Claim Missing Document
Check
Articles

Slope Reinforcement Due to Landslide in Cipakancilan River, Sukaresmi Village, Bogor City Lutfi, Muhamad; Chayati, Nurul; Rulhendri, Rulhendri; Syaiful, Syaiful; Sunandar, Nandar; Insan, Muhammad Khaerul
ASTONJADRO Vol. 14 No. 3 (2025): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v14i3.19245

Abstract

In October 2022, there was a landslide in Tanah Sareal Subdistrict at Cipakancilan River, Sukaresmi Village, Bogor City. The location of the landslide occurred on the edge of the road adjacent to the Cipakancilan river, the road is an access road that connects the Regency area and the Bogor City area. The length of the landslide that occurred was 30 meters and 11.5 meters high from the Cipakancilan river water level. The construction of a retaining wall (DPT) is the right solution to maintain slope stability, namely rolling stability, shear stability and soil bearing capacity stability to restore stable slope conditions to hold the road body which can be reused as an access road for residents. This research started with an initial stage in the form of a field survey, then continued with a geotechnical investigation to determine the characteristics of the soil that experienced landslides. Based on the results of the research, it was found that the design of retaining walls of gravity type and cantilever type was analyzed using the Coulomb method for calculating lateral soil pressure and Mayerhof for calculating the stability of soil bearing capacity. For construction costs from the calculation of the cost budget plan, the results obtained for the gravity type retaining wall amounted to Rp. 1,229,923,600 (one billion two hundred twenty nine million nine hundred twenty three thousand rupiah), while the cantilever type retaining wall amounted to Rp. 1,620,913,000. 1,620,913,000 (one billion six hundred twenty million nine hundred thirteen thousand rupiah), the time of the planned implementation of gravity retaining wall work for 2.5 months or 75 calendar days, the time of the planned implementation of cantilever retaining wall work for 3 months or 90 calendar days.
PENYEDIAAN FASILITAS UMUM TAMAN BERMAIN DI LINGKUNGAN KOMPLEK SAWANGAN ELOK KECAMATAN BOJONGSARI KOTA DEPOK Muhajir, Ahmad; Lutfi, Muhamad
SINKRON: Jurnal Pengabdian Masyarakat UIKA Jaya Vol. 2 No. 1 (2024): SEMUA ARTIKEL TERBIT SECARA ONLINE
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpmuj.v2i1.1946

Abstract

Activities in public open spaces are most often carried out by children. Scientifically playing activities are very supportive of children's development such as learning and adapting to their sensory abilities. One of the play spaces that can be used by children is in public spaces, especially in residential areas. Many children do not have a yard to play in, so a playground is very important and is often the only place for children to play. The park is part of a green open space that mainly functions as a pollutant reducer and rainwater absorber. In its development, the use of the park has turned into a place that can accommodate residents. The Sawangan Elok Complex is one of the complexes located in Bojongsari District, Durenseribu Village, Depok City, which does not yet have public playground facilities for community activities, namely children's play activities and sports, especially in a settlement. For this reason, it is necessary to know what criteria must be met in presenting children's play activities and exercising in a playground to reduce boredom maintain health and increase the body's immunity so that it is not easily exposed to the corona virus during a pandemic like now. These criteria are used as the basis for providing a playground so that the use of the park can be felt directly by the surrounding community.
Kajian Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh (Studi Kasus: RW 06 Kelurahan Jatipulo, Jakarta Barat) Alimuddin, Alimuddin; Rulhendri, Rulhendri; Lutfi, Muhamad; Chayati, Nurul; Bintang, Ilham
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 5, No 4 (2021): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v5i4.21565

Abstract

Peningkatan mutu dan fungsi perumahan dan permukiman perlu dilakukan dengan tujuan untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan perumahan kumuh dan permukiman kumuh sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Menyikapi hal ini, Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Administrasi Jakarta Barat berencana mengubah suatu kawasan di RW 06 Kelurahan Jatipulo, Jakarta Barat menjadikan layak huni. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data kondisi eksisting lingkungan, potensi lingkungan, permasalahan lingkungan dan penataan lingkungan untuk menanggulangi dan mengurangi tingkat kekumuhan serta mewujudkan suatu kawasan yang tertata sesuai dengan peruntukan lahan di lingkungan perumahan dan permukiman dilihat dari aspek fisik lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode survei dan wawancara melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan mengumpulkan data berupa data primer dan data sekunder. Dari penelitian ini diketahui bahwa kondisi eksisiting ditemukan pencemaran lingkungan, jaringan jalan lingkungan yang rusak, drainase yang kurang memadai, tidak ada proteksi kebakaran, pengolaan sampah yang kurang memadai, serta tidak ada penerangan jalan umum (PJU) dan ruang terbuka hijau/RTH. Perlunya penataan infrastruktur jalan, drainase, persampahan, rambu jalan dan penghijauan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR DALAM RANGKA MENGELOLA BANK SAMPAH UNTUK INOVASI MASYARAKAT LEBIH MUDAH MEMILAH SAMPAH: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR DALAM RANGKA MENGELOLA BANK SAMPAH UNTUK INOVASI MASYARAKAT LEBIH MUDAH MEMILAH SAMPAH Lutfi, Muhamad; Hafizhuddin, Muhammad; Ramadhini, Aulia
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.271 KB)

Abstract

Bank Sampah merupakan suatu lembaga pengelola sampah sama dengan bank lainnya yaitu merupakan suatu tempat yang digunakan untuk menabung. Namun tentu saja bukan uang yang ditabung di bank ini, melainkan sampah. Sampah yang ditabung harus sudah dipilah terlebih dahulu, misalnya dipilah berdasarkan jenisnya seperti botol plastik, plastik, kertas, kardus, dan lain sebagainya. Keterlibatan seseorang dalam bank sampah dimulai dengan mendaftarkan diri sebagai nasabah. Nasabah Bank Sampah akan mendapat buku tabungan yang harus dibawa setiap menabung. Bicara soal sampah, kecenderungannya adalah kita tidak terlalu memikirkan apakah sampah yang kita hasilkan itu organik atau non-organik. Kita mungkin juga tidak terlalu peduli ke mana larinya sampah itu. Sementara kenyataannya di Indonesia, sampah rumah tangga kita akan bercampur dengan sampah jutaan rumah tangga lainnya, hingga terbentuklah gunung-gunung sampah yang tak semestinya di tempat pembuangan akhir (TPA) berbagai kota. Bicara soal pengelolaan sampah, para pakar akan mengatakan bahwa tanggung jawabnya bukanlah milik pemerintah kota semata, tetapi milik bersama. Jumlah penduduk terus meningkat, begitu pula pola konsumsi. Volume sampah pun kian meluap di berbagai TPA. Salah satu pilihannya adalah memperbanyak jumlah bank sampah. proyek pengelolaan sampah Bank Dunia mengunjungi beberapa kota untuk memberi belajar lebih banyak tentang cara kerjanya.
PENANGGULANGAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN POTENSI BAHAYA BANJIR DI LINGKUNGAN MASYARAKAT KAMPUNG CIASEUPAN DESA CIBITUNG KULON Lutfi, Muhamad; Farhan, Alif; Amini, Nur Aisah
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.169 KB)

Abstract

Sampah merupakan salah satu bentuk konsekuensi dari adanya aktifitas dan volumenya akansebanding lurus dengan jumlah penduduk. Apabila tidak di tangani secara efektif dan efisien,eksistensi sampah di alam tentu akan berbalik menghancurkan kehidupan di lingkungansekitarnya baik itu berupa bencana seperti banjir maupun munculnya berbagai penyakit yangdiakibatkan dari sampah tersebut. Perilaku yang tidak sehat berdampak pada perilakumasyarakat yang selalu membuang sampah sembarangan seperti di kali bahkan di paritsehingga timbunan sampah yang menumpuk di parit membuat terjadinya banjir ketika musim hujan. Kesadaran masyarakat terhadap sampah sangatlah berperan demi terciptanya lingkunganyang bersih dan sehat. Menyadarkan masyarakat terhadap perilaku membuang sampahsembarangan merupakan awal dari perubahan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.Sosialisasi tentang bahaya sampah menjadi sangat penting untuk membuka kesadaranmasyarakat untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang dampak negatif maupun positifyang berhubungan dengan sampah sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampahsembarangan dan masyarakat mampu untuk memanfaatkan sampah menjadi barang yangekonomis
PENYEDIAAN FASILITAS BERUPA PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA DAN PENYEDIAAN SARANA AIR BERSIH MELALUI PERPIPAAN DI RT 02 RW 01 DESA PURASARI Lutfi, Muhamad; Dwimawati, Eny; Ali Gunawan, Iyan
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.898 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memecahkan masalah, meningkatkan taraf pengetahuan, dan keterampilan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimulai dari bulan Agustus-September 2019 di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Sebelum menentukan program kerja, observasi dilakukan dengan metode studi kasus untuk mengamati secara langsung situasi, kondisi, sarana, dan prasarana yang ada di lokasi yaitu di Desa Purasari, ditemukan beberapa masalah di antaranya keterbatasan sumber air bersih, dan ketidaktahuan masyarakat dalam pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik, serta masalah yang berhubungan dengan pendidikan, hukum, keagamaan dan ekonomi. Masalah ketersediaan air bersih dan limbah rumah tangga menjadi prioritas dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat kali ini. Dalam mengatasi keterbatasan sumber mata air kami menggunakan metode Participatory Learning and Action (PLA) yang bekerja sama dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi dalam penyaluran sumber mata air bersih kepada warga desa sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain daripada itu kami menggunakan metode Anaerob untuk mengedukasi masyarakat dengan memberikan pelatihan pembuatan pupuk kompos organik cair yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui pengolahan limbah rumah tangga sehingga dapat mengurangi jumlah limbah rumah tangga dan menjaga kebersihan lingkungan agar tetap bersih dan asri.
Penanggulangan Timbulan Sampah di Perumahan Bukit Mekar Wangi Menggunakan Bangunan TPS 3R Lutfi, Muhamad; Chayati, Nurul; Alimuddin, Alimuddin; Sidik, Sendi Abduloh; Insan, Muhammad Khaerul; Syaja'ah, Siti Kholifah
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v9i2.19273

Abstract

The problem of waste generation in urban areas continues to increase along with population growth. An increase in population of 0.98% in the research location contributed to the high volume of waste. This research aims to get a design, especially in the layout, structural analysis of the 3R Waste Temporary Shelter (TPS) building and cost budget plan (RAB). In the process of building a TPS 3R building, several technical aspects are considered in order to determine the layout of the building and the strength of the building construction so that it can function optimally. The method used uses structural analysis calculations, while checking beams and columns using ETABS ver.21 software. Based on the structural analysis, the TPS 3R building is planned with dimensions of 19.3 × 4.2 m using reinforced concrete material with a roof covering structure in the form of a concrete deck. The structural material specifications used are concrete with a quality of 22.84 MPa and the yield quality of reinforcing steel (fy) 420 MPa. The dimensions of the column structural elements are K30x30 cm, B20x40 cm main beam and 12 cm thick concrete slab. The structural analysis output of the planned building shows purple-colored columns with a strength ratio of 0.90 to 0.95, indicating that the structure is reasonably safe against working loads. Meanwhile, the black-colored beams indicate that the structure is safe against the working load. Keywords: Waste generation, TPS 3R, Structural analysis.
Co-Authors Abdul Rahman Adriansyah, Asrul Afrilia, Sintiya Agung Prabowo Ahmad Muhajir, Ahmad Ahmad Suhaedi Al Bahry, Syah Razad Lutfhy Alam, Muslim Pati Ali Gunawan, Iyan Alimuddin, Alimuddin Amini, Nur Aisah Annisa Dwi Febrianti Apriliyandi, Ande Ariani, Rini Arief Goeritno Ariyanti, Reska Arjakoni, Abdul Fatah Arthono, Andri Aryanti, Reska Awaludin, Muhamad Miftah Azhari, Denny Berangket, Rustama Bintang, Ilham Budiawan, Teddy Chayati, Nurul Chayati, Nurul Darmayuda, Trisna Dian Wulandari Eki Mulya Permana Eko Hadi Purwanto Eny Dwimawati Fachruddin Fachruddin Fadhila Muhammad Libasut Taqwa Farhan, Alif Feril Hariati Hafizhuddin, Muhammad Handayani, Juny Handrianto, Yayan Insan, Muhamad Khaerul Insan, Muhammad Khaerul Jodi Sumarno, Ajie Juniansyah, Putra Firman Khaerul Insan, Muhammad Luluk Dianarini Mahdi Mahdi, Mahdi Maulana, Ayub Mohamad Ridwan Muhamad Rizki Muhammad Nanang Prayudyanto Mujihutami, Surina Astri Muktadir, Redho Mulyadi, Ersa Bestari Natasasmita, Ginanjar Pratama, Septian Anggi Puspa Eosina Rafitri Suryawani Ramadan, Fahreza Rahmatsyah Ramadhini, Aulia Ritzkal, Ritzkal Roy Waluyo Rudi Irawan Rulhendri Rulhendri Rulhendri, Rulhendri Rusandi, Erwin Salam, Edi Nur Salam, Ro'yu Awwalul Mu'minul Quddus Salman, Nurcholis Shulyana, Halyatunisa Dewi Sidik, Sendi Abduloh Sobur Sobari Suali, Muhamad Subtoni Subtoni Subtoni, Subtoni Sudrajat, Endang Sunandar, Nandar Syaiful . Syaiful Syaiful Syaifullah, Bagus Nurzein Syaja'ah, Siti Kholifah Tazul Arifin Tedy Murtejo Tirta Adhyaksa Wicaksono, Muhamad Hasan Winara, Agriatama Hegar Witarsa, Aceng