Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG KUALITAS DAN PELAYANAN PENDIDIKAN DENGAN KEPUASAN ORANG TUA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI Dyah Ayu Ningsih; Ali Imron; Teguh Triwiyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.229 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i22018p245

Abstract

Abstract : The purpose of this research is to know: the level of perception about quality of education; the level of educational services; the level of the parents' satisfaction; the correlation between perception about the quality of education and parents' satisfaction; the correlation between educational services and parents' satisfaction; the correlation between perception about the quality of education and education services; and the correlation between perception of quality and service of education with the parents' satisfaction. This research uses quantitative approach with descriptive correlational research design. The instrument used in collecting data in the form of a questionnaire with the respondents parents of students of SMK Negeri in Mojokerto City. Data analysis technique used is descriptive analysis technique (mean) and multiple regression analysis technique. Based on the results of research can be concluded that: the level of perception about the quality of education is in medium category; the level of education service is in high category; the level of parents' satisfaction is in the medium category; there is a significant correlation between the perception about quality of education and parents' satisfaction; there is a significant correlation between the education services and parents' satisfaction; there is a significant correlation between the perception about the quality of education and education services; and there is a significant correlation between the perception about the quality of education and education service with the parents' satisfaction. Keywords : perception, service, and satisfaction. Abstrak : Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui: persepsi tentang kualitas pendidikan; pelayanan pendidikan; kepuasan orang tua siswa; hubungan  persepsi kualitas pendidikan dengan kepuasan orang tua siswa; hubungan pelayanan pendidikan dengan kepuasan orang tua siswa; hubungan persepsi kualitas pendidikan dengan pelayanan pendidikan; dan hubungan persepsi kualitas dan pelayanan pendidikan dengan kepuasan orang tua siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dengan responden orang tua siswa SMK Negeri di Kota Mojokerto. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif (mean) dan teknik analisis regresi ganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: tingkat persepsi kualitas pendidikan masuk dalam kategori sedang; tingkat pelayanan pendidikan masuk dalam kategori tinggi; tingkat kepuasan orang tua siswa masuk dalam kategori sedang; terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kualitas pendidikan dengan kepuasan orang tua siswa; terdapat hubungan yang signifikan antara pelayanan pendidikan dengan kepuasan orang tua; terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi tentang kualitas pendidikan dengan pelayanan pendidikan; dan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kualitas pendidikan dan pelayanan pendidikan dengan kepuasan orang tua siswa.Kata kunci: persepsi, pelayanan, dan kepuasan.
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Ika Alifiyah; Ali Imron; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.581 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22019p32

Abstract

Abstract:The focus of this research is the formulation of school vision, the shared vision process conducted by the principal, the process of implementing the vision by the principal, the principal's approach in implementing visionary leadership to develop the student's character, and the student character developed in the visionary leadership of principal. This study uses a qualitative method. Qualitative research is a study that intends to understand the phenomenon of behavior, action, the overall situation in a research subject. While the type of research used is case study research. The reason for using case studies is that this research method focuses on an intensive, detailed, and unique case.The unique case in this study is a principal who leads for three periods of leadership, who in the process of leadership has achieved many achievements and shaped the character of learners through the values embedded in the activities at school. The results of this study are: (a) the formulation of the vision carried out by the principal involving all teachers and staff and carried out with SWOT analysis of the school; (b) the shared vision process by the principal is done through the stage of socialization, memorization, implementation, reminding and modeling, assessing and evaluating, rewarding and punishment; (c) the implementation of the vision is done through polite behavior, smile greetings, greetings, responsibilities, discipline and orderly, prioritizing KBM and maximize facilities infrastructure, and establish good cooperation with external; (d) approach in the implementation of the principal's leadership is done through MSG activities, workshop for teachers and school staff, application of 5 S industry culture; core value of the school, and provide an example to the school's citizens; (e) the character of the learner developed in the headmaster's leadership in islami, discipline, and responsibility that is implemented in congregational prayer activities, Dhuha Prayer, PDS, and PIC.Keywords: leadership, vision, character of the students. Abstrak: Fokus penelitian ini adalah perumusan visi sekolah, proses shared vision yang dilakukan oleh kepala sekolah, proses penerapan visi oleh kepala sekolah, pendekatan yang dilakukan kepala sekolah dalam implementasi kepemimpinana visioner guna mengembangkan karakter peserta didik, dan karakter peserta didik yang dikembangkan dalam implemetasi kepemimpinan visioner kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang perilaku, tindakan, keadaan menyeluruh pada sebuah subjek penelitian. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus. Alasan menggunakan studi kasus adalah metode penelitian ini memusatkan perhatian pada suatu kasus yang unik secara intensif dan rinci.Kasus unik dalam penelitian ini adalah seorang kepala sekolah yang memimpin selama tiga periode kepemimpinan, yang dalam proses kepemimpinannya telah mencapai banyak prestasi serta membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan-kegiatan di sekolah. Hasil penelitian iniadalah: (a) perumusan visi yang dilakukan oleh kepala sekolah melibatkan seluruh guru dan staf dan dilaksanakan dengan analisis SWOT terhadap sekolah; (b) proses shared vision oleh kepala sekolah dilakukan melalui tahap sosialisasi, dihafal, diimplementasikan, mengingatkan dan memberi teladan, dinilai dan dievaluasi, memberikan penghargaan dan hukuman; (3) penerapan visi dilakukan melalui perilaku santun, senyum salam, sapa, tanggungjawab, disiplin dan tertib, mengutamakan KBM dan memaksimalkan sarana prasarana, serta menjalin kerjasama yang baik dengan eksternal; (4) pendekatan dalam implementasi kepimimpinan kepala sekolah dilakukan melalui kegiatan MSG, lokakarya bagi guru dan staf sekolah, penerapan budaya industri 5 S; nilai inti sekolah, serta memberikan teladan kepada warga sekolah; (5) karakter peserta didik yang dikembangkan dalam kepemimpinan kepala sekolah yakni islami, kedisiplinan, dan tanggungjawab yang diimplementasikan dalam kegiatan sholat berjamaah, Sholat Dhuha, PDS, dan PIC.Kata Kunci:kepemimpinan, visi, karakter peserta didik 
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA Indah Ratnawati; Ali Imron; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.59 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i32018p284

Abstract

Abstract: Management is the process of utilizing all resources in order to achieve the goals set. The management process includes: planning, organizing, implementation, and supervision. the substance of management that exist in educational institutions and become an important focus in the world of education are learners. the purpose of this study is to explain the character education management of learners through extracurricular activities scouting in SMPN 1 Bandung, Tulungagung. This research uses qualitative approach with descriptive method. data collection methods used in the form of observation, interviews, and documentation. SMPN 1 Bandung, Tulungagung character education in all areas of activity including extracurricular activities scout. Keywords: management, character education, extracurricular scout. Abstrak: Manajemen adalah proses pendayagunaan semua sumber daya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Adapun proses manajemen meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Substasnsi manajemen yang ada pada lembaga pendidikan dan menjadi fokus penting dalam dunia pendidikan yakni peserta didik. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menjelaskan manajemen pendidikan karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang ada di SMPN 1 Bandung, Tulungagung. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. SMPN 1 Bandung, Tulungagung pendidikan karakter di semua bidang kegiatan termasuk kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Kata Kunci: manajemen, pendidikan karakter, ekstrakurikuler pramuka.
Pengelolaan Sudut Baca Kelas pada Jenjang Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik Indah Puspitasari; Ali Imron; Indah Puspitasari; Ali Imron; Juharyanto Juharyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.39 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i102021p815-824

Abstract

Abstract: The objectives of this research are: (1) describing reading corner planning at SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Malang City, (2) describing organizing reading corner at SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (3) describing the implementation of reading corner in SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Malang City, (4) describes the supervision of reading corner at SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Malang, (5) describing the development of reading angles so as to increase the interest in reading learners, (6) describing the impact From the reading corner at SDN 1 Lesanpuro Malang City. The approach used is a qualitative approach, this type of research is descriptive research. The research plan used is a case study. Data analysis models used by researchers are models Milles and Huberman. Then check the validity of data using triangulation, member checking, overtime observation, improving persistence, and sufficiency of reference material. Based on the analysis of the data that has been done, the research conclusion is: (1) The planning is done by conducting meetings that include infrastructure and habituation programs, procurement of goods needed through School treasurer, and the arrangement of infrastructure to the designated place; (2) Organizing is done by delegating duties to members who have already written on the organizational structure; (3) The implementation of the reading corner includes a silent read, retelling the summary of the story on the read book, and writing good; (4) Some of the things that become evaluation of reading corner activity are less reading material, reading interest of students, maximising time to visit reading corner, order students when in reading corner; (5) The strategy is done by establishing cooperation with parents and the public library of Malang City; (6) The impact of reading angle programs is to develop 4 aspects of language that students have, i.e. reading, writing, speaking, and listening. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan perencanaan sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (2) mendeskripsikan pengorganisasian sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (3) mendeskripsikan pelaksanaan sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (4) mendeskripsikan pengawasan sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kedungkandang Kota Malang, (5) mendeskripsikan pengembangan sudut baca sehingga dapat meningkatkan minat baca peserta didik, (6) mendeskripsikan dampak dari adanya sudut baca di SDN 1 Lesanpuro Kota Malang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Model analisis data yang digunakan peneliti adalah model Milles dan Huberman. Kemudian melakukan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi, pengecekan anggota, perpanjangan waktu pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan kecukupan bahan referensi. Berdasarkan analisis data yang sudah dilakukan, simpulan penelitian ini adalah: (1) perencanaan yang dilakukan adalah dengan melaksanakan rapat yang meliputi sarana prasarana dan program pembiasaan, pengadaan barang-barang yang dibutuhkan melalui bendahara sekolah, dan penataan prasarana ke tempat yang sudah ditentukan; (2) pengorganisasian dilakukan dengan mendelegasikan tugas kepada anggota yang sudah tertulis pada struktur organisasi; (3) pelaksanaan sudut baca meliputi kegiatan membaca senyap, menceritakan kembali ringkasan cerita pada buku yang sudah dibaca, dan menulis kebaikan; (4) Beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi program sudut baca yaitu bahan bacaan yang kurang, minat baca siswa, memaksimalkan waktu untuk mengunjungi sudut baca, ketertiban siswa saat berada di sudut baca; (5) Strategi dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan orang tua siswa dan Perpustakaan Umum Kota Malang; (6) Dampak program sudut baca adalah mengembangkan 4 aspek bahasa yang dimiliki siswa yaitu membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan.
Digital Leadership Kepala Sekolah Hubungannya dengan Kinerja Guru dan Kompetensi Siswa Era Abad 21 Agus Timan; Mustiningsih Mustiningsih; Ali Imron
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p323

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to identify the relationship between five principal digital leadership constructs, namely visionary leadership, digital age learning culture, excellence in professional practice, systemic improvement, and digital citizenship with teacher performance and student competence in the 21st century. The number of samples in This study consisted of 96 people consisting of principals and teachers from 24 schools. The data analysis in this study used SEM with the help of the AMOS 24 program. The results showed that the five components of digital leadership namely visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, and digital citizenship have a direct effect on teacher performance and student competence in the century era. 21. The five components of digital leadership also indirectly affect student competence through teacher performance. The contribution of this research shows that with adequate digital leadership practices, supporting the efforts of teachers in achieving the expected performance, can improve student competence in the 21st century era.Keywords: digital leadership, teacher performance, student competence, elementary school Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara lima konstruksi kepemimpinan digital kepala sekolah, yaitu kepemimpinan visioner, budaya pembelajaran zaman digital, keunggulan dalam praktik profesional, peningkatan sistemik, dan kewarganegaraan digital dengan kinerja guru dan kompetensi siswa di abad 21. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 orang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru dari 24 Sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM dengan bantuan program AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan kelima komponen digital leadership yakni visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, dan digital citizenship berpengaruh secara langsung terhadap kinerja guru dan kompetensi siswa di era abad 21. Kelima komponen digital leadership tersebut juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap kompetensi siswa melalui kinerja guru. Kontribusi penelitian ini menunjukkan bahwa dengan praktik kepemimpinan digital yang memadai, mendukung upaya guru dalam mencapai kinerja yang diharapkan, dapat meningkatkan kompetensi siswa diera abad 21.Kata kunci: digital leadership, kinerja guru, kompetensi siswa, sekolah dasar
Digital Leadership Kepala Sekolah Hubungannya dengan Kinerja Guru dan Kompetensi Siswa Era Abad 21 Agus Timan; Mustiningsih Mustiningsih; Ali Imron
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p323

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to identify the relationship between five principal digital leadership constructs, namely visionary leadership, digital age learning culture, excellence in professional practice, systemic improvement, and digital citizenship with teacher performance and student competence in the 21st century. The number of samples in This study consisted of 96 people consisting of principals and teachers from 24 schools. The data analysis in this study used SEM with the help of the AMOS 24 program. The results showed that the five components of digital leadership namely visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, and digital citizenship have a direct effect on teacher performance and student competence in the century era. 21. The five components of digital leadership also indirectly affect student competence through teacher performance. The contribution of this research shows that with adequate digital leadership practices, supporting the efforts of teachers in achieving the expected performance, can improve student competence in the 21st century era.Keywords: digital leadership, teacher performance, student competence, elementary school Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara lima konstruksi kepemimpinan digital kepala sekolah, yaitu kepemimpinan visioner, budaya pembelajaran zaman digital, keunggulan dalam praktik profesional, peningkatan sistemik, dan kewarganegaraan digital dengan kinerja guru dan kompetensi siswa di abad 21. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 orang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru dari 24 Sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM dengan bantuan program AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan kelima komponen digital leadership yakni visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, dan digital citizenship berpengaruh secara langsung terhadap kinerja guru dan kompetensi siswa di era abad 21. Kelima komponen digital leadership tersebut juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap kompetensi siswa melalui kinerja guru. Kontribusi penelitian ini menunjukkan bahwa dengan praktik kepemimpinan digital yang memadai, mendukung upaya guru dalam mencapai kinerja yang diharapkan, dapat meningkatkan kompetensi siswa diera abad 21.Kata kunci: digital leadership, kinerja guru, kompetensi siswa, sekolah dasar
Hubungan Intensitas Publikasi dan Citra Lembaga Pendidikan dengan Animo Siswa yang Memilih Sekolah di SMK Negeri Kabupaten Malang Alfin Nur Indah Sari; Ali Imron; Alfin Nur Indah Sari; Ali Imron; Imron Arifin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i52023p394-401

Abstract

Abstract: The study aims to know (1) a picture of publication intensity, (2) an image of an educational institution's image, (3) an overview of the students' interest in choosing a school at SMK Negeri Malang, (4) the relationship between publication intensity and student's interest, (5) an image relationship educational institutions with student interest, (6) the relationship between publication intensity and the image of educational institutions with student interest. This research uses a quantitative approach with a descriptive-correlational research model. The research instrument used in this study was a questionnaire. The subjects who became the population in this study were students of class X State Vocational School. The results showed that the intensity of publications, the image of educational institutions and student interest were in the medium category. There is a relationship between the intensity of publications and the image of educational institutions with the interest of students who choose schools. Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran intensitas publikasi, (2) gambaran citra lembaga pendidikan, (3) gambaran animo siswa yang memilih sekolah di SMK Negeri Kabupaten Malang, (4) hubungan antara intensitas publikasi dengan animo siswa, (5) hubungan citra lembaga pendidikan dengan animo siswa, (6) hubungan intensitas publikasi dan citra lembaga pendidikan dengan animo siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model penelitian deskriptif-korelasional. Instrumen penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini berupa angket. Subjek yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas publikasi, citra lembaga pendidikan dan animo siswa berada pada kategori sedang. Terdapat hubungan antara intensitas publikasi dan citra lembaga pendidikan dengan animo siswa yang memilih sekolah.
Enhancing Teacher Professionalism through Academic Supervision: An Investigation in Remote and Peripheral Regions Tami Nurhadi; Ali Imron; Teguh Triwiyanto
Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Vol 9 No 02 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tarbawi.v9i02.9437

Abstract

This research aims to describe academic supervision by the school principal to enhance the professionalism of teachers in remote and disadvantaged areas. This study utilizes a qualitative approach to understand the specifics experienced by the subjects in this research. Data collection techniques involve observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted through data condensation, data display, and conclusion. Based on the research findings, the implementation of academic supervision by the school principal begins with pre-supervision meetings. Subsequently, comprehensive classroom observations are carried out objectively using academic supervision instruments, concluding with post-supervision meetings to provide constructive feedback to the teachers. The impact of implementing academic supervision by the school principal includes an increase in teachers' competence in carrying out Teaching and Learning Activities, heightened creativity and innovation in the use of teaching methods and learning media, and an increase in teachers' confidence and collaborative attitudes. In addressing obstacles, the efforts made by the school principal include dividing the tasks of academic supervision among the vice principal and trained senior teachers, scheduling academic supervision at times when technical disruptions are minimal, employing a persuasive approach with teachers, and providing an understanding of the goals and benefits of supervision along with examples of successful instances of academic supervision to teachers. Thus, the implementation of academic supervision by the school principal can enhance teachers' pedagogy, personality, social attitudes, and professionalism in schools in remote and disadvantaged areas.
Paradigma Pendidikan Era Learning Society 5.0: Model STEAM sebagai Internasional Best Practice dalam Smart Education Ghasa Faraasyatul ‘Alam; Ali Imron; Achmad Supriyanto; Mustiningsih Mustiningsih
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7870

Abstract

Abstract: The era of the industrial revolution which has now reached 5.0 demands changes in all aspects marked by the use of digital technology. This research aims to prepare education for the era of learning society 5.0 in the challenges of new paradigms in the context of the 21st century skill picture which can later be of long-term benefit to be able to improve the quality of education and unite international level education and the application of modern technology as a whole at various levels of education that have also implemented best practices for learning models in a related educational institution. Researchers use a type of literature study approach by applying the literature review method to be able to get the latest information and quality data with the most accurate and reliable sources. Data that has been collected and neatly arranged will soon be analyzed using systematic steps, including identifying research topics, determining the focus of literature, searching for research supporting sources, assessing the quality of sources, presenting research results, and drawing conclusions. There are four research results of the educational paradigm of the learning society 5.0 era, including: (a) International best practices in education; (b) Changes in the role of educators; (c) Optimization of smart education; and (d) Implementation of the STEAM model.Keywords: educational paradigm, learning society 5.0, STEAM model, international best practice, smart educationAbstrak: Era revolusi industri yang kini sudah mencapai 5.0 menuntut adanya perubahan dalam segala aspek ditandai dengan adanya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mempersiapkan pendidikan era learning society 5.0 dalam tantangan-tantangan paradigma baru pada konteks gambaran keterampilan abad ke-21 yang nantinya dapat bermanfaat jangka panjang untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan serta menyatukan pendidikan tingkat internasional dan penerapan teknologi modern secara menyeluruh diberbagai jenjang pendidikan yang juga sudah mengimplementasikan best practice untuk model-model pembelajaran di suatu lembaga pendidikan terkait. Peneliti menggunakan jenis pendekatan studi pustaka dengan menerapkan metode literature review untuk bisa mendapatkan informasi terbaru serta data yang berkualitas dengan sumbersumber terakurat dan terpercaya. Data yang sudah terkumpul dan tertata rapi akan segera dilakukan analisis dengan menggunakan langkah-langkah sistematis antara lain adalah melakukan identifikasi topik penelitian, menentukan fokus dari literatur, pencarian sumber-sumber penunjang penelitian, penilaian kualitas sumber, penyajian hasil penelitian, dan penarikan kesimpulan. Terdapat empat hasil penelitian paradigma pendidikan era learning society 5.0 antara lain: (a) Internasional best practice dalam pendidikan; (b) Perubahan peran pendidik; (c) Optimalisasi smart education; dan (d) Implementasi model STEAM.Kata kunci: paradigma pendidikan, learning society 5.0, model STEAM, internasional best practice, smart education
Optimalisasi Peran Dan Fungsi Wali Kelas Dalam Manajemen Peserta Didik Di Sekola Ridwan Ali; Ali Imron; Sunarni Sunarni
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7897

Abstract

Abstract: The frequency of interaction between homeroom teachers and students and parents/guardians aswell as the level of homeroom involvement in overcoming student problems and providingappropriate solutions are important factors in student management in schools. The resul ts of theliterature review show that frequent and positive interactions between homeroom teachers andstudents and parents/guardians can increase learning motivation, parental participation ineducation, and reduce deviant behavior. However, overly frequent and excessive interactions canhave the opposite effect, such as reducing students' confidence and increasing anxiety. Homeroomteachers also have an important role in overcoming student problems and providing appropriatesolutions to address various student problems. However, the level of homeroom involvement canvary depending on factors such as experience, motivation, and ability. Therefore, support andtraining are needed for homeroom teachers to improve their skills and involvement in helpingstudents overcome problems and achieve better results. It is important to find the right balance inthe frequency of interactions and ensure that those interactions are of good quality and positive tosupport the achievement of student learning goals.Keywords: frequency of homeroom interaction; quality of homeroom interaction; homeroomengagement levelAbstrak: Frekuensi interaksi antara wali kelas dengan siswa dan orang tua/wali murid serta tingkat keterlibatan wali kelas dalam mengatasi permasalahan siswa dan memberikan solusi yang tepat merupakan faktor penting dalam manajemen peserta didik di sekolah. Hasil literature review menunjukkan bahwa interaksi yang sering dan positif antara wali kelas dengan siswa dan orang tua/wali murid dapat meningkatkan motivasi belajar, partisipasi orang tua dalam pendidikan, dan mengurangi perilaku menyimpang. Namun, interaksi yang terlalu sering dan berlebihan dapat memiliki efek yang berlawanan, seperti mengurangi kepercayaan diri siswa dan meningkatkan kecemasan. Wali kelas juga memiliki peran penting dalam mengatasi masalah siswa dan memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah siswa. Namun, tingkat keterlibatan wali kelas dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti pengalaman, motivasi, dan kemampuan. Oleh karena itu, dukungan dan pelatihan diperlukan bagi wali kelas untuk meningkatkan keterampilan dan keterlibatan mereka dalam membantu siswa mengatasi masalah dan mencapai hasil yang lebih baik. Penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat dalam frekuensi interaksi dan memastikan bahwa interaksi tersebut berkualitas baik dan positif untuk mendukung pencapaian tujuan belajar siswa.Kata kunci: frekuensi interaksi wali kelas; kualitas interaksi wali kelas; tingkat keterlibatan wali kelas
Co-Authors Achmad Hufron Achmad Supriyanto Agus Gus Yanto Agus Timan Ahmad Shiddiq Ahmad Sonhadji Ahmad Sonhadji Ainur Rifqi Alfin Nur Indah Sari Alfin Nur Indah Sari Ali Imron Alma'idah Hayuning Argamas Viki Putra Malindo Asep Sunandar Bambang Budi Wiyono Bambang Setyadin Burhanuddin Burhanuddin Dahma Bagus Widodo Desi Wulandari Devara Risky Aprilyanto Dian Erika Putri Dita Fitriana Djum Djum Noor Benty Dyah Ayu Ningsih Eka Asri Pratiwi Eka Asri Pratiwi Elsina Ferdinandus fernanda rahmadika putra Fina Mawadatul ‘Ulya Fina Mawadatul ‘Ulya Fitri Nurtikasari Fitri Nurtikasari Ghasa Faraasyatul ‘Alam Hanna Ayu Rahmawati Hanna Ayu Rahmawati Henderikus Dasrimin Hermanto Hermanto I Nyoman Sudana Degeng Ibrahim Bafadal Ika Alifiyah Imron Arifin Ina Suryanti Ina Suryanti Indah Puspitaningtyas Indah Puspitasari Indah Puspitasari Indah Ratnawati Isnaini Afrita Juharyanto Juharyanto Khoirul Roziqin Kusmintardjo Kusmintardjo Lina Apriliani M Idris Sulaiman M. Saunan Al Faruq Maisyaroh Mardiningsih Puteri Isnaeni Muhammad Ali Yafi Hidayatullah Muhani Muhani Mustingsih Mustingsih Mustiningsih Nabila Shofana Nabilah Nailul Farah Nova Suci Lestari Pakniany Nur Widia Wardani Nurhasanah Nurhasanah Nurul Mustabsyiroh Nurul Ulfatin Qurratu A’yun Raden Bambang Sumarsono Ridwan Ali Risza Puspita Putri Risza Puspita Putri Sedana Suci, I Gede Sonhadji, Ahmad Sulton Sulton Sultoni Sultoni Sunarni Sunarni Sunarni Suryaningsih, Tutut Tami Nurhadi Teguh Triwiyanto Vinsensius Rixnaldi Masut Wiji Fitri Astutik Wiji Fitri Astutik