Claim Missing Document
Check
Articles

Needs Analysis of AI-based Smart English Conversation Application for EFL and Students with Disabilities Sari, Fitriana Kartika; Kurniawan, Prasetyo Yuli; Savitri, Andini Syita
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 9 No. 2 (2025): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v9i2.1391

Abstract

This study aimed to analyze the needs of EFL students and students with disabilities for the development of a Smart English Conversation application based on AI. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews with three English lecturers teaching inclusive classes and 60 of EFL students and 20 students of disabilities. he results revealed that lecturers acknowledged the potential of AI-based media to enhance speaking skills but had limited experience integrating them due to access restrictions and reliance on conventional materials such as textbooks and slides. Students reported several challenges in conventional learning, including lack of confidence, limited practice opportunities, insufficient disability-friendly media, and restricted lecturer time for individual feedback. Needs analysis indicated a very high demand for AI-based applications supporting speaking skills. Key features identified included adaptive speech recognition, real-time automatic feedback, inclusive accessibility features, real-life conversational simulations, and personalized learning materials. The findings highlight the urgency of developing an AI-based Smart English Conversation application that prioritizes inclusivity, interactivity, adaptability, and real-time feedback, while also integrating gamification and compatibility with existing online learning platforms.
Analisis Makna Leksikal dan Makna Gramatikal pada Antologi Puisi Jawa Berbahasa Tegal Karya Atmo Tan Sidik, Tri Mulyono, Dwi Ery Santoso dan Implikasinya Sebagai Alternatif Bahan Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA Suci Nur Safitri; Hany Uswatun Nisa; Prasetyo Yuli Kurniawan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3847

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna leksikal dan makna gramatikal pada antologi puisi jawa berbahasa Tegal Karya Atmo Tan Sidik, Tri Mulyono, Dwi Ery Santoso dan implikasinya sebagai bahan ajar bahasa dan sastraIndonesia di SMA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan redaksi data, penyajian data, dan verification (penarikan kesimpulan). Materi analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu materi mengenai makna leksikal dan makna gramatikal. Bahan ajar adalah bagian penting dalam dunia pendidikan pada proses pembelajaran disekolah. Melalui bahan ajar guru akan lebih mudah pada kegiatan belajar dan siswa akan  lebih terbantu dalam memahami materi yang dipelajari. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas, bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis atau bahan tidak tertulis.Kata Kunci: Semantik, Geguritan, dan Bahan Ajar
Kajian Psikolinguistik Tentang Komunikasi Interpersonal Guru Bahasa Indonesia Dalam Meningkatkan Karakter Kepemimpinan Siswa Infaqus Shurur; Prasetyo Yuli Kurniawan; Hany Uswatun Nisa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal guru bahasa indonesia dalam meningkatkan karakter kepemimpinan siswa kelas 12 SMAN 1 Bulakamba: Prespektif Psikolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan data berupa proses komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh guru bahasa indonesia, karakter kepemimpinan yang timbul dari komunikasi interpersonal guru, serta disesuaikan ke prespektif psikolinguistik. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan teknik wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif oleh guru Bahasa Indonesia berperan penting dalam pengembangan karakter kepemimpinan siswa. Observasi dan wawancara dengan guru dan siswa mengindikasikan bahwa berbagai metode pembelajaran seperti kontrak belajar, literasi dan penjelasan materi, metode praktikum, ice-breaking dan game, serta sesi tanya jawab dapat meningkatkan keterlibatan dan keberanian siswa dalam berkomunikasi, serta membentuk karakter kepemimpinan transformasional, situasional, dan visioner. Dari perspektif psikolinguistik, pesan yang jelas dan dukungan dari guru merangsang partisipasi aktif siswa, memperkuat pemahaman akademis dan keterampilan interpersonal. Interaksi ini meningkatkan rasa percaya diri siswa dan kemampuan mereka dalam mengartikulasikan ide-ide. Faktor seperti latar belakang budaya, pengalaman belajar sebelumnya, dan karakteristik individu juga memengaruhi interaksi guru-siswa.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA GURU-GURU SMP Prasetyo Yuli Kurniawan; Atikah Mumpuni; Nur Ariesanto Ramdhan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27100

Abstract

Abstrak: Augmented reality sebagai media yang mengintegrasikan teknologi, belum banyak digunakan oleh guru-guru di SMP Negeri 2 Jatinegara. Hal ini dilatarbelakangi karena kurangnya pemahaman dan keterampilan guru dalam membuat media berbasis augmented reality. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam membuat media berbasis augmented reality. Mitra dalam kegiatan ini yaitu guru-guru di SMP Negeri 2 Jatinegara dengan jumlah 25 guru. Pengukuran pengetahuan dan keterampilan guru-guru tentang augmented reality dan assemblr studio digunakan pretest dan posttest. Berdasarkan hasil pretest dan posttest dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis augmented reality. Masing-masing peningkatan sebessar 52,58% untuk pemahaman mengenai augmented reality, 51,42% untuk pemahaman mengenai software assemblr studio, serta 57% untuk peningkatan keterampilan membuat media berbasis augmented reality. Saran-saran yang dapat diberikan yaitu guru-guru dapat menggunakan laptop dalam membuat Augmented Reality. Selain itu, pembuatan Augmented Reality harus menyesuaikan capaian pembelajaran pada tiap-tiap mata pelajaran.Abstract: Augmented Reality as a media integrating technology, is not widely used by teachers at SMP Negeri 2 Jatinegara. This is due to the lack of understanding and skills among teachers in creating augmented reality-based media. The objective of this community service activity is to improve teachers' understanding and skills in developing augmented reality-based media. The participants in this activity were teachers from SMP Negeri 2 Jatinegara, totaling 25 teachers. The assessment of teachers' knowledge and skills regarding augmented reality and Assemblr Studio was conducted through pretests and posttests. Based on the results of the pretests and posttests, it can be concluded that there was an increase in teachers' understanding and skills in creating augmented reality-based learning media. Each aspect showed an increase of 52.58% in understanding of augmented reality, 51.42% in understanding of Assemblr Studio software, and 57% in skills for developing augmented reality-based media. Recommendations include that teachers use laptops to create augmented reality. Additionally, the development of augmented reality should align with the learning outcomes of each subject.
Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Panggil Aku Ayah Karya Benni Setiawan Hayati Tu Zahro; Prasetyo Yuli Kurniawan; Hany Uswatun Nisa
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): JIMAD - AGUSTUS
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v4i3.564

Abstract

Perlocutionary speech acts in film dialogue do not merely produce immediate responses but can drive changes in characters’ understanding, emotions, actions, and social relationships. This study aims to analyze the forms of perlocutionary acts, the contexts in which they occur, and the contribution of speech effects to changes in attitudes, actions, and social relationships in the film Panggil Aku Ayah by Benni Setiawan. The study employs a pragmatic approach and a descriptive qualitative method. Data consisting of utterances between characters were collected through observation, note-taking, documentation, and examination of scene contexts, and were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings identified 97 perlocutionary data, consisting of 31 directive acts, 28 assertive acts, 27 expressive acts, and 11 commissive acts. The speech effects comprised 41 affective, 36 cognitive, and 20 conative effects. The dominance of affective effects indicates that changes in emotions serve as an initial pathway toward changes in understanding and actions. The accumulation of these three effects transforms the relationships among Dedi, Tatang, and Intan from transactional relationships into familial bonds characterized by acceptance, affection, and trust.
TINDAK TUTUR ILOKUSI KOMISIF DAN DIREKTIF DALAM INTERAKSI JUAL BELI SUSU MURNI DI PASARBATANG BREBES Hanung Erianata; Nurchalistiani Budiana; Prasetyo Yuli Kurniawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55030

Abstract

This research was motivated by the importance of language use in the interaction between sellers and buyers of fresh milk in Pasarbatang Brebes. In the transaction process, the utterances used by sellers and buyers not only function to convey information but also contain certain intentions that can be studied through illocutionary speech acts. This study aimed to describe the forms and functions of commissive and directive illocutionary speech acts used in the interaction of buying and selling fresh milk in Pasarbatang Brebes. This research employed a descriptive qualitative approach. The research data consisted of spoken utterances of sellers and buyers obtained through observation, recording, and documentation. Data validity was ensured through technique triangulation and time triangulation. Data analysis was conducted by identifying, classifying, and describing the forms of speech acts based on the context of the utterances. The results of the study showed that there were various forms of commissive and directive illocutionary speech acts in the interaction of buying and selling fresh milk in Pasarbatang Brebes. Commissive speech acts included offering, promising, and convincing buyers about product quality, while directive speech acts included requesting, bargaining, suggesting, inviting, and commanding. The use of these speech acts indicates that language plays an important role in influencing, convincing, and building agreements between sellers and buyers in the transaction process.