Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penggunaan Kebun Percontohan sebagai Upaya Mendorong Sukses Pertanian Organik di Lembang Toyasa Akung, Bangkelekila, Toraja Utara Paliling, Formanto; Geraldi Simon, Christof; Bethony, Frans R; Lasarus, Risa; Alfriany Salo, Lery; Fikran, Fikran; Ramba, Dina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2816

Abstract

Implementasi kebun percontohan sebagai sarana edukatif terkait pertanian organik di Lembang Toyasa Akung, Toraja Utara. Kebun percontohan ditujukan untuk mendemonstrasikan praktik pertanian organik yang berkelanjutan dan sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat setempat. Metode inovatif yang diintegrasikan dalam kebun percontohan adalah sistem terbas mekanis, dimana mesin rumput digunakan untuk mengelola biomassa dan menjaga kesuburan tanah. Metode terbas mekanis dipilih karena efektivitasnya dalam mengendalikan pertumbuhan rumput dan sebagai alternatif mekanis yang ramah lingkungan dalam mengurangi penggunaan herbisida. Penerapan sistem ini diharapkan dapat mendorong kesuburan tanah secara alami serta mempertahankan kesehatan ekosistem pertanian dengan memanfaatkan hasil terbasan sebagai mulsa organik, yang mendukung siklus nutrisi tanah. Pengabdian masyarakat yang berfokus pada penyiapan lahan dan pendidikan tentang pertanian organik di lembang ini telah menghasilkan kemajuan dalam pengetahuan dan keterampilan bertani organik di kalangan masyarakat. Dengan kegiatan yang dilaksanakan pada 31 Agustus 2023, keberhasilan kebun percontohan ini menjadi titik awal penting dalam praktek pertanian berkelanjutan di TorajaUtara, dan diharapkan dapat diadopsi lebih luas.
Analisa Ketahanan Pangan Di Kabupaten Toraja Utara Dengan Pemodelan Sistem Dinamis Alfriany Salo, Lery; Paliling , Formanto; Aldi, Aldi; Ramba , Dina; Setiawan Salo , Eky
Action Research Literate Vol. 8 No. 4 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i4.336

Abstract

Sulawesi Selatan menempati urutan tertinggi keempat sebagai Provinsi penghasil beras. Kabupaten Toraja Utara adalah salah satu daerah yang berkontribusi menghasilkan beras di Sulawesi Selatan. Namun berdasarkan data Badan Pusat Statistik, terjadi penurunan produksi beras dimana hasil produksi tahun 2018 sebesar 60.275,12 ton dan terus menurun hingga di tahun 2023 sebesar 49.531,52 ton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model sistem dinamis dengan membuat skenario perbaikan untuk meningkatkan produksi beras di Kabupaten Toraja Utara. Ada dua skenario perbaikan yang dibuat, skenario1 yaitu perbaikan dan perluasan lahan persawahan. Skenario 2 yaitu mengoptimalkan peralatan dan mesin pertanian bagi petani. Kedua skenario perbaikan terbukti dapat meningkatkan hasil produksi beras. Hasil dari penelitian ini menunjukan model produksi beras yang dibuat berhasil divalidasi dengan tingkat error yang sangat rendah, menunjukkan keandalannya dalam merepresentasikan sistem yang sebenarnya. Skenario perbaikan yang diusulkan (perluasan lahan dan optimalisasi peralatan pertanian) terbukti efektif dalam meningkatkan produksi beras. Perbaikan lahan dan optimalisasi mesin pertanian masing-masing meningkatkan produksi beras sebesar 7.14% dan 13.83%, menunjukkan bahwa kedua pendekatan ini dapat secara signifikan meningkatkan ketahanan pangan melalui peningkatan hasil produksi beras.
Inovasi Pembuatan Pupuk Bokashi untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Bangkelekila’ Kabupaten Toraja Utara Paliling, Formanto; Geraldi Simon, Christof; Lasarus, Risa; Ambabunga, Yusri Anugerah Manapa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani di Lembang To’yasa Akung mengenai pembuatan pupuk bokashi sebagai alternatif pupuk organik. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk bokashi dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal, seperti jerami, kotoran ternak, dan EM-4, serta teknik pengomposan aerobik dan anaerobik. Kegiatan ini berlangsung selama tiga minggu, dengan pengamatan terhadap kecepatan proses fermentasi sebagai parameter keberhasilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan EM-4 signifikan mempercepat proses pengomposan, menghasilkan pupuk organik berkualitas yang siap digunakan dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan metode konvensional. Pupuk bokashi yang dihasilkan tidak hanya meningkatkan kandungan hara tanah, tetapi juga memperbaiki struktur dan sifat fisik tanah, yang berdampak positif pada pertumbuhan tanaman.
ANALISIS MEDIA PENDINGIN TERHADAP KETANGGUHAN DAN STRUKTUR MIKRO MATERIAL BAJAST 37 PADA PENGELASAN MIG DENGAN METODE ANOVA Risa Lasarus; Christof Geraldi Simon; Formanto Paliling
JURNAL CRANKSHAFT Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Crankshaft Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v9i2.17419

Abstract

Baja ST 37 merupakan material yang banyak digunakan pada bidang konstruksi dan manufaktur karena memiliki kemampuan las yang baik. Namun, proses pengelasan Metal Inert Gas (MIG) dapat menyebabkan perubahan struktur mikro dan sifat mekanik akibat perbedaan laju pendinginan setelah pengelasan. Variasi media pendingin berpotensi memengaruhi ketangguhan material sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruhnya terhadap baja ST 37. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi media pendingin terhadap ketangguhan dan struktur mikro baja ST 37 hasil pengelasan MIG menggunakan analisis One-Way ANOVA. Material yang digunakan adalah baja ST 37 dengan kawat las ER70S-6 berdiameter 0,6 mm . Variasi media pendingin yang digunakan meliputi perlakuan normal, air garam, air mineral , dan radiator coolant. Pengujian dilakukan menggunakan metode impact Charpy dan pengamatan struktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi media pendingin berpengaruh signifikan terhadap ketangguhan baja ST 37 dengan nilai Fhitung sebesar 37,46 yang lebih besar daripada Ftabel sebesar 4,07 pada taraf signifikansi 5%. Nilai ketangguhan tertinggi diperoleh pada perlakuan normal sebesar 2,91 J/mm², diikuti radiator coolant sebesar 2,25 J/mm², air mineral sebesar 1,92 J/mm², dan air garam sebesar 1,52 J/mm². Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa variasi media pendingin memengaruhi pembentukan ferrite dan pearlite pada baja ST 37. Dengan demikian, pemilihan media pendingin setelah pengelasan MIG berpengaruh terhadap ketangguhan dan struktur mikro baja ST 37.
PEMODELAN SISTEM AKTUATOR PNEUMATIK UNTUK PENGENDALIAN FLEKSIBILITAS BODI KENDARAAN Christof Geraldi Simon; Formanto Paliling; Risa Lasarus; Yusri Anugerah Manapa Ambabunga; Simon Ka'ka; Festo Andre Hardinsi
JURNAL CRANKSHAFT Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Crankshaft Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v9i2.17420

Abstract

This research aims to develop a flexible vehicle body system based on pneumatic actuators to increase the dimensions of limited parking spaces. The methods used include system modeling, electropneumatic control array design, simulation using FluidSIM, and experimental prototype implementation and testing. The control system is designed using a 5/2 directional valve with dual solenoid actuation (Y1 and Y2) that regulates the flow of pressurized air into the pneumatic cylinder to produce a translational motion of the piston that changes the length of the vehicle body linearly Modeling is focused on the relationship between control inputs, actuator response, and structural dimensional changes. Simulations are performed to validate the control logic and response characteristics prior to physical implementation. A length flexibility target of 300 mm is set as a design parameter to meet the parking needs of tight spaces. The test results showed that the system was able to change the length of the vehicle body from 2340 mm to 2040 mm, resulting in a range of flexibility of 300 mm according to the target. These findings show that the proposed method is effective in producing a controlled and applicative adaptive body mechanism, and has the potential to be an engineering solution to improve the efficiency of parking space utilization in land-limited environments.
Pembuatan Kebun Percontohan berbasis Plot Temporer sebagai Upaya Mendukung Kemandirian Pangan di Kelurahan Sa’dan Matallo Formanto Paliling; Christof Geraldi Simon; Risa Lasarus; Yusri Anugerah Manapa Ambabunga; Yusri Limbongallo; Ermitha Ambun Rombe Dendo
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 2 (2026): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i2.27617

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai upaya mendukung kemandirian pangan masyarakat di Kelurahan Sa’dan Matallo, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara. Program dilaksanakan melalui pembuatan kebun percontohan berbasis plot temporer yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat setempat secara aktif. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi lokasi, persiapan alat dan bahan, pengolahan lahan, pembuatan bedengan, penanaman bibit sayuran, pemeliharaan tanaman, edukasi, dan evaluasi kegiatan. Jenis tanaman yang dibudidayakan berupa cabai dan kangkung karena mudah ditanam dan memiliki masa panen relatif singkat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program kebun percontohan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Selain itu, masyarakat mulai memahami teknik dasar budidaya tanaman sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing. Program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga menjadi media edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.