Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Description of School-Age Children's Knowledge about Tuberculosis Yanti, Ni Luh Putu Eva
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 2 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i2.4012

Abstract

Tuberculosis in children cases continues to increase. School-age children are a risk group for contracting tuberculosis from family and school. The study aimed to describe school children's knowledge about tuberculosis and its prevention. This research uses a descriptive quantitative research method using a cross-sectional approach. The sampling technique was purposive sampling with 53 respondents. The results showed that students' knowledge about tuberculosis was 58,5% in the good category. Students' knowledge about tuberculosis was still lacking in terms of the symptoms of tuberculosis and tuberculosis treatment. Students did not know about the symptoms of tuberculosis when their weight did not increase for several months. Students did not know the treatment of tuberculosis for six months. Students' knowledge of tuberculosis is good but needs improvement in knowledge of symptoms, transmission, and treatment. Suggestions can be given through health education for school children.
HUBUNGAN MASA, DURASI, DAN POSISI KERJA PADA BURUH TANI DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN Risnawati, Anak Agung Istri Galuh; Sawitri, Ni Komang Ari; Yanti, Ni Luh Putu Eva; Saputra, I Kadek
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p13

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan kondisi nyeri atau rasa tidak nyaman yang terlokalisasi pada daerah punggung bawah dan dapat menjalar ke tungkai bawah. Keluhan LBP sering dialami oleh pekerja di bidang pertanian dan perkebunan, hal ini dikarenakan aktivitas yang dilakukan mengharuskan untuk mengeluarkan tenaga dan gerakan dengan posisi yang tidak tepat dalam jangka waktu yang lama. Apabila tidak diatasi, LBP dapat mengganggu aktivitas fungsional penderitanya dan berdampak pada menurunnya produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan masa, durasi, dan posisi kerja dengan keluhan LBP pada pekerja buruh tani di Desa Ulian. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner The Pain and Distress Scale dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Sampel pada penelitian ini berjumlah 58 orang buruh tani di Desa Ulian dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan Spearman’s Rank menggunakan program komputer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden sebanyak 31 (53,4%) memiliki masa kerja >10 tahun, sebanyak 46 (79,3%) responden bekerja dengan durasi kerja >8 jam, sebanyak 41 (70,7) responden memiliki penilaian posisi kerja kategori risiko sedang dan sebanyak 34 (58,6%) responden mengalami LBP kategori sedang. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara masa kerja (p = 0,000 < 0,05), durasi kerja (p = 0,048 < 0,05), dan posisi kerja (p = 0,000 < 0,05) dengan keluhan LBP. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara masa, durasi, dan posisi kerja dengan keluhan LBP pada buruh tani di Desa Ulian. Buruh tani diharapkan dapat memperhatikan posisi kerja agar terhindar dari risiko keluhan LBP.
Pelayanan Kesehatan Terpadu Untuk Mencegah Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat Di Desa Bungbungan, Klungkung, Bali: Integrated Health Services to Prevent Non-Communicable Diseases in the Community in Bungbungan Village, Klungkung, Bali Sawitri, Ni Komang Ari; Yanti, Ni Luh Putu Eva; Karin, Putu Ayu Emmy Savitri; Krisnawati, Komang Menik Sri; Hasanah, Nurul Maulidatil
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1129

Abstract

Prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) semakin meningkat dan memerlukan membebani negara, masyarakat, keluarga dan individu. Penyakit Tidak Menular adalah penyakit-penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, namun seringkali diabaikan, dan akhirnya kondisi sudah memburuk. Tindakan pencegahan dapat diawali dengan memahami tentang penyakit tidak menular dan penyebabnya, serta melakukan screening kesehatan agar dapat mengambil tindakan pencegahan lebih awal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga Desa Bungbungan akan penyakit tidak menular, dan melakukan screening keseahatan kepada warga. Metode kegiatan pengabdian adalah dengan memberikan edukasi kesehatan kepada warga mengenai manajemen hipertensi dan bahaya merokok, serta melakukan screening tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol dan asam urat. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah warga desa Bungbungan yang berusia di atas 18 tahun, dengan jumlah 78 orang.  Hasil pemeriksaan kesehatan didapatkan warga yang hadir dalam pemeriksaan kesehatan sebagian besar wanita yaitu sebanyak 58%. Warga yang diperiksa sebagian besar mengalami peningkatan tekanan darah (63%), serta termasuk dalam kategori gemuk (49%) . Hasil pemeriksaan asam urat didapatkan sebagian besar memiliki kadar asam urat lebih dari batas normal (68%). Hasil pre test dan post test untuk penyuluhan didapatkan ada peningkatan pengetahuan warga tentang manajemen hipertensi dan bahaya merokok (dari rata-rata 67.38 menjadi 82.33). Perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin pada warga dan perlu diadakan program pencegahan penyakit tidak menular secara komprehensif untuk warga desa
“A Ray of Hope” A Phenomenological Study of Family Caregiver Experiences in Caring for Patients with Parkinson’s Disease Sugandi, Ekananda; Sawitri, Ni Komang Ari; Krisnawati, Komang Menik Sri; Yanti, Ni Luh Putu Eva
Media Keperawatan Indonesia Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.9.2.2026.115-127

Abstract

Patients with Parkinson's disease require long-term care, and family members provide most of this care. This study aims to explore the experiences, feelings, and significance of family members caring for patients with parkinson's disease. This study utilized a qualitative research design with a descriptive phenomenological approach, conducted in Bali in 2025. Semi-structured interviews were performed with six participants, selected through purposive and snowball sampling methods. The data analysis process incorporated interactive analysis, which comprised data collection, condensation, data display, and the formulation of conclusions. The results consist of five main interrelated themes. These themes are family burden vs responsibility, adaptation to a new life, surrender, many roads to Rome, and life expectancy. As the main caregiver, the family experiences many trials, obstacles, emotional changes, financial difficulties, fatigue, and increasing burdens; however, they were able to recover and did not give up on continuing their lives. Medical personnel and local health facilities are expected to collaborate in conducting physical and psychological health assessments for families and providing information about available resources, such as health services and Parkinson's community groups. Healthcare workers are expected to understand, implement preventive measures, and provide solutions to reduce caregiver burden and improve the quality of life for patients with Parkinson's disease and their families.