Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN TERAPI HEMODIALISA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RSUD DR. M.M DUNDA LIMBOTO djailolo, marsela; Djamaludin, Nurdiana; Mursyidah, Andi; Yusuf, Zuhriana K.; Liputo, Gusti P.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54617

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit progresif yang memerlukan terapi pengganti ginjal jangka panjang, salah satunya hemodialisa. Terapi ini harus dijalani secara rutin dan terjadwal agar dapat mempertahankan kondisi pasien dan mencegah komplikasi. Namun, dalam praktiknya masih banyak pasien yang menunjukkan ketidakpatuhan dalam menjalani terapi hemodialisa. Salah satu faktor eksternal yang berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan terapi hemodialisa pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 53 pasien yang menjalani terapi hemodialisa, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan terapi hemodialisa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berada pada kategori baik (34,0%), cukup (34,0%), dan kurang (32,1%). Tingkat kepatuhan pasien juga bervariasi, yaitu kepatuhan baik (34,0%), cukup (34,0%), dan kurang (32,1%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan terapi hemodialisa (p = 0,001). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan keluarga yang diterima pasien, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisa.
Relationship between C-Reactive Protein Levels and D-Dimer in Patients with Sepsis in the ICU of RSUD (Regional General Hospital) Prof. Dr. H. Aloei Saboe Yuniasari, Putri Nabila; Purwanto, Romdon; Yusuf, Zuhriana K; Rahma, Sitti; Hasanuddin, Abdi Dzul Ikram
Biomedical Journal of Indonesia Vol. 12 No. 1 (2026): Vol 12, No 1, 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/bji.v12i1.313

Abstract

Introduction. Sepsis remains a major global health problem with high incidence and mortality, including in Indonesia. One of the key factors contributing to sepsis-related mortality is the uncontrolled activation of inflammatory and coagulation pathways. C-reactive protein (CRP) serves as a marker of inflammation, while D-dimer reflects coagulation activation. Both biomarkers are commonly elevated in sepsis and are thought to be closely associated. This study aimed to evaluate the relationship between CRP and D-dimer levels in sepsis patients treated in the Intensive Care Unit (ICU) of RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Methods. This analytic observational study employed a cross-sectional design and was conducted in the ICU of RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe from July to November 2025. A total of 48 sepsis patients were included using total sampling based on medical record data from January to December 2024. The relationship between CRP and D-dimer levels was analyzed using the Pearson correlation test. Results. All patients showed elevated CRP levels (100%), and most had increased D-dimer levels (97.9%). Bivariate analysis demonstrated a statistically significant positive correlation between CRP and D-dimer levels, with a correlation coefficient of +0.333, indicating a weak to moderate association. Conclusion. There is a significant positive correlation between CRP and D-dimer levels in sepsis patients in the ICU of RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Higher CRP levels tend to be accompanied by increased D-dimer levels, reflecting the interplay between inflammation and coagulation activation in sepsis.