Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BERPENGARUH TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI USIA 3-6 BULAN DI PUSKESMAS II DENPASAR BARAT Ni Made Nuryastiwi Putri; Made Widnyana; I Putu Yudi Pramana Putra; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p02

Abstract

Background: Every newborn baby will experience a process of growth and development as they get older. Growth and development that involves the ability of muscles and nerves, namely motor development which is trained as early as possible to prevent delays. In addition to being given stimulation to support motor development, it is important to pay attention to the nutrition provided. Exclusive breastfeeding until the age of 6 months can prevent delays in motor development in children. This study aims to determine whether exclusive breastfeeding has an effect on motor development of infants aged 3-6 months in Banjar Sumuh, Puskesmas II Denpasar Barat. Methods: This research is a cross sectional study with the sampling technique used is total sampling. The number of samples in this study were 34 samples that had been determined through inclusion, exclusion and drop out criteria. Data was collected by conducting interviews with the sample mothers regarding breastfeeding status and measuring the motor development of the sample using the DDST/Denver II questionnaire. Results: Based on the non-parametric chi square analysis test, the value of p=0,04 (p<0.05). Conclusions: Based on the results of the study, it can be concluded that there is a relationship between exclusive breastfeeding and the motor development of infants aged 3-6 months in Banjar Sumuh, Puskesmas II Denpasar Barat. Keywords: exclusive breastfeeding, motor development, baby
The Relationship between Physical Activity with Increased Learning Concentration Among Students at Senior High School 3 Denpasar I Putu Yudi Pramana Putra; M. Widnyana; I Dewa Gede Alit Kamayoga; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; Anak Agung Gede Eka
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): July-December 2021
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v2i2.33

Abstract

Introduction: Physical activity is any body movement caused by the work of skeletal muscles system and increases the expenditure of effort and energy. The energy is used as fuel to perform motion and function. Nutrition and oxygen throughout the tissue will be better with increased physical condition which showed by increased in the amount of hemoglobin in the blood. Increased concentration will occur when the two energy substances in the human brain effect and fastering body's circular system. Objective: To determine the relationship between physical activity with increasing concentration on students in learning at senior high school 3 Denpasar. Methods: The sampling technique in this study was consecutive sampling. This study used an observational method with a cross sectional design. This research collects data from 122 students at senior high school 3 Denpasar which will measure the level of physical activity and concentration. Results: The results showed that there was a significant relationship between physical activity with increase in learning concentration on students at senior high school 3 Denpasar (r=0,737; p<0,05). Conclusion: There is a significant relationship with a positive value between physical activity with an increase in learning concentration on students at senior high school 3 Denpasar. If physical activity increases, the concentration of learning will also increase
PERMAINAN SHUTTLE RUN MENINGKATKAN KELINCAHAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA ALAM JAMUR DENPASAR BARAT Dewi Hana Putri; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra; Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p10

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan motorik kasar anak usia dini pada aspek kelincahan perlu ditingkatkan agar tidak mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Untuk melatih kelincahan pada anak usia 5-6 tahun dengan mengajak anak bergerak aktif agar kelincahan berkembang secara maksimal. Stimulasi untuk melatih kelincahan adalah latihan kelincahan dengan shuttle run yang telah dimodifikasi dalam sebuah permainan disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan shuttle run terhadap peningkatan kelincahan pada anak usia 5-6 tahun di RA Alam Jamur Denpasar Barat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra-experiment one group pre-test and posttest yang dilakukan pada bulan Januari-Maret 2022. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Subjek penelitian sebanyak 22 orang yang merupakan siswa-siswi usia 5-6 tahun RA Alam Jamur Denpasar Barat. Tingkat kelincahan diukur dengan shuttle run agility test. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat dengan uji paired t test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan hasil nilai p = 0,000, yang berarti hipotesis kerja (Ha) diterima. Nilai korelasi (r) = 0,576 yang menunjukkan terdapat korelasi yang kuat antar variable penelitian. Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kelincahan anak usia 5-6 tahun di RA Alam Jamur Denpasar Barat dengan permainan shuttle run. Kata Kunci: kelincahan, shuttle run, otot ekstremitas bawah
KEJADIAN FLAT FOOT PADA ANAK OVERWEIGHT DAN OBESITAS DI KOTA DENPASAR Luh Made Sintya Paramasti; M. Widnyana; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; I Made Winarsa Ruma
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p16

Abstract

Pendahuluan: Flat foot (pes planus) adalah kondisi lengkungan pada Medial Longitudinal Arch (MLA) akan tampak menghilang dan ditandai dengan bentuk telapak kaki yang rata pada saat weight bearing maupun non-weight bearing. Flat foot adalah salah satu abnormalitas yang terjadi di ekstrimitas bawah pada anak umur 7-9 tahun. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya flat foot, salah satu faktornya yaitu pembebanan yang berlebihan pada inner plantar foot akibat Indeks Massa Tubuh (IMT) overweight dan obesitas. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 62 sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini menggunakan satu bebas yaitu IMT overweight dan obesitas serta satu variabel terikat yaitu flat foot. Hasil: Metodei analisis data untuk mencari hubungan antara kedua variabel yang digunakan adalahi uji chi-square. Diperoleh hasil analisi p=0,039 (p<0,05) dan didapatkannprevalensi paling tinggi IMT overweight sebanyak 37 orang (59,7%) dan flat foot sebanyak 49 orang (79%). Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungani yang signifikan antara IMT overweight dan obesitas dengan flat foot pada anak usia 7-9 tahun di Kota Denpasar. Kata Kunci: indeks massa tubuh, IMT, obesitas, overweight, flat foot
LAMA DUDUK DAN SIKAP KERJA DENGAN KEJADIAN TENSION HEADACHE PADA PEGAWAI PERKANTORAN DI KOTA SINGARAJA-CROSS SECTIONAL STUDY Bagus Made Puja Krisnayana; Gede Parta Kinandana; Luh Putu Ratna Sundari; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 3 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i03.p05

Abstract

Pendahuluan: Staf kantor merupakan pegawai yang bertugas mengurus pekerjaannya dibalik meja seperti staf administrasi. Pegawai kebanyakan bekerja dengan menggunakan komputer untuk menunjang pekerjaan mereka. Postur kerja yang statis seperti duduk dalam jangka waktu lama serta durasi menatap ke layar komputer berpotensi terjadinya kelelahan serta nyeri dan ketegangan pada otot area leher hingga menjalar ke otot kepala bagian belakang sehingga terjadinya nyeri kepala atau tension headache. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui hubungan antara lama duduk dan sikap kerja dengan kejadinya tension headache pada staf pengguna komputer di Kota Singaraja. Metode: Penelitian ini menggunakan cross-sectional study yang dilakukan di wilayah Kantor Sekretariat Daerah di Kota Singaraja. Penelitian ini menggunakan teknik sampling simple random sampling dan jumlah subjek sebanyak 50 orang yang terdiri dari staf kantor pengguna komputer yang berusia 30-64 tahun. Hasil: : Hasil uji analisis menggunakan chi-square didapatkan nilai p=0,645 yang berarti tidak terdapat hubungan antara lama duduk dengan kejadian tension headache dan p=0,452 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara sikap kerja dengan kejadian tension headache. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara lama duduk dan sikap kerja dengan kejadian tension headache pada staf kantor pengguna komputer di Kota Singaraja. Kata Kunci: lama duduk, sikap kerja, tension headache, staf kantor
FAKTOR AKTIVITAS FISIK DAN TINGKAT RISIKO ERGONOMI TERHADAP TERJADINYA KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEGAWAI Ida Ayu Indrani Dewi Purba; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; I Made Krisna Dinata; I Putu Yudi Pramana
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 2 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i02.p07

Abstract

Pendahuluan: Bekerja di depan komputer terus menerus dengan posisi statis tanpa adanya aktivitas fisik atau peregangan dapat menyebabkan keluhan pada tubuh. Sikap kerja yang tidak baik seperti menatap monitor lebih tinggi, punggung yang terlalu membungkuk akan meningkatkan risiko terjadinya keluhan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kaitan dari aktivitas fisik dan tingkat resiko ergonomi sebagai keluhan muskuloskeletal pegawai FK Unud yang bekerja di depan komputer. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik sampling acak sederhana. Penelitian in dilakukan pada pandemi covid-19 berlangsung di bulan November 2021. Responden berjumlah 46 orang. Pengambilan data ini dilakukan dengan pengisian kuisioner untuk mengetahui aktivitas fisik responden menggunakan kuesioner Baecke dan tingkat resiko ergonomi menggunakan analis Rapid Office Strain Assessment (ROSA) serta untuk mengetahui keluhan muskuloskeletal responden digunakan kuesioner Nordic Body Maps (NBM). Hasil: Uji analisis data menggunakan uji spearman’s rho yang didapatkan hasil tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan keluhan muskuloskeletal yang menghasilkan nilai p ialah 0,727. Terdapat hubungan antara tingkat risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal yang menghasilkan nilai p sebesar 0,018 dengan nilai koefisien korelasi 0.359. Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan keluhan muskuloskeletal pada pegawai FK Unud yang bekerja di depan komputer dan terdapat korelasi tingkatan resiko ergonomi dengan masalah muskuloskeletal pegawai FK Unud yang bekerja di depan komputer. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Keluhan Muskuloskeletal, Pegawai, Tingkat Risiko Ergonomi.
KONTROL STABILITAS LUMBAL DENGAN BIRD DOG EXERCISE UNTUK MENCEGAH KEJADIAN CEDERA EKSTREMITAS BAWAH OLAHRAGA SURFING PADA WISATAWAN Ni Nyoman Wahyuni; I Made Niko Winaya; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; Made Hendra Satria Nugraha
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v16i2.289

Abstract

Abstrak Surfing menjadi sebuah olahraga yang diminati banyak orang termasuk wisatawan. Surfing sendiri memiliki risiko cedera seperti olahraga pada umumnya. Cedera pada olahraga surfing banyak terjadi pada ekstremitas bawah karena berbagai faktor. Maka dari itu, perlu adanya penguatan otot tertentu untuk menjaga stabilitas guna mencegah cedera pada ekstremitas bawah. Tujuan penulisan review ini adalah untuk mengetahui apakah dengan kontrol stabilitas lumbal dengan bird dog exercise dapat mencegah kejadian cedera pada ekstremitas bawah olahraga surfing pada wisatawan. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka yang disusun dengan menggunakan data sekunder berupa jurnal penelitian yang berkaitan dengan keseimbangan lumbal, mencegah kejadian cedera, eksktremitas bawah, olahraga surfing, dan wisatawan yang didapatkan melalui Google Schoolar dan PubMed. Penurunan angka cedera ekstremitas bawah pada peselancar dapat dicegah dengan melakukan sebuah latihan untuk stabilitas lumbal. Latihan yang paling penting untuk mejaga stabilitas lumbal adalah stabilitas core. Latihan stabilitas core seperti bird dig exercise dapat menguatkan otot hingga ke bagian deep layer, khususnya erector spine dan multifidus. Berdasarkan kajian pustaka yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kontrol stabilitas lumbal dengan bird dog exercise dapat mencegah kejadian cedera pada ekstremitas bawah olahraga surfing pada wisatawan.
Faktor Tingkat Risiko Ergonomi terhadap Terjadinya Keluhan Muskuloskeletal pada Penjahit Kota Denpasar Evi Happy Cintia Sihombing; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; Indira Vidiari Juhanna; Putu Ayu Sita Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 2 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/mifi.2024.v12.i02.p12

Abstract

Pendahuluan: Penjahit adalah contoh pekerjaan yang berpotensi mengakibatkan terjadinya keluhan muskuloskeletal. Ada banyak faktor yang dapat mengakibatkan munculnya keluhan muskuloskeletal pada penjahit, salah satunya adalah faktor risiko ergonomi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi adanya korelasi antara tingkat risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal pada penjahit di Kota Denpasar. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross sectional bersifat analitik yang dilakukan di Kota Denpasar pada bulan Agustus 2022 secara offline. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 penjahit. Dari hasil penelitian pengukuran tingkat risiko ergonomi menggunakan kuesioner REBA, didapatkan hasil tingkat risiko ergonomi penjahit berada dalam kategori risiko sedang sebanyak 65 orang (81,3%) dan sisanya berada di kategori tinggi yaitu sebanyak 15 orang (18,8%). Sedangkan berdasarkan hasil pengukuran keluhan muskuloskeletal menggunakan kuesioner NBM didapatkan keluhan rendah sebanyak 27 orang (33,8%), keluhan sedang sebanyak 36 orang (45%) dan sisanya memiliki keluhan tinggi sebanyak 17 orang (21,3%). Hasil: Uji hipotesis spearman’s rho digunakan untuk menganalisis hubungan tingkat risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal pada penjahit di Kota Denpasar dan didapatkan nilai p sebesar 0,000 (p< 0,05) Simpulan: Penelitian ini menunjukan adanya hubungan tingkat risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal pada penjahit di Kota Denpasar. Kata kunci: tingkat risiko ergonomi, keluhan muskuloskeletal, penjahit
Fungsi Kognitif Berhubungan dengan Keseimbangan Dinamis Lansia: Studi Observasional Ni Putu Alvina Dharma Yunita; Ni Wayan Tianing; M. Widnyana; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p02

Abstract

Pendahuluan: Kemampuan lansia dalam menjaga keseimbangan, baik secara statis maupun dinamis, merupakan aspek yang perlu diperhatikan. Keseimbangan mencakup kemampuan untuk menjaga prediksi pusat gravitasi tubuh pada permukaan yang mendukung, baik saat berjalan, duduk, berdiri, maupun berpindah atau bergoyang. Keseimbangan menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga posisi dan stabilitas tubuh ketika bergerak dengan perubahan posisi. Penurunan fungsi kognitif yang umum terjadi pada lansia dapat berkontribusi pada penurunan kualitas hidup, termasuk gangguan dalam menjaga keseimbangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dan keseimbangan dinamis pada lansia di Desa Guwang, Sukawati, Gianyar. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross-sectional yang melibatkan teknik purposive sampling. Sebanyak 41 lansia dipilih sebagai sampel penelitian dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data melibatkan pengukuran keseimbangan dinamis lansia menggunakan Time Up and Go Test (TUG), serta pengukuran fungsi kognitif menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE). Hasil: Analisis hipotesis menggunakan uji Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara fungsi kognitif dan keseimbangan dinamis pada lansia di Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, dengan nilai p sebesar 0,000 (<0,05). Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara fungsi kognitif dan keseimbangan dinamis pada lansia di Desa Guwang, Sukawati, Gianyar. Kata Kunci: keseimbangan dinamis, fungsi kognitif, lansia
Penggunaan Gadget Terhadap Kualitas Tidur Remaja Usia 15-19 Tahun: Studi Observasional Kadek Kresna Ananda Junior; Anak Agung Gede Angga Puspa Negara; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; Nila Wahyuni
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2024.v12.i01.p19

Abstract

Pendahuluan: Dalam beberapa tahun terakhir, era teknologi digital berkembang pesat dan semakin maju, terutama setelah munculnya gadget dan internet. Remaja yang hidup di zaman ini telah terpapar dan dipengaruhi oleh teknologi digital sejak awal kehidupannya. Di sisi lain, kemudahan ini dapat membuat seseorang terlena sehingga menjadi kecanduan dan mengabaikan pentingnya durasi tidur atau kualitas tidur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap kualitas tidur pada remaja Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian cross-sectional analitik dengan uji Spearman untuk menganalisis data. Penelitian ini dilakukan secara daring pada siswa SMA berusia 15 hingga 19 tahun di kota Denpasar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 orang, pengambilan sampel tersebut diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil: Hasil penelitian pengaruh penggunaan gadget terhadap kualitas tidur didapatkan bahwa aktivitas penggunaan gadget didapatkan nilai terendah 10 dan nilai tertinggi 58 dengan nilai mean 32,61 dengan standar deviasi 8,616 dan variabel kualitas tidur didapatkan nilai terendah sebesar 1 dan nilai tertinggi 28 dengan nilai mean 6,99 dan nilai standar deviasi sebesar 3,814.Berdasarkan hasil analisis uji statistic dengan menggunakan uji spearman pada penggunaan gadget terhadap kualitas tidur menunjukkan nilai p sebesar 0,016 yang artinya nilai p<0,05 dan nilai r korelasi positif sebesar 0,243 yang menunjukan arah hubungan berbanding lurus. Simpulan: Terdapat pengaruh antara penggunaan gadget terhadap kualitas tidur pada remaja usia 15-19 tahun di Denpasar. Kata Kunci : penggunaan gadget, kualitas tidur, remaja
Co-Authors Anak Agung Gede Angga Puspa Negara Anak Agung Gede Eka Anak Agung Gede Eka Septian Utama Anak Agung Istri Agung Padmi Swari Dewi Antari, Ni Komang Ayu Juni Aryaning Dwi Antyesti Bagus Made Puja Krisnayana Dellania Grandifolia Mustafa Dewa Ayu Diah Agung Maheswari Dewi Hana Putri Dewi, Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Evi Happy Cintia Sihombing Gede Parta Kinandana Gede Parta Kinandana Govinda Vittala I Dewa Gede Alit Kamayoga I Dewa Putu Sutjana I Gusti Agung Shinta Paramitha Devi I Made Krisna Dinata I Made Niko Winaya I Made Winarsa Ruma I Nyoman Adi Putra I Putu Adiartha Griadhi I Putu Meika Semara Putra I Putu Yudi Pramana I Putu Yudi Pramana Putra I Wayan Gede Sutadarma Ida Ayu Indrani Dewi Purba Ida Ayu Sandrina Dewi Indah Pramita Indira Vidiari Juhanna Indira Vidiari Juhanna Kadek Kresna Ananda Junior Kadek Trimayunika Julia Ketut Juliati Komang Trisna Bayu Suta Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Sintya Paramasti Luh Made Sri Handari Adiputra Luh Putu Ratna Sundari M Widnyana Made Hendra Satria Nugraha Made Sri Ambarawati Made Widnyana Muh. Irfan Ni Komang Ayu Juni Antari Ni Luh Nopi Andayani Ni Luh Putu Chandra Dewi Ni Made Nuryastiwi Putri Ni Nyoman Wahyuni Ni Putu Alvina Dharma Yunita Ni Wayan Tianing Ni Wayan Tianing Nila Wahyuni Putu Ayu Sita Saraswati Putu Mulya Kharismawan Rosyida Aprilia Wulandari Sayu Aryantari Putri Thanaya Siluh Ngurah Ratih Wahyuddin, Wahyuddin Yudi Pramana Putra Yudi Pramana Putra