Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penerapan Pemberian Kapsul Ekstrak Daun Kelor Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Dengan Anemia Audia Pebriani; Siti Aisah; Edy Soesanto
Ners Muda Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v6i3.17530

Abstract

Latar Belakang : Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (hemoglobin) tidak mencukupi kebutuhan fisiologis. Masa pubertas sangat berisiko mengalami anemia gizi besi, hal ini disebabkan banyaknya zat besi yang hilang selama menstruasi. Cara untuk menanggulangi atau mencegah terjadinya anemia defisiensi besi yaitu dengan farmakologi (pemberian tablet tambah darah) dan non farmakologi, dan intervensi yang diberikan ialah pemberian ekstrak kapsul daun kelor 500mg, 2x1 yang dikonsumsi selama 14 hari. Tujuan : Pemberian ekstrak kapsul daun kelor ini bertujuan untuk meningkatkan HB dan menangani anemia. Metode : Desain studi ini menggunakan desain studi kasus singlecase dengan pendekatan studi pre and post test yang dilakukan dengan rangkaian proses asuhan keperawatan. Kriteria dalam subjek studi kasus ini adalah remaja putri yang berusia 16-18 tahun. Hasil : Pemberian ekstrak kapsul daun kelor efektif dalam meningkatkan kadar HB pada remaja putri yang mengalami anemia, dengan Δ rerata 1.4 g/dl. Kesimpulan : Pemberian kapsul ekstrak daun kelor yang diberikan dua kali sehari selama 14 hari dan konsumsi tablet tambah darah 1x/minggu, disertai pola makan yang baik dengan kualitas makanan yang mengandung banyak sumber gizi dan protein terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin (HB).
Penerapan terapi Swedish massage terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi Aditya Sifa Maulana; Siti Aisah
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.18714

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang menjadi isu global dimana sampai saat ini angka kasusnya mengalami peningkatan. Tekanan darah yang tinggi menyebabkan otot jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah keseluruh tubuh sehingga memicu terjadinya penebalan otot jantung. Oleh karena itu diperlukan intervensi, salah satunya dengan terapi swedish massage. Studi kasus ini bertujuan menerapkan terapi swedish massage untuk menurunkan tekanan darah. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan untuk menerapkan terapi swedish massage pada pasien hipertensi. Subjek dalam studi kasus ini berjumlah 3 orang pasien yang mengalami hipertensi berusia antara 50-80 tahun, yang menderita hipertensi ringan hingga sedang dan tidak mengonsumsi obat penurun tekanan darah. Terapi swedish massage dilaksanakan dalam 2 minggu sebanyak 8 sesi, dimana masing-masing sesi berlangsung selama 20 menit. Pengukuran tekanan darah dilakukan dengan menggunakan alat tensimeter digital sebanyak 2x pengukuran yaitu sebelum dan setelah diberikan terapi swedish massage. Hasil pengukuran tekanan darah sebelum diberikan intervensi penerapan swedish massage diketahui bahwa 2 subyek studi menderita hipertensi ringan dan 1 subyek studi hipertensi sedang. Setelah diberikan intervensi swedish massage rata-rata tekanan darah sistolik menurun sebesar 20,33 mmHg dan tekanan darah diastolik menurun rata-rata sebesar 12,33 mmHg. Hasil tersebut menunjukkan seluruh subyek studi mengalami penurunan tekanan darah setelah diberikan terapi Swedish massage.