Claim Missing Document
Check
Articles

Komitmen Pimpinan Dalam Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Akademik Perguruan Tinggi (Studi Kasus Pada STKIP PGRI Tulungagung) Suryaningsih, Tutut; Imron, Ali
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : LPM IHDN Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jpm.v5i1.669

Abstract

The quality assurance system at Higher Education (especially in STKIP PGRI Tulungagung) is a must that must be done systemically, planning and sustainable through the establishment, implementation, evaluation, control and improvement of National Education Standards. In its implementation, the quality assurance system at STKIP PGRI Tulungagung has not run in accordance with the demands of the rules that are planned in a planned and consistent manner so that quality assurance is carried out sporadically.The study used a qualitative approach with the research subjects being policy makers (Chairperson, Deputy Chairperson and Head of the Quality Assurance Agency), as well as the academics of STKIP PGRI Tulungagung, data collection techniques, using observation, interviewing, and documentation techniques. Data analysis techniques use the Miles and Huberman models. And in checking the validity of the data, researchers extended their participation, observation persistence, triangulation and peer discussion.The results show that; first, quality assurance at STKIP PGRI Tulungagung has been carried out through the STKIP PGRI Tulungagung Education Quality Assurance Agency, while the quality assurance activities at STKIP PGRI Tulungagung are oriented towards strengthening and fulfilling the accreditation of study programs; second, the factors that become obstacles in quality assurance at STKIP PGRI Tulungagung are (a) the unavailability of quality manual documents; (b) the low level of leadership and academics, (c) human resources, (d) commitment, third communication technology systems, as well as strategies for improving quality assurance that must be carried out by institutions namely through meeting national quality standards.The findings above are recommended; first, to the leadership of STKIP PGRI Tulungagung to improve insight, commitment and quality awareness as well quality culture through establishment, implementation and evaluation, control and increase in the National Standards for Higher Education in the STKIP PGRI Tulungagung environment
Peningkatan Keaktifan dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar melalui Penerapan Model Pakem Bambang Budi Wiyono; - Burhanuddin; Ali Imron; - Sulton
Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol 16, No 2 (2007): Tahun 16, Nomor 2, November 2007
Publisher : Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to improve elementary school students’ active learning behaviour and students’ learning motivation through the implementation of active, creative, effective, and enjoyment learning process. The design of this research was classroom action research. The research setting was fourth grade SDN  (state elementary school) Bandulan II Kota Malang in the Indonesia language course. The subjcts were teachers and students of fourth grade SDN  (state elementary school) Bandulan II Kota Malang in the Indonesia language course. The data collection techniques were observation, questionnaire, and documentation. The colleted data were analysed using qualitative and descriptive. The research was conducted through two cycles. The results found that through the implementation of active, creative, effective, and enjoyment learning model improved elementary school students’ active learning behaviour and students’ learning motivation.
PROSES MANAJEMEN MUTU SEKOLAH DASAR BERBASIS RELIGI Ali Imron
Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol 21, No 2 (2012): Tahun 21, Nomor 2, November 2012
Publisher : Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.993 KB)

Abstract

Abstract: Process of quality management in elementary school with religion base. The purpose of this research was deeply describe process of quality management in elementary school with religion base. The research method was qualitative with a phenenomenology approach and multi-case study design on 4 elementary schools with religion base. The data collection were using in-depth interview, role-participation observation, and documentation study. Data analysis used flow model and comparative constant. Research result showed  elementary school with religion base had a good quality commitment followed up with conducting quality management. The management process began with quality planning, followed with quality control, and peaked on quality improvement.Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk memerikan secara mendalam proses manajemen mutu di Sekolah Dasar (SD) berbasis religi. Metode penelitian adalah kualitatif, pendekatan fenomenologis, dengan rancangan studi multi kasus pada 4 SD berbasis religi. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi peran serta dan studi dokumentasi. Teknik analisis data denga model alir dan comparative constant. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa SD berbasis religi mempunyai komitmen mutu kuat, yang ditindaklanjuti dengan melakukan manajemen mutu., Proses menejemennya dimulai dengan perencanaan mutu, dilanjutkan dengan pengendalian mutu, dan memuncak pada peningkatan mutu.   
Evaluasi Kebijaksanaan Pendidikan Ali Imron
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 1 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Setelah kebijaksanaan pendidikan diimplementasikan dan masyarakat dilibatkan di dalamnya, kebijaksanaan itu dievaluasi. Evaluasi dilakukan agar dapat diketahui kekurangan, kelebihan, keberhasilan dan kegagalannya. Banyak jenis evaluasi yang dapat dipilih, di samping banyak masalah yang harus dipecahkan, agar evaluasi kebijaksanaan pendidikan mencapai tujuannya.
Taraf Penguasaan Kelompok Matakuliah Manajemen, Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan dalam Hubungannya dengan Kemampuan Magang Ali Imron
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 23, No 2 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menguji korelasi taraf penguasaan mahasiswa terhadap kelompok matakuliah manajemen, kepemimpinan, dan supervisi pendidikan dengan kemampuan magang. Populasi adalah mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan sejak berdiri hingga sekarang. Sampel diambil secara purposif empat angkatan sejumlah 122 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan studi dokumentasi. Analisis dilakukan dengan statistik rerata dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taraf penguasaan mahasiswa terhadap kelompok matakuliah manajemen, kepemimpinan, supervisi pendidikan, dan kemampuan magang adalah cukup. Terdapat hubungan antara taraf penguasaan terhadap kelompok matakuliah manajemen, kepemimpinan, dan supervisi pendidikan dengan kemampuan magang.
Memobilisasi Partisipasi Masyarakat dalam Kebijakan Pendidikan Ali Imron
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 25, No 2 (1998)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobilizing People Participation in Education Policy. Education policy is actually made and implemented to solve problems faced by people. Therefore, people involvement and participation should be encouraged in implementing the policy. Obviously, there are a number of ways to involve people to actively participate, but there are also many factors causing them unwilling to take part in the implementation of the policy. Societal involvement can be mobilized by knowing the supporting and the inhibiting factors.
ANALISIS POTENSI DAN MASALAH PADA FASE KONSEPTUALISASI PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR INKLUSI Hermanto Hermanto; Bambang Budi Wiyono; Ali Imron; Imron Arifin
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol 12, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.884 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v12i1.12836

Abstract

Tahap penting dalam penelitian dan pengembangan adalah analisis potensi dan masalah. Analisis potensi dan masalah dimaksudkan untuk mendapatkan jawaban alasan kebutuhan pengembangan dilakukan. Untuk mendapatkan jawaban atas kebutuhan pengembangan model supervisi pembelajaran di SD inklusi, maka dilakukan dengan: 1) menganalisis literatur yang mendukung pendidikan inklusif; 2) analisis kebijakan atau undang-undang yang mendukung pendidikan inklusif; 3) analisis pembelajaran yang mendukung pendidikan inklusif; dan 4) melakukan penelitian pendahuluan untuk memetakan kebutuhan pengembangan supervisi pembelajaran. Empat cara telah dilakukan dalam analisis potensi dan masalah pada tahap konseptualisasi pengembangan model supervisi pembelajaran di SD inklusi. Namun, dalam tulisan ini, penulis membatasi paparan pada analisis potensi dan masalah pada nomor satu sampai tiga di atas. Metode penelitian dengan menggunakan literatur, yaitu: untuk mengumpulkan berbagai referensi dan dianalisis lebih lanjut. Literatur yang membahas isu-isu inklusif adalah: psikologi pendidikan dan ilmu pendidikan. Produk hukum yang memperkuat pendidikan inklusif di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, lebih dari 15 produk undang-undang dan peraturan baik tingkat provinsi maupun tingkat dua. Pembelajaran yang mendukung pendidikan inklusif, seperti dalam standar proses, terutama dalam penyusunan prinsip RPP, harus memperhatikan perbedaan individu peserta didik.
Manajemen Kesiswaan Pada Sekolah Inklusi Achmad Hufron; Ali Imron; Mustiningsih Mustiningsih
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.366 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the student management at inclusion school. This study used a qualitative descriptive approach and multi-site studies design. The techniques of the study were collecting data used interviews, observation and documentation. Data analysis was divided into two phases of data analysis; those are data analysis site and site across data analysis. In checking validity of the data in this study used three kind of validities that are credibility, dependability, and confirmability. Based on those technique data analyses, it is found across the site as follows. First of all, the implementation of new admissions both regular students and students with special needs conducted in line with the new students enrollment requirements of Dikpora Kebumen. In state Elementary School 1 Surotrunan, new students who have special needs were selected and accepted, the range is for students with low till medium needs. In the other hand, State Elementary School Pecarikan using a system of promotion. Secondly, students are placed in a class, moreover, students’ grouping is based on their intelligence, academic ability and special needs. Thirdly, student treatments are given through some habitual activities, extracurricular activities, and incidental activities. Schools require guider (shadow) on each ABK’s.Key Words: management, student, educational inclusionAbstrak: Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan manajemen kesiswaan pada sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi multi situs. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data terdiri atas analisis data dalam situs dan analisis data lintas situs. Pengecekan keabsahan data menggunakan tiga kriteria, yaitu kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Temuan lintas situs dalam penelitrian ini sebagai berikut. Pertama, pelaksanaan PPDB baik siswa reguler maupun siswa ABK dilaksanakan bersamaan sesuai dengan juklak PPDB di SDN 1 Surotrunan, siswa ABK di seleksi yang diterima adalah ABK yang mempunyai jenis kebutuhan ringan ke sedang, sedangkan SDN Pecarikan menggunakan sistem promosi. Kedua, siswa ditempatkan menjadi satu kelas, pengelompokan siswa berdasarkan kecerdasan, kemampuan akademik, dan kebutuhan khusus. Ketiga, pembinaan kesiswaan dilakukan melalui kegiatan pembiasaan, ekstrakurikuler, dan kegiatan insidental. Sekolah mewajibkan pendamping (shadow) untuk siswa ABK.Kata kunci: manajemen, kesiswaan, sekolah inklusi
Knowledge Management Model on Educational Organization Elsina Ferdinandus; Ali Imron; Achmad Supriyanto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Knowledge Management dalam Organisasi PendidikanAbstract: This study aims to describe knowledge management process in SMAN 1 Pulau-Pulau Aru and SMA Yos Sudarso Dobo in Kabupaten Kepulauan Aru. This research uses qualitative research with a multi case study design. The data are collected by observation, interview and documentation then analyzed with data analysis techniques; individual case and cross-case analysis. The findings of this study describes (1) the teachers have done  the knowledge transformation of explicit to tacit in the preparation of learning, tacit to explicit knowledge transformation have not been done well, and the knowledge transformation of tacit to tacit have been done well; (2) socialization have been done, but not maximized; (3) the principal of SMAN 1 Pulau-Pulau Aru is more democratic and principal of SMA Yos Sudarso Dobo is more paternalistic; (4) the improvement in the form of efforts to incorporate knowledge from outside the school have been done by both schools; and (5) the process of knowledge capture at both schools has been going well.Key Words: model, knowledge management, educational organizationsAbstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses knowledge management yang dilakukan pada SMA Negeri 1 Pulau-pulau Aru dan SMA Yos Sudarso Dobo di Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kasus individu dan analisis data lintas kasus. Temuan penelitian ini menggambarkan (1) guru-guru sudah melakukan transformasi pengetahuan explicit to tacit dengan baik ketika melakukan persiapan pembelajaran, transformasi pengetahuan tacit to explicit belum dilakukan dengan baik, dan transformasi pengetahuan tacit to tacit sudah dilakukan dengan baik; (2)  sosialisasi dilakukan dengan baik, namun belum maksimal; (3)  kepala sekolah SMA Negeri 1 Pulau-pulau Aru lebih demokratis dan kepala sekolah SMA Yos Sudarso Dobo lebih paternalistis; (4) peningkatan berupa upaya memasukan pengetahuan dari luar sekolah sudah dilakukan oleh kedua sekolah; dan (5)  proses knowledge capture di kedua sekolah sudah berjalan dengan baik. Kata kunci: model, knowledge management, organisasi pendidikan
Spirituality-Based Character Education Strategic Management Henderikus Dasrimin; Ali Imron; Achmad Supriyanto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 2: June 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.333 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the process of strategic management of character-based characterization of Carmelite spirituality at Senior High School. This study uses a qualitative ap-proach with multi-site study design. Data were collected through observation, interviews and documentation studies. Data analysis used single data analysis and cross-site data analysis. The results of the study show that: (1) strategic planning is characterized by the formation of organizational structures and task descriptions by principals, (2) character education programs formulated in Academic Guidebooks or Learning Guidelines (3) the implementation of character education is done by assigning character values in the spirit of prayer, brotherhood, and service, (4) evaluation is carried out regularly, while monitoring is carried out throughout the whole process of character education.Key Words: strategic management, character education, karmel spiritualityAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses manajemen strategis pendidikan karakter ber-basis spiritualitas Karmel di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi situs. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data tunggal dan analisis data lintas situs. Hasil penelitian menunjuk-kan bahwa: (1) perencanaan strategis ditandai dengan pembentukan struktur organisai dan deskripsi tugas oleh kepala sekolah, (2) program pendidikan karakter diformulasikan dalam Buku Panduan Akademik atau Buku Pedoman Pembelajaran (3) pelaksanaan pendidikan karakter dilakukan dengan mempresentasi-kan nilai-nilai karakter dalam semangat doa, persaudaraan, dan pelayanan, (4) evaluasi dilaksanakan se-cara berkala, sedangkan monitoring dilakukan pada seluruh proses pendidikan karakter.Kata kunci: manajemen strategis, pendidikan karakter, spiritualitas karmel