Articles
ANALISIS MISKONSEPSI PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI SISWA KELAS XI MAN 1 LOMBOK BARAT TAHUN AJARAN 2019/2020
Surya Pratama;
Agil Al Idrus;
Kusmiyati Kusmiyati;
Dadi Setiadi
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 1 No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi pada materi sistem reproduksi siswa Kelas XI MAN 1 Lombok Barat melalui penggunaan instrumen three tier test. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 1 Lombok Barat (MIA, IPS dan Bahasa). Sampel penelitian ini sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas XI MIA 1 dan 30 siswa kelas XI MIA 2. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik cluster sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan perbedaan karakteristik kelas. Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif menggunakan rumus persentase berdasarkan kriteria pemahaman konsep yang dicari. Hasil analisis miskonsepsi pada materi sistem reproduksi dengan menggunakan instrumen three tier test didapatkan siswa yang mengalami miskonsepsi paling banyak pada indikator 4 sebesar 83,33% (klasifikasi sangat tinggi) dan siswa yang mengalami miskonsepsi paling sedikit pada indikator 1 sebesar 68,33% (klasifikasi tinggi). Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami miskonsepsi sangat tinggi pada konsep pemahaman yang rendah maupun yang membutuhkan pemahaman tinggi.
Assessing the Effectiveness of a Research-Driven Biochemistry Laboratory Manual in Enhancing Student Cognitive Learning Outcomes and Business Awareness
Prapti Sedijani;
Dewa Ayu Citra Rasmi;
Kusmiyati;
Elga Amelinda Nathnia
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.7749
This study examines student responses upon the implementation of Biochemistry Laboratory Manual which focused on science-economics. The manual was implemented on Biochemistry poracticum classes for 3 consecutive schedules. Students' cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes were recorded that implies their responses to the topic. Validated questions and questionnaires were used and were administered before the first and after the third round of practicum classes. Data analysis employed Student T-tests. It was revealed that the implementation of the Laboratory Manual moderately enhances biochemistry learning achievements (N-Gain) and the students responded positive and very positive toward the topic at 80% and 18% respectively.
Penggunaan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Pada Siswa Kelas III SDN 18 Ampenan
Febriana Febriana;
Kusmiyati Kusmiyati;
Ria Hartini
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3073
Culturally Responsive Teaching (CRT) adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan budaya ke dalam materi pembelajaran. Melalui pengintegrasian ini peserta didik akan lebih memaknai pembelajaran yang diberikan karena mempertimbangkan keberagaman budaya yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III SDN 18 Ampenan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar peserta didik yang masih banyak di bawah KKTP pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan 1-3 April 2024 di kelas III SDN 18 Ampenan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data tes, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Lembar tes yang digunakan adalah lembar tes pre-test dan lembar tes post-tes. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang cukup signifikan dimana pada siklus I rata-rata hasil belajar peserta didik mencapai 57% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kurangnya Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Biologi di Kelas X B MA Plus Nurul Islam Sekarbela
Erni Suryani;
Kusmiyati Kusmiyati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3165
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran Biologi di kelas X B MA Plus Nurul Islam Sekarbela. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan kurang aktifnya siswa dalam proses pembelajaran disebabkan oleh kurangnya minat belajar siswa dalam pembelajaran biologi, dalam pembelajaran guru menggunakan metode pengajaran yang kurang bervariasi, seperti ceramah yang monoton, sehingga membuat siswa merasa bosan, siswa merasa proses pembelajaran kurang efektif, kurang fokus, karena jam pelajaran biologi berada di jam ketiga. Dapat disimpulkan bahwa kurang aktifnya siswa dalam pembelajaran Biologi disebabkan oleh faktor dari dalam siswa, faktor dari guru dan lingkungan sekolah.
Analisis Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Kreatif Melalui Pembelajaran dengan Media Buku Saku
Kusmiyati Kusmiyati;
I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4738
Pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa sudah semestinya memperbanyak kegiatan yang melibatkan mahasiswa untuk aktif selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa setelah pembelajaran dengan media buku saku. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi yang mengambil matakuliah Struktur Hewan pada kelas A semester ganjil tahun ajaran 2025/2026, yang berjumlah 25 mahasiswa. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes tertulis bentuk pilihan ganda. Tes dilakukan sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan media buku saku, selanjutnya dihitung gain ternormalisasi untuk melihat peningkatan pemahaman mahasiswa. Data keterampilan berpikir kreatif dikumpulkan menggunakan instrumen yang diturunkan dari indikator keterampilan berfikir kreatif, dengan pilihan jawaban skala Likert. Analisis keterampilan berpikir kreatif dilakukan terhadap keseluruhan indikator maupun pada masing-masing indikator. Hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa menunjukkan hasil bervariasi pada kategori cukup baik, baik dan sangat baik. Hasil belajar meningkat dengan kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa media buku saku meningkatkan hasil belajar dan melatih keterampilan berpikir kreatif.
The Effect of Seawater Exposure on Osmoregulation Physiology in Gourami Fish (Osphronemus goramy)
I Wayan Merta;
Kusmiyati Kusmiyati
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jbt.v26i2.11977
Fundamentally, osmoregulation is a complex physiological process that functions to regulate the concentration of body fluids, including the balance of water and electrolytes (ions), in order to remain in a state of homeostasis even when the external environment experiences dynamic fluctuations. This study aims to analyze the effect of seawater exposure on the osmoregulatory physiology of gourami fish (Osphronemus goramy) through observations of survival endurance at various seawater concentrations. This research is an experimental study, with one control group and three treatment groups, each treatment group replicated 10 times. The parameter observed is the duration of survival of the gourami fish in each treatment. The data were analyzed using ANOVA and further tested with the Games-Howell test. The results of the study indicate that there is a significant effect of seawater exposure on the osmoregulatory physiology of gourami fish (p < 0.05). This study concludes that there is a significant effect of seawater exposure on the osmoregulatory physiology of gourami fish (Osphronemus goramy). Increasing seawater concentration causes a significant decrease in the survival rate of gourami fish.
Relationship Between Nutritional Status and Fine Motor Skill Development of Class B PAUD Students in Kediri District, West Lombok
Nina Anggraini;
Kusmiyati Kusmiyati;
Dewa Ayu Citra Rasmi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jbt.v26i2.12059
This original research paper employs a quantitative cross-sectional analytic design to investigate early childhood development in a specific Indonesian setting. This study aimed to analyze the relationship between nutritional status and fine motor skill development in class B preschool children (aged 5–6 years) in Kediri District, West Lombok, Indonesia. A quantitative cross-sectional analytic design was used. The sample consisted of 67 children from five PAUD selected by proportional random sampling. Nutritional status was assessed using BMI-for-age (IMT/U) based on WHO standards, while fine motor skill development was measured through structured observation using seven indicators. Data were analyzed using Chi-Square and Fisher's Exact Test. Results showed that most children had normal nutritional status (67.1%), 29.9% were undernourished, and 1.5% each were overweight and obese. Fine motor skill development was in the "Very Well Developed" category for 76.1% of children and "As Expected" for 23.9%. Statistical evaluation showed no meaningful connection between nutritional status and the development of fine motor skills (p = 0.756 > 0.05). While descriptively a larger percentage of kids with "Very Well Developed" fine motor skills was noted in the normally nourished group (80.0%) than in the undernourished group (75.0%), the disparity was not statistically important. This study concludes that nutritional status does not have a significant link to the growth of fine motor skills in early childhood education (PAUD) Grade B children in the Kediri District of West Lombok.
Analysis of The Heavy Metal Cd Content in Ricefield Eel from Rawa Taliwang Lake, West Sumbawa Regency
Khairuddin;
M. Yamin;
Kusmiyati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 4 (2024): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v10i4.7516
It is important to carry out research on heavy metal in fish body. The specific aims and targets of this research are: Want to know the metal content of Cadmium (Cd) in Ricefield eels (Monopterus albus) which comes from Rawa Taliwang Lake. The specific benefit is to protect consumers who consume fish from heavy metal contamination. The research was carried out at Rawa Taliwang Lake, namely in an area that is submerged in water. There are 2 research stations, namely in the eastern and western parts of the lake. Data collection method was carried out using traps (Bubu). Four Ricefield eel samples were taken at each station. Next, the rice eel samples were put into a plastic bag and then stored in a sample box. The research samples were then analyzed at the Mataram Uviversity analytical laboratory and at Environmental Laboratory of the Environmental and forestry services West Nusa Tenggara Province. The data analysis method is carried out by taking the tissues from the Ricefield eel muscles, and then analyzed for Cd heavy metal content by using Atomic Absorption Spectrophotometer. Measurement of heavy metals in Ricefield eel tissue was carried out by adding concentrated HNO3 and HClO4 , heated at a temperature of 60-70ºC for 2-3 hours until the solution was clear. Samples are ready to be measured with AAS using an air-acetylene flame. The conclusion of this research is that the content of Cd heavy metal in Ricefield Eels (Monopterus albus) originating from Rawa Taliwang Lake ranges from 2.55 - 4.01 mg/kg (ppm).
Edukasi Perilaku Hidup Sehat Selama Puasa Ramadan Menggunakan Pedoman Gizi Seimbang
Kusmiyati;
Dewa Ayu Citra Rasmi;
Khairuddin;
I Wayan Merta
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15333
Tujuan kegiatan ini untuk mendorong konsumsi gizi seimbang dalam menu sahur dan berbuka puasa Ramadan serta mengajak mahasiswa untuk berperilaku hidup sehat sesuai anjuran pedoman gizi seimbang. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Biologi yang sedang mengambil matakuliah pilihan Ilmu Gizi pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan dilakukan dengan tanya jawab, diskusi dan praktek menyusun menu makan seimbang untuk sahur dan berbuka. Hasil dari kegiatan ini, mahasiswa telah menyusun menu seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan yang beranekaragam untuk sahur dan berbuka, selalu minum air putih, membatasi konsumsi gula, garam dan minyak, tidak melewatkan sahur dan tidak makan berlebihan saat berbuka, selama Ramadan tetap melakukan aktivitas fisik dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Dapat disimpulkan, perilaku hidup sehat dalam pedoman gizi seimbang telah dilakukan mahasiswa dalam menjalani puasa Ramadan.