Claim Missing Document
Check
Articles

Pemupukan N.P.K.Ca.Mg Berimbang dengan Prinsip Empat Tepat terhadap Kakao Produktip (Theobroma Cacao L.) KLON TSH 858 Sitohang, Nurdin; Harahap, Erwin M.; Hanum, Chairani; Siregar, Tumpal H.S.; Siregar, Hasril
AGROSUSTAIN Volume 3 Nomor 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agrosustain.v3i1.4626

Abstract

Cocoa productivity and its quality are still low (<2 tons ha-1), in order to increase its productivity through fertilization, it is necessary to be tested by using balanced N.P.K.Ca.Mg fertilizer with right formula and dosage. The research was done by 3 field experimental series at the cocoa seed farm (TSH 858 clone) owned by IOPRI at Sei Pancur, Deli Serdang on the altitude of 72 m. The research studies were: (1) the influence of balanced N.P.K.Ca.Mg fertilization; (2) the influence of formula and dosage of N.P.K.Ca.Mg of 12,5 : 10,9 : 16,4 : 10,3 : 4,6 and 12,9 : 11,4 : 16,8 : 10,6 : 4,8; and (3) the influence of the time of applying balanced N.P.K.Ca.Mg fertilization of 12,9 : 11,4 : 16,8 : 10,6 : 4,8 with pruning on cocoa flushing, flowering and pod reserves. The research method included: (1) non-factorial group random design with 6 levels of balanced N.P.K.Ca.Mg fertilization, for research-1; (2) nested factorial group random design with 2 levels (the best) of balanced fertilizer formula and 4 levels of dosage ratio (80%-140%), for research-2; and (3) non-factorial group random design with 4 levels of the time of applying balanced N.P.K.Ca.Mg fertilization related to heavy pruning, for research-3. Research-1 showed that, balanced N.P.K.Ca.Mg 12,5 : 10,9 : 16,4 : 10,3 : 4,6 and 12,9 : 11,4 : 16,8 : 10,6 : 4,8 fertilization indicated the better result on number of flower and pod reserves. Research-2 showed that, the formula of N.P.K.Ca.Mg fertilizer of 12,9 : 11,4 : 16,8 : 10,6 : 4,8 which tended to have the highest ratio of dosage (1,120 g plant-1) indicated the best result on number of flower and pod reserves. Research-3 showed that, application of fertilization 2 weeks after pruning indicated the best result. Potential yields can be increased from 680 kg ha-1 by tentative fertilization to 6,180 kg ha-1 by balanced N.P.K.Ca.Mg 12.9: 11.4: 16.8: 10.6: 4.8 fertilization.
Evaluasi Pertumbuhan dan Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Aksesi Liar Asal Kamerun di Lingkungan Kebun Percobaan PPKS Adolina Aminullah, Eki; Rauf, Abdul; Hanum, Chairani
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 28, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/agrium.v28i2.23456

Abstract

Salah satu strategi meningkatkan produktivitas yaitu introduksi kelapa sawit dari luar daerah dengan memilih varietas unggul yang adaptif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan produksi aksesi liar kelapa sawit asal Kamerun serta hubungannya dengan faktor lingkungan seperti tanah, iklim dan cuaca. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan PPKS Adolina kecamatan Perbaungan, Sumatera Utara, di laboratorium Riset dan Teknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara dan di PT. Socfin Indonesia pada bulan Januari sampai dengan April 2024. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana metode ex post facto dan deskriptif. Data karakter morfologi dianalisis secara deskriptif dan dikelompokkan berdasarkan standar deviasi. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan Korelasi Pearson (r) dan regresi linear berganda, mencakup karakter morfologi, produksi, dan karakteristik tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pertumbuhan dan produksi 36 kelapa sawit aksesi liar asal Kamerun dibandingkan  varietas DxP 540, yaitu aksesi CMR027D, CMR044D, dan CMR005D menunjukkan adaptasi yang baik karena mempunyai arakter pertumbuhan lebih lambat dan pelepah yang tidak terlalu panjang serta produksi yang tinggi. Aksesi CMR097D, CMR044D, CMR025D, CMR055D, CMR018D, CMR005D, CMR020D, CMR079D mempunyai jumlah tandan dan berat tandan diatas rata-rata yang menunjukkan potensi produktivitas yang tinggi. Terdapat korelasi signifikan antara pertumbuhan, produksi dan faktor lingkungan. Aksesi CMR058D, CMR025D, dan CMR055D menunjukkan korelasi positif terhadap faktor cuaca, yang mengindikasikan bahwa aksesi ini mempunyai kemampuan adaptasi yang baik terhadap perubahan lingkungan.
PENGARUH JENIS MULSA TERHADAP PERTAMBAHAN VOLUME AKAR DAN KARAKTER FISIOLOGIS TIGA VARIETAS PADI GOGO Kusbiantoro, Dedi; Hanum, Chairani; Asbur, Yenni; Purwaningrum, Yayuk; Alfisar, Fiqi; Sihaloho, Martha Adiwaty
Agroprimatech Vol. 8 No. 1 (2024): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v8i1.4947

Abstract

Gogo rice is one of the food crops that has the potential to be developed in national rice is becoming increasingly important, this is due to the decreasing rice field area, while the population growth rate is getting higher. Field experiments were carried out on the land of the Faculty of Agriculture, Islamic University of North Sumatra from May to August 2021. The aim is to determine the effect of mulch type on root volume, plant growth rate and net assimilation rate of gogo rice plants. The research method used was a Factorial Group Random Design with three different types of mulch as treatment, namely without mulch, black plastic mulch, Asystasia gangetica mulch, straw mulch. The varieties used are IPB8, IPB9 and Red Sigambiri. The treatment combination consists of 12 combinations in three repetitions. The results showed that mulch and varietal treatment had a real effect on root volume, while on plant growth rate and net assimilation rate had no real effect. Keywords: rice gogo, mulch, varieties
SOYBEAN GROWTH AND YIELD WITH APPLICATION OF PHOSPHATE FERTILIZER AND ORGANIC MATTER Nasution, Lely Wahidah; Hanum, Chairani; Hanum, Hamidah
Journal of Community Research and Service Vol. 1 No. 2: July 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v1i2.9340

Abstract

AbstractSoybean is useful for tofu, tempe, soy sauce and soy milk. The effective use of fertilizer and organic application can increase soybean productivity. The objective of this research was to study the growth and yield of various soybean varieties on application of phospate fertilizer and organic matter. This research was conducted in North Binjai and Research and Technology Laboratory Agriculture Faculty Universitas Sumatera Utara, Medan on May-September 2016. The method used Randomized Block Design with 3 factors. The first factor is soybean varieties consisting of: (Argomulyo, Dering, Dena, Kaba, Gema, Grobogan and Wilis), fertilization of phosphate (control and 150 kg/ha) and organic material application (control, Blotong 10 ton/ha and POEFBC/Palm Oil Empty Fruit Bunches Compost 10 ton / Ha). The results of this research showed that the seven varieties of soybean had characteristic differences on shoot dry weight, age of flowering, age of harvest, phospate uptake and dry weight of 100 seed. The longest flowering and harvesting age is obtained in Wilis, while the shortest age is Grobogan. The highest uptake of P in Argomulyo with treatment without organic matter and phospate fertilizer. Kaba variety with blotong treatment has the highest dry seed weight.Keywords : Organic Matter, Phosphate Fertilizer, Soybean Varieties
The Implementation of Chopper on Dairy Goat Farming in Bandar Tinggi Village: Penerapan Mesin Chopper Pada Budidaya Kambing Penghasil Susu Di Desa Bandar Tinggi Suprianto; Hanum, Chairani; Nasution, Fadly Ahmad Kurniawan
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i3.22976

Abstract

Peternak kambing peranakan etawa (PE) yang tergabung di kelompok tani Semangat Jaya desa Bandar Tinggi kondisinya saat ini sulit berkembang dikarenakan indukan yang kurang baik dan pola penyiapan pakan konvensional menyebabkan pakan terbuang. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi  masalah yang dihadapi peternak melalui penyediaan indukan kambing PE yang berkualitas dan penerapan mesin chopper. Metode yang diterapkan meliputi survei lapangan, diskusi, pengadaan indukan kambing PE yang memenuhi kriteria, penerapan mesin  untuk meningkatkan efisiensi pakan hijau, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan indukan kambing PE usia >1 tahun dengan ambing yang sehat menghasilkan susu ±0,7 liter/ekor telah berdampak dalam meningkatkan penghasilan tambahan peternak sebesar Rp. 35.000,-/ekor melalui pemberian 100% pakan hijau. Penerapan chopper telah berhasil mengurangi waktu penyiapan dan jumlah pakan hijau yang terbuang <10%. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan pengabdian telah berdampak positif terhadap pemberian pakan dan peningkatan penghasilan harian petani
Pertumbuhan, Hasil, dan Mutu Biji Kedelai dengan Pemberian Pupuk Organik dan Fosfor Hanum, Chairani
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 41 No. 3 (2013): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.137 KB) | DOI: 10.24831/jai.v41i3.8098

Abstract

ABSTRAKKedelai adalah tanaman yang membutuhkan fosfor (P) lebih banyak untuk pembentukan bijinya dibandingkan denganleguminosa lain. Fosfor merupakan faktor pembatas utama di daerah tropis karena sering difiksasi oleh aluminium danbesi. Salah satu upaya meningkatkan kesuburan tanah adalah melalui penambahan bahan organik dan manajemen fosfor.Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh pupuk organik dan fosfor terhadap pertumbuhan, hasil dan mutubiji kedelai. Percobaan dilakukan mulai April sampai September 2011 berupa percobaan pot (isi 10 kg tanah kering udara)menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak dua faktor. Faktor pertama adalah pupuk organik yang terdiri atas tigajenis, yaitu kotoran sapi, tandan kosong kelapa sawit (TKKS), dan blotong, masing-masing dengan dosis 180 g tanamandan  tanpa  pupuk (kontrol).  Faktor  ke-2  adalah dosis P yang terdiri atas 4 taraf, yaitu 0, 0.45, 0.90, dan 1.35 g Ptanaman. Pupuk P tidak berpengaruh nyata pada seluruh peubah amatan, sedangkan pupuk organik berpengaruh nyata.Kompos blotong meningkatkan jumlah bintil akar efektif (77.0%), bobot kering akar (94.7% ), bobot kering  biji (50.3%),dan  kandungan protein biji (0.9%) dibandingkan tanpa pemberian. Kandungan lemak biji kedelai meningkat 4.2% denganpemberian blotong atau TKKS. Bobot kering tajuk tertinggi diperoleh pada pemberian kompos blotong dan pupuk P dengandosis 0.45 g tanaman-1-1.Kata kunci: blotong, Glycine max, kotoran sapi, tandan kosong kelapa sawit, lemak kedelai, protein kedelai
Co-Authors . Hamidah . Rosmayati . Rosmayati A. Rauf Abdul Rauf Abdul Rauf Abdul Rauf ABDUL RAUF Abusari Marbun Adli Rifqi Alka Siregar Agus Hariadi Pinem Alfisar, Fiqi Alqamari, Muhammad Amda Resdiar Aminullah, Eki Ando Tikkos M Simbolon Asil Barus asil barus ASMARLAILI SAHAR Bayu Pratomo Charloq Cici Indriani Dalimunthe Dafni Mawar Tarigan Darma Bakti Dedi Kurniawan Diana Sofia Hanafiah Didi Soepandi DIDI SOPANDY Didy Sopandie Dina Arsyi Fazrin Edison Purba Edison Purba Edy Sigit Sutarta Erwanda Surya ERWIN NYAK AKOEB Evi Julianita Harahap FAHROZI FAHROZI fajar setia ningrum Fendiyanto, Miftahul Huda Ferry Ezra Sitepu Ferry Ezra Sitepu Fiqi Alfisar Fitra Syawal Harahap Fitri Anisyah Fitria Febrina Haikal Hanif Nasution Hamidah Hanum Hamidan Hanum Harahap, Erwin M. Hasanuddin Hasanuddin Irsal Irsal JA Napitupulu JA. Napitupulu Jamidi, Jamidi Jasmani Ginting Jefry Hutasoit Jenni Sagita Sinaga Jonatan Ginting Jonis Ginting Josua Simanjuntak Komaruddin Idris Komaruddin Idris KOMARUDIN IDRIS Kusbiantoro, Dedi Lahay, Ratna Rosanty LAMBOK SIMATUPANG Lamria Sidauruk Lely Wahidah Nasution Leonard Septian Munthe1*, Leonard Septian Munthe1*, Leonard Septian Munthe1*, Lisa Mawarni Lisa Mawarni LISA MAWARNI Lollie A.P. Putri Lollie Agustina P Putri Lollie Agustina P Putri Luthfi Aziz Mahmud M. Amin M. Dian Munawan Martha Adiwaty Sihaloho Mbue Kata Bangun Meiriani Meiriani Meylin Kristina Saragih Mochlisin Andriyanto, Mochlisin Muhammad Afrillah Muhammad Alqamari Muhammad Hatta Nasution, Fadly Ahmad Kurniawan Nini Rahmawati Nurdin Sitohang pratomo, bayu Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawaty Razali Rejchi Perdana Situmorang Retna Astuti Kuswardani Revandi I M Damanik Reyza Kurniawan ria anindi antika barus Rizky Julius Panggabean Romi Martino Sitanggang rosita sipayung Rosita Sipayung Rosita Sipayung ryan richo parulian manullang Sanggam Silitonga, Santri Wandana saut hamonangan pangaribuan Sihaloho, Martha Adiwaty Simatupang, Lambok Siregar, Hasril Siregar, Tumpal H.S. siti aminah nasution Siti Aminah Nasution Sitindaon, Putri Sudirman Yahya SUDIRMAN YAHYA Sudirman Yahya Syukri Habibi Nasution T. Irmansyah THS Siregar THS Siregar Victor Hevit Tarigan Wahju Q. Mugnisjah Wahju Qamara Mugnisjah Wahyu Dwi Dhana WAHYU Q. MUGNISJAH Wikka Sasvita Wilda Lumban Tobing Yayuk Purwaningrum Yayuk Purwaningrum Yayuk Purwaningrum Yenni Asbur Zulkifli Nasution