Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dan Pembangunan Destinasi Fotografi di Desa Wisata Buntu Bebo', Tana Toraja Lasarus, Risa; Paliling, Formanto; Ambabunga, Yusri; Juli, Yusuf
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.10850

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi Desa Wisata Buntu Bebo', Lembang Rantela'bi' Kambisa, Kecamatan Sangalla' Utara, Kabupaten Tana Toraja, melalui pendekatan pariwisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi komprehensif, observasi partisipatif, dan pengembangan infrastruktur wisata dengan melibatkan masyarakat lokal. Fokus utama kegiatan adalah penilaian potensi ekowisata dan pemasangan destinasi foto interaktif sebagai daya tarik wisata. Hasil menunjukkan bahwa Buntu Bebo' memiliki aset alam dan budaya yang signifikan untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Pemasangan destinasi foto dengan desain sayap berwarna-warni berhasil menciptakan titik fokus visual yang menarik, meningkatkan potensi "Instagram Tourism" desa. Keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh proses memperkuat rasa kepemilikan dan meningkatkan kapasitas lokal dalam pengelolaan wisata. Tantangan yang diidentifikasi meliputi kebutuhan manajemen pengunjung yang efektif dan mitigasi dampak lingkungan. Kesimpulannya, kegiatan ini telah meletakkan dasar yang kuat untuk pengembangan Desa Wisata Buntu Bebo', dengan rekomendasi untuk monitoring berkelanjutan, diversifikasi atraksi, dan pengembangan panduan etika wisata. Pengabdian ini mendemonstrasikan potensi integrasi antara pengembangan pariwisata, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal
Machine Learning untuk Perawatan Prediktive Mesin Berbasis Random Forest Paliling, Formanto; Sudirman, Zainal
INFINITY : UKI Toraja Journal of Information Technology Vol 3 No 2 (2023): INFINITY : UKI Toraja Journal of Information Tecnology
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/esbazb62

Abstract

Perawatan prediktif adalah pendekatan penting dalam pemeliharaan mesin yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional. Dengan kemajuan teknologi, penerapan machine learning (ML) dalam perawatan prediktif semakin banyak digunakan. Artikel ini membahas penerapan algoritma ML dalam memprediksi kerusakan mesin dengan menggunakan data historis dan sensor. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data, pemilihan fitur, dan penerapan model ML seperti regresi, pohon keputusan, dan jaringan saraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ML mampu menghasilkan prediksi yang akurat, sehingga memungkinkan intervensi yang tepat waktu sebelum terjadinya kerusakan. Dengan demikian, perawatan prediktif berbasis machine learning dapat mengurangi waktu henti mesin dan meningkatkan produktivitas industri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut di bidang perawatan mesin dengan memanfaatkan teknologi canggih.
Revolusi 4.0 Dampak Informatika terhadap Teknik Mesin Lasarus, Risa; Paliling, Formanto; geraldi simon, Christof
INFINITY : UKI Toraja Journal of Information Technology Vol 3 No 2 (2023): INFINITY : UKI Toraja Journal of Information Tecnology
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/rccacx46

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk teknik mesin. Penerapan teknologi informatika, seperti Internet of Things (IoT), big data, dan kecerdasan buatan, telah mengubah cara desain, produksi, dan pemeliharaan mesin. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak teknologi informatika terhadap teknik mesin, dengan fokus pada efisiensi, inovasi, dan pengurangan biaya. Metode yang digunakan meliputi analisis literatur dan studi kasus di beberapa industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi informatika meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, serta memungkinkan perawatan prediktif dan otomatisasi proses. Namun, tantangan dalam implementasi, seperti kebutuhan akan keterampilan baru dan keamanan siber, juga diidentifikasi. Penelitian ini memberikan wawasan bagi para praktisi dan akademisi dalam memahami pentingnya teknologi informatika di era Revolusi 4.0.
Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dan Pembangunan Destinasi Fotografi di Desa Wisata Buntu Bebo', Tana Toraja Paliling, Formanto; Yusri Ambabunga; Christof Geraldi Simon; Lery Alfriany Salo; Risa Lazarus
TONGKONAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3 No 2 (2024): Tongkonan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : FKIP UKI TORAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/zv0zk615

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi Desa Wisata Buntu Bebo', Lembang Rantela'bi' Kambisa, Kecamatan Sangalla' Utara, Kabupaten Tana Toraja, melalui pendekatan pariwisata berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi komprehensif, observasi partisipatif, dan pengembangan infrastruktur wisata dengan melibatkan masyarakat lokal. Fokus utama kegiatan adalah penilaian potensi ekowisata dan pemasangan destinasi foto interaktif sebagai daya tarik wisata. Hasil menunjukkan bahwa Buntu Bebo' memiliki aset alam dan budaya yang signifikan untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Pemasangan destinasi foto dengan desain sayap berwarna-warni berhasil menciptakan titik fokus visual yang menarik, meningkatkan potensi "Instagram Tourism" desa. Keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh proses memperkuat rasa kepemilikan dan meningkatkan kapasitas lokal dalam pengelolaan wisata. Tantangan yang diidentifikasi meliputi kebutuhan manajemen pengunjung yang efektif dan mitigasi dampak lingkungan. Kesimpulannya, kegiatan ini telah meletakkan dasar yang kuat untuk pengembangan Desa Wisata Buntu Bebo', dengan rekomendasi untuk monitoring berkelanjutan, diversifikasi atraksi, dan pengembangan panduan etika wisata. Pengabdian ini mendemonstrasikan potensi integrasi antara pengembangan pariwisata, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Optimasi Beban Dinamis Pada Alat Uji Suspensi Seperempat Roda Kendaraan Bobot Ringan Terhadap Getaran Suspensi Christof Geraldi Simon; Lasarus, Risa; Paliling, Formanto; Alfriany Salo, Lery; Anugerah Manapa Ambabunga, Yusri
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i2.5345

Abstract

Abstrak: Suspensi merupakan faktor utama yang harus perhitungkan karena sangat mempengaruhi kenyamanan saat berkendara di jalanan. Mekanisme kerja suspensi yang terdiri atas pegas spiral dan schock absorber mendapat beban secara vertical dari berat bodi, pengemudi dan penumpang. Bentuk permukaan jalan yang tidak rata berupa lubang dan tinggi gundukan secara signifikan akan mempengaruhi kenyamanan bagi pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerja suspensi dan nilai optimal getaran yang terjadi pada salah satu roda kendaraan terhadap beban dinamis vertical. Metode yang digunakn dalam penelitian ini diawali dengan metode simulasi gerakan aktuator pneumatik yang membebani suspensi menggantikan bobot kendaraan dengan variasi tekanan 1 sampai 4 bar. Selanjutnya dengan metode Taguchi dipakai untuk menentukan kondisi optimum beban dinamis pada sistem suspensi dengan kriteria “Smaller is better” yang diperoleh melalui perhitungan nilai beban dinamis pada sumbu roda kendaraan bobot ringan sebesar 1615.252 N pada tekanan 1 bar; 2323.232 N, pada tekanan 2 bar; 3030.82 N pada tekanan 3 bar; dan 3738.213 N pada tekanan 4 bar, dengan nilai optimum getaran pada suspensi menurun sebesar 49.65 %. Variabel dimensi gundukan, tekanan ban, dan berat muatan, merupakan faktor yang diperlukan untuk menentukan kondisi beban dinamis optimum. Hasil nilai optimum tersebut, diperoleh level tinggi gundukan 5 cm, tekanan ban 32 Psi, beban muatan 84 kg, serta beban dinamis 71 kg. Menurut formula konstribusi getaran F table > F Value, maka faktor A (tinggi gundukan) dan faktor D (beban dinamis) merupakan faktor yang sangat berpengaruh, sedangkan faktor B (Tekanan Ban) dan Faktor C (beban muatan) merupakan faktor yang tidak berpengaruh secara signifikan. Kata kunci : Optimasi ; Getaran Suspensi ; Aktuator Pneumatik
Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga Melalui Optimalisasi Pekarangan Rumah Sebagai Kebun Produktif Dasa Wisma di Desa Rantela'bi, Kambisa, Sangalla Utara Kabupaten Tana Toraja Paliling, Formanto; Simon, Christof Geraldi; Lasarus, Risa; Manapa Ambabunga, Yusri Anugerah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6553

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga melalui optimalisasi pekarangan rumah di Desa Rantela'bi, Kabupaten Sangalla Utara. Menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kelompok dasa wisma, program ini menerapkan teknologi tepat guna seperti bedengan kayu (1x3 m), vertikultur daur ulang, dan sistem irigasi tetes untuk memaksimalkan lahan terbatas. Hasil menunjukkan peningkatan 80% pemanfaatan pekarangan, penurunan 25-30% pengeluaran pangan rumah tangga, serta terbentuknya sumber pendapatan tambahan dari penjualan surplus hasil panen. Program ini selaras dengan kebijakan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan mendukung pencapaian SDGs tujuan ke-2 (Tanpa Kelaparan) serta ke-12 (Konsumsi Bertanggung Jawab). Keberhasilan inisiatif ini didukung oleh partisipasi aktif perempuan, kondisi geografis yang mendukung, dan pendampingan intensif, sehingga layak direplikasi di daerah dengan karakteristik serupa. 
Dampak Pembubutan Pahat Karbida Tungsten Dengan Variasi Kedalaman Pada Baja ST 40 dan 45 Terhadap Kekasaran Permukaan Lasarus, Risa; Lorens, Dennis; Paliling, Formanto; Christof Geraldi Simon
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 23 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v23i1.5482

Abstract

Baja merupakan suatu material yang mempuyai peranan penting dalam dunia industry, baja sering kali digunakan sebagai bahan dasar pembuatan komponen mesin maupun kontruksi. Dalam aplikasi pemakaian dibidang kontruksi, baja karbon sering digunakan dalam bidang bangunan. Sedangkan dalam dunia permesinan dan otomotif baja karbon sering digunakan sebagai bahan untuk pembuatan komponen poros, roda gigi dan lain sebagainya. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan pada baja karbon ST 40, baja karbon ST 45 pada proses pembubutan dengan menentukan  variasi kedalaman potong menggunakan pahat karbida.Proses penelitian ini menggunakan metode pengaruh kedalaman potong kemudian melakuhkan pengolahan data hasil kekasaran permukaan pada proses pembubutan menggunakan pahat karbida dengan putaran mesin tetap 500 rpm dan kedalaman potong kedua material yang tetap 0,3 mm, 0,4 mm, 0,5 mm, 0,6 mm dan 0,7 mm. Material yang digunakan adalah baja karbon ST 40 dan baja karbon ST 45 Berdasarkan hasil pengujian kekasaran permukaan pada proses pembubutan, dimana baja karbon ST 40 nilai kekasaran permukaan tertinggi terdapat pada kedalaman potong 0.7 mm yaitu sebesar 0,027 μm dan nilai kekasaran permukaan terendah terdapat pada kedalaman potong 0,3 yaitu sebesar 0,016 μm. Sedangkan untuk baja karbon ST 45 nilai kekasaran permukaan tertinggi pada kedalaman potong 0,7 mm sebesar 0,045 μm dan nilai kekasaran permukaan terendah terdapat pada kedalaman potong 0,3 mm sebesar 0,033 μm.
Comparison of the Effect of Variable Helix Angle Geometry Tools on CNC Vertical Milling Machines on Chatter using a microcontroller Based on SLD Simon, Christof Geraldi; Hardinsi, Festo Andre; Paliling, Formanto
INTEK: Jurnal Penelitian Vol 10 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/intek.v10i1.4265

Abstract

Vibrations that often occur in the production process using CNC milling machines are very important to take into account. These vibrations can cause dimensional changes and affect the level of quality produced, so the effect of chatter vibrations on production becomes a major problem in the milling process. Vibration values are determined using SLD graphs experimentally, analytically and semi-analytically. The material used in this study is SS 304, MPU 6050 which is connected to Arduino Uno using LabVIEW 2019 student edition software in the form of FFT charts. Data collection using experimental methods, tool geometry parameters are tool geometry VHA 35/38 degrees and VHA 36/38 (Degrees), Spindle Speed 2000,2500,3000 (RPM), Depth Of Cut 0.4, 0.7, 1 (mm), and Feed Rate 100, 125 and 150 (mm/s). The results of the SLD study used a variable helix angle of 35/38 degrees at a feed rate variation of 100 mm / minute chatter at cut depths of 1, 0.7 and 0.7 mm, at a feed rate variation of 125 mm / minute chatter at a cut depth of 0.7, 1 and 0.7 mm. At feed rates of 150 mm/min at cut depths of 1, 1, and 0.7 mm with spindle speeds equal to 2000.2500 and 3000 RPM. While VHA results of 36/38 degrees at a feed rate of 100 mm / minute experienced chatter at cut depths of 0.7.1 and 1 mm, at feed rates of 125 mm / minute chatter at cut depths of 1.1 and 0.7 mm. At a feed rate variation of 150 mm/min chatter at cut depths of 1.1, and 0.7 mm with the same spindle speeds of 2000.2500 and 3000 RPM.Keywords : Chatter, VHA, SLD, microcontrolle, FFT
Tensile Analysis of Epoxy Resin Composite Material with Petung Bamboo Strip Reinforcement Bethony, Frans Robert; Pineng, Marthina; Paliling, Formanto; Simon, Christof Geraldi
INTEK: Jurnal Penelitian Vol 10 No 2 (2023): October 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/intek.v10i2.4578

Abstract

This study aims to analyze the optimal tensile strength of epoxy resin composite material with woven bamboo strips (Dendrocalamus asper). Petung bamboo is made in strips measuring 0.01 cm, 0.1 cm wide, 45 cm long and then woven then soaked in brackish water with variations of soaking for 0, 1, 2, 3, and 4 weeks with river water salinity levels of 10, 20 and 30%. The printed composite material with a composition of 60% epoxy resin and 40% catalyst as a hardener with  1, 2, and 3-layer woven strips and held for 24 hours. Composite material printing by hand lay-up method. For 1 layer of woven composite material, epoxy resin is poured into a mold then woven petung bamboo strip and covered with epoxy resin pressed for 24 hours. The composite material is removed from the molded container and then left in an outdoor airtight room for one week. Composite materials are repaired to ascertain whether there are still defects or no longer exist, especially on the surface of composite materials. The next process is the manufacture of test samples, for tensile tests based on ASTM (D638-02) Before the test is carried out, the sample is repaired first to ensure that the sample is in a standard state to be ready for testing.  Test results of optimal tensile strength of composite materials with woven reinforcement of petung bamboo strips without immersion of 1 layer (40.22 MPa), 2 layers (50.13 MPa), and 3 layers (60.07 MPa). The optimal tensile strength of composite materials with 1 layer of webbing and soaking time of 3 weeks (51.08 MPa) has increased (19.12%). The optimal tensile strength of composite materials with 2-layer webbing and soaking time of 2 weeks (61.05 MPa) has increased (20.69%). The optimal tensile strength of composite materials with 3-layer webbing and soaking time of 2 weeks (70.15 MPa) has increased (19.08%). Keywords: composite material, bamboo petung, woven strip, brackish water, tensile strength
Design of Experiments (Doe) on Suspension Test Equipment of One Part Of A Vehicle Wheel Using The Taguchi Method Simon, Christof Geraldi; Paliling, Formanto; Lasarus, Risa; Salo, Lery Alfriany; Bethony, Frans Robert; ka’ka, Simon
INTEK: Jurnal Penelitian Vol 10 No 2 (2023): October 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/intek.v10i2.4581

Abstract

Suspension is the most important thing that must be taken into account because it greatly affects driving comfort on the road. The working mechanism of the suspension consisting of spiral springs and shock absorbers is loaded vertically from the weight of the body, driver, and passengers. The uneven shape of the road surface in the form of potholes or bumps will greatly affect the comfort of the driver. This study aims to determine the effect of suspension work and the optimal value of vibration that occurs on one of the wheels of the vehicle against vertical dynamic loads. The method used in this study uses the Taguchi method which is used to determine the optimum dynamic load conditions against vibration in the suspension system.   The characteristics used in this method are "Smaller is better". Several variables such as bump height, tire pressure on the wheels, as well as vehicle body weight and passenger weight are necessary factors to calculate optimal dynamic load conditions against vibration in the suspension. Based on the results of the optimum value conditions obtained, namely the height of the mound of 5 cm, tire pressure of 32 Psi, load of 84 kg, and dynamic load of 71 kg. From the results of the contribution rate to the ANOVA obtained, factor A (bump height) and factor D (dynamic load) are significant factors while factor B (tire pressure) and factor C (load load) are insignificant factors. Under optimal conditions, there was a decrease in suspension vibration value by 49.65%.