Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PEMBERIAN PAKAN ALAMI YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN NILEM (Osteochilus hasseltii) Sufal Diansyah; Yuli Erina; Mika Raudhatul Jannah
JURNAL AKUAKULTURA Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1925.014 KB) | DOI: 10.35308/ja.v1i1.478

Abstract

Larva ikan nilem (Osteochilus hasseltii) membutuhkan jenis pakan alami yang tepat untuk menunjang kelangsungan hidup dan pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis pakan alami yang memberi kinerja produksi terbaik terhadap larva ikan nilem. Penelitian ini menggunakan larva ikan nilem berumur 10 hari. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan jenis pakan berbeda dengan tiga ulangan. Jenis pakan yang digunakan adalah kuning telur ayam sebagai kontrol (P0), tubifex beku (P1), moina (P2), dan dapnia (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jenis pakan alami berbeda berpengaruh nyata terhadap kinerja produksi larva ikan nilem. Derajat kelangsungan hidup tertinggi(80%) terdapat pada P2 dan terendah (69%) terdapat pada P1. Laju pertumbuhan berat mutlak tertinggi (2,96) terdapat pada P2 dan terendah (2,58) terdapat pada P1. Laju pertumbuhan panjang mutlak tertinggi (3,4) terdapat pada P2 dan terendah (2,7) terdapat pada P1. Kata kunci :Larva, Osteochilus hasseltii, pakan alami, pertumbuhan.
PEMBERIAN EKSTRAK DAUN Tagetes erecta L DENGAN DOSIS BERBEDA SEBAGAI ANTI JAMUR Saprolegnia sp. PADA PENETASAN TELUR IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus) Sufal Diansyah; Teuku Amarullah; Shela Rachmita; Sukardi Sukardi
JURNAL AKUAKULTURA Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.014 KB) | DOI: 10.35308/ja.v2i2.1595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi yang tepat dan keefektifan ekstrak Tagetes erecta L dalam pengendalian infeksi jamur Saprolegnia sp. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan. Ekstraksi dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan Uji Fitokimia dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), uji In- Vivo dilaksanakan di Balai Benih Ikan Krueng Batee Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), masing- masing dengan tiga taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perendaman ekstrak Tagetes erecta L. dengan konsentrasi berbeda, yakni konsentrasi 45 ppm (P1), konsentrasi 50 ppm (P2), konsentrasi 55 ppm (P3). Parameter yang diamati meliputi Uji Fitokimia daun Tagetes erecta L., daya tetas telur, dan parameter kualitas air. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun tahi ayam (Tagetes erecta L) mengandung beberapa senyawa bioaktif yang meliputi; alkaloid, steroid, tanin, dan fenolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tetas telur ikan tawes yang diberikan ektrak daun Tagetes erecta L menunjukkan tingkat penetasan yang berbeda-beda yaitu 95% (P1), 96,67% (P2), dan 97,66 (P3). Hal ini menunjukkan bahwa semua perlakuan memiliki daya tetas diatas 90 persen, yang mengindikasikan bahwa dosis yang diberikan berada pada kisaran optimal.
PEMBERIAN MEDIA KOTORAN TERNAK YANG BERBEDA TERHADAP KEPADATAN POPULASI CACING SUTRA (Tubifex sp.) Evi Sriwahyuni; Mahendra Mahendra; Sufal Diansyah
JURNAL AKUAKULTURA Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.722 KB) | DOI: 10.35308/ja.v3i2.1643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media kotoran ternak yang berbeda terhadap kepadatan populasi cacing sutra Tubifex sp dan menentukan media kotoran ternak yang terbaik terhadap kepadatan populasi cacing sutra Tubifex sp. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan dan empat kali ulangan. Media perlakuan yang digunakan adalah media kotoran kambing (P1), kotoran sapi (P2) dan kotoran ayam (P3). Parameter yang diamati meliputi biomassa dan populasi cacing sutra, serta kualitas air sebagai data penunjang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian media kotoran hewan ternak tidakberpengaruh nyata terhadap kepadatan populasi cacing sutra.Nilai tertinggi pada biomassa dan populasi pada perlakuan P1 (kotoran kambing) menghasilkan cacing sutra sebanyak 11,53 gr/wadah dan 6.063 individu. Berdasarkan data kualitas air selama penelitian diperoleh kisaran suhu 25– 30 0C, nilai pH dengan nilai berkisar antara 5,5–8,0.
“TUBIFEX INSTAN (FEXTAN)”: PAKAN ALTERNATIF BAGI UNIT PERBENIHAN IKAN LELE DI WILAYAH KABUPATEN NAGAN RAYA PROPINSI ACEH Afrizal Hendri; Sufal Diansyah; Aris Yusdi; Sri Wahyuni; Mahyedin Salim; Burhanis Burhanis
Marine Kreatif Vol 6, No 2 (2022): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmk.v6i2.6551

Abstract

One of the critical phases in the production of lele sangkuriang (catfish) seeds is the rearing of larvae - post larvae - seed. During this phase, its growth is strongly influenced by feed, in particular natural feed and or feed that suits the needs of the fish. Tubifex sp type natural feed is one type of feed that is generally used by Balai Benih Ikan,BBI, fish state hatchery) during the rearing period of lele sangkuriang seed. The results of discussions and sharing with technicians and employees of BBI Parom Nagan Raya and surrounding fish farmers, information was obtained that so far they have been very dependent on live tubifex type natural feed ordered from North Sumatera Province for lele sangkuriang rearing (for fourteen days of rearing). The need for live tubifex for one cycle of activity is 5 kg-10 kg, at a price of Rp.100.000/kg (IDR), excluding the cost of box packing + shipping costs to Nagan Raya. Departing from the problem of these partners (BBI), the implementation team of the Pengabdian Berbasis Riset (PBR) of Universitas Teuku Umar (UTU), has agreed to introduce science and technology in the form of introduction of instant tubifex/fexTan artificial feed. "Instant tubifex" is a type of artificial feed that is designed to resemble/ mimic which physically (color, shape) is like the original tubifex. It's just that this fexTan feed is easy to produce, raw materials in Aceh are very available, and the price per kg is still affordable/economically calculated and uses simple equipment. This PBR activity is carried out through two methods, namely lectures and discussions and demonstrations at partner locations. For information that this fexTan is produced from the main raw material for baby tuna (Thunnus sp) or known as sisik fish (local name), priced at Rp.50.000/kg and crude protein ±30%. Baby tuna fish that has undergone certain stages/processes, which are then molded based on the desired meshsize and put in plastic cups as packing containers and for subsequent use can be stored in the freezer. The results of PBR's activities for two days show that: i) there has been an increase in partner knowledge and competence about fexTan, ii) the availability of fexTan production facilities, iii) partner productivity has increased, iv) increased partner profits.
Bimbingan Teknis Kultur dan Treatment Bahan Baku Lokal untuk Meningkatkan Kualitas Pakan Ikan pada Kelompok Rumah Produksi Pakan di Kabupaten Aceh Singkil Saputra, Fazril; Hendri, Afrizal; Diansyah, Sufal; Samuki, Khairul; Syahril, Alfis
Marine Kreatif Vol 7, No 2 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i2.8899

Abstract

Kabupaten Aceh Singkil merupakan salah satu provinsi di Provinsi Aceh dengan luas daerah 1.857,88 Km2. Kabupaten Aceh singkil terbagi dalam 11 Kecamatan yang terdiri dari dua wilayah yakni daratan dan kepulauan. Letak geografis Kabupaten Aceh Singkil berada pada posisi 2002’-2027’30” Lintang Utara dan 97004’-97045’00” Bujur Timur. Topografi Kabupaten Aceh Singkil mendukung untuk melakukan budidaya perikanan air tawar dan air laut. Selama ini untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan masyarakat kabupaten Aceh Singkil membeli pakan komersial dari wilayah Sumatera Utara, namun biaya yang ditawarkan sangat mahal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membimbing teknis kultur dan treatment bahan baku lokal untuk meningkatkan kualitas pakan ikan pada kelompok rumah produksi pakan di Kabupaten Aceh Singkil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah bimbingan teknis bahan baku lokal bagi kelompok rumah produksi pakan di Kabupaten Aceh Singkil. Program diawali dengan melakukan edukasi tentang konsep pemilihan bahan baku lokal pada pakan ikan, cara penggunaan bahan baku lokal pada pakan ikan, metode pemberian bahan baku lokal dan diakhiri dengan pelatihan cara budidaya ikan yang baik. Monitoring dan evaluasi juga akan dilakukan untuk melihat tingkat kemandirian pembudidaya ikan dalam mengaplikasikan ilmu dan teknologi yang telah diajarkan dan keberlanjutan program serta kendala-kendala selama program ini berlangsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bimbingan teknis kultur dan treatment bahan baku lokal mampu meningkatkan pemahaman kelompok rumah produksi tentang kualitas pakan ikan.
Pelatihan Pembuatan Pakan Berbasis Bahan Baku Lokal pada Kelompok Budidaya Ikan di Kabupaten Aceh Singkil Samuki, Khairul; Hendri, Afrizal; Saputra, Fazril; Diansyah, Sufal; Syahril, Alfis
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i1.8871

Abstract

Pelatihan pembuatan pakan ikan berbasis bahan baku lokal di Kabupaten Aceh Singkil dipilih karena pentingnya mengatasi masalah ketersediaan dan harga pakan ikan komersial yang tinggi, yang menghambat budidaya ikan dan berdampak negatif pada lingkungan. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal, seperti tanaman dan limbah pertanian, pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pembudidaya ikan, membantu mereka memproduksi pakan ikan mandiri yang berkualitas. Ini diharapkan akan meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan budidaya ikan, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, yang pada akhirnya memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi 3 tahapan diantaranya: Survey Lokasi Kegiatan, Pelatihan Pembuatan Pakan dan Evaluasi Kegiatan berupa ujian  (pre-test) dan (post-test) sebagai indikator keberhasilan program. Hasil kegiatan mencerminkan pencapaian yang signifikan terhadap pengetahuan dan praktik pembuatan pakan. Peserta pelatihan berkomitmen untuk memanfaatkan bahan baku lokal untuk pembuatan pakan yang berkelanjutan.
Effect of Lysine Amino Acid in Artificial Feed Substituted with Moringa (Moringa oleifera L.) Leaves on Feed Efficiency of Bileh Fish Seeds (Rasbora sp.) Vito, Bastian; Diansyah, Sufal; Islama, Dini; Samuki, Khairul
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i2.8984

Abstract

This study aims to test the effectiveness of amino acid lysine in artificial feed in increasing feed efficiency of bileh fish fry (Rasbora sp.). The experimental design used was a non-factorial completely randomized design (CRD) with five treatments and three replications. The treatments included: feed without lysine (P0), feed with lysine 1.2%/kg (P1), 1.4%/kg (P2), 1.6%/kg (P3), and 1.8%/kg (P4). The fish fry used amounted to 10 fish per container with a size of 2 cm and a weight of 0.10 grams, reared for 40 days. The results of data analysis using ANOVA showed that the provision of amino acid lysine had a significant effect on specific growth rate, but no significant effect on survival, feed conversion ratio and feed efficiency.
Supplementation of Moringa (Moringa oleifera) Leaf Meal on Growth Performance of Bileh Fish (Rasbora sp.) Kombih, Annisa Alrany Pirdah; Diana, Farah; Diansyah, Sufal; Islama, Dini
JURNAL AKUAKULTURA Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v8i2.9525

Abstract

Bileh fish (Rasbora sp.) is one type of Acehnese freshwater fish that is very popular with the public because it has a delicious and savory taste. The main objective in conducting this study was to determine the effect of using Moringa (Moringa oleifera) leaf flour as a supplement to commercial feed on the growth of bileh fish (Rasbora sp.). This study used a completely randomized design consisting of four treatments and three replications each. The doses of moringa flour used as the test treatment consisted of; P0 (control) = 0% moringa flour, P1 = 20% moringa flour, P2 = 30% moringa flour, P3 = 40% moringa flour. The parameters observed were proximate test, absolute weight growth, specific growth rate, absolute length growth, survival rate, feed efficiency and water quality consisting of temperature and pH. The results of analysis of variance (ANOVA) showed that the dosing of moringa flour in feed had a significant effect on absolute weight growth, absolute length growth and specific growth rate, but had no significant effect on the survival rate of bileh fish juvenile. The best dose of moringa leaf flour to increase the growth of bileh fish is the P3 treatment (moringa leaf flour) with an absolute weight growth value of 1.27 grams, absolute length growth of 5.93cm, and a survival rate in the P3 treatment of 98%.
EFEKTIVITAS PRODUKSI BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) PADA KOLAM BUNDAR DAN PETAK DI CV. MARKISA FARM ACEH BARAT DAYA Fatimah, Fatimah; Hendri, Afrizal; Ibrahim, Yusran; Diansyah, Sufal; Islama, Dini
JURNAL AKUAKULTURA Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v6i2.7897

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas produksi budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) pada kolam bundar dan petak di CV. Markisa farm Aceh Barat Daya. Metode yang dilakukan secara deskriptif dan perhitungan statistik hasil budidaya kolam bundar dan kolam petak. Serta partisipasi langsung dalam kegiatan budidaya udang vanamei dengan teori literatur atau pedoman yang digunakan. Penelitian menggunakan 2 kolam yang berbeda yaitu kolam bundar berukuran 706 m2 (diameter 30 m) padat tebar 170 ekor/m2 dan kolam petak berukuran 800 m2 padat tebar 206 ekor/m2. Parameter uji utama terdiri dari laju pertumbuhan, kelangsungan hidup dan efisiensi pakan, sedangkan parameter uji penunjang yaitu pH, suhu, salinitas dan oksigen terlarut dan performa udang vanamei meliputi Mean Body Weight (MBW), biomassa, survival rate (SR) dan Food Convertion Ratio (FCR). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa secara deskriptif. Panen total pada DOC 110 di kolam bundar MBW 30,30 gr, kolam petak 27,02 gr, SR kolam bundar 92,60%, kolam petak 86,65%, dan FCR kolam bundar yaitu 0,82, kolam petak 1,47. Analisis Usaha pada kolam bundar biaya investasi Rp.47.098.000, kolam petak Rp.64.015.000, biaya operasional kolam bundar 45.835.500, kolam petak Rp.77.335.500, penerimaan kolam bundar Rp.181.035.100, kolam petak Rp.170.799.600, total biaya kolam bundar Rp.88.163.764, kolam petak Rp.128.510.924. Dalam penelitian di CV. Markisa Farm Aceh Barat Daya efektivitas budidaya udang vanamei di kolam bundar dengan hasil yang baik.
APLIKASI KOMBINASI TEPUNG DAUN GAMAL DAN TELUR PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP KUALITAS PAKAN DAN EFISIENSI PAKAN IKAN NILA NIRWANA (Oreochromis niloticus) Islama, Dini; Nurhatijah, Nurhatijah; Rahmi, Ismi; Ibrahim, Yusran; Saputra, Fazril; Diansyah, Sufal
JURNAL AKUAKULTURA Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v4i2.3526

Abstract

The objective of the present study was to evaluate the application of a combination of gamal leaf flour and eggs in commercial feed on the feed quality and feed efficiency of nirwana tilapia (Oreochromis niloticus). The completely randomized design method was used in this study with four treatments and four replications. The treatments studied were pellet without application of combination of gamal leaf flour and eggs (P0), pellet with combination gamal leaf flour 10 % / kg of feed and eggs (P1), pellet with combination gamal leaf flour 15 % / kg of feed and eggs (P2) and pellet with combination gamal leaf flour 20 % / kg of feed and eggs (P3). Nirwana tilapia fish seed stocking density was 1 individu/l with the length of 3-4 cm. The culture period of fish farming was 50 days. The ANOVA test showed that the commercial feed with the application of a combination of gamal leaf flour and eggs gave significant effect on the feed efficiency and specific growth rate of nirwana tilapia. The highest feed protein content was obtained in the P1 treatment of 30.17%. The smell of feed produced in all treatments tended to be strong and brown. The durability of feed in water which was almost close to control was treatment P1. The best dose to increase feed quality, feed efficiency and of nirwana tilapia seed is pellet with combination gamal leaf flour 10 % / kg of feed and eggs (P1).