Claim Missing Document
Check
Articles

Urgensi Bahan Ajar Interakitf Berbasis Information and Communication Technologies (ICT) dalam Pembelajaran Menulis Prasetyo Yuli Kurniawan; Subyantoro Subyantoro; Rahayu Pristiwati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.831 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7527626

Abstract

Post-pandemic changes behavior and actions in all fields, especially the field of education. The digitization of education at this time is something that must be mastered by teachers. If teachers do not master Information and Communication Technologies (ICT), it will be outdated. The learning that is currently carried out must be integrated into technology. One that can be used is ICT-based interactive teaching materials even though there are still problems in writing learning. Writing learning on an independent curriculum must contain a learner profile. This research reviews the importance of ICT-based interactive teaching materials in writing learning. The results of the analysis of several articles show that ICT-based interactive teaching materials are one way to implement learning today. In addition, interactive teaching materials need to be loaded with Pancasila student profiles in accordance with the Kurikulum Merdeka.
Pelatihan Membaca dan Menulis Puisi pada Peserta Didik TPA Al-Husna Tutut Rahayu; Prasetyo Yuli Kurniawan
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.959 KB) | DOI: 10.46772/jamu.v1i02.552

Abstract

TPA Al-Husna merupakan salah satu lemabaga pendidikan Al-Qur’an yang terletak di dusun Karang Tengah desa Rungkang. TPA Al-Husna juga merupakan salah satu pendidikan Al-Qur’an yang sudah lama berdiri yaitu tahun 2008 yang sampai sekarang sudah memiliki peserta didik yang lumayan banyak. Namun setelah dilakukannya observasi pada TPA Al-Husna, pesrta didik belum memahami bagaimana membaca dan menulis puisi secara benar sesuai dengan kaidah puisi. Oleh karena itu, perlu pelatihan membaca dana menulis puisi yang menuntun untuk lebih bisa memilah-milah kosa kata yang nantinya akah disusun dalam sebuah puisi. Selain itu juga peserta didik di ajarkan supaya mampu membaca puisi secara benar dengan menggunakan ritma dan irama puisi, sehingga maksud dari puisi dapat tersampaikan kepada pendengar. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih supaya peserta didik mampu menuangkan ide atau gagasan, pikiran serta perasaannya dalam kegiatan menulis puisi, karena dengan melatih peserta didik untuk menulis puisi diharapkan peserta didik dapat meningkatkan daya kreatifitas, daya imajinasi dan daya pikir, serta peserta didik mampu membaca puisi lewat susunan bait dan baris serta permainan bunyi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu metode ceramah, metode latihan, dan metode penugasan yang berlokasi di TPA Al-Husna. Secara keseluruhan hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pemahaman peserta didik mengenai membaca dan menulis puisi dengan nilai persentase bahwa pemahaman peserta didik awal yaitu 30,4%, kemudian pemahaman akhir peserta didik yaitu sejumlah 68%, maka ada kenaikan 37,60% dalam pemahaman membaca dan menulis puisi. Dalam hal ini berarti peserta didik setelah mendapatkan pelatihan ini mampu untuk membaca dan menulis puisi dengan baik dan benar.
Pelatihan Dasar TIK di Sekolah Dasar Nadia Rizqi Amalia; Elsa Vina Pramesti; Dewi Nafa Ulama; Laelia Nurpratiwiningsih; Prasetyo Yuli Kurniawan
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 3 No. 01 (2022): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.406 KB) | DOI: 10.46772/jamu.v3i01.780

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi anak usia sekolah dasar. Dengan adanya pendidikan anak dapat mengembangkan kemampuan yang dimiliki sesuai dengan minat yang dimiliki. Kemampuan anak dapat dikembangkan melalui pengetahuan terkait dengan dasar-dasar TIK. TIK ini merupakan ketrampilan yang perlu dimiliki anak sampai pada jenjang seterusnya. Namun, adanya keterbatasan fasilitas baik dari buku, komputer ataupun internet menjadi kendala dalam mengembangkan kemampuan tersebut dan masih banyak anak yang belum dapat mengoperasikan komputer. Oleh karena itu, perlu adanya pelatihan terkait dengan dasar-dasar TIK di Sekolah Dasar tersebut. Tempat dilaksanakan di SD Negeri Kragilan 2, kabupaten Klaten. Sasaran dalam kegiatan ini adalah anak usia sekolah dasar pada kelas tinggi. Kegiatan pelatihan dimulai dengan pemberian materi terkait dengan dasar-dasar TIK, kemudian dilanjutkan dengan praktek mengoperasikan komputer. Dimana anak melakukan kegiatan membuka dan mematikan komputer serta mengetik menggunakan word. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat diperoleh hasil bahwa anak usia sekolah dasar dapat menambah pengetahuan dan wawasan terkait dengan pengetikan menggunakan word pada komputer.
Types of Phrases, Clauses and Sentences in Speech of 4 Year Old Children (Syntactic Study) Lubna; Nurchalistiani Budiana; Prasetyo Yuli Kurniawan
Journal of Language Development and Linguistics Vol. 2 No. 1 (2023): February, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jldl.v2i1.2977

Abstract

Language is a communication tool in the form of a sound symbol system produced by human speech organs. Language units are formed from various arrangements, including phrases, clauses, and sentences. The purpose of this study was to find out the types of phrases, clauses and sentences found in the speech of children aged 4 years with a syntactic study. The research process involved observing, listening and taking notes. The method used is descriptive qualitative. The research results obtained by researchers are in the form of 4 types of phrases, namely attributive endocentric phrases, apositive endocentric phrases, coordinating endocentric phrases, phrases, and noun phrases. While there are 2 types of clauses found, namely independent clauses and bound clauses, and the types of sentences found in this study there are 7 types of sentences.
Campur Kode Di Lingkungan Masyarakat Desa Kedungbokor Prasetyo Yuli Kurniawan; Setiawan Setiawan; Evi Rahmawati
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v1i2.686

Abstract

Campur kode berarti menggunakan dua bahasa atau lebih dalam waktu yang bersamaan. Kode mengacu pada bahasa berdasarkan ragam daerah, dialek sosial (siolek), ragam dan gaya, serta ragam pemakaian dan pencatatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan fenomena campur kode dalam komunikasi pada masyarakat desa Kedungbokor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber bahan penelitian adalah para pedagang pasar tradisional desa Kedungbokor yang melakukan transaksi jual beli dan komunikasi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pedagang pasar tradisional yang digunakan sebagai sumber data diidentifikasi terlebih dahulu. Pedagang pasar diobservasi dan diwawancarai oleh peneliti dengan menggunakan kuesioner.
PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MATERI SATU TITIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL BREBES Sri Dewi Handayani; Hany Uswatun Nisa; Prasetyo Yuli Kurniawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i7.645

Abstract

Modul merupakan sumber belajar yang berisi materi, metode, Batasan-batasan, dan cara mengevalusasi yang dirancang secara sistematis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kebutuhan pendidik dan peserta didik, penyusunan draft modul dan validasi ahli terhadap pengembangan modul interaktif materi satu titik berbasis kearifan lokal Brebes. Penelitian ini menggunakan metode  penelitian (R&D) yaitu dengan menggunakan pengembangan 4D . Hasil penelitian ini yaitu modull interaktif  materi satu titik berbasis kearifan lokal Brebes sesuai dengan kebutuhan pendidik dan peserta didik dan berdasarkan penilaian dari para ahli media maupun materi modul ini dikategorikan layak digunakan dalam pembelajaran.
Penggunaan Bahasa Gaul dalam Komunikasi Remaja di Media Sosial TikTok: Kajian Pragmatik Sanita Sanita; Hany Uswatun Nisa; Prasetyo Yuli Kurniawan
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3316

Abstract

Bahasa gaul merupakan bahasa yang tidak mengikuti kaidah dan ketentuan yang berlaku saat ini, sering digunakan dalam situasi sosial dan mempunyai ciri khusus seperti pendek dan kreatif. TikTok merupakan salah satu aplikasi yang cukup populer dan banyak peminatnya. Komunikasi terjadi melalui bahasa, ketika manusia dapat saling memenuhi kebutuhan hidup serta saling mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Pragmatik adalah studi tentang hubungan antara bentuk bahasa dan penggunanya (Yule, 2019). Tindak tutur  merupakan suatu teori yang mengkaji makna bahasa berdasarkan hubungan antara tuturan dengan tindakan yang dilakukan oleh penuturnya. Tujuan dari penelitian ini adalah  menganalisis penggunaan bahasa gaul dalam komunikasi anak muda di media sosial TikTok dengan menggunakan penelitian pragmatik. Penelitian ini menganalisis konten TikTok yang mengandung bahasa gaul dan melakukan wawancara atau survei kepada remaja pengguna TikTok untuk memahami pemahaman mereka tentang bahasa gaul dan alasan mereka menggunakannya. Teknik pengumpulan data pada peneletian ini adalah teknik simak (analisis konten), teknik catat (wawancara), teknik observasi partisipatif, dan teknik trianguasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data pada media sosial TikTok. Hasil analisis yang mendeskripsikan penggunaan tindak tutur ekspresif pada bahasa gaul dalam komunikasi remaja di media sosial TikTok telah ditemukan jenis tindak tutur ekspresif  yaitu tindak tutur ekpresif bahagia terdapat 6 data, tindak tutur ekspesif takut terdapat 5 data, tindak tutur ekspresif bercanda terdapat 1  data, tindak tutur ekspresif sedih terdapat 3 data, tindak tutur bingung terdapat 2 data, tindak tutur  marah terdapat 2 data, tindak tutur mengkritik terdapat 8 data, tindak tutur meminta maaf terdapat 2 data, tindak tutur mengucapkan terima kasih terdapat 1 data dan tindak tutur mengeluh terdapat 1 data. Berikut ini tabel hasil peneltian pada unggahan vidio dan komentar penggunaan bahasa gaul  di media sosial TikTok.
Campur Kode Di Lingkungan Masyarakat Desa Kedungbokor Prasetyo Yuli Kurniawan; Setiawan Setiawan; Evi Rahmawati
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v1i2.686

Abstract

Campur kode berarti menggunakan dua bahasa atau lebih dalam waktu yang bersamaan. Kode mengacu pada bahasa berdasarkan ragam daerah, dialek sosial (siolek), ragam dan gaya, serta ragam pemakaian dan pencatatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan fenomena campur kode dalam komunikasi pada masyarakat desa Kedungbokor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber bahan penelitian adalah para pedagang pasar tradisional desa Kedungbokor yang melakukan transaksi jual beli dan komunikasi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pedagang pasar tradisional yang digunakan sebagai sumber data diidentifikasi terlebih dahulu. Pedagang pasar diobservasi dan diwawancarai oleh peneliti dengan menggunakan kuesioner.
Nilai-Nilai Moral Dalam Novel Ibu Pilihan Tuhan Karya Rizka Azizah: Pendekatan Objektif Rohani Rohani; Nurchalistiani Budiana; Prasetyo Yuli Kurniawan
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.3392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud nilai moral yang terdapat dalam novel Ibu Pilihan Tuhan karya Rizka Azizah, mendeskripsikan moral tokoh dalam menghadapi persoalan kehidupan dalam novel tersebut, serta mendeskripsikan bentuk penyampaian nilai moral yang digunakan oleh pengarang. Metode penelitian ini adalah penelitian kesusastraan deskriptif kualitatif yang berfokus pada analisis novel Ibu Pilihan Tuhan karya Rizka Azizah. Pendekatan objektif digunakan untuk mengeksplorasi nilai moral, moral tokoh, dan bentuk penyampaian moral dalam novel tersebut. Data primer diperoleh dari novel itu sendiri, sementara data sekunder diambil dari penelitian relevan. Teknik pengumpulan data melibatkan membaca dan mencatat novel, serta menganalisis data menggunakan teknik pustaka. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui ketekunan dan penggunaan bahan referensi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam hubungan antara manusia dengan Tuhan meliputi menerima takdir Tuhan, berdoa, keyakinan, berserah, dan bersyukur. Dalam hubungan antara manusia dengan diri sendiri, nilai-nilai yang ditemukan mencakup tanggung jawab, sabar, pantang menyerah, optimis, perjuangan, ketegasan, rajin, pemaaf, ikhlas menerima kenyataan, pengendalian diri, kemandirian, percaya diri, dan terima kasih. Sementara dalam hubungan antara manusia dengan orang lain, nilai-nilai yang teridentifikasi adalah nasihat orang tua dan teman, tolong-menolong, kebaikan hati, meminta maaf, menghargai, dan menjalin silaturahmi. Dapat disimpulkan dalam novel Ibu Pilihan Tuhan karya Rizka Azizah terdapat nilai-nilai moral yang meliputi aspek hubungan antara manusia dengan Tuhan, aspek hubungan antara manusia dengan diri sendiri dan aspek hubungan antara manusia dengan orang lain.
Marginalization of Shamans in Reporting Gus Samsudin and The Red Magician on CNN.COM and OKEZONE.COM News Portals With Theo Van Leeuwen Analysis Model Neina, Qurrota; Prasetyo Yuli Kurniawan; Leni Septiani
Jurnal Sastra Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jsi.v13i1.3085

Abstract

Social inequality in shaman associations in Indonesia has gained media attention. Shamanism is a popular profession in Indonesian society. This study aims to (1) describe the forms of actor partiality domination in the cnn.com and okezone news portals and (2) describe the forms of shaman marginalization in the cnn.com and okezone.com news portals. The subjects of this study are articles on the cnn.com and okezone.com news portals. At the same time, the object of this study is the strategy of exclusion and inclusion in the reporting of shaman figures. The data was collected using the documentation method in five articles on cnn.com and okezone.com. The data that met the criteria would be used. Therefore, this news is selected based on a purposive sampling technique. The data were then analyzed using Theo van Leeuwen's critical discourse analysis. The results show that (1) based on the statements in the media, it is known that shamans are already experiencing a shift in their position in society. The partiality of the shaman figure in reporting can be seen in the exclusion and inclusion strategies. Based on data, cnn.com is more in favor of shaman figures than okezone.com, and (2) this form of marginalization eventually pushed people's thinking and formed a new ideology. In a community in the past, shamans, who were described as intelligent people, were able to give trust to the community. However, at this time, shaman figures become news that is viewed negatively by the community.