Claim Missing Document
Check
Articles

Pengelolaan Laboratorium Bagi Guru-Guru Fisika dan Perancangan Laboratorium Percontohan di SMAN 2 Harau Dedi Mardiansyah; Afdhal Muttaqin; Ramacos Fardela; Feriska Handayani Irka; Astuti; Sri Handani; Harmadi; Dahyunir Dahlan; Zulfi; Rahmad Rasyid; Marzuki; Mohammad Ali Shafii; Arif Budiman; Elvaswer; Mora; Wildian
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3632

Abstract

Laboratorium merupakan salah satu sarana dan prasarana pembelajaran fisika di sekolah untuk menarik pembelajaran dan mendorong motivasi siswa dalam belajar fisika. Kegiatan yang dilaksanakan di laboratorium biasanya dalam bentuk praktikum atau demonstrasi. Laboratorium harus dikelola dan direncanakan dengan baik agar fungsinya optimal sebagai sarana pembelajaran fisika. Hasil observasi di beberapa SMA yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota ditemukan permasalahan bahwa laboratorium tidak dikelola dengan baik sehingga keberadaanya tidak efektif. Siswa jarang diajak praktikum di laboratorium. Alat-alat praktikum yang sudah diperoleh dari Dinas Pendidikan jarang digunakan untuk kegiatan praktikum, sehingga banyak alat yang sudah rusak karena jarang dipakai. Penataan alat dan fasilitas di laboratorium cukup memprihatinkan, tidak tertata dengan rapi dan tidak di inventaris dengan baik. Guru fisika kesulitan dalam mengadakan praktikum karena tidak adanya modul praktikum/buku petunjuk praktikum. Oleh karena itu kegiatan praktikum yang biasanya dilaksanakan di laboratorium kini dilaksanakan di ruang kelas dengan peralatan yang seadanya. Ini menyebabkan keberadaan laboratorium fisika tidak dimanfaatkan dengan baik. Atas dasar permasalahan-permasalahan tersebut, maka kami tim Pengabdian Kepada Masyarakat mengadakan pembinaan pengelolaan laboratorium fisika bagi guru-guru MGMP fisika yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota agar para guru fisika mampu mengelola laboratorium dengan baik sehingga dapat digunakan untuk kegiatan praktikum maupun proses pembelajaran. Rencana kegiatan PKM antara lain 1) Memberikan sosialisasi pengelolaan laboratorium, 2) Melakukan pengembangan Laboratorium Percontohan Implementasi Merdeka Belajar, 3) Melakukan diskusi pembuatan alat-alat praktikum dari peralatan sederhana, 4) Melakukan diskusi pembuatan modul praktikum/ buku petunjuk praktikum, dan 5) Melakukan monitoring awal dan lanjutan terhadap laboratorium dibeberapa sekolah yang berada di Kebupaten Lima Puluh Kota.
Pengayaan Materi Pemanasan Global di SMA Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok Mutya Vonnisa; Dedi Mardiansyah; Marzuki Marzuki; Ramacos Fardela; Feriska Handayani Irka; Harmadi Harmadi; Arif Budiman; Dwi Puryanti; Dwi Pujiastuti; Sri Handani; Rahmat Rasyid; Imam Taufik; Astuti Astuti; Meqorry Yusfi; Mohammad Ali Shafii; Elvaswer Elvaswer; Mora Mora; Dahyunir Dahlan; Dian Fitriyani; Afdhal Muttaqin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9386

Abstract

Materi Pemanasan Global merupakan salah satu bagian dari Mata Pelajaran Fisika di SMA. Materi Pemanasan Global ini merupakan ilmu yang penting dan harus di kuasai oleh siswa-siswi jurusan IPA. Kegiatan pengabdian adalah memberikan pengayaan materi pemanasan global pada siswa-siswi kelas X SMA N 2 Gunung Talang. Tujuan kegiatan ini memberikan tambahan ilmu terkait dengan materi pemanasan global dan efek rumah kaca. Metode yang dilakukan adalah persiapan pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring evaluasi, pembuatan laporan akhir dan pembuatan luaran pengabdian. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Masyarakat mengenai pengayaan mata Pelajaran Fisika di SMA N 2 Gunung Talang yang dilaksanakan mulai dari bulan Oktober-Desember 2023. Dari hasil kegiatan ini dapat dilihat adanya peningkatan persentase penguasaan materi dari rata-rata 33,8% menjadi 68,4%.
Analisis Sensitivitas Sensor GY-ML8511 dalam Deteksi Formalin M Farhan Ramadhan; Meqorry Yusfi; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13, No 5 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.5.684-689.2024

Abstract

Food safety is a crucial aspect in meeting people's nutritional needs. Formalin, a dangerous preservative, is often used illegally to extend the shelf life of foodstuffs, posing serious risks to consumer health. This research develops a portable technology for rapid detection of formaldehyde in foodstuffs. The method utilizes the interaction between UV light and the concentration of formaldehyde in a sample treated with Schiff reagent, enabling the measurement of UV uptake proportional to formaldehyde concentration. The Schiff reagent reacts with formalin to produce a colored compound whose absorbance is measured to detect and quantify formalin in the sample. The designed optical system focuses on measuring the intensity of light from a UV LED source, which is then transmitted through the sample. The successfully transmitted light intensity is converted into an electrical signal by the GY-ML8511 sensor, which is then processed by the NodeMCU ESP8266 to display the concentration of formalin on the LCD screen. This research also analyzes the sensitivity and selectivity of the GY-ML8511 sensor to evaluate its performance and reliability in detecting formaldehyde, with the ultimate goal of improving food safety through innovative detection technologies, such as the use of biosensors and advanced spectroscopy. This technology contributes to existing solutions by enabling rapid and accurate detection at various stages of food production, thereby reducing the risk of contamination and improving compliance with food safety standards
Rancang Bangun Alat Ukur Tekanan Hidrostatis dan Kedalaman Perairan Berbasis Sensor Serat Optik M Fachri Yunus; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13, No 5 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.5.718-724.2024

Abstract

The design of hydrostatic pressure and water depth measuring instrument based on optical fiber sensor using intrinsic method has been carried out. The design of this hydrostatic pressure and water depth measuring instrument consists of fiber optic sensors which include a light source in the form of a 5V diode laser, FD-620-10 optical fiber as a light transmission medium and OPT101 photodetector. Arduino Uno R3 board as a data processor, and I2C LCD as a viewer of measurement results. Characterization of the fiber optic sensor is done by varying the bending based on the number of serrations that cause differences in output voltage on the fiber optic sensor. Optimal results were obtained when the serrations amounted to 5 with a sensitivity value of -0.0863 V/kPa. The maximum hydrostatic pressure that can be measured is at a water depth of 1.5 m. The measurement results of hydrostatic pressure and water depth obtained with the designed tool against the theory and comparison tool obtained a percentage error of 4.42% and 4.32%, respectively
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING ALIRAN DAN KUALITAS AIR SUNGAI MENGGUNAKAN PELAMPUNG BERBASIS SMART ENVIRONMENT Nasution, Subhan Fahmi; Harmadi, Harmadi; Suryadi, Suryadi; Widiyatmoko, Bambang
Jurnal Ilmu Fisika Vol 16 No 1 (2024): March 2024
Publisher : Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.16.1.1-12.2024

Abstract

Efficient and accurate river water quality monitoring is needed to support laboratory testing based on on-site sampling. Therefore, we have developed a monitoring system for river flow and water quality using sensor-equipped buoys and the Internet of Things (IoT) concept. An ESP32 NodeMCU microcontroller integrated with WiFi and compatible with Arduino IDE is used in the system. The buoy is equipped with GPS to determine the position and flow speed and sensors to measure water quality parameters of pH and temperature. Data on position, flow velocity, and water quality parameters are transmitted over a WiFi network using the MQTT protocol. The data is recorded by the buoy and uploaded and displayed on the adafruit.io platform. Positioning was done by comparing the values displayed on the Neo-6M GPS with the Maps application on the smartphone. The results show that the GPS coordinate values are accurate. The water quality parameter values obtained have an error rate of 3.3% for the pH sensor and 1.02% for the temperature sensor. Thus, the system we have developed has the potential to be used as a substitute for field sampling-based river water quality monitoring systems.
Rancang Bangun Solar Tracker Otomatis Berbasis Mikrokontroler dan Sensor Serat Optik Sebagai Penerima Intensitas Cahaya Maksimum Farah Syauqi; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.535-540.2024

Abstract

Solar cell is a device that converts light energy into electrical energy by an effective photovoltaic process. The electrical energy generated by solar cells depends on the intensity of the sun received. The maximum efficiency of solar cells is obtained if it is always perpendicular to the sun, so it is necessary to move the solar cell to follow the movement of the sun. An automatic solar tracker design has been made using fiber optic sensors in this study. The solar tracker design consists of a solar cell and a fiber optic sensor as a sunlight detector consisting of FD-620-10 step-index multimode optical fiber and OPT101 photodetector. The tool that has been made is tested by detecting the voltage, current strength, and power generated by the solar tracker. Solar trackers can produce an average electrical power of 73.79% more optimal than using static solar cells. Based on the results of research, the tool that has been designed can increase the electrical energy generated and store it in accumulators or batteries. 
Sistem Booster dan Pendeteksi Kadar Alkohol Pada Fermentasi Tapai Ketan Menggunakan Sensor MQ-3 Berbasis IoT Joanica Intan Cahyandari; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.561-567.2023

Abstract

Proses fermentasi tapai ketan sebagai salah satu makanan tradisional yang disukai oleh masyarakat Sumatra Barat membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu selama +-72 jam. Fermentasi yang terlalu lama dapat menghasilkan tapai yang memiliki kandungan alkohol yang tinggi dan rasa asam yang kurang disukai masyarakat. Penelitian bertujuan untuk membuat sistem booster dan pendeteksi kadar alkohol pada fermentasi tapai ketan menggunakan sensor MQ-3 berbasis IoT. Sistem booster menggunakan elemen Peltier untuk mengontrol suhu ruang fermentasi tapai pada rentang 35°C sampai 40°C yang dideteksi oleh sensor DHT11. Peningkatan kadar gas alkohol selama proses fermentasi dideteksi oleh sensor MQ-3. Kadar gas alkohol 0,58% menjadi acuan bahwa tapai sudah matang. Hasil pengukuran suhu, kelembapan, dan kadar gas alkohol selama proses fermentasi ditampilkan pada LCD dan aplikasi Blynk berbasis IoT. Buzzer berbunyi pada saat tapai matang. Waktu fermentasi tapai ketan hitam lebih lama yaitu selama 39 jam, sedangkan tapai ketan putih selama 36 jam. Tapai ketan yang dihasilkan memiliki tekstur yang lunak, berair, dan memiliki rasa yang manis dengan kadar gas alkohol yang sama sebesar 0,58%.
Pengaplikasian Alat Ukur Tinggi, Berat Badan, dan Penentuan Status Gizi pada Balita Berbasis ESP32 WROOM 32 melalui Telegram Diana Rahmi Adrian; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.82-88.2024

Abstract

Balita merupakan usia yang peka terhadap pertumbuhan dan perkembangan atau disebut juga dengan usia emas. Pertumbuhan dan perkembangan Balita dapat diketahui dengan pemantauan secara berkala status gizi berdasarkan usia, berat badan, dan tinggi badan. Ketidakseimbangan tumbuhkembang pada usia Balita dapat mengakibatkan efek jangka pendek dan jangka panjang mulai dari penurunan sistem kekebalan tubuh, kerusakan otak hingga dapat mengidap penyakit degeneratif saat dewasa. Telah dirancang alat ukur tinggi badan, berat badan, dan penentuan status gizi pada Balita berbasis Mikrokontroller ESP32 WROOM 32 melalui Telegram. Sensor yang digunakan pada penelitian ini adalah Ultrasonik HC-Sr04 dengan ketelitian 97,47% untuk mengukur tinggi badan Balita dan Load cell 40 kg dengan ketelitian 99,61% untuk mengukur berat badannya. Berdasarkan data input identitas (Id), usia, dan jenis kelamin serta data yang diukur oleh sensor menghasilkan keluaran berupa status gizi. Alat ini dapat mengukur tinggi, berat badan, dan menentukan status gizi Balita usia 1-5 tahun. Alat ukur ini sudah dapat menentukan status gizi Balita berdasarkan Berat Badan menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan menurut Umur (TB/U), dan Tinggi Badan menurut Berat Badan (TB/BB) yang tampil pada TFT LCD dan Telegram Bot.  Pengukuran ini dilakukan pada enam orang Balita. Hasil dari pengukuran ini semua Balita memiliki status gizi kategori BB/U dan TB/BB dengan status normal namun pada kategori TB/U lima Balita berstatus gizi normal namun satu diantaranya memiliki status gizi kategori TB/U dengan status pendek berdasarkan Grafik Pertumbuhan Anak (GPA).
Sistem Monitoring Suhu pada Proses Pendingin Larutan Nutrisi Hidroponik Menggunakan Elemen Peltier dan TDS Meter Siti Aisyah; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.336-342.2024

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem monitoring suhu pada proses pendingin larutan nutrisi hidroponik menggunakan elemen peltier dan TDS meter. Proses pendingin larutan nutrisi hidroponik menggunakan elemen peltier yang terhubung dengan sensor DS18B20 sedangkan TDS meter menggunakan nutrisi ABmix untuk menghasilkan konsentrasi terlarut sebesar 200 ppm – 1100 ppm. Elemen peltier aktif ketika suhu diatas 26°C sedangkan suhu dibawah 26°C elemen peltier mati. Konsentrasi terlarut yang dirancang dapat mengaktifkan buzzer ketika dibawah 200 ppm sedangkan diatas 200 ppm buzzer mati. Data berupa suhu dan konsentrasi terlarut yang didapat kemudian diproses oleh mikrokonteler Arduino Uno kemudian suhu dan konsentrasi terlarut ditampilkan ke LCD. Persentase error yang didapat pada pengujian sensor DS18B20 dengan alat pembanding sebesar 2,08% dan sensor TDS meter dengan alat pembanding sebesar 0,25%.
Pemanfaatan Computer Vision Sebagai Pemantauan Perkembangan Bibit Tanaman Tomat Berbasis IoT Muhammad Ridho Isdi; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.234-240.2024

Abstract

Perkembangan bibit tanaman tomat memiliki faktor lingkungan yang harus diperhatikan seperti suhu, kelembapan udara dan intensitas cahaya. Faktor tersebut mempengaruhi keadaan bibit dari hari ke hari. Penelitian ini memanfaatkan computer vision untuk memantau perkembangan bibit tanaman tomat berbasis IoT yang diharapkan dapat memantau perkembangan bibit tanaman tomat secara berkala dan mengantisipasi bibit yang belum tumbuh. Pemantauan lingkungan pada bibit menggunakan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan udara. Sensor LDR untuk mendeteksi intensitas cahaya. Kipas angin DC dan module mist spray fog maker untuk mengontrol keadaan suhu dan kelembapan udara pada tempat pembibitan. Pemantauan dengan computer vision menggunaan algoritma YOLOV8 untuk mendeteksi perkembangan bibit antara tumbuh dan belum tumbuh. Pengambilan data pengukuran dilakukan selama rentang waktu 10 hari. Hasil semua data pengukuran dikirim ke database dengan API, kemudian data tersebut ditampilkan melalui website. Perkembangan bibit tanaman tomat menggunakan sistem lebih cepat 1 hari daripada tidak menggunakan sistem. Pemantauan perkembangan bibit menggunakan YOLOV8 memiliki tingkat akurasi sebesar 96% yang berarti sistem dapat membedakan bibit yang tumbuh dan belum tumbuh. 
Co-Authors Abdul Jailani Gusri Adhiani, Sylvia Adhitya Rolando Erlangga Adhitya Rolando Erlangga, Adhitya Rolando Adila Nadia Adrial, Rico Adrian, Diana Rahmi Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Agus Rubiyanto Agustini, Meta Agustri, Novia Dwi Ahmad Fauzi Pohan Aida Rahayu Akrajas Ali Umar Alawiya, Tuti Aldo Novaznursyah Costrada Alfionita, Hilda Alfraidila, Fadil Alimin Mahyudin Alwan, Muhammad Naufal Aminah Nurrrahmawati Ammari, Syafiq Andeskob Topan Indra Andeskob Topan Indra Ani Fatimah Ani Fatimah, Ani Anindy Bahri Annisa Oktaviani Putri Apritama , Faris Arif Budiman Arifah, Azizah Ghina Arisanti, Nova Jane Arsis, Asi Noflanda Asi Noflanda Arsis Astuti Astuti Astuti Astuti Astuti Aulia Rabiyu Rizky Awaluddin Awaluddin Awaluddin Awaluddin Ayu Afifah Al-Farzaq Ayu Putri Ningsih Azizah Ghina Arifah Azizah Ghina Arifah Azizah, Nurhalimah Azmi Wahyu Anggita Azmi Wahyu Anggita, Azmi Wahyu Azzahra Zhuhrii Azzahra, Nayla Khanisa Bahri, Anindy Bambang Widiyatmoko Basri, Feri Helmi Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro, Bayu Hadi Biolita, Nadya Okta Cahyandari, Joanica Intan Cahyani, Harum Costrada, Aldo Novaznursyah Dahyunir Dahlan Damai Kasih Waruwu, Prischila Damayanti, Elok Dea Kurnia Harysandi Dedi Mardiansyah Della Rahmawarni Denny Ruliansyah Deswilan, Sixtinah Dewita, Novia Ratna Diah Sundari Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Diana Rahmi Adrian Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Egri Junita El Basthoh Elfira Saufina Elistia Liza Namigo, Elistia Elma Yusnita Elma Yusnita, Elma Elvaswer Elvaswer Elvina, Yuli Esana, Ria F Febrielviyanti Fadil Alfraidila Fajri Fachrezy Hamid Fajrul Huda Farah Syauqi Farhana, Salwa Feri Helmi Basri Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Firmansyah - Firmansyah - Firmansyah Firmansyah Fitri, Khairini Fitri, Riska Maya Fitri, Sari Widya Fitria Khairunnisa Furda, Yani Prihatina Gatut Yudoyono Genta Kampai Gusri, Abdul Jailani HADINUGROHO, BAMBANG Hamid, Fajri Fachrezy Harum Cahyani Haryanto Saputra Havizzullah Havizzullah Havizzullah, Havizzullah Hawariyi Ola Yuzria Hawariyi Ola Yuzria Helmi Yusnaini Hertanti, Ferra Hidayati, Miskhatul Hiroyuki Hashiguchi Hiroyuki Hashiguchi Hiroyuki Hashiguchi Hiroyuki Hashiguchi, Hiroyuki Honggowati, Setyaningtyas Huda, Fajrul I Kadek Agus Sara Sawita Ikhsan, Khairatul Ikhsan, Lukita Sari Ikhwani, Miftah Imam Taufik Imam Taufiq Inggi Dwi Putri Inggi Dwi Putri Iqbal Ramadhan Irawan, Tomi Isdi, Muhammad Ridho J. Tongkukut Jasmine, Annisah Biancika Joanica Intan Cahyandari Juanda, Muhammad Tri Junita, Egri Kampai, Genta Kemal, Badrul Mustafa Kemal, Badrul Mustafa Khairatul Ihksan Khairatul Ikhsan Khairini Fitri Khairunnisa, Fitria L. Luini Lisna Meylani Lopa, Reforma Lukita Sari Ikhsan M Fachri Yunus M Fachri Yunus M Farhan Ramadhan M. Farhan Ramadhan Manda, Poni Dwi Mardian Peslinof Marheini, Hilda Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Mega Roza Lia Meqorry Yusfi Miftah Ikhwani Miskhatul Hidayati Mitra Djamal Mochammad Imron Awalludin Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Mora Mora Muchlian, Meli Muhamad Iqbal Muhamad Iqbal Muhamad Zainuddin Muhammad Arif Muhammad Faisal Muhammad Faisal Muhammad Kahfi Muhammad Naufal Alwan Muhammad Ridho Isdi Muhammad Shadri Muhammad Tri Juanda Muharmen Suari Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Muzirwan Muzirwan Nadia Yudia Putri Nadia, Adila Nadya Okta Biolita Naela Amalia Zulfa Najmah, Najmah Nasution, Subhan Fahmi Neneng Fitrya Nini Firmawati Nola Fridayanti Nola Fridayanti, Nola Nor Azlan Mohd Aris Novia Dwi Agustri Novia Ratna Dewita Nurannisyah , Rizky Nurrahmawati, Aminah Nurrohima, Meiliza Nurrrahmawati, Aminah Nurul Hasanah Okky Frananda Putra Oktarisa, Dian pridamayanti, Arviana Putra, Ardian Prima Putra, Okky Frananda Putri, Annisa Oktaviani Putri, Inggi Dwi Putri, Lydia Atica Putri, Nadia Yudia Putri, Rachelia Anugerah Putri, Syerly Eka Rabiatul Adawiyah Rabiatul adawiyah Rahayu, Aida Rahma, Alpha Liana Yuvita Rahmad Rasyid Rahmad Rasyid Rahmat Rasyid Rahmawarni, Della Ramacos Fardela Ramadhan, M. Farhan Ramadhan, Ravidho Ramadhani Perdana Ramadhani Perdana, Ramadhani Ramadhani, Natasha Rani Delvihardini Rapika Dianita, Nesya Rasyid, Rahmad Ravidho Ramadhan Ravidho Ramadhan Reforma Lopa Rhahmi Adni Pesma Rini Oktaviani Riska Maya Fitri Riski Amalia, Riski Rizki Rizki Rizky, Aulia Rabiyu Robi Zulfahri Roni Syafrialdi Roni Syafrialdi, Roni Salahuddin Salahuddin Sandra Sandra Saputra, Haryanto Sari Widya Fitri Sari, Pristin Prima Saufina, Elfira Selliandro, Octano Seni Herlina Setianingtyas Honggowati Shadri, Muhammad Shakira, Nafisah Shimomai, Toyoshi Sholihun, Sholihun Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Chadijah Sixtinah Deswilan Sixtinah Deswilan Sixtinah Deswilan Soesilo, Primidya Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Suari, Muharmen Sugeng Nugroho Suhari, Endang Suhariningsih Sundari, Diah Suryadi Suryadi Suryanto, Wiwit Syafiq Ammari Syafrida Putri, Rica Syauqi, Farah Syerly Eka Putri TAMARA, YOHANA Tomi Irawan Topan Indra, Andeskob Toyoshi Shimomai Toyoshi Shimomai Trengginas Eka Putra Sutantyo Ulfa, Siti Zahara Nur Khatimah Usna, Sri Rahayu Alfitri Wildian Wildian Wildian Wildian Yetria Rilda Yozi Amasda Yude Yude, Yozi Amasda Yuli Elvina Yunus, M Fachri Zamora, Ronaldi Zhuhrii, Azzahra Zulfahri, Robi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi