3.1405

Abstract

Deaths from diarrheal diseases can be reduced by up to 50%. Washing your hands with soap, if done correctly, can prevent diseases such as diarrhea and ARI. The aim was to determine the relationship between the role of parents, facilities and infrastructure with hand washing behavior among students in grades 3-6 at MI Al-Asyirotussyafi'iyah Kebayoran Lama, South Jakarta. This research is a quantitative research with a cross sectional research design. Quantitative research is research that emphasizes numerical data (numbers) processed using statistical methods. The population of this study were students from grades 3-6 at MI Al-Asyirotussyafi'iyah Kebayoran Lama, South Jakarta, totaling 75 people. The sampling technique in this research was total sampling. Primary Data in this research is primary data, namely students in grades 3-6 at MI Al-Asyirotussyafi'iyah Kebayoran Lama, South Jakarta by filling in an online questionnaire via Google Form. Secondary data for this research is obtained from previous research, official journals and others. There is a significant relationship between the role of parents and the behavior of washing hands with soap of students with a value of OR = 7.51, which means that respondents who have a good parental role have the opportunity to behave well regarding washing hands with soap 8.816 times greater than students. / female students with a poor level of parental role. There is a statistically significant relationship between facilities and infrastructure and students' hand washing behavior with soap with a value of OR = 27.1, which means that respondents with good facilities and infrastructure are 27.1 times more likely to behave well regarding washing hands with soap. compared to students with poor facilities and infrastructure.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DAN POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI Nasution, Andreanda; Nauli, Humaira Anggie; Anggraini, Sevrima; Alfaeni, Siti Walidaturrahmah; Dahliawati, Anis
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 1 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i1.1959

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease which is currently the main cause of health problems. The research aimed to determine the relationship between physical activity and sleep patterns and incidence of hypertension in the Pancasan Community Health Center Area, Bogor City. This research was quantitative research with observational methods using a cross-sectional design. This research used the Chi square analysis test. This research was conducted in the working area of the Pancasan Health Center in Bogor City for 4 months from April to July 2023. Sample inclusion criteria are domiciled in the Pancasan Community Health Center working area, hypertensive and non-hypertensive patients aged 21-60 years, hypertensive patients with systolic blood pressure of 140-179 mmHg and diastolic blood pressure of 90-109 mmHg, and who are willing to be respondents by signing the information consent when collecting data for both patients with hypertension and without hypertension. Sampling in this study was done using the simple random sampling technique. The sample size in this study used the Lemeshow Formula so 57 samples were obtained. The results showed an association between the level of physical activity and the incidence of hypertension (P=0.028) and a relationship between hypertension and poor sleep patterns (P=0.003). In conclusion, low physical activity increases the risk of hypertension, while moderate activity has four times the chance of not developing hypertension. Sleep patterns are significantly related to the incidence of hypertension where respondents who have good sleep patterns have a lower chance of developing hypertension compared to respondents who have poor sleep patterns.
Co-Authors ., Rodiah Abdul Basit Abdul Madjid Abdul Madjid Ade Saputra Nasution Afi Putri Utami Kusuma Afika Bella Alfaeni, Siti Walidaturrahmah Andi Asnifatima Andini, Ranisa Andriansyah, Annisaa Perdana Anggraini, Sevrima Arini Serda Putri Asri Masitha Arsyati Avianty, Ichayuen Bayu Ramadhani Biella Salsabilla chairani, Leila siti Dahliawati, Anis Darojad Nurjoni Agung Nugroho Darusman, Muhammad Dedi Kurniawan DWI SURYANTO Ega Gracilaria Febriani Eny Dwimawati Erlina Puji Lestari Evalina Franciska Hutasoit Evi Fitria Faiqotul Himmah Faiqotul Himmah Farihah, Rika Febriani, Ega Gracilaria Hanissa, Jeanita Heru Heru Hidana, Rachma Hidayat Humaira Anggie Nauli Ichayuen Avianty Ichayuen Avianty Ila, Sri Landra La Inne Nurlani Irna Pratiwi Kamal Maulana, Malik Kusuma, Afi Putri Utami Laily RKT Laksono Trisnantoro Leila siti chairani Lestari, Erlina Puji Malik Kamal Maulana Malik Kamal Maulana Mariyamah, Siti Masitha Arsyati, Asri Maulana, Akbar Merry Maeta Sari Muhammad Darusman Mya Putritama Widyowati Nina Nur Aisyah Nur Aisyah Permadi, Bambang Pertiwi, Fenti Dewi Pramita Ariawati Putri Pratiwi, Irna Rachma Hidana Rahmah, Syifaur Ranisa Andini Resty Jayanti Rika Farihah Rizki Rifaldiansyah Rodiah . Rokatul, Usbah Salsabilla, Biella Saputra Nasution, Ade Saputra, Kinkin Alpiandra Septiana, Henni Rizki Serda Putri, Arini Sevrima Anggraini Siti Atiqa Siti Khodijah Parinduri Siti Mariyamah Sri Landra La Ila Sukriah, Sukriah Supriyanto . Supriyanto . Supriyanto . Susi, Siti Syelfitri Yanadewi Syifaur Rahmah Tika Noor Prastia Yanadewi, Syelfitri Zainab .