Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PENILAIAN AUTENTIK PADA MATA PELAJARAN RUMPUN IPS DI SMA NEGERI 1 PASIR PUTIH Iksan Uzin; La Iru; Nanik Hindaryatiningsih
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2021): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v5i2.27966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model penilaian autentik pada mata pelajaran rumpun IPS di SMA Negeri 1 Pasir Putih yang sesuai dengan standar penilaian; Kendala-kendala mengimplementasikan model penilaian autentik pada mata pelajaran rumpun IPS  di SMA Negeri 1 Pasir Putih; Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam mengimplementasikan model penilaian autentik pada mata pelajaran rumpun IPS di SMA Negeri 1 Pasir Putih. Jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek dalam penelitian ini semua guru rumpun IPS (ekonomi, geografi, sejarah dan Sosiologi) yang berjumlah 4 orang serta sebagai informan adalah kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bagian kurikulum. Metode pengumpulan data  yang  digunakan  yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya adalah analisis deskriptif  kualitatif,  yaitu reduksi  data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dicapai yaitu Implementasi model penilaian  autentik  pada  mata  pelajaran  rumpun IPS (ekonomi, geografi, sejarah dan sosiologi) di SMA Negeri 1 Pasir Putih  telah  dilaksanakan  pada  tiga  ranah  yaitu  kompetensi sikap (afektif) melalui penilaian observasi, penilaian diri, penilaian antar teman siswa, dan penilaian jurnal; kompetensi  pengetahuan (kognitif) melalui penilaian tes tulis, penilaian tes lisan dan penilaian penugasan; dan kompetensi keterampilan (psikomotorik) melalui penilaian praktek, penilaian produk dan penilaian portofolio. Faktor penghambat implementasi model penilaian autentik meliputi banyaknya karakteristik siswa, kompetensi guru dan keterbatasan waktu. Upaya yang  dapat  dilakukan  untuk mengatasi hambatan implementasi model penilaian autentik adalah  mendalami karakteristik siswa, melaksanakan workshop guru dan pengaturan waktu kegiatan penilaian.Kata Kunci: Model penilaian autentik; rumpun IPS
The Implementation of Online Learning for Economic Education Students at the University Nanik Hindaryatiningsih; Hartina Hartina; Ramly Ramly; Edy Karno
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2770

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the implementation of online learning on university students majoring in economic education at Halu Oleo University, Kendari. This type of research was a case study research. The informants in this study consisted of Economic Education students who were taken using the Purposive Sampling technique (n=100 students). The data were collected through questionnaires, interviews and documentation.  The data analysis used data reduction, data presentation, and conclusion. Test the validity of the data using triangulation techniques. The findings of this study were the implementation of online learning for Economic Education students was as follows: the learning applications most often used by Economic Education students were zoom meetings, WhatsApp groups and google classroom. Regarding the availability of learning time, students felt that it was enough, although it cannot be denied that sometimes it was also not enough. To access online learning, Economics Education students used a private packet connection type with less stable network quality. Economic education students' learning readiness was quite good, but the concentration and involvement of students were not good and the ability to understand learning materials is also still lacking.  This study concluded that online learning in university could be used a variation of device technology which was designed by a teacher or used from the internet.
Online Learning in University: Pros and Cons of Study Nanik Hindaryatiningsih
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.971 KB) | DOI: 10.46843/jiecr.v4i1.455

Abstract

The purpose of this study was to determine the advantages and disadvantages of implementing online learning in the Economics Education study program. The research method used is a qualitative case study. Economics Education students and teachers were used as informants in this study. Data was collected using an online questionnaire (google-form), observation, and documents. Data analysis was carried out through three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings show that the disadvantages of online learning at Halu Oleo University outweigh the benefits. Several factors were found that both hindered and supported the success of online learning, including social factors from peers and parents, the completeness of technology learning tools, as well as the physical and psychological readiness of students and parents. So, it can be concluded that universities must pay attention to and prepare for all online learning needs. The results of this study have implications for lecturers that online learning has complex challenges and must know the needs, online learning facilities, readiness of human resources, and digital competence of teachers and students.
PENERAPAN E-COMMERCE UNTUK PEMASARAN DAN PENINGKATAN PENJUALAN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) Nanik Hindaryatiningsih; Wiwin Bulawan; Asriyani Mulia Basri
Accounting: Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 4 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan e-commerce dalam memperluas pemasaran UKM “12Store” dan (2)  faktor internal dan eksternal e-commerce dalam meningkatkan penjualan UKM “12Store”. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di “12Store” Kota Kendari. Teknik Pengambilan data melalui wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Informan penelitian ini ialah owner, admin dan customer “12Store”. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles & Huberman dan Analisi SWOT. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa (1) Penerapan e-commerce pada UKM “12Store” dalam memperluas penjualannya dilakukan melalui empat aplikasi yaitu Instagram (66,7%), WhatsApp (26,7%), Shopee (40%), dan Facebook (6,7%). (2) Faktor internal dan eksternal e-commerce dalam meningkatkan penjualan yang telah dilakukan oleh “12Store” berdasarkan diagram SWOT berada di Kuadran I pada posisi  “keunggulan bersaing” atau situasi yang menguntungkan. Sehingga strategi pemasaran yang harus diterapkan adalah agresif mendukung pertumbuhan (Growth Oriented Strategy). Strategi strength-opportunity dengan pertumbuhan agresif dilakukan dengan menggabungkan antara peluang dan kekuatan yang dimiliki UKM., antara lain: peningkatan kerjasama dengan pemerintah melalui pelatihan e-commerce dan dukungan modal kerja untuk meningkatkan kualitas e-commerce.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN MUTU SDM MASYARAKAT DI BIDANG PENDIDIKAN, KESEHATAN, EKONOMI DAN LINGKUNGAN Hindaryatiningsih, Nanik; Yassin, Muhammad; Rizal, Rizal; Harjaty, Erny
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6058

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh dosen bersama 16 orang mahasiswa KKN Tematik di Desa Batu Putih Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan. Permasalahan yang dihadapi adalah minimnya pengetahuan berwirausaha menjadikan potensi desa belum termanfaatkan secara optimal, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kebiasaan hidup bersih relatif rendah, konsumsi makanan belum mengutamakan kandungan gizi, dan tingkat pendidikan masyarakat rendah. Tujuan pengabdian yakni untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dengan meningkatkan kualitas SDM masyarakat, di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) dengan pendekatan Forum Group Discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan/praktek dan pendampingan pada masyarakat. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan beberapa kegiatan telah dilakukan di desa agar dapat meningkatkan mutu masyarakat antara lain di bidang pendidikan (literasi baca, dan sosialisasi pengetahuan kewirausahaan), kesehatan (sosialisasi hidup bersih dan pembuatan makanan/camilan bergizi yaitu stick kelor, puding kelor dan puding tempe), lingkungan (jum’at bersih, bak sampah dan pengelolaan sampah menjadi kompos), ekonomi (pembuatan VCO dari buah kelapa melalui metode fermentasi, pengemasan dan pelabelan, pemasaran di media on line, manajemen keuangan). Bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat melibatkan partisipasi masyarakat mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan mutu masyarakat memberikan implikasi terhadap ekonomi dan ketahanan budaya wilayah berupa penguatan pemahaman dan beberapa perubahan pada tata nilai sosial serta lingkungan. Keberlanjutan pemberdayaan ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal.
EDUKASI MANAJEMEN USAHA PRODUK PANGAN LOKAL BERBASIS DAUN KELOR PADA MAJELIS TAKLIM KELURAHAN BUKIT WOLIO INDAH Hindaryatiningsih, Nanik; Harjaty, Erny; Safarudin, La Ode; Basri, Asriyani Mulia; Munadi, La Ode Muh.
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 6 (2024): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, November 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/ce0ba668

Abstract

Baubau, Southeast Sulawesi, moringa leaves are generally only processed into clear vegetable soup which is believed to have medicinal properties, but have not been developed into processed products that are attractive, competitive, and have high economic value. In fact, if this business is managed seriously, it can provide benefits to the community of Bukit Wolio Indah Village, Wolio District, Baubau City. This activity was carried out through the Focus Group Discussion (FGD) method, practice, and mentoring. The results of the activity showed that partners initially had very limited knowledge about the benefits, properties, and how to process moringa leaves. However, after participating in education and direct practice, partners gained knowledge about the benefits and properties of moringa leaves, as well as skills in processing various moringa products, business management, marketing, packaging, and determining selling prices. Based on the evaluation, this local food business management education based on moringa leaves has been utilized by the Majelis Taklim mothers to start a home business that has the potential to increase family income.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Batu Putih Menuju Desa Wisata Melalui Manajemen Usaha Produk Olahan Kelapa VCO Hindaryatiningsih, Nanik; Erny Harjaty; Asriyani Mulia Basri; La Ode Safaruddin; Jafar Ahiri; La Ode Muh. Munadi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i2.7733

Abstract

Desa Batu Putih, yang terletak di pesisir pantai, memiliki potensi alam berupa pohon aren, jambu mete, udang, ikan laut, dan kelapa. Secara turun-temurun, sebagian masyarakat mengolah kelapa menjadi minyak goreng melalui metode pemanasan untuk konsumsi sehari-hari. Namun, produk yang dihasilkan memiliki keterbatasan seperti daya simpan yang pendek, bau, pembekuan pada suhu dingin, dan mudah tengik, sehingga tidak memenuhi standar pasar. Tujuan pengabdian ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat kelapa sebagai sumber daya lokal dari segi kesehatan dan potensi ekonominya, serta (2) memberikan pelatihan manajemen usaha pengolahan kelapa menjadi VCO berkualitas, mencakup aspek produksi, pemasaran, dan keuangan. Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan pembuatan VCO, diskusi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), Participatory Technology Development (PTD), dan Community Development, melibatkan 20 peserta dari masyarakat setempat. Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan program dengan indikator berikut: (1) kehadiran dan antusiasme peserta mencapai 100%; (2) peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam manajemen usaha VCO, mulai dari produksi hingga pemasaran dan keuangan; (3) pemahaman masyarakat mengenai manfaat VCO bagi kesehatan dan potensinya sebagai produk ekonomi; dan (4) adopsi metode pengolahan minyak kelapa dari pemanasan ke fermentasi yang lebih praktis dan ekonomis untuk skala rumah tangga. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat Desa Batu Putih, mendukung pengembangan desa wisata berbasis kelapa.
Pelatihan Manajemen Career Couching Untuk Siswa SMKN 1 Kendari Hindaryatiningsih, Nanik; Erny Harjaty; Asriyani Mulia Basri; La Ode Safaruddin; La Ode Muh. Munadi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i2.7734

Abstract

Program kemitraan masyarakat ini melibatkan siswa SMKN 1 Kendari sebagai mitra utama. Permasalahan utama yang dihadapi siswa adalah kebingungan dalam merencanakan karir setelah lulus, termasuk menentukan pilihan antara bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi. Selain itu, siswa juga mengalami dilema dalam memilih jurusan studi yang sesuai. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan berupa manajemen career coaching untuk membantu siswa mengenali potensi diri dan membuat keputusan karir yang matang. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi inspiratif, ice breaking untuk menciptakan suasana yang nyaman, edukasi career planning yang mencakup "Who am I" dan "Goal Setting," coaching group untuk pendalaman potensi diri, serta evaluasi keputusan karir. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa: (1) partisipasi siswa mencapai 100%, dengan antusiasme dan responsivitas tinggi selama pelatihan, (2) kegiatan ice breaking berhasil menciptakan suasana yang nyaman dan rileks bagi siswa, (3) setelah mengikuti materi "Who am I" dan coaching group, siswa mampu mengenali potensi diri dan tidak lagi ragu dalam merencanakan serta memutuskan pilihan karir, dan (4) evaluasi memberikan pemahaman kepada siswa bahwa jika pilihan karir yang telah diambil ternyata kurang sesuai, mereka tetap dapat menekuni bidang tersebut sambil mencari peluang yang lebih baik. Program ini berhasil membantu siswa SMK dalam meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan perencanaan karir untuk masa depan mereka
Motivation For Learning Economics: Teacher Creativity Syata, Wahyu Muh; Hindaryatiningsih, Nanik; Sabillah, Bellona Mardhatillah; Lewa, Muhammad Juwantho
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 3 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (September)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i3.9457

Abstract

The Independent Learning Curriculum in Indonesia emphasizes flexibility in learning that is tailored to students' needs and interests. Teachers are expected to have teaching strategies that can increase students' learning motivation, especially in economics subjects that are often considered boring by some students. This study aims to examine the role of teacher creativity in increasing students' learning motivation in economics learning. The method used in this study is a literature study or literature review. The results of the study show that teacher creativity greatly influences student motivation. Creative teachers can design interesting learning materials, use innovative media, and create a fun and interactive learning atmosphere. This has a positive impact on students' interest and enthusiasm in taking economics lessons, as well as improving their learning outcomes. Teacher creativity, which is reflected in critical thinking skills, flexibility, and the ability to evaluate and adapt teaching methods to students' needs, plays an important role in the success of learning. This study concludes that creative teachers can create a more effective learning process, help students achieve academic goals, and develop competencies that are important for their future.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN MUTU SDM MASYARAKAT DI BIDANG PENDIDIKAN, KESEHATAN, EKONOMI DAN LINGKUNGAN Hindaryatiningsih, Nanik; Yassin, Muhammad; Rizal, Rizal; Harjaty, Erny
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6058

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh dosen bersama 16 orang mahasiswa KKN Tematik di Desa Batu Putih Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan. Permasalahan yang dihadapi adalah minimnya pengetahuan berwirausaha menjadikan potensi desa belum termanfaatkan secara optimal, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kebiasaan hidup bersih relatif rendah, konsumsi makanan belum mengutamakan kandungan gizi, dan tingkat pendidikan masyarakat rendah. Tujuan pengabdian yakni untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dengan meningkatkan kualitas SDM masyarakat, di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) dengan pendekatan Forum Group Discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan/praktek dan pendampingan pada masyarakat. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan beberapa kegiatan telah dilakukan di desa agar dapat meningkatkan mutu masyarakat antara lain di bidang pendidikan (literasi baca, dan sosialisasi pengetahuan kewirausahaan), kesehatan (sosialisasi hidup bersih dan pembuatan makanan/camilan bergizi yaitu stick kelor, puding kelor dan puding tempe), lingkungan (jum’at bersih, bak sampah dan pengelolaan sampah menjadi kompos), ekonomi (pembuatan VCO dari buah kelapa melalui metode fermentasi, pengemasan dan pelabelan, pemasaran di media on line, manajemen keuangan). Bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat melibatkan partisipasi masyarakat mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan mutu masyarakat memberikan implikasi terhadap ekonomi dan ketahanan budaya wilayah berupa penguatan pemahaman dan beberapa perubahan pada tata nilai sosial serta lingkungan. Keberlanjutan pemberdayaan ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal.