Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PEMBAHARUAN UTANG KREDITUR KEPADA DEBITUR SEBAGAI BENTUK PENJATUHAN PUTUSAN PAILIT Rizki Kurniawan; Sri Lestari
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Pro Hukum: Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.247 KB) | DOI: 10.55129/jph.v8i2.961

Abstract

ABSTRAKPembaharuan utang atau novasi merupakan suatu perjanjian yang menyebabkan hapusnya perikatan dan pada saat yang bersamaan timbul perikatan lainnya yang ditempatkan sebagai pengganti perikatan sebelumnya. Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang adalah suatu masa yang diberikan oleh Undang-Undang melalui hakim Pengadilan Niaga yang dimana dalam masa tersebut kreditor dan debitor diberikan kesempatan untuk memusyawarahkan cara-cara pembayaran utang debitor dengan cara memberikan rencana pembayaran seluruh atau sebagian utangnya, termasuk apabila perlu untuk merestrukturisasi utangnya tersebut, dan disinilah akan lahir perikatan baru atau terjadi sebuah novasi.Namun demikian, melalui PKPU ketentuan Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 juga dapat mempercepat debitor untuk sampai pada tahapan kepailitan. Dalam Undang-undang ini, bila debitor dan kreditor tidak dapat mencapai kesepakatan pembayaran utang pada masa  PKPU Sementara, maka debitor dapat dinyatakan pailit. Demikian pula bila PKPU Tetap gagal dilaksanakan, debitor pun akan berujung pada kepailitan.Kata Kunci : Pembaharuan Utang, Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, Kepailitan . ABSTRACTRenewal of the debt is an agreement that led to the abolishment of engagement and at the same time raised other arrangement that replace the previous engagemen. Suspension of payment is a period provided by  Law through a Commercial Court judge in which during that period creditor and debtor are given the opportunity to deliberate the ways to repay debtor debt by providing a plan to repay all or part of its debt, including when it needed to restructure the debt, and this is where the new covenant or innovation will be born.However, through Suspension of Payment of Law No. 37 Year 2004 also can speed up debtors to reach the stage of bankruptcy. In this Law, if the debtor and creditor can not reach an agreement on debt repayment during the Temporary Suspension of payment, the debtor can be declared bankrupt. As well, if Suspension of payment continues to fail, debtors also will end in bankruptcy.Keywords: Renewal of the debt, Suspension of Paymen, bankruptcy .
PENGATURAN PEMBERIAN HAK GUNA BANGUNAN DI ATAS TANAH HAK MILIK Rizki Kurniawan; Amalia Zulfa Salsabil
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Vol 9 No 2 (2020): JURNAL PRO HUKUM : JURNAL PENELITIAN BIDANG HUKUM UNIVERSITAS GRESIK
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jph.v9i2.1200

Abstract

ABSTRAK Tanah merupakan salah satu unsur utama dalam kehidupan manusia dan merupakan salah satu sumber kekayaan alam yang memiliki fungsi penting bagi pembangunan perekonomian masyarakat Indonesia. Tanah diperlukan antara lain untuk tempat tinggal maupun untuk kegiatan usaha yang semakin bervariasi sesuai dengan perkembangan ekonomi, sosial, budaya dan teknologi. Selain itu, tanah merupakan salah satu bagian dari kebutuhan hidup manusia yang mendasar. Manusia  hidup  dan  berkembang  biak,  serta melakukan aktivitas diatas tanah, sehingga setiap saat manusia berhubungan dengan tanah. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan tanah, maka tidakmenutup kemungkinan akan menimbulkan konflik di bidang pertanahan. Tanah adalah benda tidak bergerak/benda tetap karena sifatnyatidak dapat dipindah-pindahkan.Dari latar belakang tersebut maka timbul permasalahan, Bagaimana pengaturan hukum tentang hak dan kewajiban pemegang Hak Guna Bangunan dan Hak Milik dalam hukum pertanahan Indonesia dan Bagaimana Pelaksanaan Pengaturan hukum Pemberian Hak Guna Bangunan Diatas Tanah Hak Milik.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Pengaturan hukum tentang hak pemegang Hak Guna Bangunandiatur dalam pasal 32 Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996. Sementara kewajiban pemegang Hak Guna Bangunandiatur dalam Pasal 30 Peraturan Pemerintah Nomor 340 Tahun 1996. Sedangkan Pengaturan hukum tentang Hak PemegangHak Milik dalam hukum pertanahan Indonesia diatur dalam pasal 4 ayat (2) UUPA, dan kewajiban pemegangHak Milik dalam hukum pertanahan Indonesia diatur dalam pasal 15 UUPA.Kata Kunci: Bangunan;Hak; Pemberian; Pengaturan; Tanah.  ABSTRACT Land is one of the main elements in human life and is a source of natural wealth which has an important function for the economic development of Indonesian society. Land is needed, among others, for residence and for business activities which are increasingly varied according to economic, social, cultural and technological developments. In addition, land is one of the basic necessities of human life. Humans live and reproduce, and carry out activities on the ground, so that every time humans come into contact with the land. With the increasing need for land, it is possible to cause conflicts in the land sector. Land is immovable object / fixed object because it cannot be moved. From this background, the problem arises, How are the legal arrangements regarding the rights and obligations of Building Use Rights and Property Rights holders in Indonesian land law and how are the legal arrangements for granting Building Use Rights Above Freehold Land.The results of this study indicate that the legal arrangements regarding the rights of building use rights holders are regulated in Article 32 of Government Regulation Number 40 of 1996. Meanwhile, the obligations of holders of Building Use Rights are regulated in Article 30 of Government Regulation Number 340 of 1996. While Indonesian land law is regulated in article 4 paragraph (2) of the UUPA, and the obligations of property rights holders in Indonesian land law are regulated in article 15 of the UUPA.Keywords: Building; Rights; Giving; Arrangement; Land.
Pengaruh Pemberian Respiratory Muscle Training terhadap Penurunan Dyspnea pada Pasien PPOK: Studi Literatur Mohammad Ali; Andy MA Hariandja; Rizki Kurniawan
Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Ikatan Fisioterapi Indonesia cabang kota bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.914 KB)

Abstract

Background: Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a disorder that affects the movement of air in and out of the lungs which can be characterized by coughing up phlegm, chest pain, and dyspnea (shortness of breath). One of the treatments for dyspnea in COPD is Respiration Muscle Training (RMT), which is a technique that aims to improve respiratory muscle function and help reduce dyspnea. Objective: To determine the effect of Respiratory Muscle Exercises on the reduction of dyspnea in COPD patients. Methods: Literature published in the last 10 years used by Randomized Controlled Trial and Clinical Trial studies discussing RMT with dypsnea ability outcomes. Results: There are 7 literatures eligible by measuring the Modified Medical Research Council scale, Modified Borg Scale, Profile Multidimensional Dyspnea, Basic Dyspnea Index, and Transitional Dyspnea Index. RMT can reduce dyspnea in COPD. Conclusion: RMT can be used to reduce shortness of breath in COPD patients.
ANALISIS PEMASARAN GAMBIR (UNCARIA GAMBIR) DI NAGARI SIALANG KECAMATAN KAPUR IX KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Suardi Tarumun; Eliza Eliza; Rizki Kurniawan
Indonesian Journal of Agricultural Economics Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ijae.10.2.13-23

Abstract

Indonesia is the biggest gambier export country in the world. Kapur IX subdistrict is the largest gambier production (40,20%) in lima puluh kota regency, especially in west sumatra, mean while gambier become main job for most of people in the regional. The purpose of the research is to analyze function, duct, cost, profit, margin, level market efficient, and the advantage for gambier farmers, analyze the market problem in nagari sialang kapur IX district lima puluh kota regency. The location of research use purposive sampling is nagari sialang which center of gambier production. Respondent of the research is gambier farmers and all of marketing institution in gambier marketing. Result of the research shows gambier marketing function such as exchange function, physical function, and facility and two gambier marketing ducts; marketing ducts I (76,67%) farmers sell to the collector, then sell to big seller, and marketing duct II (23,33%) farmer sell to the big sell. Cost of duct I is Rp 6.332/kg, profit is Rp 21.775/kg, margin Rp 28.087/kg efficient level is 7,63% and for farmer Rp 54.578/kg. Marketing cost of duct II is RP 3.734/kg, profit Rp 11.123/kg, margin Rp 14.857/kg, level efficient is 4.95%, for farmer is Rp 60.163. The problem in marketing of gambier is  mixture of fertilizer for planting gambier, fluctuation price of gambier, bad quality of gambier.
Analisa Standar Fasilitas Ruang Pada Kafe Kucing Catherine Valencia Gunawan; Rizki Kurniawan; Boike Janus Anshory
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 7 (2024): NJMS - Februari 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan masyarakat perkotaan yang padat dan sibuk menjadi alasan tingginya tingkat stres. Walaupun ada banyak cara untuk melepas penat, ada pula cara mudah untuk menghilangkan stres yaitu dengan memiliki hewan peliharaan salah satunya memelihara kucing. Banyaknya masyarakat yang menyukai kucing tetapi tidak memiliki kemampuan untuk memelihara sehingga menjadi tujuan utama berdirinya setiap kafe kucing di seluruh dunia. Keberadaan kafe kucing menjadi salah satu inovasi dan solusi bagi permasalahan masyarakat ini. Kafe kucing bertujuan untuk menjadi wahana rekreasi bagi pecinta kucing untuk bermain dengan kucing peliharaan yang disediakan oleh pengelola kafe hingga dapat menjadi wadah kegiatan bagi komunitas pecinta kucing. Standar ruangan pada kafe kucing harus diperhatikan untuk kenyamanan pengunjung dan kucing dari penggunaan material, warna, furniture. Penelitian ini merupakan analisis dari standar fasilitas ruang pada kafe kucing. Sebagai penelitian kuantitatif, peneliti mengumpulkan hasil kajian pustaka dari beberapa buku, jurnal ilmiah nasional/internasional, dan survei online Google Forms. Setelah itu peneliti mengajukan beberapa solusi yang sederhana sesuai dengan ilmu Desain Interior.
Perancangan Museum Soto di Wilayah Jawa Dengan Konsep Embrancing Authentic Diversity di Jakarta Utara Matthew; Rizki Kurniawan; Widasapta Sutapa
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 9 (2024): NJMS - April 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya yang berhasil mencuri perhatian masyarakat dunia adalah kuliner khas Indonesia. Salah satunya merupakan kuliner soto yang memiliki ciri khas masing-masing di setiap daerahnya. Berdasarkan dari cara penyajian, teknik memasak, rasa, kondimen yang berbeda-beda yang membuat soto ini menjadi makanan rakyat. Namun, masih belum banyak masyarakat Indonesia yang dapat mewadahi informasi mengenai kuliner soto meskipun soto telah menjadi makanan yang populer. Perancangan Museum Soto Jawa di Jakarta Utara bertujuan sebagai salah satu tempat edukasi yang bisa dikunjungi oleh warga sekitar Jakarta maupun turis-turis asing. Selain itu, Museum Soto Jawa dapat mewadahi event yang didirikan oleh pencinta kuliner seperti acara demontrasi memasak. Perancangan Museum Soto Jawa menghadirkan konsep embranching authentic diversity yang menceritakan tentang keberagaman dapat bersatu dalam satu wadah. Hal ini menggambarkan perjalanan rempah-rempah yang tersebar sehingga menghasilkan satu hidangan soto di masing-masing daerah. Dengan konsep ini diharapkan pengunjung dapat merasakan perjalanan proses rempah-rempah menjadi hidangan soto.
Pengaruh Latar Belakang Restoran Kikugawa Terhadap Penerapan Konsep Desain Interior “Dynamic Of Tokyo” Evania Petra; Oktavianus Nangoy; Rizki Kurniawan
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 8 (2024): NJMS - Maret 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kikugawa adalah restoran Jepang tertua di Indonesia yang menyajikan hidangan klasik Jepang yang masih autentik dan terus mempertahankan cita rasanya sejak puluhan tahun lalu. Tidak hanya tertua, restoran ini juga merupakan restoran Jepang pertama di Jakarta. Perancangan Restoran Kikugawa yang baru tetap mempertahankan daerah Menteng yang merupakan lokasi asal dari Restoran Kikugawa. Hal tersebut dilakukan agar restoran ini tidak kehilangan nilai nostalgianya yang sudah dibangun bertahun-tahun pada daerah tersebut. Dengan berpindahnya Restoran Kikugawa, tentu akan ada perubahan yang terjadi mulai dari fasad, tata letak area (layouting), hingga fasilitas yang akan berkesinambungan dengan penerapan konsep yang baru. Dengan pembaruan konsep ini diharapkan akan membawa gairah serta pengalaman yang baru kepada pelanggan, namun tetap mempertahankan dan menjaga keautentikan sajian menu hingga suasana yang ditampilkan. Penelitian yang tepat untuk membawakan gairah serta pengalaman yang baru untuk membangkitkan nostalgia yang ada adalah tujuan dari penelitian ini. Menambahkan vitalitas dalam memberikan kesan baru dengan rasa yang lama sekaligus membangkitkan kenangan, sehingga masih relevan bagi pengunjung setia Kikugawa. Pembaruan konsep ini juga diharapkan dapat memperluas pangsa pasar ke arah target market yang lebih muda dengan pendekatan fasilitas maupun desain yang lebih kekinian untuk menarik minat mereka. Metode penelitian yang akan digunakan merupakan metode kualitatif dengan studi lapangan dan studi literatur.
Perancangan Desain Interior Study Hub Berkonsep “Found” Di Kota Bandung Elvina Wijaya; Oktavianus Marti Nangoy; Rizki Kurniawan
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 9 (2024): NJMS - April 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Study Hub dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar, terutama untuk pelajar dan mahasiswa. Di samping itu, tempat ini juga menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang efisiensi bejalar, serta rekreasi selepas aktivitas tersebut. Di antaranya ada perpustakaan, fasilitas coworking space, private study room, private digital study room, fasilitas kursus, fasilitas digital library, mini stretching room, toko buku dan alat tulis, serta area santai untuk beristirahat. Beberapa faktor yang melandasi perancangan study hub ini adalah bentuk upaya meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia, kurangnya fasilitas belajar bagi sebagian anak terutama untuk para homeschooler, juga kebutuhan akan suasana belajar yang kondusif dan nyaman bagi sebagian orang.
PENTINGNYA LEGALITAS USAHA BAGI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DESA SEKARKURUNG Zakiah Noer; Prihatin Effendi; Rizki Kurniawan; Mashudi; Mohammad Nasichin; Abdul Basid; Taufiq Harris
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sosial Ekonomi) Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Departemen Pengabdian Masyarakat Perkumpulan Dosen Manajemen Indonesia (PDMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional. Peran penting tersebut telah mendorong Kabupaten Gresik untuk terus berupaya meningkatkan daya saing UMKM dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sosialisasi dan pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha Izin (NIB) di Desa Sekarkurung Kecamatan Kebomas melalui Sistem Online Single Submussion (OSS) berawal dan hasil survey bahwa banyak pelaku UMKM yang belum mempunyai izin. Hal ini disebabkan karena kurangnya sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB). Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui perspektif masyarakat tentang legalitas usaha dalam menjalankam UMKM Pacsa Covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitif dengan tipe diskriptif. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling. Proses analisis data dilakukan dengan reduksi data dan menyajikan data yang telah diperoleh untuk kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Proses pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat dilakukan dengan mudah, cepat dan bebas biaya administrasi melalui sistem OSS di smartphone. Manfaat memiliki NIB yaitu UMKM memilki identitas yang jelas, legal, nilai tambah untuk akses permodalan dan dapat mengembangkan usaha dengan mengikuti program-program pemberdayaan dan pembinaan yang diadakan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian Dan Perdagangan.
Perancangan Kandang Pintar Menggunakan NodeMCU ESP32 dan Platform Blynk Erik Agustian Yulanda; Rizki Kurniawan
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 3 No 08 (2024): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pet owners, especially cat owners, often face difficulties in providing regular feeding due to their daily busy schedules. Irregular feeding can have serious impacts on the physical and behavioral condition of animals, such as malnutrition, stress, and depression. The solution to this problem is the utilization of IoT-based smart cages that enable effective monitoring of pet conditions. These smart cages are equipped with an IoT system that facilitates pet owners in monitoring their animals' well-being. To maintain an ideal temperature within the cage, a DHT22 sensor is used to automatically control the temperature. Additionally, the availability of food and water in the cage is monitored through an ultrasonic sensor integrated with the Blynk application. Prior to implementation, testing and calibration are conducted on each sensor. The test results indicate high levels of accuracy: 98.53% for the temperature sensor (DHT22), 98.82% for the ultrasonic sensor, and 98.89% for the water level sensor. This signifies the good quality and performance of the developed system. Apart from cage condition monitoring, this system also allows pet owners to directly view live video streaming from the cage through the Blynk application. The monitoring process involves the NodeMCU ESP32 microcontroller, which transmits data to the Blynk application over the internet.