Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LKPD MATERI SISTEM EKSKRESI PADA GINJAL UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SIKAP INGIN TAHU PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP N 1 PIYUNGAN THE DEVELOPMENT OF STUDENT’S WORKSHEETS IN A SUBJECT OF EXCRETORY SYSTEM OF HUMAN KIDNEY USING AUTHENTIC INQUIRY LEARNING APPROACH TO EXPAND PROBLEM SOLVING AND CURIOUSITY SKILL Chusnindiyah Sari Nastiti; Sabar Nurohman; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (December, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan LKPD dengan pendekatan authentic inquiry learning dari beberapa ahli dan guru IPA, mengetahui ketercapaian kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada pembelajaran IPA di SMP yang menggunakan LKPD IPA dengan pendekatan authentic inquiry learning, mengetahui ketercapaian sikap ingin tahu peserta didik pada pembelajaran IPA di SMP dengan menggunakan LKPD pendekatan authentic inquiry learning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model 4-D dengan tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan LKPD IPA dengan pendekatan Authentic Inquiry Learning termasuk ke dalam kategori sangat baik, kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada pertemuan ketiga termasuk ke dalam kategori baik dan dengan gain score termasuk ke dalam kategori sedang, sikap ingin tahu peserta didik termasuk ke dalam kategori kuat.Kata kunci: Pengembangan, LKPD, Authentic Inquiry Learning, Pemecahan masalah, Sikap ingin tahu.AbstractThe research’s purposes are to know the quality of student’s worksheets within authentic inquiry learning approach by votes of some expert lectures and science teachers, know the students achievement of problem solving skill using student worksheets within authentic inquiry learning approach, know the students achievement of curiousity skill using student worksheets within authentic inquiry learning approach. This development reasearch, equipped of 4D model, i.e : define, design, develop and disseminate (this model are not applied by this research because of the limited time and sources). This research using descriptive analysis technic. Results of this research are student’s worksheets development using authentic inquiry learning approach got very good category by votes of some lectures and some science teachers, students problem solving skill by the studying experience using authentic inquiry learning approach include in good category, by the gain score include in medium category, students curiousity include in strong category.Keywords: Developments, Student Worksheets, Authentic Inquiry Learning, Prblem Solving Skill, Curiousity.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MODEL CONNECTED UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN PENCAPAIAN RASA INGIN TAHU SERTA KETERAMPILAN PROSES PESERTA DIDIK SMP THE DEVELOPMENT OF SCIENCE LEARNING DEVICE WITH CONNECTED MODEL FOR IMPROVING COGNITIVE SKILL AND ACHIEVEMENT CURIOSITY AND PROCESS SKILL OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Desi Hartinah; Insih Wilujeng; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran IPA Model connected berdasarkan penilaian dosen ahli dan guru IPA, 2) mengetahui peningkatan kemampuan kognitif peserta didik setelah menggunakan perangkat pembelajaran IPA model Connected, 3) mengetahui pencapaian rasa ingin tahu peserta didik 4) mengetahui pencapaian keterampilan proses peserta didik. Desain penelitian ini merupakan RD dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar angket validasi perangkat pembelajaran, lembar angket rasa ingin tahu peserta didik, lembar observasi keterampilan proses peserta didik serta soal pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis secara deskriptif kuantitatif, konversi skor skala 5, gain score ternormalisasi dan analisis deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian ini adalah perangkat pembelajaran IPA model connected menurut penilaian dari dosen ahli dan Guru IPA termasuk dalam kategori baik (B), perangkat pembelajaran IPA model connected ini mampu meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik dengan nilai 0,6 (termasuk kategori sedang), perangkat pembelajaran IPA model connected berhasil memperoleh pencapaian rasa ingin tahu dengan persentase 78,9 % (kategori baik) serta pencapaian keterampilan proses dengan presentase 72,6 % (kategori baik).Kata Kunci: perangkat pembelajaran IPA model connected, kemampuan kognitif, rasa ingin tahu, keterampilan proses.The aims of this research were 1) to know reasonable of science with connected model based on expert assessment, 2) to know the improve cognitive ability after using science learning device with connected model, 3) to know curiosity achievement of student, 4) to know process skill achievement of student. This research was categorized as R D research with 4D models (Define, Design, Develop, and Disseminate). The instruments of this research were validation forms of learning device, students’ questionnaire of curiosity, process skill observation forms, and pretest and posttest tasks. Data analysis techniques used in this research were quantitative data analysis, conversion scale 5, gain score normalization and descriptive analysis with percentage. The results of this research were 1) science learning device with connected model that reasonable with categories well (B) by validators, 2) science learning device with connected model could to increase cognitive ability with the gain score normalization which was 0,6 and categorized as a medium result, 3) science learning device with connected model could to achieve curiosity 78,9% with categories well (B), 4) science learning device with connected model could to acive process skill 72,6% with categories well (B).Keywords: science learning device with connected model, cognitive ability, curiosity, process skill
PENGARUH PENDEKATAN SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES TERHADAP ENVIRONMENTAL LITERACY SISWA SMP Ardhya Handayani; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran socioscientific issues terhadap environmental literacy peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen menggunakan pretest dan posttest group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas VII, VIII, dan IX di SMP Negeri 2 Klaten. Sampel yang digunakan dalam penelitian terdiri dari 22 siswa kelas VII G dan 23 siswa kelas VII H, yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas VII G digunakan sebagai kelas eksperimen menggunakan pendekatan socioscientific issues dan VII H sebagai kelas kontrol menggunakan scientific approach. Instrumen yang digunakan dalam penelitan ini adalah soal pretets dan posttest. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan uji anakova dan effect size. Hasil penelitan dari analisis melalui uji anakova, mendapatkan nilai signifikasi dari pendekatan SSI terhadap environmental literacy sebesar 0,047 (Sig α),dan didapatkan effect size sebesar 0,408, yang masuk dalam kategori rendah. Hal ini menunjukan adanya pengaruh signifikan dari pendekatan socioscientific issues terhadap environmental literacy.Kata kunci: pendekatan socioscientific issues, environmental literacyAbstract
PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING YANG MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI MORAL UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PROSES DAN KETERAMPILAN SOSIAL PESERTA DIDIK SMP Kumalasari Diah Ayu Pebrianti; Sabar Nurohman; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (February, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing yang mengintegrasikan nilai-nilai moral yang layak digunakan untuk mengembangkan keterampilan proses dan keterampilan sosial berdasarkan kriteria kualitas LKPD yang baik oleh validator, 2) mengetahui potensi LKPD IPA untuk mengembangkan keterampilan proses peserta didik, 3) mengetahui potensi LKPD IPA untuk mengembangkan keterampilan sosial peserta didik, dan 4) mendeskripsikan respon peserta didik terhadap LKPD IPA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R D (Research and Development) yang dikemukakan oleh Thiagarajan yang terdiri dari empat tahapan yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah 24 anak kelas VIII D SMP N 2 Tempel. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi LKPD IPA, lembar observasi keterampilan proses dan keterampilan sosial, dan angket respon peserta didik terhadap LKPD IPA. Teknik analisis yang digunakan antara lain rerata skor untuk mencari skor aktual, konversi skor menjadi nilai skala lima, serta perhitungan persentase penguasaan kemampuan. Hasil penelitian ini adalah 1) LKPD IPA hasil pengembangan dinyatakan layak oleh validator dengan rerata skor 69,3 dengan nilai A yang termasuk dalam kategori sangat baik, 2) LKPD IPA yang dikembangkan berpotensi untuk mengembangkan keterampilan proses peserta didik, 3) LKPD IPA yang dikembangkan berpotensi untuk mengembangkan keterampilan sosial peserta didik, dan 4) hasil rerata skor respon peserta didik terhadap LKPD IPA yang dikembangkan yaitu 102,7 dengan nilai A yang termasuk kategori sangat baik.Kata kunci: LKPD, IPA, inkuiri terbimbing, nilai-nilai moral, keterampilan proses, keterampilan sosial.
PENGEMBANGAN LKPD IPA “PROTECTING OUR EARTH FROM AIR POLLUTION” BERBASIS AUTHENTIC INQUIRY LEARNING Sinta Aulia Devi Maharani; asri widowati; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD IPA tema “Protecting Our Earth from Air Pollution” berbasis authentic inquiry learning, mengetahui peningkatan kemampuan problem solving serta sikap ingin tahu peserta didik dengan menggunakan LKPD yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan mengadaptasi langkah-langkah 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Hasil penelitian pengembangan LKPD IPA berdasarkan penilaian dosen ahli dan guru IPA ditinjau dari kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikan memperoleh skor rata-rata 3,79 (kategori sangat baik) dengan reliabilitas sebesar 96,13% sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. LKPD IPA hasil pengembangan dapat meningkatkan kemampuan problem solving dibuktikan dengan  gain score sebesar 0,51 dengan kategori sedang. LKPD IPA juga telah terbukti meningkatkan sikap ingin tahu peserta didik dibuktikan dengan data observasi sikap ingin tahu peserta didik meningkat 20,02%. Kata Kunci: LKPD IPA, authentic inquiry learning, problem solving, sikap ingin tahu
PENGEMBANGAN LKPD IPA MODIFIED FREE INQUIRY UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN PEDULI LINGKUNGAN AKIBAT PENAMBANGAN PASIR DI KAWASAN KECAMATAN MUNTILAN, KABUPATEN MAGELANG DEVELOPMENT OF SCIENCE STUDENT WORKSHEETS MODIFIED FREE INQUIRY TO RAISE AWARENESS OF THE CONCERNED FOR THE ENVIRONTMENT AS A RESULT OF SAND MINING IN MUNTILAN SUB-DISTRICT, MAGELANG DISTRICT Agustina Martha Eristya; Dadan Rosana; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD IPA, respon peserta didik dan keefektifan LKPD IPA Modified Free Inquiry yang dikembangkan untuk menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan akibat penambangan pasir di kawasan Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD). Instrumen yang digunakan berupa angket penilaian LKPD IPA, angket respon peserta didik terhadap LKPD IPA, angket sikap peduli lingkungan, dan lembar observasi sikap peduli lingkungan. Subjek penelitian melibatkan 2 dosen ahli dan 2 guru IPA sebagai validator, serta 24 peserta didik kelas VII C SMP Negeri 1 Muntilan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif validasi dan respon peserta didik terhadap LKPD IPA, gain score sikap peduli lingkungan dan one t-test, serta presentase sikap peduli lingkungan. Hasil penelitian ini adalah kelayakan LKPD IPA memperoleh nilai A (sangat baik). Respon peserta didik terhadap LKPD memperoleh nilai A (sangat baik). LKPD IPA dapat menumbuhkan sikap peduli lingkungan dibuktikan dengan hasil perhitungan dengan gain score dan melalui uji t. Presentase dari sikap peduli lingkungan berdasarkan observasi pada setiap pertemuan mengalami kenaikan.Kata kunci: LKPD IPA, modified free inquiry, sikap peduli lingkunganThe aim of this research are to know the feasibility and the response of the learners and determine effectiveness of science student worksheet Modified Free Inquiry developed to raise the environmental awareness attitudes as a result of sand mining in Muntilan Sub-district, Magelang District.Type of this research is Research and Development (RD). The instruments are questionnaire for evaluation science student worksheet, questionnaires of response learners to the science student worksheet, questionnaires the environmental awareness attitudes and form of observation for the environmental awareness attitudes. Subject of this research involving 2 experts and 2 science teachers as the validator and 24 learners class VII C of Muntilan 1 Junior High School. The data were analized using descriptive analysis for validation and the response of the learners to the science student worksheet, gains score the environmental awareness attitudes and t-test type one-t test, and the precentage of the environmental awareness attitudes. The results of this research are the feasibility of science student worksheet obtain the value A (excellent). The response learners obtain the value A (excellent). Science student worksheet can raise the environmental awareness attitudes by the results of the calculation with the gains score and the significant of t-test. Precentage of the environmental awareness attitudes based on observation increase on every meeting.Keywords: Science student worksheet, modified free inquiry, the environmental awareness attitudes
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Problem Solving dan Curiosity dalam Pembelajaran IPA 1 Widhy Hastuti, PurwantI; Widowati, Asri; Setyowarno, Didik
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.891 KB) | DOI: 10.24905/psej.v3i1.99

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi implementasi model Problem Based Learning (PBL),meningkatkan problem solving dan sikap curiosity calon guru pada mata kuliah IPA 1. Jenis penelitian ini adalahpenelitian tindakan kelas dengan tahap perencanaan, implementasi dan observasi serta refleksi. Penelitian inidilakukan sebanyak tiga siklus dengan materi yang diajarkan meliputi faktor-faktor yang mempengaruhipertumbuhan tanaman, pemisahan campuran, dan termoregulasi. Instrumen yang digunakan berupa tesproblem solving dan lembar observasi problem solving, curiosity serta keterlaksanaan model PBL. Prosespembelajaran dilakukan sesuai dengan sintaks yang terdapat dalam model PBL. Hasil penelitianmenunjukkan keterlaksanaan model PBL sudah baik dengan terlaksananya semua langkah pada siklus 3.Strategi perbaikan yang dilakukan berupa memfokuskan orientasi masalah yang disajikan, membimbing calonguru dalam berbagi tugas dalam kelompok dan mengatur waktu sehingga pembelajaran lebih optimal. Hasiltes menunjukkan peningkatan rerata nilai problem solvingcalon guru dari siklus ke siklus dan di dukung denganhasil observasi dimana tiap aspek problem solving mencapai kategorisangat baik. Dengan demikian, dapatdisimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan problem solving dan curiosity calon guru dalampembelajaran IPA.
PERBEDAAN PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI METODE EKSPERIMEN DITINJAU DARI KETERAMPILAN PROSES DAN SIKAP ILMIAH PESERTA DIDIK Handayani, Putri; Widodo, Eko; Widhy Hastuti, Purwanti
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan signifikan pembelajaran IPA yang menggunakanpendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan kontekstual ditinjau dari keterampilan proses dan ditinjau dari sikapilmiah. Kemudian mengetahui pendekatan yang lebih baik dalam pembelajaran IPA antara kelas berpendekatan inkuiriterbimbing dan pendekatan kontekstual ditinjau dari keterampilan proses dan ditinjau dari sikap ilmiah. Penelitian inimerupakan penelitian quasi experiment dengan desain Posttest-only Control Design yang dilakukan di SMP Negeri 2Depok. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik cluter random sampling. Perlakuan yang diberikan padakelas eksperimen 1 yaitu melaksanakan pembelajaran menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dengan metodeeksperimen, sedangkan pada kelas ekspeirmen 2 menggunakan pendekatan kontekstual dengan metode eksperimen.Data keterampilan proses diperoleh dengan menggunakan lembar observasi keterampilan proses. Data sikap ilmiahpeserta didik diperoleh dengan menggunakan lembar observasi sikap ilmiah. Pengujian hipotesis dilakukanindependent sample t-test. Uji prasyarat yang dilakukan meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pembelajaran IPA yang menggunakan pendekatan inkuiriterbimbing dengan pendekatan kontekstual ditinjau dari keterampilan proses dan terdapat perbedaan signifikan antarapembelajaran IPA yang menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan kontekstual ditinjau darisikap ilmiah. Kemudian pendekatan inkuiri terbimbing lebih baik ditinjau dari keterampilan proses peserta didikdibandingkan pendekatan kontekstual dan pendekatan inkuiri terbimbing lebih baik ditinjau dari sikap ilmiah pesertadidik dibandingkan pendekatan kontekstual.   Kata kunci: pendekatan inkuiri terbimbing, pendekatan kontekstual, metode eksperimen, keterampilan proses, sikap Abstract ilmiah
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP Yuliana, Yuliana; Prasetyo, Zuhdan Kun; Hastuti, Purwanti Widhy
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: respon peserta didik terhadap modul IPA berbasis PjBL, pertumbuhan kreativitas peserta didik selama diberikan modul IPA berbasis PjBL, dan kelayakan modul IPA berbasis PjBL dalam menumbuhkan kreativitas peserta didik. Penelitian Research and Development (RD) ini mengacu pada model 4-D. Pertama, tahap define dilakukan analisis awal, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep dan perumusan tujuan pembelajaran. Kedua, tahap design meliputi pemilihan media, penyusunan instrumen meliputi lembar validasi modul IPA, angket respon peserta didik terhadap modul, lembar keterlaksanaan PjBL, lembar observasi kreativitas peserta didik dan pretest-posttest kreativitas, serta desain awal (draft modul). Ketiga, tahap develop draft modul divalidasi oleh dua dosen dan guru IPA sehingga mendapat masukan dan saran kemudian draft modul direvisi menjadi prototipe modul. Prototipe modul diuji kevalidannya secara empiris dengan desain one group pretest-posttest, di SMP N 2 Piyungan kelas VIII F dengan jumlah 24 peserta didik. Data keterlaksanaan PjBL diperoleh sebesar 94,44% sehingga pembelajaran modul IPA berbasis PjBL layak digunakan untuk menumbuhkan kreativitas. Data respon peserta didik terhadap modul IPA berbasis PjBL diperoleh kategori sangat baik. Hal ini mendukung hasil keterlaksanaan penggunaan modul IPA berbasis PjBL yang layak menumbuhkan kreativitas. Hasil tes dan observasi sebelum dan sesudah penggunaan modul IPA berbasis PjBL terdapat perbedaan kreativitas sebesar 22,92% dan 32,55%. Hasil tes dan observasi tersebut menunjukkan pertumbuhan kreativitas kategori sedang. Mengacu pada hasil tes dan observasi dianalisis menggunakan uji t berkorelasi diperoleh informasi bahwa kreativitas peserta didik sesudah menggunakan modul IPA berbasis PjBL lebih besar daripada sebelum menggunakannya, sehingga modul IPA berbasis PjBL secara signifikan dapat menumbuhkan kreativitas. Mengacu pada hasil uji t maka dapat disimpulkan bahwa modul IPA berbasis PjBL valid dalam menumbuhkan kreativitas peserta didik. Terakhir, tahap disseminate yaitu mensosialisasikan modul IPA berbasis PjBL secara terbatas pada guru IPA di SMP N 2 Piyungan dan SMP N 3 Prambanan.Kata kunci: Modul IPA, PjBL, Kreativitas.
Optimalisasi Potensi Lokal melalui Pelatihan Batik Pewarna Alam: Langkah Menuju Kemandirian dan Keberlanjutan Ekonomi Remaja Marginal Utama, Agung; Mustikasari, Anita; Hariningsih, Endang; Endarwati, Maria Lies; Hastuti, Purwanti Widhy
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i2.20191

Abstract

The batik-making skills training program using natural dyes from waste materials for marginalized youth in Wijirejo Village, Bantul, aims to enhance participants' skills, economic independence, and business sustainability. This program is supported by Nonalia Batik SMEs and the community service team from Yogyakarta State University. The training methods include entrepreneurship theory, batik-making practice, and small business management assistance, including digital marketing. Evaluation results show significant improvements in participants' skills, with some successfully starting their own batik businesses and increasing their income. This program has had a positive impact on the local economy and empowered marginalized youth within their communities.