Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGISIAN PORTOFOLIO DAN BEBAN KINERJA DOSEN (BKD) MELALUI APLIKASI SISTER DIKTI Konradus Silvester Jenahut
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i3.16506

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan terhadap adaptasi dan penggunaan aplikasi SISTER DIKTI yang dialami dialami oleh para dosen di salah satu kampus di Nusa Tenggara Timur, yaitu Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER-FB). Adapun kendala-kendala yang dihadapi oleh para dosen di STIPER-FB, di antaranya belum memiliki akun SISTER, kesulitan melakukan pengisian biodata dan portofolio kinerja Tri Dharma, dan belum memahaminya alur proses pelaporan beban kerja dosen. PKM dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu (1) Diskusi Bersama Mitra, (2) Identifikasi Permasalahan Mitra, (3) Persiapan Materi PKM, dan (4) Sosialiasasi dan On The Job Training. Indikator keberhasilan dalam kegiatan PKM ini, yaitu (1) dosen-dosen STIPER-FB dapat memahami tentang aplikasi SISTER, (2) dosen-dosen STIPER-FB dapat memahami ketentuan dalam pengisian BKD sesuai Pedoman Operasional BKD Tahun 2021 beserta rubrik BKD; dan (3) dosen-dosen STIPER-FB dapat menguasai cara pengisian portofolio tri dharma dan pengisian BKD melalui aplikasi SISTER. Berdasarkan hasil kegiatan PKM yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan PKM Pelatihan dan Pendampingan Pengisian Portofolio dan Beban Kinerja Dosen (BKD) Melalui Aplikasi Sister Dikti di STIPER-FB bagi para dosen di STIPER-FB dinyatakan berhasil. Hal ini terlihat dari hasil evaluasi yang dilaksanakan pada hari kedua di mana 96% para peserta sudah mampu memahami dan menguasasi alur dan prosedur dalam pengelolaan aplikasi SISTER DIKTI, terkhususnya dalam pengisian portofolio tri dharma dan BKD.
Pelatihan Pelaksanaan Pembelajaran Daring Berbasis Google Classroom Bagi Guru-Guru di SDK St. Yoseph Noelbaki Konradus Silvester Jenahut; Osniman Paulina Maure; Angelina Christin O. R. Lake; Chamelya V. C. Sene; Timoteus Ajito; Mansuetus Mola; Rince S. M. Benu; Rozita Y. Lodo
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PKM ini didasari oleh fenomena banyaknya guru yang belum dapat memanfaatkan platform Google Classroom dalam pembelajaran daring semasa pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas San Pedro berinisiatif untuk melaksanakan pelatihan pembelajaran daring dengan menggunakan Google Classroom kepada seluruh guru SDK St. Yoseph Noelbaki. Tujuan yang diharapkan melalui pelaksanaan kegiatan PKM ini, yaitu para guru dapat mengimplementasikan Google Classroom dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan PKM yang telah dilakukan oleh Tim PKM, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pelaksanaan pembelajaran daring berbasis Google Classroom bagi guru-guru di SDK St. Yoseph Noelbaki memberikan dampak positif bagi guru-guru. Para guru dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan Google Classroom sebagai platform atau media belajar dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ).
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SD NUSA CENDANA INTERNATIONAL PLUS SCHOOL KUPANG Konradus Silvester Jenahut; Osniman Paulina Maure; Timoteus Ajito; Chamelya V. C. Sene; Beatrix Purnama Sari; Mansuetus Mola; Rince S. M. Benu; Rozita Y. Lodo
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v3i1.560

Abstract

A teacher needs to improve educational competence in order to improve the quality of education in Indonesia. One way to do this is through Classroom Action Research (PTK). Based on the results of observations and interviews at SD Nusa Cendana International Plus School (NCIPS) Kupang, it is known that there are many teachers who do not understand the practice of implementing PTK, its benefits in implementing the teaching and learning process, and how to implement PTK practically. Therefore, the San Pedro University Community Service Team (PKM) is interested in providing PTK training to NCIPS Kupang Elementary School teachers. The PKM was carried out on May 13-14, 2022 through 3 stages, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. The results showed that the PTK training at SD NCIPS Kupang was able to have a positive impact on teachers, especially in understanding the implementation of PTK. In addition, the participants who participated in the activities were very enthusiastic and cooperative
Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPA Materi Ciri-Ciri Khusus Makhluk Hidup di Kelas VI SD Hobatete Laboya Barat Konradus Silvester Jenahut; Melkianus Pote Hadi
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2020): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v1i1.26

Abstract

Pendidikan merupakan suatukompentensi yang harus dimiliki sebuah bangsa untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sebagai penunjang pembangunan bangsa tersebut. Pendidikan juga seharusnya berorientasi pada kreasi-kreasi baru dan kepada sifat dan hakekat anak didik. Tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan mempelajari segala sesuatu yang terjadi maupun yang sedang atau akan terjadi dalam kehidupan manusia. Tak terkecuali pendidikan IPA karena IPA adalah sebuah ilmu pasti yang menjadi dasar dari imulain, sehingga ilmu pengetahuan alam saling berkaitan dengan ilmu yang lain. Penerapan model pembelajaran yang baik harus dilakukan agar mendukung proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Hal ini berlaku untuk semua mata pelajaran termasuk pendidikan IPA di sekolah .Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada materi ciri-ciri khusus makhluk hidup, dengan menggunakan Metode Inquiri, Siswa Kelas VI SD Inpres Hobatete? Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan refleksi berulang dan terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian siswa kelas VI SD Inpres Hobatete tahun pelajaran 2016/2017sebanyak 25siswa. Hasil penelitian siklus I dengan menerapkan Model Pembelajaran Inquri pada pokok bahasan Ciri-Ciri khusus Makluk Hidup diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal (KB) 92 % dan sudah mencapai criteria ketuntasan minimum (KKM) yaitu 75 dan siklus II yang menekankan pada perbaikan pada siklus I dengan menerapkan model Pembelajaran Inquiri pokok bahasan Ciri-Ciri khusus Makluk Hidup diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal yaitu100 %. Hal ini menunjukan bahwa KKM sudah tercapai. Kesimpulannya penerapan Model Pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada pokok bahasan Ciri-Ciri khusus Makluk Hidup siswa kelas VI SD Inpres Hobatete.
Menggali Makna Variasi Bahasa Daerah sebagai Penentu Relasi Sosial pada Masyarakat Tutur Flores Uran, Maria Arnoldiana Dadjan; Jenahut, Konradus Silvester
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2023): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v1i2.179

Abstract

Hubungan relasi sosial yang terjadi dan berjalan dengan baik, jika bahasa yang digunakan sama-sama dipahami oleh pembicara dan lawan bicaranya. Setiap daerah memiliki bahasa daerahnya masing-masing dengan disertai kekhasan dialek/logatnya. Hal ini pun, terjadi pada masyarakat tutur Flores, yang terdiri atas masyarakat yang heterogen pada masing-masing wilayahnya. Dalam kehidupan sehari-hari yang terjadi pada wilayah Fores dengan masyarakat tuturnya heterogen, bahasa daerah terkadang disalahartikan dan disalahpahami oleh pembicara atau lawan bicara, sehingga akan terciptanya konflik sosial. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menggali makna variasi bahasa sebagai penentu relasi sosial khususnya pada masyarakat tutur flores. Penelitian ini merupakan jenis penelitian desktipsi kualittatif dalam bidang sosiolinguistik dengan menggunakan teori Hartman dan Stork. Data penelitian merupakan fenomena kehidupan bermasyarakat Flores. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan catat. Analisis data menggunakan metode deskriptif, dengan teknik yang digunakan berupayah menguraikan dan menggambarkan data yang telah dikumpulkan, dan selanjutnya dianalaisis. Hasil penelitian ditemukan bahwa kosa kata dan bahasa dalam bahasa daerah flores yang digunakan dalan berkomunikasi menjadi salah satu penentu relasi sosial pada masyarakat tutur flores. Ini disebabkan oleh kesamaan kosa kata atau kalimat bahasa daerah yang sama tetapi memiliki arti yang berbeda. Jika kedua pembicara tersebut sama-sama memahami bahasa daerah atau kosakata bahasa daerah yang diucapkan, maka relasi sosial positif yang dibangun. Namun, relasi sosial negatif akan terjadi, jika salah satu dari dua pembicara tersebut tidak mengerti atau memahami bahasa daerah atau kosa kata bahasa daerah yang diucapkan. Lebih fatal lagi konflik sosial dapat terjadi jika kosa kata bahasa daerah tersebut bermakna negatif.
Pre-Service English Teachers’ Perception about Language, Culture, Identity and Difference in Language Learning Tefa, Antonia; Jenahut, Konradus Silvester
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2023): Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v1i1.180

Abstract

In foreign language learning, and teaching, the concepts of language, culture, identity and difference, and their relationship are contentious topics. What is culture? What is identity? What is difference? What connection do they have to language? What part should the culture of the learners have in learning about the culture of the target? Questionnaires and Focus group discussion were used to collect the data. This study explores pre-service English teachers’ in a private university in East Nusa Tenggara perceptions about language and culture in language learning. The results show how pre-service English teachers’ perceptions of language and culture fit into a humanistic and functional framework in relation to language learning. Participants also mentioned the value of language acquisition in understanding cultural diversity and cultural identity.
Articulate Storyline-Based Learning Media Loaded with Local Wisdom Values in Historical Narrative Text Material for Elementary School Students Konradus Silvester Jenahut; Angelina Christin O. Rosari Lake
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 7 No 3 (2023): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v7i3.54079

Abstract

Many elementary school students still need help understanding historical narrative text material given by teachers at school. This study aimed to develop an Articulate Storyline-based learning media containing local wisdom values in historical narrative text material for fifth-grade elementary school students. This type of research is development research, which refers to the development model of the Borg & Gall model. Data collection methods in this study are in the form of observation, interviews, and questionnaires. The data analysis of this research was carried out in a descriptive qualitative and quantitative descriptive manner. The subjects of this product trial were three teachers and 58 students from 3 elementary schools selected using purposive random sampling. Based on the results of the validation, learning media experts provide an assessment with an average percentage value of 89.06%, material and language experts provide an assessment with an average percentage value of 89.06%, and practitioners provide an assessment with an average percentage value of 91.26 %, so that the average value of experts and practitioners is 88.08% with very decent product qualifications. The results of distributing questionnaires to students and teachers showed positive responses, in which the eight aspects assessed received an average percentage score of 95.47%. Learning media based on an Articulate Storyline containing local wisdom values is very feasible to support learning activities in class.
Desain Learning Trajectory Berbasis Etnomatematika Dengan Strategi Flipped Classroom pada Perkuliahan Pendidikan Matematika I Maure, Osniman Paulina; Jenahut, Konradus Silvester
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v4i1.541

Abstract

Matematika merupakan mata kuliah wajib di perguruan tinggi karena penting dalam membentuk kemampuan berpikir logis, kritis, dan pemecahan masalah. Namun, pada masa PTM Terbatas saat pandemi COVID-19, perkuliahan matematika kurang optimal akibat keterbatasan dosen dalam merancang pembelajaran yang tepat. Mengingat sifat matematika yang abstrak, diperlukan desain pembelajaran yang lebih efektif dan kontekstual. Salah satu model pembelajaran yang populer pada masa pandemik COVID-19 ini adalah flipped classroom. Agar perkuliahan matematika ini dapat optimal, seorang dosen perlu mendesain suatu alur pembelajaran yang bermakna berupa learning trajectory berbasis etnomatematika. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah mendesain suatu learning trajectory berbasis etnomatematika dengan menggunakan strategi flipped classroom dalam mengajarkan materi sistem bilangan pada mata kuliah Pendidikan Matematika I di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas San Pedro. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode design research. Tahapan dalam desain learning trajectory ini meliputi tahap thought experiment, teaching experiment, dan restropective analysis. Selanjutnya, peneliti menggunakan metode design research untuk mendesain learning trajectory berbasis etnomatematika dengan menggunakan strategi flipped classroom. Learning trajectory didesain mengikuti tahapan dalam design research yang meliputi thought experiment, teaching experiment, dan retrospective analysis. Learning trajectory untuk materi sistem bilangan yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat dianggap sebagai cara alternatif atau kerangka acuan bagi guru untuk merancang serangkaian kegiatan pembelajaran yang mendukung pengembangan pemahaman konseptual siswa terhadap materi sistem bilangan.
Mobile Learning Based on a Multisensory Approach to Improve Descriptive Text Reading Skills of Deaf Students Jenahut, Konradus Silvester; Suprianti, G.A.P.; Nurhayati, Endang; Margana; Safa, Bilqis Salsabila S.; Lamri
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v9i2.88001

Abstract

The limitations of deaf students in hearing significantly impact the minimal reception of information from their environment. This encourages deaf students to utilize their visual senses more by reading. This study aims to create a mobile learning product based on a multisensory approach to learning to read descriptive texts to improve the descriptive text reading skills of deaf students. This study uses a research and development method by adopting the Four-D model as a procedure for developing the product. The subjects in this study were deaf students, 2 media experts, 2 material and language experts, and an Indonesian subject teacher. This study's data were from observations, interviews, and questionnaires. The data analysis technique used a qualitative descriptive approach and a quantitative descriptive approach. This study has produced mobile learning based on a multisensory approach to learning to read descriptive texts that is feasible and practical for deaf students. In addition, this mobile learning is equipped with visual, tactile, and interactivity elements that support the multisensory principle that can be implemented in learning to read descriptive texts. This study concludes that mobile learning is very effective in helping deaf students understand the material and overcome the limitations of learning resources. This research implies that mobile learning can help overcome the limitations of learning resources for deaf students and is very effective in supporting the improvement of reading skills.
Simulasi Media Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa pada Taman Baca Oesapa Kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang Benu, Rince Sefriana Margarita; Maure, Osniman Paulina; Jenahut, Konradus Silvester
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.224

Abstract

Taman Baca Oesapa memiliki peranan strategis sebagai pusat kegiatan pendidikan informal di tengah masyarakat Kelurahan Kelapa Lima. Namun demikian terdapat keterbatasan media pembelajaran matematika di Taman Baca Oesapa ini. Selain itu, kemampuan numerasi siswa Taman Baca Oesapa masih tergolong rendah. Kemampuan numerasi merupakan hal yang sangat penting bagi siswa karena berdampak pada peningkatan kemampuan akademis sekaligus kemampuan adaptasi siswa di era informasi. Oleh sebab itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan akademis, terkhususnya dalam peningkatan kemampuan numerasi (bilangan bulat) siswa melalui implementasi media Pembelajaran Matematika. Keberhasilan kegiatan PKM ini dapat menjadi modal untuk pengembangan program pembelajaran yang lebih luas dan berkelanjutan di berbagai tingkatan pendidikan. Dengan adanya pemahaman mendalam terhadap latar belakang pembelajaran matematika di Taman Baca Oesapa, kegiatan PKM ini dapat dirancang dan diimplementasikan secara kontekstual sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam PKM ini dilakukan dalam 3 tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PKM, disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran sangat membantu siswa untuk memahami materi bilangan bulat. Hal ini terlihat dari hasil pretest dan posttest yaitu 51.764 dan 76.823 yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait operasi bilangan bulat.