Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EXCL Termasuk Saham Investasi Menarik di Bursa Efek Indonesia Alif Finno Fidzaky; Ayunda Febri Kinanti; Tina Safira; Verinda Yelanita; I Made Suparta
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.244

Abstract

PT XL Axiata Tbk (EXCL) merupakan salah satu emiten terkemuka di sektor telekomunikasi Indonesia yang menunjukkan kinerja positif dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya tarik saham EXCL sebagai pilihan investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan kinerja fundamental, risiko, dan prospek jangka panjang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data sekunder dari laporan keuangan, berita industri, dan referensi akademik. Hasil analisis menunjukkan bahwa EXCL mencatat peningkatan pendapatan sebesar 6% dan pertumbuhan EBITDA 13% pada tahun 2024, serta mencetak laba bersih sebesar Rp. 1,85 triliun (naik 45% YoY). Strategi ekspansi jaringan, efisiensi operasional, serta penguatan layanan berbasis data dan cloud menjadi faktor pendukung utama. Merger dengan Smartfren pada 2025 menghasilkan entitas baru “XL Smart” yang memperluas pangsa pasar hingga 27%. Meskipun begitu, tantangan integrasi, risiko pasar, dan persaingan industri tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Dalam jangka pendek, sinyal teknikal menunjukkan peluang pembelian, sedangkan untuk jangka panjang dibutuhkan pemantauan strategi pasca-merger secara disiplin. Dividen EXCL yang kompetitif juga menjadi daya tarik bagi investor. Secara keseluruhan, EXCL menunjukkan kombinasi menarik antara kinerja keuangan, posisi pasar, dan strategi pertumbuhan, menjadikannya pilihan investasi potensial di sektor telekomunikasi yang defensif dan terus berkembang. Kata Kunci: EXCL, Saham Telekomunikasi, Investasi, Merger, Strategi Bisnis, Pasar Modal Indonesia.
ANALYSIS OF THE ADVANTAGES AND DISADVANTAGES OF GOTO SHARES ON THE INDONESIAN STOCK EXCHANGE FOR INVESTMENT Afifahtus Syaleha; Muhammad Ilham J; Tohonan Rohani Silaban; I Made Suparta
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.307

Abstract

This study aims to analyze the advantages and disadvantages of PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) shares as an investment option on the Indonesia Stock Exchange using the literature study method. GOTO shares are the focus because of their role as one of the largest technology companies in Indonesia resulting from the merger between Gojek and Tokopedia. Through a literature review from various sources such as scientific journals, news articles, and other secondary data, this study found that GOTO shares have advantages in the form of longterm growth potential and a broad digital ecosystem. However, there are also disadvantages such as high price volatility, profit uncertainty, and risks from the regulatory and market competition side. The results of this study are expected to be a reference for prospective investors who want to understand more about the risks and opportunities of investing in technology company shares in Indonesia.
Aspek Tauhid dalam Naskah La Galigo Episode Taggilinna Sinapatié Abdi Mahesa; I Made Suparta
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap aspek teologi Islam dalam teks La Galigo termasuk pada strategi yang dibangun ulama dalam memperkenalkan Islam melalui teks sastra. Penelitian ini membahas teks La Galigo episode Taggilinna Sinapatié sebagai objek kajian. Penelitian ini menggunakan pendekatan filologi yang memposisikan naskah menjadi basis data, kemudian di dukung dengan berbagai referensi yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode tekstual dengan menggunakan pendekatan filologi. Pendekatan filologi yang dipilih berupa inventarisasi koleksi naskah. Naskah yang ditemukan kemudian dideskripsikan lalu dibandingkan dan ditentukan satu naskah yang mengandung konsep dan unsur Tauhid di dalamnya. Langkah kerja selanjutnya yaitu melakukan edisi teks berupa transliterasi dan terjemahan untuk dapat diidentifikasi dan diungkap aspek-aspek Tauhid Islam yang terkandung pada tiga naskah yang diperkirakan memiliki kandungan isi cerita yang sama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa naskah dengan kode Roll 12. No. 18 merupakan naskah yang memiliki unsur tauhid dan konsep Islam dari tiga naskah yang berisi teks episode Taggilinna Sinapatié. Berdasarkan hasil edisi teks dari naskah tersebut, ditemukan beberapa muatan Islam berupa konsep Tauhid di dalam teks Taggilinna Sinapatié berupa penggalang kalimat syahadat yang diserukan oleh dewa-dewa. Selain itu, terdapat pula frasa yang menyinggung tentang dua puluh sifat wajib Allah yang mendefenisikan konsep Allah agar dapat menguatkan aqidah pembaca sebagai seorang muslim yang bertaqwa. Muatan Islam yang terakhir yaitu dengan adanya kata Purakani yang berarti Surah Al-Furqan. Muatan isi surah dalam Al-Qur’an ini dijadikan ssebagai pembeda antara perkara benar dan salah atau antara yang haq dan batil. Pada bagain penutup terdapat sebuah keterangan yang menjabarkan makna dari kata Taggilinna Sinapatié yang merupakan ungkapan peristiwa yang menandai babak perubahan baru pada pandangan keberimanan orang Bugis yang meyakini eksistensi teologi dari Allah SWT.
The Challenges of Dignifying Bahasa Indonesia in the Bali Tourism Area I Made Suparta; I Wayan Mawa
The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities Vol. 3 No. 01 (2025): The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities (ESSSH)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esssh.v3i01.761

Abstract

The elevation of the Bahasa Indonesia as the national language in public spaces faces serious challenges, particularly in international tourism areas such as Bali. This study aims to identify and analyze the various challenges hindering the optimal use of Bahasa Indonesia in Bali’s tourism sphere. The research employs a descriptive qualitative approach using data collected through field observation, interviews with tourism stakeholders, and documentation of language use in public media. The findings reveal a dominant use of foreign languages in signage, restaurant menus, and tourism promotions, illustrating the diminishing presence of Bahasa Indonesia in public domains. Economic factors, global market demands, limited linguistic supervision, and low awareness among tourism actors regarding language regulations are key contributing issues. Nevertheless, strategic opportunities exist through local government policy, enhanced roles of the Language Agency, and community empowerment to reintegrate Bahasa Indonesia into the tourism ecosystem. The study recommends inclusive language education, regular language audits, and cross-sector collaboration to reinforce national identity through language amid globalizing forces.
Penggunaan Analisis Structural Equation Modelling (SEM) Dengan PLS Untuk Menguji Pengaruh Variabel Intervening Terhadap Hubungan Variabel Independen Dan Variabel Dependen Virna Febryaningrum; Amelia Vega Buana; Abelia Fajroyur Rohman; Annisa Nur Rochmah; Aya Soraya; I Made Suparta
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 1 No. 6 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v1i6.1739

Abstract

SEM juga merupakan teknik analysis multivariate yang menggabungkan dua analisis yaitu analisis faktor dan analisis regresi. Metode SEM alternatif yang fleksibel dan dapat meminimalisir asumsi-asumsi SEM adalah Partial Least Square (PLS) yang merupakan pendekatan dari Variance Based SEM (VB-SEM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis pengaruh variabel intervening pada penelitian menggunakan analisis Structural Equation Modeling dengan SmartPLS. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan menggunakan Model Spradley dengan proses penelitian yang berangkat dari penjelasan yang lebih luas tentang direct dan indirect effect pada SEM, kemudian memfokus pada pengaruh variable intervening pada olah data smartpls. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis menggunakan sem dengan pls menunjukkan bahwa metode ini memberikan wawasan mendalam mengenai hubungan antar variabel dalam penelitian. Ditemukan bahwa variabel intervening (z) memiliki peran krusial sebagai mediator antara variabel independen (x1 dan x2) dan variabel dependen (y). Melalui penggunaan metode ini, dapat diidentifikasi dengan jelas jalur mediasi yang spesifik. Hal ini menunjukkan bahwa variabel intervening tidak hanya menghubungkan variabel independen dengan variabel dependen, tetapi juga memperkuat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara tidak langsung.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI DI DESA KRANGKONG KECAMATAN KEPOHBARU KABUPATEN BOJONEGORO Moch Rifqi Shihabuddin Al Ubaidillah; I Made Suparta
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 1 No. 3 (2024): Juni : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/2h8erj72

Abstract

This research aims to analyze the feasibility of a rice milling business in Krangkong Village, Kepohbaru District, Bojonegoro Regency. The analysis used to determine the feasibility of the business is cost analysis, revenue analysis, profit analysis and business feasibility analysis with Rvenue Cost Ratio (R/C Ratio), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) and Return On Infestment (ROI). The results obtained from this research are that the average costs used are IDR 176,475,461/month, the average income obtained is IDR 204,075,000/month and the average profit obtained is IDR 27,599,539/month. Calculating the feasibility analysis of the business, it can be seen that the average value of Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) is 1.15, the average value of Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) is 0.15 and the average value of Return On Investment (ROI) of 8%. It can be concluded that the rice milling business in Krangkong Village Kepohbaru District Bojonegoro Regency is feasible to run.
PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI JAWA TIMUR Reynya Oktaviani Sena; I Made Suparta
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 1 No. 3 (2024): Juni : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/1qnew427

Abstract

This study aims to determine the influence of Covid-19 on the poverty rate in East Java Province from 2019-2022, which was carried out using a qualitative approach using descriptive data taken from BPS (Central Statistics Agency) East Java data per Regency/City from 2019-2022. The results of the research obtained that the influence of covid on the poverty level from the beginning before the covid occurred, namely in 2019, by looking at which areas have a high poverty rate and which areas have a low poverty rate.In 2020, during the Covid pandemic, we looked for data on which areas had increased poverty rates, and which areas had not increased poverty rates, in 2021 poverty after the pandemic was looking for data on which areas could reduce poverty rates, and which areas had not been able to reduce poverty rates, and in 2022 we were looking for data on which areas could reduce poverty rates,  and which areas have not been able to reduce the poverty rate,  and which areas have not been able to reduce the poverty rate, and what are the policies carried out by the government to reduce poverty due to the Covid-19 pandemic.