Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Studi in Silico Potensi Antikanker Senyawa Quercetin, Kaempferol, dan Pelargonidin terhadap Reseptor Histamin 1 Aini, Nur; Permana, Fendy Hardian; Zaenab, Siti; Fatmawati, Diani
Chimica et Natura Acta Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v12.n2.49063

Abstract

Kanker menjadi permasalahan kesehatan dunia karena menyebabkan kematian dan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan. Menurut The Global Cancer Observatory (2020) kasus kanker di Indonesia mencapai 6,89%. Pengobatan kanker dengan memblokir H1R (Histamine 1 Receptor) dengan antagonisnya berpotensi menurunkan proliferasi sel kanker. Senyawa flavonoid seperti quercetin, kaempferol dan pelargonidin dapat mereduksi dan berinteraksi dengan protein sehingga dapat dijadikan sebagai antagonis H1R antikanker. Studi in silico ini bertujuan mengetahui potensi senyawa quercetin, kaempferol dan pelargonidin terhadap H1R sebagai antikanker. Data senyawa quercetin, kaempferol dan pelargonidin dikumpulkan melalui database Pubchem dan struktur H1R dari database PDB dengan kode 3RZE. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan teknik analisis data berupa kuantitatif deskriptif berdasar nilai binding affinity dari proses penambatan molekuler melalui software Autodock tools 1.5.6, nilai ADME Lipinski’s Rule of Five dari webtools swissADME dan toksisitas dari webtools pkCSM. Interaksi ikatan senyawa pelargonidin, kaempferol, quercetin sebagai antagonis reseptor histamin 1 pada penambatan molekuler divisualisasikan menggunakan Discovery Studio 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya interaksi elektrostatik pada residu ASP107 yang  berperan penting sebagai antihistamin yang berpotensi memblokir H1R melalui mekanisme pensinyalan protein G sehingga aktivitas PKA menurun yang menyebabkan terganggunya invasi sel tumor. Selain itu, berdasarkan prediksi prinsip Lipinski’s Rule of Five menunjukkan adanya kemiripan obat oral  dan prediksi pkCSM tidak bersifat toksisitas. 
KAJIAN JENIS - JENIS TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT YANG DIMANFAATKAN UNTUK PENGOBATAN OLEH MASYARAKAT KECAMATAN SENDANG KABUPATEN TULUNGAGUNG Fahrurin, Wilis Afin; Hadi, Samsun; -, Sukarsosno; Susetyarini, Rr. Eko; Permana, Fendy Hardian
JURNAL BIOEDUKASI Vol 6, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2023
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v6i1.5754

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat keanekaragaman hayati flora yang sangat beragam dan keanekaragaman indigenous knowledge seperti pangan fungsional dan ramuan tradisional lainnnya. Kecamatan Sendang merupakan daerah yang memiliki kelimpahan tumbuhan untuk dijadikan obat dan masyarakatnya memanfaatkan tumbuh – tumbuhan sebagai pengobatan tradisional. Ilmu pemanfaatan tumbuhan sebagai obat ini diwariskan secara turun – temurun. Sehingga dikhawatirkan ilmu pemanfaatan tumbuhan ini akan hilang oleh kemajuan zaman. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis, cara pemanfaatan, serta khasiat tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung menunjukkan kajian implementasi sebagai sumber belajar biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling yang melibatkan 30 responden. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sebanyak 47 spesies tumbuhan obat yang dikelompokkan ke dalam 34 famili. Cara pemanfaatannya yaitu dengan cara direbus, diseduh, dihaluskan, diparut, diperas, ditumbuk dan tanpa diolah. Khasiat tumbuhan obat dapat digunakan untuk mengobati 4 kategori jenis penyakit, yaitu penyakit kronis, penyakit kronis, penyakit menular, penyakit tidak menular, dan menjaga kesehatan tubuh.
Ethnozoological Knowledge and Family Economics on Attitudes and Behavior in Using Turtles Dwi Setyawan; Syahrul Gunawan; Ainur Rofieq; Wahyu Prihanta; Fendy Hardian Permana
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v9i1.5057

Abstract

The mutual interaction between humans and animals in the field of ethnozoology includes uses that can be oriented toward conservation or exploitation efforts. However, excessive abuse of sea turtles (Chelonioidea), especially in the direction of exploitation, has led to population decline and threatened their extinction. Observations in the Derawan Island community, Berau Regency, show a decrease in the number of turtles coming to lay their eggs due to overexploitation. To overcome this problem, it is necessary to carry out research that looks for factors that influence attitudes and behavior in using turtles, including the level of ethnozoological knowledge and family economic status. This research uses a quantitative approach with an analytical correlational design and applies Path Analysis. The results of the analysis show that the level of ethnozoological knowledge has a significant influence on attitudes, with a path coefficient of 0.298 in block-1. In block-2, the results of the analysis show that the level of ethnozoological knowledge directly influences turtle utilization behavior with a path coefficient of 0.313. In conclusion, the level of ethnozoological knowledge has a dominant role in shaping turtle utilization behavior in Derawan Island.
Representation of the use of Media and Teaching Materials in Science Learning for Junior High School Students Yuni Pantiwati; Fendy Hardian Permana; Aminudin Aminudin; Endrik Nurrohman; Tasya Novian Indah Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.6168

Abstract

Media and teaching materials that suit learning needs can improve the quality of learning. The research aims to describe the use of media and teaching materials in science learning. The type of research is a survey. Research in June-September 2023 at Middle Schools in the Greater Malang Region. The research population was junior high school students and teachers in the Greater Malang area. The research sample was 584 students and 18 teachers. The data collection technique uses a media and learning material needs analysis questionnaire. The research instrument is a needs analysis questionnaire sheet. Data was analyzed descriptively, quantitatively, and qualitatively. The research results show that the media and teaching materials used by teachers are quite good, but teachers rarely use a variety of media and teaching materials. The learning media that teachers often use are learning videos and the teaching materials that are often used are textbooks. Science learning still requires supporting media and teaching materials, one of which is expected to be an e-module
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kualitas Media Pembelajaran Buatan Mahasiswa Pantiwati, Yuni; Permana, Fendy Hardian
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 13, No 1 (2020): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v13i1.39917

Abstract

Media merupakan alat yang penting dalam proses pembalajaran. Maka seorang calon pendidik perlu memiliki keterampilan dalam pembuatan media pembelajaran. Model pembelajaran yang dapat diterapkan salah satunya untuk mengasah keterampilan peserta didik dalam membuat media pembelajaran adalah dengan model pembelajaran berbasis proyek. Metode penelitian ini menggunakan penelitian PTK. PTK dilakukan dengan dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar observasi, lembar kerja kelompok, tes untuk mengukur kemampuan pemahaman, catatan lapang, dan rubrik penilaian kualitas media pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang bagus terkait media pembelajaran dan kualitas media pembelajaran hasil buatan mahasiswa juga bagus dengan penerapan model pembelajaran ini. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan pemahaman dan kualitas media pembelajaran buatan mahasiswa.