Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS SETS DENGAN METODE OUTDOOR LEARNING UNTUK MENUMBUHKAN SCIENCE PROCESS SKILL DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PESERTA DIDIK KELAS VII SMP DEVELOPMENT OF SETS-BASED WITH OUTDOOR LEARNING-METHOD STUDENT WORKSHEET TO ADVANCE SCIENCE PROCESS SKILL AND ENVIRONMENTAL ATTITUDE IN A VIIth GRADE HIGH SCHOOL STUDENTS Anandhi, Claudhia Maya; Wilujeng, Insih; Hastuti, Purwanti Widhy
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan LKPD berbasis SETS dengan metode outdoor learning yang layak untuk menumbuhkan science process skill dan sikap peduli lingkungan berdasarkan penilaian dari validator, (2) mengetahui respon pesert didik terhadap LKPD berbasis SETS dengan metode outdoor learning yang dikembangkan, (3) mengetahui pertumbuhan science process skill setelah menggunakan LKPD berbasis SETS dengan metode outdoor learning yang dikembangkan, dan (4) mengetahui pertumbuhan sikap peduli lingkungan setelah menggunakan LKPD berbasis SETS dengan metode outdoor learning yang dikembangkan. Penelitian pengembangan LKPD berbasis SETS dengan metode outdoor learning menggunakan model 4D yang terdiri dari empat tahap yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian ini adalah 30 peserta didik kelas VII E SMP N 1 Paliyan. Data pertumbuhan science process skill diperoleh melalui soal pretest-posttest dan lembar observasi. Data pertumbuhan sikap peduli lingkungan diperoleh melalui angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Berdasarkan penilaian ahli secara keseluruhan meliputi aspek kelayakan isi, aspek penyajian, aspek kebahasaan, dan aspek kegrafisan, LKDP berbasis SETS dengan metode outdoor learning layak untuk menumbuhkan science process skill dan sikap peduli lingkungan dengan kategori sangat baik. (2) Respon peserta didik terhadap LKPD adalah sangat baik. (3) LKPD ini mampu menumbuhkan science process skill peserta didik kelas VII SMP dengan penguasaan baik, normalized gain score sedang, dan didukung paired sample t-test dengan hasil signifikan. (4) LKPD ini mampu menumbuhkan sikap peduli lingkungan peserta didik kelas VII SMP dengan penguasaan baik, normalized gain score sedang, dan didukung paired sample t-test dengan hasil yang signifikan.Kata kunci: LKPD, science process skill, SETS dengan metode outdoor learning, sikap peduli lingkunganThe aims of this research were to (1) produce SETS-based with outdoor learning-method student worksheet which is valid to advance students’ science process skill and environmental attitude in a VIIth grade high school students based on validator, (2) know student respond on SETS-based with outdoor learning-method student worksheet (3) know the advancement of students’ science process skill after using the developed SETS-based with outdoor learning-method student worksheet and (4) know the advancement of students’ environmental attitude after using the developed SETS-based with outdoor learning-method student worksheet. The sample of this study included 30 students of VII E class SMPN 1 Paliyan. Research model that is being conducted is 4D model comprises define, design, develop, and disseminate. According to results: : (1) The developed student worksheet was valid to advance students’ science process skill and environmental attitude in a VIIth grade high school students according to validator, with very good category. (2) Student responses on developed worksheet were very good. (3) Developed worksheet can advance students science process skill which is shown by good percentage, medium gains, and suppotted by significant result of paired sample t-test. (4) Developed worksheet can advance students environmental attitude which is shown by good percentage, medium gains, and supported by significant result of paired sample t-test.Keywords: environmental attitude, science process skill, SETS-based with outdoor learning-method, student worksheet
PERBEDAAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP PADA PEMBELAJARAN SAINS BERMUATAN NATURE OF SCIENCE MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN INQUIRY TRAINING Tianna, Elsa; Hastuti, Purwanti Widhy; Widowati, Asri
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan literasi sains peserta didik di SMP Negeri 12 Yogyakarta pada pembelajaran sains bermuatan Nature of Science (NOS) menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Inquiry Training. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian bentuk Matched Group Design dengan dua macam perlakuan terhadap dua kelas, yang menggunakan model pembelajaran PBL bermuatan NOS sebagai kelas eksperimen 1 dan Inquiry Training bermuatan NOS sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen pembelajaran berupa RPP dengan model PBL dan Inquiry Training yang masing-masing bermuatan NOS serta LKPD pembelajaran bermuatan NOS untuk menunjang Literasi Sains. Instrumen pengumpulan data meliputi tes untuk literasi sains pada aspek kompetensi dan lembar observasi keterlaksanaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenis dan uji hipotesis berupa Independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan literasi sains peserta didik di SMP Negeri 12 Yogyakarta pada Pembelajaran Sains Bermuatan NOS menggunakan model Problem Based Learning dan Inquiry Training. Berdasarkan analisis nilai sig.(2-tailed) pada tes literasi sains sebesar 0,000 ½ α atau 0,000 lebih kecil dari 0,025 maka H0 ditolak, sehingga hipotesis yang menyatakan ada perbedaan literasi sains pada model pembelajaran PBL dan Inquiry Training diterima.Kata kunci: Model Problem Based Learning,Inquiry Training, Nature Of Science (NOS), Literasi sains.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH DAN PENCAPAIAN KKM PESERTA DIDIK SMP THE INFLUENCE OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL TOWARDS PROBLEM SOLVING SKILL AND KKM ACHIEVEMENT OF STUDENTS JUNIOR HIGH SCHOOL Wardhani, Citra Hanum; Prasetyo, Zuhdan Kun; Hastuti, Purwanti Widhy
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran IPA berbasis problem based learning terhadap kemampuan memecahkan masalah peserta didik SMP; (2) pengaruh model pembelajaran IPA berbasis problem based learning terhadap pencapaian KKM peserta didik SMP. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh model pembelajaran IPA berbasis problem based learning terhadap kemampuan memecahkan masalah peserta didik dengan taraf signifikan 0,000 dan diperoleh nilai pengaruh sebesar 0,8 yang termasuk dalam kategori tinggi ; (2) ada pengaruh model pembelajaran IPA berbasis problem based learning terhadap pencapaian KKM peserta didik dengan taraf signifikan 0,000 dan diperoleh nilai pengaruh sebesar 0,6 yang termasuk dalam kategori sedang.Kata kunci: problem based learning, kemampuan memecahkan masalah, pencapaian KKMThe purpose of this research is to determine of: (1) problem based learning’s influence towards problem-solving skills of students VII grade in SMP, and (2) problem based learning’s influence toward KKM achievement of students VII grade in SMP. This research is quasy experiment with pretest-posttest nonequivalent control group design.The results showed that (1) there is an influence of problem based learning toward problem-solving skills of students VII grade in SMP Negeri 1 Sedayu of 0,000 significant degree and get value effect 0,8 who counted high category. (2) there is an influence of problem based learning toward KKM achievement of students VII grade in SMP Negeri 1 Sedayu of 0,000 significant degree and get value effect 0,6 who counted high category.Keywords : problem based learning, problem solving skills, KKM achievement
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI STRUKTUR BUMI DAN BENCANA KELAS VII SMP DEVELOPMENT OF STUDENT WORKSHEET BASED ON CONSTRUCTIVE APPROACH TO INCREASE MOTIVATION AND LEARNING ACHIEVEMENT ON THE MATERIAL OF EARTH STRUCTURES AND DISASTER ON CLASS VII JUNIOR HIGH SCHOOL Wati, Desi Aulia; Sudomo, Joko; Hastuti, Purwanti Widhy
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) menghasilkan LKPD berbasis pendekatan konstruktivis yang layak untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA peserta didik berdasarkan dosen ahli dan guru IPA, (2) mengetahui respon peserta didik terhadap LKPD berbasis pendekatan konstruktivis, (3) mengetahui peningkatan motivasi belajar perserta didik setelah menggunakan LKPD berbasis pendekatan konstruktivis, (4) mengetahui peningkatan hasil belajar IPA perserta didik setelah menggunakan LKPD berbasis pendekatan konstruktivis. Penelitian ini merupakan penelitian R D dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi LKPD, lembar keterlaksanaan pembelajaran pendekatan konstruktivis, angket respon peserta didik terhadap LKPD, lembar observasi motivasi belajar, angket motivasi belajar, dan soal pretest-posttest. Kegiatan uji coba produk dilakukan di kelas VII B SMP N 2 Turi dengan jumlah 32 anak. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif berupa uraian komentar dan saran dari validator sedangkan analisis kuantitatif berupa perhitungan persentase untuk peningkatan motivasi belajar dan N-gain score untuk pretest- posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) LKPD berbasis pendekatan konstruktivis dinyatakan layak dengan skor 67,75 dari skor maksimal 72 termasuk kategori sangat baik, (2) LKPD yang  dikembangkan mendapat respon peserta didik dengan skor 89,45 dari skor maksimal 112 termasuk kategori baik, (3) rata-rata peningkatan motivasi belajar peserta didik melalui hasil observasi dari tiga kali pertemuan yaitu sebesar 10,7% termasuk kategori cukup baik, serta diperkuat dengan hasil angket yaitu mengalami peningkatan sebesar 7,67% dari kategori cukup baik menjadi kategori baik, (4) peningkatan hasil belajar peserta didik mendapatkan nilai N-gain score sebesar 0,4 pada kategori sedang. Hal ini diperkuat dengan hasil uji U Mann- Whitney yang diperoleh taraf signifikasi sebesar 0,000 yang berarti  terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan LKPD.Kata kunci: LKPD, konstruktivis, motivasi, hasil belajarThis research was conducted: (1) produce student worksheet based on constructivist approach that is feasible to be used to improve students learning motivation and learning achievement based on expert lecturers and science teachers, (2) know students response toward the student worksheet based on constructivist approach, (3) know improvement students motivation after using student worksheet based on constructivist approach, (4) know improvement of science learning achievement of students after using student worksheet constructivist approach. This research is R D research with 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The instruments used in this research are validation sheet of worksheet, learning activity sheet of constructivist approach, a questionnaire on students response to the worksheet, motivation observation sheet, motivation questionnaire, and pretest-posttest question. Developmental testing activities done in class VII B Junior High School 2 Turi with 32 children. Data was analyzed by qualitative and quantitative descriptive analysis technique. Qualitative analysis in the form of description of comments and suggestions from the validator while quantitative analysis in the form of percentage calculations for  improvement of learning motivation and N-gain score for pretest-posttest. The result of this research showed that: (1) student worksheet based on constructivist approach is declared feasible with score 67,75 from maximal score 72 including very good category, (2) developed student worksheet get student response with score 89,45 from maximum score 112 including good category, (3) the average of learning motivation increase through observation result from three times meeting that is 10,7% including good enough category, and also reinforced with result of questionnaire that has increased by 7.67% from category good enough become good category, (4) increased learning outcomes get a N-gain score of 0.4 in the medium category. This is reinforced by Mann-Whitney U test results obtained a signification level of 0,000 which means there is a significant difference between learning achievement before and after using worksheet.Keywords: student worksheet, constructivist, motivation, learning achievement
PERBEDAAN PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI METODE EKSPERIMEN DITINJAU DARI KETERAMPILAN PROSES DAN SIKAP ILMIAH PESERTA DIDIK Handayani, Putri; Widodo, Eko; Widhy Hastuti, Purwanti
Jurnal TPACK IPA Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan signifikan pembelajaran IPA yang menggunakanpendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan kontekstual ditinjau dari keterampilan proses dan ditinjau dari sikapilmiah. Kemudian mengetahui pendekatan yang lebih baik dalam pembelajaran IPA antara kelas berpendekatan inkuiriterbimbing dan pendekatan kontekstual ditinjau dari keterampilan proses dan ditinjau dari sikap ilmiah. Penelitian inimerupakan penelitian quasi experiment dengan desain Posttest-only Control Design yang dilakukan di SMP Negeri 2Depok. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik cluter random sampling. Perlakuan yang diberikan padakelas eksperimen 1 yaitu melaksanakan pembelajaran menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dengan metodeeksperimen, sedangkan pada kelas ekspeirmen 2 menggunakan pendekatan kontekstual dengan metode eksperimen.Data keterampilan proses diperoleh dengan menggunakan lembar observasi keterampilan proses. Data sikap ilmiahpeserta didik diperoleh dengan menggunakan lembar observasi sikap ilmiah. Pengujian hipotesis dilakukanindependent sample t-test. Uji prasyarat yang dilakukan meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pembelajaran IPA yang menggunakan pendekatan inkuiriterbimbing dengan pendekatan kontekstual ditinjau dari keterampilan proses dan terdapat perbedaan signifikan antarapembelajaran IPA yang menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan kontekstual ditinjau darisikap ilmiah. Kemudian pendekatan inkuiri terbimbing lebih baik ditinjau dari keterampilan proses peserta didikdibandingkan pendekatan kontekstual dan pendekatan inkuiri terbimbing lebih baik ditinjau dari sikap ilmiah pesertadidik dibandingkan pendekatan kontekstual.   Kata kunci: pendekatan inkuiri terbimbing, pendekatan kontekstual, metode eksperimen, keterampilan proses, sikap Abstract ilmiah
PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN SCIENCE PROCESS SKILLS DAN SCIENTIFIC ATTITUDE PESERTA DIDIK SMPN 1 MLATI DEVELOPMENT OF SCIENCE STUDENT WORKSHEET BASED ON GUIDED INQUIRY TO IMPROVE SCIENCE PROCESS SKILLS AND SCIENTIFIC ATTITUDE OF 1 MLATI JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Febrianta, Nugraha; Prasetyo, Zuhdan Kun; Hastuti, Purwanti Widhy
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk LKPD IPA berbasis guided inquiry tema “Transpor Nutrisi dan Fotosintesis” yang layak untuk digunakan, mengetahui peningkatan science process skills, dan peningkatan scientific attitude pengguna LKPD hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan model 4-D (define, design, develop, and disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi science process skills, lembar pretest dan posttest, lembar observasi sikap ilmiah, angket sikap ilmiah, lembar validasi soal science process skills, dan lembar validasi LKPD. Produk pengembangan (LKPD) terlebih dahulu divalidasi oleh dua orang dosen ahli dan dua orang guru IPA sebelum digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD IPA Guided Inquiry yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran dengan nilai A (termasuk kategori sangat baik). Peningkatan science process skills berdasarkan tes termasuk kategori peningkatan tinggi, sedangkan berdasarkan hasil observasi termasuk kategori peningkatan sedang. Peningkatan scientific attitude peserta didik berdasarkan pengisian angket termasuk kategori peningkatan rendah, sedangkan berdasarkan hasil observasi termasuk kategori peningkatan tinggi.Kata Kunci : LKPD IPA Guided Inquiry, Science Process Skills, Scientific AttitudeThis research aimed to produce science student worksheets based on guided inquiry theme “Transport of Nutrition and Photosynthesis” which is feasible to use, to determine the improvement of science process skills, and the improvement of scientific attitude of the developed student worksheet users. This was Research and Development (RD) research with 4-D model (define, design, develop, and disseminate). The instruments used in this study included the science process skills observation sheet, the scientific attitude questionnaire, the validation sheet on the science process skills, and the student worksheet validation sheet. The development product (the student worksheet) was first validated by two expert lectures and two science teachers before being used in learning. The results showed that the developed guided inquiry science student worksheet was feasible in learning with the value of A (very good category).The improvement of science process skills based on test assessment was high enhancement category, while based on the observation result was medium enhancement category. The improvement of students scientific attitude based on questionnaires was low enhancement category, while based on the observation result was high enhancement category.Key words: Guided Inquiry Science Student Worksheet, Science Process Skills, Scientific Attitude
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 TURI IMPROVEMENT OF CRITICAL THINKING ABILITY IN NATURAL SCIENCE LEARNING WITH PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MODEL ON STUDENTS VII GRADER IN SMP NEGERI 1 TURI Dzikriya, Anisati; Wilujeng, Insih; Hastuti, Purwanti Widhy
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) keterlaksanaan model PBL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, (2) peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan model PBL, dan (3) respon peserta didik terhadap model PBL. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi keterlaksanaan PBL, lembar observasi kemampuan berpikir kritis, soal test evaluasi, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan n-gainscore dan deskriptif persentase. Hasil: (1) keterlaksanaan model PBL pada siklus I terlaksana sebesar 79% (baik) dan pada siklus II terlaksana sebesar 100% (sangat baik), (2) kemampuan berpikir kritis pada siklus I dan siklus II meningkat setelah pembelajaran dengan rerata persentase ketercapaian indikator berturut-turut sebesar 61,2% (cukup) dan 91,4% (sangat baik), dan (3) pembelajaran menggunakan model PBL mendapat respon “Baik” dengan persentase 78% dari peserta didik.Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Model PBLThis research aims to know;(1) the implementation of PBL model in improving the critical thinking skills, (2) the improvement of critical thinking skills with PBL model, and (3) the response of students to the PBL model. This study is a classroom action research conducted in two cycles of action. The instruments of data collection include observation sheet of PBL implementation, critical thinking ability observation sheet, evaluation test, and questionnaire of student's response to learning. The data obtained were then analyzed using N-gainscore and descriptive percentage technique. Results: (1) the implementation of PBL model in cycle I obtained the percentage 73% (good) and in cycle II obtained percentage 91% (very good), (2) critical thinking ability in cycle I and cycle II increased after learning with PBL model with the average of indicator achievement percentage 61.2% (enough) and 91, 4% (excellent), and (3) learning using PBL model get "Good" responses with percentage 78% from students.Keywords: critical thinking ability, PBL Model
PENGARUH MODEL KLARIFIKASI NILAI TERHADAP KESADARAN BAHAYA ZAT ADITIF PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA SMP Kurnia Tri Aulia; Purwanti Widhy Hastuti; Widodo Setiyo Wibowo
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pengaruh model pembelajaran klarifikasi nilai terhadap kesadaran bahaya zat aditif aspek pengetahuan, (2) menganalisis pengaruh model pembelajaran klarifikasi nilai terhadap kesadaran bahaya zat aditif aspek sikap, dan (3) menganalisis pengaruh model pembelajaran klarifikasi nilai terhadap kesadaran bahaya zat aditif aspek tindakan. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wonosari Tahun Ajaran 2017/2018 sebanyak 171 siswa yang terbagi dalam tujuh kelas. Sampel penelitian ini berjumlah 48 siswa yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII D sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran klarifikasi nilai dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, (2) soal aspek pengetahuan, (3) angket kesadaran bahaya zat aditif aspek sikap dan tindakan dengan konversi skala likert. Teknik analisis data terdiri dari teknik pengujian prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas, untuk mengetahui peningkatan hasil pretest dan posttest menggunakan perhitungan nilai n-gain, dan teknik pengujian hipotesis menggunakan uji independent t-test dilanjutkan dengan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh model klarifikasi nilai terhadap kesadaran bahaya zat aditif aspek pengetahuan siswa dengan kategori effect size sedang (2) ada pengaruh model klarifikasi nilai terhadap kesadaran bahaya zat aditif aspek sikap dengan kategori effect size tinggi (3) ada pengaruh model klarifikasi nilai terhadap kesadaran bahaya zat aditif aspek tindakan dengan kategori effect size tinggi.Kata kunci : Kesadaran Bahaya Zat Aditif, Model Klarifikasi Nilai
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS POTENSI LOKAL BATIK ECOPRINT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP N 1 SLEMAN Rahma Syahri; Insih Wilujeng; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 8, No 2 (2024): Jurnal TPACK IPA (August,2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan modul elektronik berbasis potensi lokal batik ecoprint yang layak meningkatkan literasi sains peserta didik; (2) menguji keefektifan modul elektronik berbasis potensi lokal batik ecoprint untuk meningkatkan literasi sains pada peserta didik; (3) Mengetahui respon peserta didik terhadap modul elektronik berbasis potensi lokal batik ecoprint untuk meningkatkan literasi sains pada peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RD) menggunakan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Pengumpulan kelayakan dilakukan dengan pengisisan angket validasi oleh validator ahli media dan materi. Desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest. Pengumpulan data peningkatan literasi sains dilihat dari hasil tes dan non tes menggunakan soal pretest-posttest literasi sains dan lembar observasi sikap literasi sains. Analisis keefektifan menggunakan standar n-gain. Pengumpulan data kepraktisan dengan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) modul elektronik berbasis potensi lokal batik ecoprint yang telah dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan literasi sains peserta didik dari segi materi dan media; (2) modul elektronik berbasis potensi lokal batik ecoprint yang telah dikembangkan efektif dalam meningkatkan literasi sains peserta didik; (3) modul elektronik berbasis potensi lokal batik ecoprint yang dikembangkan mendapat respon sangat baik dari peserta didik.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS INQUIRY SCIENCE ISSUES UNTUK MENUMBUHKAN PRACTICAL SKILL DAN ENVIRONMENTAL ATTITUDE PESERTA DIDIK KELAS VII SMP DEVELOPMENT OF INQUIRY SCIENCE ISSUES-BASED STUDENT WORKSHEET TO ADVANCE PRACTICAL SKILL AND ENVIRONMENTAL ATTITUDE IN A SEVENTH GRADE HIGH SCHOOL STUDENTS Hirmampuni Adinda Putri; Eko Widodo; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan LKPD berbasis inquiry science issues yang layak untuk menumbuhkan practical skill dan environmental attitude; (2) mengetahui respon peserta didik terhadap produk LKPD berbasis inquiry science issues yang dikembangkan; (3) mengetahui pertumbuhan practical skill setelah menggunakan produk LKPD berbasis inquiry science issues yang dikembangkan; (4) mengetahui pertumbuhan environmental attitude setelah menggunakan produk LKPD berbasis inquiry science issues yang dikembangkan. Penelitian pengembangan LKPD ini menggunakan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi lembar validasi LKPD, angket respon peserta didik terhadap LKPD, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi practical skill, soal pretest-posttest practical skill, dan kuesioner environmental attitude peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis skala empat, persentase penguasaan practical skill dan keterlaksanaan pembelajaran inquiry science issues, N-gain score, serta uji t berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKPD yang dikembangkan layak untuk menumbuhkan practical skill dan environmental attitude peserta didik kelas VII SMP; (2) Respon peserta didik terhadap LKPD adalah sangat baik dengan nilai A; (3) Rata-rata persentase penguasaan practical skill peserta didik sebesar 77,87% setelah menggunakan LKPD dan gain score ternormalisasi sebesar 0,65 yang termasuk kategori sedang. Uji t-test berkorelasi menunjukkan bahwa practical skill peserta didik mengalami pertumbuhan yang signifikan setelah menggunakan LKPD dengan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000; (4) Rata-rata persentase environmental attitude peserta didik setelah menggunakan LKPD sebesar 87,58 % dan gain score ternormalisasi sebesar 0,67 yang termasuk kategori sedang. Uji t-test berkorelasi menunjukkan bahwa environmental attitude peserta didik mengalami pertumbuhan yang signifikan setelah menggunakan LKPD dengan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000.Kata kunci: LKPD, Inquiry Science Issues, practical skill, environmental attitudeThe aims of this research were to (1) develop inquiry science issues-based student worksheet based which is feasible to advance students’ practical skill and environmental attitude, (2) know students’ responses towards inquiry science issues-based student worksheet, (3) know the advancement of students’ practical skill after using the developed inquiry science issues-based student worksheet and (4) know the advancement of students’ environmental attitude after using the developed inquiry science  issues-based student worksheet. Research model that is being conducted is 4D model (define, design, develop, and disseminate). Data were collected using validation form, student response questionnaire towards student worksheet, inquiry science issues observation form, practical skill observation form, pretest-posttest of practical skill, and environmental attitude questionnaire. Data were analyzed four scale analysis, percentage for practical skill and inquiry science issues learning, N-gain score, and paired sample t-test. According to results, (1) the developed worksheet was feasible to advance students’ practical skill and environmental attitude; (2) Students’ responses to the developed worksheet were found very good (A); (3) The average score of practical skill after using the developed worksheet was 77,87%. Gains were found between practical skill pre and post test scores. The value of the gains were 0,65, categorized as medium gains. Paired sample t-test indicated that there was significant advancement of students’ practical skill after using the developed student worksheet with the Sig. value was reported to be 0,000; (4) The average score of environmental attitude after using the developed worksheet was 87,58%. The value of the gains were 0,67, categorized as medium gains. Paired sample t-test indicated that there was significant advancement of students’ environmental attitude after using the developed student  worksheet with the Sig. value was reported to be 0,000.Keywords: student worksheet, Inquiry Science Issues, practical skill, environmental attitude