Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Alami di SMK Nurul Ilmi sebagai Upaya Edukasi Kesehatan Berbasis Lingkungan: Pengabdian Endang Verawati; Sunanto; Syerina Raihatul Jannah; Waliah Nur Rahayu; Tika Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3695

Abstract

This Community Service (PkM) activity was held at SMK Nurul Ilmi, Jalan Palembang–Betung Km.18, Banyuasin Regency. This school offers two expertise programs, namely Computer Network Engineering and Islamic Banking. Although not a health-based school, students and teachers need to receive education on clean and healthy living behaviors (PHBS), especially maintaining hand hygiene as a disease prevention measure. The limited availability of soap and clean water in schools makes hand sanitizer a practical solution. However, commercial products generally contain harsh chemicals and are quite expensive. This condition encourages the need for alternative natural products that are safe, economical, and environmentally friendly. Betel leaves (Piper betle L.) contain flavonoids and tannins that have natural antibacterial and antiseptic properties, while limes (Citrus aurantifolia Swingle) contain vitamin C, flavonoids, and essential oils that function as antimicrobials. The combination of these two ingredients can be used to make a natural hand sanitizer. This activity aims to increase the knowledge, awareness, and skills of students and teachers in making natural hand sanitizers based on local ingredients. The implementation method included outreach, training, and hands-on practice. Participants were taught how to process betel leaves and limes to produce a hygienic, effective, and fresh-smelling product. The activity results showed a more than 50% increase in participants' understanding of the benefits of natural ingredients and how to make them. Participants were also motivated to develop this product as a form of independence and a simple business opportunity within the school environment.
PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH GALON AIR MINERAL UNTUK BUDIDYA IKAN LELE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI LELE DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS MEDAN, SUMATERA UTARA Hasibuan, Rahmawaty; Eka Rizki Meiwinda; Al Putri Oktavia; Sunanto; Tika Handayani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6783

Abstract

Latar belakang : Budidaya ikan lele di Kecamatan Medan Amplas saat ini memiliki banyak variasi untuk pengembangan ternak ikan lele, hampir semua  kegiatan dilakukan di dalam kolam biasa, untuk itu pelatihan ini memeberikan peluang usaha baru untuk meningkatkan pendapatan para pelaku petani lele dari pengolahan limbah galon air mineral. Pentingnya menyiapkan dan memaksimalkan para petani sehingga lebih siap menghadapi trend marketing digital. Usaha ikan lele disamping menjadi sumber pendapatan keluargam juga bisa menjadi sebuah komunitas ekonomi. Ikan lele disukai dari semua kalangan baik itu anak muda maupun orang dewasa. Petani lele berpartisipasi dengan masyarakat, dan sudah bekerjasama dengan kehidupan dan kebutuhan masyarakat. Peran para petani lele yang tidak gaptek sangat penting untuk mendorong dalam membentuk sikap kemandirian pelaku petani lele untuk bersikap kreatif, inovatif dan mampu mengembangkan usaha menjadi lebih besar. Tujuan : Target yang diharapkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu, diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan limbah galon air mineral dalam industri budi daya ikan lele, meningkatkan efisiensi produksi, dan pada akhirnya menciptakan sistem budi daya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dengan pendekatan berbasis web dan memasarkannya tidak hanya melalui pasar tradisional tetapi dengan digital marketing (e-commerse). Metode : Metode Ceramah, Dalam metode ini, peserta kegiatan pelatihan yaitu para petani lele menerima pemaparan materi mengenai pemanfaatan limbah galon air mineral untuk budidaya lele untuk meningkatkan pendapatan. Metode Diskusi, Dalam metode ini, diadakan diskusi mengenai kegiatan tahap selanjutnya setelah pemaparan teori dan diskusi yaitu praktek. Hasil : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pelatihan pemanfaatan limbah galon air mineral yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani lele, menciptakan sistem organisasi pemasaran lele secara modren sehingga lebih efektif, efisien, dan memberikan motivasi untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Kesimpulan : Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah memenuhi luaran yang diharapkan, ada peningkatan informasi, pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan peserta tentang kegiatan budidaya ikan lele dengan pemanfaatan limbah galon air mineral.
Peningkatan Efisiensi Administrasi Melalui Sistem Kearsipan Digital di Pesantren Al-Amalul Khair Palembang Yesita Astarina; Dwi Riana; Sunanto, Sunanto; Handayani, Tika; Faridatuljana Binti Mohd Noor
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4915

Abstract

Islamic boarding schools often face administrative inefficiencies due to the use of manual archiving systems, leading to difficulties in document retrieval and high risks of data loss. This community service program aims to improve efficiency by implementing a Microsoft Access-based digital archiving system at Al-Amalul Khair Islamic Boarding School in Palembang. The method applied is Participatory Action Research, which includes needs analysis, system design, hands-on training, and evaluation. The results show a significant increase in efficiency, with document retrieval time reduced from 30 minutes to under 2 minutes. The digital capacity of administrative staff has also increased, as demonstrated by the enhanced knowledge and skills of the administrative staff, who are now able to operate the Microsoft Access-based digital archiving application. This program has successfully created an applicable system, complete with a user guide and copyright protection. Therefore, the implementation of the digital archiving system has proven to be a strategic solution in strengthening the administrative governance of the pesantren in the modern era.
ANALISIS PEMANFAATAN BUNGA TELANG UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS, MEDAN, SUMATERA UTARA Hasibuan, Rahmawaty; Eka Rizki Meiwinda; Al Putri Oktavia; Sunanto; Tika Handayani
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6806

Abstract

Latar belakang: Bunga telang (Clitoria ternatea) salah satu dari tanaman yang semua bagiannya memiliki manfaat fungsional bagi tubuh manusia dan merupakan tanaman merambat yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan sangat mudah tumbuh namun seringkali dibuat sebagai tanaman hias. Tujuan: Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan variasi produk dari bunga telang, dari bahan mentah menjadi produk bernilai untuk meningkatkan pendapatan seperti teh kering, sirup, dan pewarna alami, yang bermanfaat sebagai antioksidan, antidiabetes, antiobesitas, antikanker, antiinflamasi, antibiotik dan melindungi jaringan hati. Metode: yang digunakan adalah pelatihan pengolahan pangan dan strategi pemasaran digital. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda (Multiple Regression Analysis). Hasil: menunjukkan bahwa diversifikasi produk bunga telang mampu meningkatkan margin keuntungan sebesar 30-60% dibandingkan penjualan bunga segar. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Hasil penelitian berdasarkan metode analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel keberanekaragaman pengolahan buah nenas berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan pada UMKM kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara. Data diambil dari 25 UMKM yang ada di Kampung Rempak, Kabupaten Siak. Kesimpulan: Hasil penelitian menyatakan diversifikasi pengolahan bunga telang dampak positifnya yaitu akan menambah pendapatan daerah untuk distribusikan kembali kepada masyarakat. Sedangkan, dampak negatif yang akan ditimbulkan diantaranya meningkatnya harga bunga telang, inflasi semakin meningkat, dan daya beli masyarakat semakin menurun.
Exploring Potential and Business Ideas in Pelajau Ilir Village Handayani, Tika; Sunanto, Sunanto; Suhermanto, Adellia; Rizkiyanti, Shally; Sabrina, Leni
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i5.2422

Abstract

This activity is carried out with the aim of raising awareness among the community of Pelajau Ilir Village about the importance of exploring both personal and environmental potentials, thereby creating opportunities in the form of business ideas. The form of this activity is to socialize with the community about the importance of exploring potentials, utilizing the surrounding environment to create opportunities for progress towards a better life. This is done because there is still reluctance among the community to improve socio-economic life, and self-empowerment has not been fully implemented. So far, most residents of Pelajau Ilir Village have relied solely on one source of income, which is rubber plantations dependent on nature alone. Through this Community Service activity 'Exploring Potentials and Business Ideas', it is hoped that information on how communities can be motivated to progress and utilize local opportunities will be obtained. The implementation of this activity is carried out by disseminating information on how to explore personal potentials, local environmental potentials, and utilize opportunities to generate business ideas. The result of this activity is that the community gains a better understanding of the importance of exploring potentials, creating business ideas for additional income, and improving their quality of life. Additionally, this activity is expected to serve as a recommendation and guidance for the local government or relevant agencies to direct or empower communities to develop themselves, and provide facilities and support to create self-reliant communities.