Claim Missing Document
Check
Articles

Developing Student Character Education Through Islamic Boarding School Culture In Islamic Elementary Schools Ahmad Shiddiq; Nurul Ulfatin; Ali Imron; Arifin Imron
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i2.5260

Abstract

Many problems occur in the world of education, especially moral (character) crises among students, some of which are violence between students, promiscuity, free sex, and drugs. School participation is really needed to deal with the problems that occur, and teachers are the main spearheads in the process of forming student character at school. This research aims to develop character education through Islamic boarding school culture in Islamic elementary schools. This type of research is qualitative research using a phenomenological approach with the aim of describing, understanding, and interpreting the phenomena that occur. This research was conducted at an Islamic school located on Sumenep Island. The reason the researcher conducted research at an Islamic elementary school was that this school was unique in implementing Islamic boarding school culture into the school environment. The research subjects used a purposive sampling technique because the target informants met the research objective criteria. The informants in this research were school principals, religious teachers, and students. Data collection techniques in this research used semi-structured interviews and non-participant observation. Data analysis in this research uses Miles and Huberman's theory, which includes data collection, data consolidation, data display, and drawing conclusions or data verification. The research results show that Islamic boarding schools are one of the educational institutions in Indonesia that contribute to developing the character of students in the form of culture and can be applied at the elementary, middle, and high school levels by internalizing the process of instilling attitudes within oneself through coaching and guidance. Additionally, development.
Pembekalan Karakter Jiwa Wirausaha Melalui Praktik Wirausaha Berbasis Online Pada Program “Sekolah Pencetak Wirausaha” (SPW) Nabila Shofana; Nurul Ulfatin; Ali Imron; Sunarni Sunarni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i22024p216

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the provision of entrepreneurial spirit character through online-based entrepreneurial practices in the entrepreneur-printing school program at SMK Negeri 1 Boyolangu, Tulungagung, East Java. The research was conducted using a qualitative approach and a case study design. The informants involved were the head of the program, deputy head of curriculum, teachers of Creative Projects and Entrepreneurship subjects, and students. Data were collected by interview, observation and documentary studies techniques. Data analysis was carried out interactively starting from data collection, condensation, presentation and drawing conclusions. The result is that school programs to equip students with the entrepreneurial spirit character are carried out by developing facilities, and direct practice of several types of business fields that produce products and goods by students. Program implementation is integrated into learning subjects in the form of materials, skills, entrepreneurial practices, and a sales turnover target. The debriefing strategy was chosen as an online-based entrepreneurial practice which was strengthened through training, YEC, and complete facilities. Teachers also provide rewards in the form of grades and giving entrepreneurial motivation. The impact of the results is shown in the form of character attitudes as seen from the ability to manage turnover and be able to market products and services through shopee, Instagram and WhatsApp.Keywords: Entrepreneurial Spirit Character, Online-Based Entrepreneurial Practices, Entrepreneurial Printing School Abstrak: Tujuan penelitian ini  untuk mendeskripsikan terkait dengan pembekalan karakter jiwa wirausana melalui praktik wirausaha berbasis online pada program sekolah pencetak wirausaha di SMK Negeri 1 Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus. Informan yang terlibat yaitu ketua program, waka kurikulum, guru mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan, dan peserta didik. Data dikumpulkan dengan  teknik wawancara, observasi, dan studi dokumenter. Analisis data dilakukan secara interaktif mulai dari pengumpulan data, kondensasi, penyajian dan penarikan simpulan. Hasilnya yaitu program sekolah untuk membekali karakter jiwa wirausaha peserta didik dilakukan dengan mengembangan fasilitas, dan praktik langsung beberapa jenis bidang usaha yang menghasilkan produk dan barang oleh peserta didik. Pelaksanaan program diintegrasikan ke dalam pembelajaran mata pelajaran berupa materi, keterampilan, praktik wirausaha, dan adanya target omzet penjualan. Strategi pembekalan dipilih praktik wirausaha yang berbasis online yang dikuatkan melalui pelatihan, YEC, dan kelengkapan fasilitas. Guru juga memberikan reward berupa nilai dan pemberian motivasi berwirausaha. Dampak hasilnya  ditunjukkan  dalam bentuk sikap karakter yang dilihat dari kemampuan mengelola omzet dan dapat memasarkan produk dan jasa melalui shopee, instagram, dan whatsapp.Kata kunci: Karakter Jiwa Wirausaha, Praktik Wirausaha Berbasis Online, Sekolah Pencetak Wirausaha
Peningkatan Kualitas Madrasah Yang Berfokus Pada Penguatan Program Vokasi Nurul Mustabsyiroh; Raden Bambang Sumarsono; Ali Imron; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i32023p228

Abstract

Abstract: This study aims to describe the condition of the quality of Islamic education institutions after implementing doubletrack, and the strategy and implementation of the vocational program at MAN Kota Mojokerto. The research method is a qualitative approach to case study design with interview, observation, and documentation data collection techniques. The results of this research are that the Vocational Program is held on the basis of 1) the allocation of the distribution of graduates is mostly working; 2) the issuance of a decree stating that MAN in Mojokerto City has been transformed into MA Plus Skills; 3) Provision of grants from the Ministry of Religion for the purchase of supporting tools for the implementation of vocational programs. The implementation of the vocational program is included in the school intracurricular so that students who take part in the vocation are class X students except X-E5 and X-E6 and all class XI from the Science, Social Sciences and Religion majors using the moving class method every Monday and Friday. The strategies carried out are forming vocational teams, collaboration between teachers, rigorous selection of prospective vocational teachers, increasing teacher competency, and partner collaboration. Indicators of quality achievement from the implementation of the vocational program can be seen from the increase in student achievement, increase in existence, and increase in student skills. There are factors supporting quality improvement through the implementation of the vocational program including: 1) teacher collaboration, having professional teaching staff, student enthusiasm, support from student guardians, committees, and the existence of working partners. While the inhibiting factors are the lack of availability of facilities and infrastructure and the ups and downs of learning enthusiasm from students. Keywords: Enhancement; Quality; Madrasah; Program; Vocational Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan mutu lembaga pendidikan Islam setelah menerapkan doubletrack, dan strategi serta implementasi program vokasi di MAN Kota Mojokerto. Metode dalam riset pendekatan kualitatif rancangan studi kasus dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil riset ini adalah program vokasi diselenggarakan atas dasar (1) alokasi penyebaran lulusan sebagian besar bekerja; (2) pemberian SK bahwa MAN Kota Mojokerto bertranformasi menjadi MA Plus Keterampilan; (3) Pemberian dana hibah dari Kemenag untuk pembelian alat pendukung penyelenggaraan program vokasi. Pelaksanaan program vokasi dicantumkan dalam intrakulikuler sekolah sehingga peserta didik yang mengikuti vokasi yaitu siswa kelas X kecuali X-E5 dan X-E6 dan seluruh kelas XI baik dari jurusan IPA, IPS, dan Agama dengan metode moving class setiap hari senin dan jumat. Adapun strategi yang dilakukan yaitu pembentukan tim vokasi, kolaborasi antar guru, seleksi ketat calon guru vokasi, peningkatan kompetensi guru, dan kerja sama mitra. Indikator ketercapaian mutu dari pelaksanaan program vokasi dilihat dari peningkatan prestasi peserta didik, peningkatan eksistensi, dan peningkatan skill peserta didik. Terdapat faktor pendukung peningkatan mutu melalui penerapan program vokasi yaitu: (1) kolaborasi guru; (2) memiliki tenaga pendidik profesional;  (3) antusiasme peserta didik; (4) dukungan dari wali murid dan komite; (6) adanya mitra kerja sama. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana serta naik turunnya semangat belajar dari peserta didik.  Kata kunci: Peningkatan; Kualitas; Madrasah; Program; Vokasi
Principal Leadership Strategies to Improve Teacher Performance: A Case Study in Islamic Elementary Desi Wulandari; Bambang Budi Wiyono; Sunarni Sunarni; Ali Imron
Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Vol 11 No 01 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tarbawi.v11i01.10002

Abstract

This study investigates the strategies employed by the principal of Islamic Elementary School Anak Saleh Malang, to improve teacher competence and their subsequent impact on educational outcomes. A case study design and a descriptive qualitative methodology were used, and semi-structured interviews, document analysis, and non-participant observations were used to gather data. The findings indicate that the principal employs a humanistic and familial leadership model, emphasizes individual motivation, mandates regular professional development, conducts systematic performance reviews, and encourages deliberate teaching strategies. These strategies have had a direct influence on improved student achievement as well as greater teacher professionalism. The study emphasizes how crucial leadership techniques based on organized development, motivation, and a reflective culture are to improving academic achievement. It suggests that to achieve long-term educational achievement, principals must foster professional development through efforts in strategic, consistent, and compassionate leadership.
Keterampilan Kepemimpinan Digital Kiai Milenial dalam Pembinaan Literasi Digital di Pondok Pesantren Nabilah Nailul Farah; Ali Imron; Bambang Budi Wiyono
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The digital transformation has brought fundamental changes to the education system, including Islamic boarding schools (pesantren) as traditional Islamic educational institutions. This study aims to describe the digital leadership skills of millennial kiai in fostering digital literacy within Islamic boarding schools. Using a qualitative approach with a multi-site design, the research was conducted at Mambaul Hikam II Islamic Boarding School in Blitar and Bayt Al-Hikmah Islamic Boarding School in Pasuruan, East Java. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, and analyzed using Miles, Huberman, and Saldana’s interactive model with the aid of NVivo 15 software. The findings reveal that millennial kiai demonstrate digital leadership skills encompassing three main aspects: technical, human relation, and conceptual skills. They successfully integrate traditional religious values with digital innovation through participatory, visionary, adaptive, religious, and transformational leadership styles. Digital literacy development in pesantren emphasizes not only technical competence but also ethics, spirituality, and character formation in digital engagement. These findings indicate that value-based digital leadership preserves the balance between pesantren tradition and technological progress in responding to the challenges of the digital era. Keywords: digital leadership, millennial kiai, digital literacy Abstrak: Transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam sistem pendidikan, termasuk di pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan kepemimpinan digital kiai milenial dalam pembinaan literasi digital di pondok pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi-situs yang dilakukan di Pondok Pesantren Mambaul Hikam II Blitar dan Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Pasuruan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana dengan bantuan perangkat lunak NVivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kiai milenial memiliki keterampilan kepemimpinan digital yang mencakup tiga aspek utama: keterampilan teknis (technical skill), keterampilan hubungan manusia (human relation skill), dan keterampilan konseptual (conceptual skill). Kiai milenial mampu mengintegrasikan nilai-nilai religius pesantren dengan inovasi digital melalui kepemimpinan partisipatif, visioner, adaptif, religius, dan transformasional. Pembinaan literasi digital di pesantren tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada pembentukan etika, nilai spiritual, dan karakter santri dalam bermedia. Temuan ini memperkuat bahwa kepemimpinan digital berbasis nilai mampu menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren dan kemajuan teknologi dalam menghadapi tantangan era digital. Kata kunci: kepemimpinan digital, kiai milenial, literasi digital.
Keterampilan Kepemimpinan Digital Kiai Milenial dalam Pembinaan Literasi Digital di Pondok Pesantren Nabilah Nailul Farah; Ali Imron; Bambang Budi Wiyono
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The digital transformation has brought fundamental changes to the education system, including Islamic boarding schools (pesantren) as traditional Islamic educational institutions. This study aims to describe the digital leadership skills of millennial kiai in fostering digital literacy within Islamic boarding schools. Using a qualitative approach with a multi-site design, the research was conducted at Mambaul Hikam II Islamic Boarding School in Blitar and Bayt Al-Hikmah Islamic Boarding School in Pasuruan, East Java. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, and analyzed using Miles, Huberman, and Saldana’s interactive model with the aid of NVivo 15 software. The findings reveal that millennial kiai demonstrate digital leadership skills encompassing three main aspects: technical, human relation, and conceptual skills. They successfully integrate traditional religious values with digital innovation through participatory, visionary, adaptive, religious, and transformational leadership styles. Digital literacy development in pesantren emphasizes not only technical competence but also ethics, spirituality, and character formation in digital engagement. These findings indicate that value-based digital leadership preserves the balance between pesantren tradition and technological progress in responding to the challenges of the digital era. Keywords: digital leadership, millennial kiai, digital literacy Abstrak: Transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam sistem pendidikan, termasuk di pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan kepemimpinan digital kiai milenial dalam pembinaan literasi digital di pondok pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi-situs yang dilakukan di Pondok Pesantren Mambaul Hikam II Blitar dan Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Pasuruan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana dengan bantuan perangkat lunak NVivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kiai milenial memiliki keterampilan kepemimpinan digital yang mencakup tiga aspek utama: keterampilan teknis (technical skill), keterampilan hubungan manusia (human relation skill), dan keterampilan konseptual (conceptual skill). Kiai milenial mampu mengintegrasikan nilai-nilai religius pesantren dengan inovasi digital melalui kepemimpinan partisipatif, visioner, adaptif, religius, dan transformasional. Pembinaan literasi digital di pesantren tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada pembentukan etika, nilai spiritual, dan karakter santri dalam bermedia. Temuan ini memperkuat bahwa kepemimpinan digital berbasis nilai mampu menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren dan kemajuan teknologi dalam menghadapi tantangan era digital. Kata kunci: kepemimpinan digital, kiai milenial, literasi digital.
PROGRAM TAHFIDZ ALQURAN DI SEKOLAH (STUDI KASUS MAN 2 KOTA MALANG) Devara Risky Aprilyanto; Sultoni Sultoni; Ali Imron; Imron Arifin
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i2.1902

Abstract

This study aims to analyze comprehensively the management of the Al-Qur’an memorization (tahfidz) program at MAN 2 Malang City, focusing on program planning, implementation, supervision, memorization strategies, indicators of success, and institutional strategies in addressing implementation challenges within a formal madrasah setting. This research employed a qualitative descriptive approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with the principal, tahfidz coordinator, teachers, and students, supported by direct observation and document analysis. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model, including data condensation, data display, and conclusion drawing, while triangulation techniques were applied to ensure validity and credibility. The findings indicate that the tahfidz program is systematically designed and aligned with the madrasah’s vision and mission. Implementation integrates structured memorization methods, particularly tikrar and muraja’ah, accompanied by continuous supervision and periodic evaluation. Program success is reflected in the achievement of memorization targets, accuracy in tajwid application, consistency in muraja’ah, and the strengthening of students’ religious character. The study offers novelty by presenting a holistic educational management perspective that integrates managerial functions with character formation in a public madrasah context.
Hubungan Solidaritas Siswa dan Kebanggaan Almamater dengan Esprit de Corps di SMA Negeri 1 Lawang Risza Puspita Putri; Ali Imron; Risza Puspita Putri; Ali Imron; Bambang Setyadin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i42022p307-317

Abstract

Abstract: Aim of this study are (1) to find out a simultaneous relationship between student solidarity and alma mater pride with Attitude of Esprit De Corps; (2) to describe the relationship of solidarity with Attitude of Esprit De Corps in SMA Negeri 1 Lawang; and (3) to describe the alma mater pride relationship with Attitude of Esprit De Corps in SMA Negeri 1 Lawang. This research method uses a quantitative approach with descriptive design and multiple correlation analysis. The results of this study show that: (1) there is a significant simultaneous relationship between the solidarity and pride of the alma mater with the attitude of esprit de corps; (2) there is a high relationship between the behavior of solidarity and esprit de corps; (3) there is also a high relationship between alma mater pride and esprit de corps. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) menemukan hubungan secara simultan solidaritas siswa dan kebanggaan almamater dengan Sikap Esprit De Corps; (2) mendeskripsikan hubungan solidaritas dengan Sikap Esprit De Corps di SMA Negeri 1 Lawang; dan (3) mendeskripsikan hubungan kebanggaan almamater dengan Sikap Esprit De Corps di SMA Negeri 1 Lawang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan analisis korelasi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa: (1) secara simultan terdapat hubungan yang signifikan antara solidaritas dan kebanggaan almamater dengan sikap esprit de corps; (2) terdapat hubungan antara perilaku solidaritas dan esprit de corps dan dalam kategori tinggi; (3) terdapat hubungan antara kebanggaan almamater dan esprit de corps juga dalam kategori tinggi..
Hubungan Kausal antara Pelayanan Prima Ketatausahaan, Citra Organisasi dan Kepuasan Siswa SMA Negeri Wiji Fitri Astutik; Burhanuddin Burhanuddin; Wiji Fitri Astutik; Burhanuddin Burhanuddin; Ali Imron
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i42022p343-353

Abstract

Abstract: Excellent service is one of the things that affect student satisfaction as one of the main customers in education. This study aims to determine the influence of prime services and organizational image on student satisfaction. Research is descriptive correlational. The population in this study is all students of public senior hight school, while the technique in sampling using proportional radom sampling. Data analysis using descriptive technique and Path Analysis. This study shows that the results of excellent service, organizational image and student satisfaction are in high category. There is a significant influence between the excellent service of administration and the image of the organization on student satisfaction. However, in the excellent service there are indicators that show no effect on student satisfaction.This indicates that there may be other factors that play a role and need to be considered by other researchers in future studies. Abstrak: Pelayanan prima merupakan salah satu hal yang berpengaruh terhadap kepuasan siswa sebagai salah satu pelanggan utama dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kausal antara pelayanan prima ketatausahaan, citra organisasi, dan kepuasan siswa. Penelitian bersifat deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMA Negeri, sedangkan teknik dalam pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan Path Analysis. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil dari pelayanan prima, citra organisasi dan kepuasan siswa berada dalam kategori tinggi. Adanya hubungan kausal yang signifikan antara pelayanan prima ketatausahaan dan citra organisasi terhadap kepuasan siswa. Namun demikan dalam pelayanan prima terdapat indikator yang menunjukkan tidak adanya hubungan kausal terhadap kepuasan siswa. Hal ini mengindikasikan bahwa kemungkinan terdapat faktor lain yang berperan dan perlu dipertimbangkan oleh peneliti lain dalam penelitian-penelitian yang akan datang.
Strategi Pengelolaan Sarana dan Prasarana Dalam Menunjang Kualitas Pembelajaran Di Sman 1 Tumpang Eka Asri Pratiwi; Ali Imron; Eka Asri Pratiwi; Ali Imron; Juharyanto Juharyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i102023p905-917

Abstract

Abstract: This study aims to describe (1) the overall condition of the facilities and infrastructure in schools, (2) learning space management strategies to support the quality of learning in schools, (3) library and laboratory room management strategies to support the quality of learning in schools, (4) ) Weaknesses and solutions to the management of infrastructure in supporting the quality of learning in schools, and (5) the principal's strategy in managing infrastructure to support the quality of learning in schools. The research method used is qualitative, with a case study design at SMAN 1 Tumpang. The data were collected using observation techniques, in-depth interviews, and documentation. The results of this study include (1) the overall state of facilities and infrastructure in schools, (2) learning space management strategies to support the quality of learning in schools, (3) library and laboratory room management strategies to support the quality of learning in schools, (4) drawbacks and the solution for managing infrastructure in supporting the quality of learning in schools, namely the lack of human resources for infrastructure. The solution for infrastructure is to coordinate with the principal, deputy facilities and infrastructure and the SMAN 1 Tumpang committee team, which then the committee team will carry out fundraising to the guardian of students. and (5) the principal's strategy in managing infrastructure to support the quality of learning in schools, namely developing the philosophy of Ki Hajar Dewantara and accepting suggestions from all residents of SMAN 1 Tumpang. Abstrak: Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Keadaan secara keseluruhan sarana dan prasrana di sekolah, (2) Strategi pengelolaan ruang pembelajaran dalam menunjang kualitas pembelajaran di sekolah, (3) Strategi pengelolaan ruang perpustakaan dan laboratorium dalam menunjang kualitas pembelajaran di sekolah, (4) Kekurangan dan solusi dari pengelolaan sarana prasarana dalam menunjang kualitas pembelajaran di sekolah, dan (5) Strategi kepala sekolah dalam pengelolaan sarana prasarana untuk menunjang kualitas pembelajaran di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan desain studi kasus di SMAN 1 Tumpang. Data yang dikumpulkan mengguankan teknik obsevasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini meliputi (1) Keadaan secara keseluruhan sarana dan prasrana di sekolah, (2) Strategi pengelolaan ruang pembelajaran dalam menunjang kualitas pembelajaran di sekolah, (3) Strategi pengelolaan ruang perpustakaan dan laboratorium dalam menunjang kualitas pembelajaran di sekolah, (4) Kekurangan dan solusi dari pengelolaan sarana prasarana dalam menunjang kualitas pembelajaran di sekolah yaitu kurangnya tenaga SDM sarana prasaraana solusinya yaitu dengan terus menambah tenaga SDM untuk sarana prasarana krena sarana prasarana yang ada di SMAN 1 Tumpang sangat banyak dan luas serta kurangnya pembiayaan dalam proses pengembangan dan peningkatan sarana prasararana solusinya yaitu berkoordinasi dengan kepala sekolah, waka sarana prasarana dan tim komite SMAN 1 Tumpang, yang selanjutnya tim komite akan melakuakan penggalangan dana kepada wali murid. dan (5) Strategi kepala sekolah dalam pengelolaan sarana prasarana untuk menunjang kualitas pembelajaran di sekolah yaitu melakukan pengembangan seperti filosofi Ki Hajar Dewantara serta menerima usulan dari seluruh warga SMAN 1 Tumpang.
Co-Authors Achmad Hufron Achmad Supriyanto Agus Gus Yanto Agus Timan Ahmad Shiddiq Ahmad Sonhadji Ahmad Sonhadji Ainur Rifqi Alfin Nur Indah Sari Alfin Nur Indah Sari Ali Imron Alma'idah Hayuning Argamas Viki Putra Malindo Asep Sunandar Bambang Budi Wiyono Bambang Setyadin Burhanuddin Burhanuddin Dahma Bagus Widodo Desi Wulandari Devara Risky Aprilyanto Dian Erika Putri Dita Fitriana Djum Djum Noor Benty Dyah Ayu Ningsih Eka Asri Pratiwi Eka Asri Pratiwi Elsina Ferdinandus fernanda rahmadika putra Fina Mawadatul ‘Ulya Fina Mawadatul ‘Ulya Fitri Nurtikasari Fitri Nurtikasari Ghasa Faraasyatul ‘Alam Hanna Ayu Rahmawati Hanna Ayu Rahmawati Henderikus Dasrimin Hermanto Hermanto I Nyoman Sudana Degeng Ibrahim Bafadal Ika Alifiyah Imron Arifin Ina Suryanti Ina Suryanti Indah Puspitaningtyas Indah Puspitasari Indah Puspitasari Indah Ratnawati Isnaini Afrita Juharyanto Juharyanto Khoirul Roziqin Kusmintardjo Kusmintardjo Lina Apriliani M Idris Sulaiman M. Saunan Al Faruq Maisyaroh Mardiningsih Puteri Isnaeni Muhammad Ali Yafi Hidayatullah Muhani Muhani Mustingsih Mustingsih Mustiningsih Nabila Shofana Nabilah Nailul Farah Nova Suci Lestari Pakniany Nur Widia Wardani Nurhasanah Nurhasanah Nurul Mustabsyiroh Nurul Ulfatin Qurratu A’yun Raden Bambang Sumarsono Ridwan Ali Risza Puspita Putri Risza Puspita Putri Sedana Suci, I Gede Sonhadji, Ahmad Sulton Sulton Sultoni Sultoni Sunarni Sunarni Sunarni Suryaningsih, Tutut Tami Nurhadi Teguh Triwiyanto Vinsensius Rixnaldi Masut Wiji Fitri Astutik Wiji Fitri Astutik