Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ENHANCING PRESENTATION ABILITIES IN STUDENTS VIA INFOGRAPHICS WITHIN THE EMANCIPATED CURRICULUM FRAMEWORK Fatmawati, Riska; Widiyati, Elok
English Review: Journal of English Education Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v12i2.9123

Abstract

 Abstract: Presentation is a part of applying speaking skill. One of the media which be used in presentation activities is infographics. The purpose of this study was to determine the effect of using infographics on students' ability in presentation skill. This research was quantitative and used the quasi-experimental design. The data was taken from the pre-test and the post-test of presentation by applying project-based learning. It was conducted in class XI MA Roudlotul Muttaqin, Demak with a total of 50 students. There were two classes involved in this study, they were the experimental class and the control class. The experimental class received the treatment in the form of infographics, while the control class was not. In this study, the researchers collected data in three steps, they were the tryout for the non-sample class, the pre-test, and the post-test.  The average tryout in the non-sample class was 82.75. The average pre-test in the experimental class was 79.75, while the average pre-test in the control class was 78.00. The average post-test in the experimental class was 91.5, while the average post-test in the control group was 85.25. The results of the T-test data value Sig. (2 tailed) was lower than 0.05, in the pre-test and the post-test results. It can be concluded H1 was accepted and H0 was rejected, showing the use of infographic media was effective to improve students' presentation skills. 
PERTUMBUHAN DAN BIOMASSA LAMUN SERTA SENYAWA FITOKIMIA TERKANDUNG DI DALAMNYA (STUDI KASUS: PESISIR KABUPATEN MALANG) Dewi, Citra Satrya Utama; Kasitowati, Rarasrum Dyah; Sari, Syarifah Hikmah Julinda; Yamindago, Ade; Rohenda, Amelia; Fatmawati, Riska
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.32228

Abstract

Seagrass, yang umum disebut sebagai lamun dalam bahasa indonesia merupakan satu satunya tumbuhan tingkat tinggi yang dapat hidup terendam air laut. Padang lamun memiliki peran kunci dalam ekosistem, antara lain sebagai produsen primer, habitat hidup organisme bentik, menstabilkan sedimen, dan menyimpan karbon di laut dangkal. Komunitas lamun monospesies dapat ditemukan di Kabupaten Malang, namun penelitian terkait lamun di Kabupaten Malang juga masih terbatas, sehingga kajian ini dirasa penting untuk dilakukan. Tujuan dari kajian ini untuk mengetahui laju pertumbuhan daun dan biomassa lamun, serta mengetahui kandungan fitokimianya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga November Tahun 2014 dan Tahun 2015. Pengukuran laju pertumbuhan daun dan biomassa lamun dilakukan secara in situ dengan metode penandaan selama satu minggu, serta pengambilan contoh daun lamun dilakukan secara acak di lokasi penelitian. Tahap selanjutnya bahan diekstraksi dengan methanol untuk mendapatkan kandungan senyawa fitokimia. Analisis data di Laboratorium Eksplorasi Sumberdaya Perikanan dan Kelautan, FPIK–UB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis lamun, yaitu Syringodium isoetifolium di Pantai Kondang Merak dan Thalassia hemprichii di Pantai Bale Kambang. Laju pertumbuhan daun kedua jenis lamun secara berurutan menunjukkan nilai positif yaitu 0,45±0,19 cm/hari dan 0,25±0,14 cm/hari. Nilai biomassa kedua jenis lamun menunjukkan bahwa biomassa pada bagian bawah substrat lebih tinggi dibandingkan bagian atas substrat. Uji fitokimia menunjukkan bahwa kedua jenis lamun ini mengandung senyawa bioaktif jenis flavonoid dan saponin.
Pemberdayaan UMKM Pesisir Melalui Model Intervensi Terpadu: Diversifikasi Produk Mangrove, Digitalisasi Pemasaran, dan Formalisasi Usaha di Kampung Kayu Ara Permai Siagian, Desi Rahmadani; Jhonnerie, Romie; Nisaa, Fadhiilatun; Sirait, Putriana Sari; Fatmawati, Riska
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.46-54

Abstract

Potensi ekonomi sumber daya mangrove di Kampung Kayu Ara Permai, sebuah desa dengan visi wisata edukasi, belum termanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan ini terhambat oleh tiga kendala utama yang saling terkait: keterbatasan teknis dalam pengolahan buah mangrove akibat tingginya kandungan tanin, jangkauan pemasaran yang masih bersifat konvensional dan terbatas pada lingkup lokal, serta ketiadaan legalitas usaha formal yang menghalangi akses ke pasar yang lebih luas dan permodalan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi sebuah model pemberdayaan terpadu yang dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut secara holistik. Model ini mencakup intervensi di sektor hulu (produksi), hilir (pemasaran), dan penunjang (legalitas) guna meningkatkan kapasitas, daya saing, dan kemandirian ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Metode yang digunakan adalah participatory action yang melibatkan serangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan intensif. Intervensi ini terbagi ke dalam lima bidang utama: (1) pelatihan teknik reduksi tanin dan diversifikasi produk olahan mangrove menjadi sirup dan dodol; (2) perancangan ulang label produk untuk meningkatkan identitas merek; (3) pelatihan pemasaran digital melalui pemanfaatan marketplace Shopee; (4) pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB); dan (5) fasilitasi pengurusan Sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT). Kegiatan ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis peserta dalam mengolah buah mangrove, yang dibuktikan dengan kemampuan mitra memproduksi sirup dan dodol yang layak jual. Selain itu, terjadi adopsi awal platform pemasaran digital oleh UMKM mitra, dan yang paling fundamental, keberhasilan UMKM mitra dalam memperoleh legalitas usaha formal berupa NIB dan P-IRT. Hasil ini menunjukkan adanya transformasi kapasitas UMKM dari level informal dan lokal menjadi formal dan berpotensi menjangkau pasar nasional. Model intervensi terpadu hulu-hilir terbukti efektif dalam memberdayakan UMKM pesisir secara holistik. Dengan mengatasi hambatan produksi, pemasaran, dan legalitas secara simultan dan sinergis, program ini tidak hanya memberikan solusi praktis tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan Pembelajaran Praktik melalui Workshop Fiberglas: Peningkatan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Kapal Perikanan Amraini Fitri; Irwan Limbong; Polaris Nasution; Nabila Khairiyah Sitompul; Erliantina Arridhaty Akita; Isnaniah Isnaniah; Dhita Widhiastika; Riska Fatmawati; Muhammad Natsir Kholis; Muhamad Yogi Prayoga; M. Radiva
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penyempurnaan perahu perikanan berbahan fiberglas melalui workshop berbasis praktik. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, 19–21 November 2025, dengan pembagian lokasi: Ruang Atlantik untuk pembekalan materi dan diskusi, serta Laboratorium Kapal Perikanan (Boat House) untuk praktik terstruktur. Peserta berjumlah 25 mahasiswa Jurusan Pemanfaatan Sumber Daya Perairan (PSP). Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan experiential learning melalui urutan pembelajaran konsep–praktik–umpan balik, dengan pola guided hands-on (demonstrasi, latihan, koreksi, dan pengulangan). Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pre–post pemahaman konseptual (skala 1–5) dan observasi unjuk kerja saat praktik. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap peran fiberglas dan alur kerja penyempurnaan perahu, serta penguatan keterampilan praktik yang ditandai oleh urutan kerja lebih runtut, kerapian hasil lebih baik, dan meningkatnya kemandirian pada sesi lanjutan. Umpan balik peserta menunjukkan respons positif terhadap relevansi materi dan pendampingan instruktur, sementara aspek alat/bahan menjadi catatan perbaikan untuk pemerataan kesempatan latihan.
EDUKASI GEMAR MAKAN IKAN DI MTs TAHFIZH RABBANIY PEKANBARU Putriana Sari Sirait; Mira Rahmita Sari; Rizky Febriansyah Siregar; Riska Fatmawati; Desi Rahmadani Siagian; Nofri Sandria; Muhammad Zakiyul Fikri
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10557

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi ikan yang melimpah, namun tingkat konsumsi ikan masyarakat, khususnya anak usia sekolah, masih tergolong rendah. Rendahnya konsumsi ikan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mengenai nilai gizi dan manfaat ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat siswa/i MTs Tahfizh Rabbaniy Pekanbaru dalam mengonsumsi ikan melalui edukasi Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN). Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2024 dengan metode ceramah dan tanya jawab kepada 25 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai jawaban benar dari 66,8% pada pre-test menjadi 78,0% pada post-test. Peningkatan yang paling signifikan terjadi pada soal mengenai manfaat yodium (soal 8) dan keunggulan ikan lokal (soal 9), yang masing-masing meningkat sebesar 36% dan 16%. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan peserta tentang manfaat dan kandungan gizi ikan, serta diharapkan berkontribusi pada peningkatan konsumsi ikan di kalangan pelajar.
Swimming behavior of tambakan fish (Helostoma temminckii) based on the varying current speed in a mini flume tank Tiza Zaslin; Nofrizal Nofrizal; Riska Fatmawati; Romie Jhonnerie; Dhita Widhiastika
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 6 Nomor 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v6i2.12952

Abstract

Understanding the swimming behavior and patterns of tambakan fish (Helostoma temminckii) is crucial for advancing fishing technology. This study aimed to identify the effect of current on the swimming speed behavior of Helostoma temminckii within a mini flume tank. Experiments were conducted using different current speeds to observe three categories of swimming speed: sustained swimming speed, prolonged swimming speed, and burst swimming speed. Observations were performed using video recordings to analyze tail beat frequency and amplitude, as well as the correlation between these variables and the fish's swimming speed and endurance. The results revealed that current speeds had a significant influence on the swimming performance of Helostoma temminckii. The maximum sustained swimming speed ranged from 1.61 to 2.21 BL/s, while prolonged swimming occurred within 1.61–6.98 BL/s, with swimming durations between 15 seconds and less than 200 minutes. Burst swimming speed reached up to 6.20 body lengths per second (BL/s) and lasted under 15 seconds. Several factors were found to influence the swimming behavior of Helostoma temminckii, including a strong negative correlation between swimming speed and endurance (R² = 0.8259). Moreover, a positive correlation was observed between tail-beat frequency and swimming speed (R² = 0.8852) and between tail-beat amplitude and frequency (R² = 0.9454). These findings have significant implications for designing more efficient and selective fishing gear by taking into account fish physiology. The study provides a critical foundation for the development of environmentally friendly fishing technologies and a better understanding of the swimming behavior of native fish species.
Pendampingan Profesionalisasi UMKM: Peningkatan Branding dan Perolehan Legalitas Usaha (NIB & P-IRT) pada Kedai Permai Desi Rahmadani Siagian; Romie Jhonnerie; Fadhiilatun Nisaa; Riska Fatmawati; Putriana Sari Sirait; Nur Asiah
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.94-102

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) often face fundamental challenges in business professionalism, particularly related to suboptimal product branding and the absence of formal legality. These conditions significantly hinder the competitiveness and market access of MSMEs in an increasingly competitive environment. This community service activity aims to assist Kedai Permai MSME in Kampung Kayu Ara Permai in professionalizing its business through two strategic interventions: improving product label design and facilitating the issuance of a Business Identification Number (NIB) as well as a Home Industry Food Production Certificate (P-IRT). The method used is participatory mentoring, involving active collaboration with the business owner from the conceptual design stage, technical facilitation, up to the issuance of legal documents. The outcomes of this activity include the creation of a new label design that is more informative and visually appealing for mangrove dodol and syrup products, as well as the successful acquisition of NIB and P-IRT by Kedai Permai MSME. These achievements represent a strategic step that not only enhances brand identity and consumer trust but also expands market access and establishes a solid foundation for sustainable business growth.