Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMASARAN CV TIMAN AGUNG KELATING KERAMBITAN TABANAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 N.W. Siti; N. M. Witariadi; N. N. Soniari; N. K. Seminari
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.017 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i03.p01

Abstract

Pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan CV Timan Agung tentang Strategi Pemasaran pada masa pandemi covid 19. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan strategi pemasaran baik secara offline maupun online. Strategi yang offline meliputi menjual produk ke konsumen seperti Subak, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Badan Usaha Milik Daerah (Bumda). sesuai dengan kebutuhan, sedangkan strategi online yaitu menjual berbagai jenis produk menggunakan alat elektronik/ berbasis komputer ( Wa, Fb, masager, Youtube) sehingga bisa dikenal di seluruh Nusantara dan analisis pendapatan CV Timan Agung. Hasil dari pengabdian adalah terwujudnya : (1) Strategi pemasaran lewat Bumdes ; (2) Strategi pemsaran lewat Subak (3) strategi pemasaran lewat toko-toko tanaman hias dan (3) strategi pemasaran melalui media elektornik (Wa, Fb, Maseger dan Youtube). Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat pada masa covid 19 adalah : (1) pemasaran produk CV Timan Agung 100% dilaksanakan secara mandiri melalui ofline dan online, CV Timan Agung juga bekerjasama dengan Bumdes Kelating dalam pemasaran produk dan (2) aset CV Timan Agung seperti mobil meningkat 50% (dari 6 menjadi 9), tanah 40 are dan jumlah karyawan meningkat 66% (dari 19 menjadi 25 orang).
TEKNOLOGI FERMENTASI UNTUK PRODUKSI HERBAL PROBIOTIK DAN PAKAN ITIK ORGANIK RENDAH KOLESTEROL N.G.K. Roni; N.M.S. Sukmawati; N.M. Witariadi; B.R.T. Putri; N.W. Siti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.345 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i03.p07

Abstract

Itik memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu bahan pangan, khususnya di Pulau Bali Itik merupakan ragam kuliner yang sangat diminati oleh wisatawan dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Persoalan yang sering menjadi kendala dalam konsumsi olahan itik adalah kadar kolesterol daging itik yang masih tinggi diduga dapat mengganggu kesehatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah memproduksi pakan itik yang memicu penurunan kolesterol daging, berkualitas dan mudah didapatkan dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang berlimpah yaitu memanfaatkan keong emas yang menjadi hama bagi tanaman padi, dan tepung daun pepaya yang merupakan limbah perkebunan papaya sehingga harganya lebih murah dan memproduksi itik rendah kolesterol. Hasil penelitian yang dilakukan pengusul sudah diperoleh formulasi pakan itik yang dapat meningkatkan performance itik dikaji dari pertumbuhan, kualitas daging (organoleptik dan kadar kolesterol) dan status kesehatan itik. Penyediaan bahan baku penyusun pakan itik yang dapat menggantikan tepung ikan yaitu dengan memproduksi tepung silase keong emas secara biologis dengan kandungan protein 45,95%. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa melalui teknologi fermentasi menggunakan mikroba lokal dihasilkan pakan itik organik rendah kolesterol dan herbal probiotik untuk meningkatkan ketersediaan pakan organik, produksi dan kualitas daging itik.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha YANG DIPUPUK NPK DENGAN DOSIS BERBEDA Carvalho C. B. D.; N. M. Witariadi; I W. Wirawan
Jurnal Peternakan Tropika Vol 11 No 1 (2023): Vol. 11 No. 1 Tahun 2023
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the growth and yield of Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha fertilized with NPK with different dosage. This research was carried out in the Sesetan Research station greenhouse, Faculty of Animal Science, Udayana University starting from July to September 2021. The experimental design used in this study was a completely randomized design (CRD) with five treatments and six replications. The five treatments were dosage of 0 kg ha-1 (D0), 50 kg ha-1 (D50), 100 kg ha-1 (D100), 150 kg ha-1 (D150), and 200 kg ha-1 (D200). The variables observed in the study were growth variables, production variables, and growth characteristics variables. The results showed that treatment with different dosage of NPK fertilizer increased the dry weight of leaves, stem dry weight, total dry weight of forage, and the ratio of total dry weight of forage to root dry weight of Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha, but has not had an effect on other variables. It can be concluded that the yield of Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha increased with the application of NPK fertilizer, and the best results dosage of 100 kg ha-1. Keywords: Asystasia gangetica, dosage, growth, NPK, yield
RESPON RUMPUT Panicum maximum CV. Trichoglume YANG DIPUPUK DENGAN JENIS DAN DOSIS LIMBAH VIRGIN COCONUT OIL (VCO) BERBEDA WITARIADI N. M.; N. N. C. KUSUMAWATI
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 25 No 3 (2022): Vol. 25 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2022.V25.i03.p04

Abstract

An experiment to determine the response of Panicum maximum cv. trichoglume fertilized with different types and dosage of waste Virgin Coconut Oil (VCO). The experiment lasted for 3 months, using 2 factor factorial com- pletely randomized design (CRD). The first factor were waste type of virgin coconut oil (VCO): LA (Original waste VCO) and LT: (fermented waste VCO), and the second factor is fertilizer dosage: D0: 0 l ha-1; D1: 2,500 l ha-1; D2: 5,000 l ha-1; D3: 7,500 l ha-1 and D4: 10,000 l ha-1. From these two factors, 10 treatment combinations were obtai- ned and the treatment was repeated 5 times, there were 50 experimental pots. The variables observed: plant height, number of tillers, number of branches, number of leaves, dry weight of leaves, dry weight of stems, dry weight of roots, total dry weight of forage, leaf area per pot, ratio of leaf dry weight to stem dry weight, and the ratio total dry weight of forage with dry weight of roots. The results showed that there was no interaction between different types and dosage of VCO waste in increasing the growth and production of Panicum maximum cv.Trichoglume. The type of original VCO waste (LA) was able to increase growth on the variable plant height and number of leaves of Pani- cum maximum cv. Trichoglume. Increasing the dosage of VCO waste starting at a dosage of 2,500-10,000 l ha-1 on Panicum maximum cv. Trichoglume can increase growth and production in all variables except root dry weight, leaf dry weight ratio to stem dry weight and total dry weight ratio of forage to root dry weight. It was concluded that the growth and production of Panicum maximum cv. Trichoglume can be increased by fertilizing the original VCO waste type (LA) with the best VCO waste dosage 10,000 l ha-1 (D4).
The Effect of Decomposition Time and Dosages of Organic Fertilizers from the Solid Waste of Virgin Coconut Oil (VCO) on the Growth and Yield of Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha Gede Adhitya Candra; M. Anuraga Putra Duarsa; Ni Made Witariadi
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 12 No 1 (2022): Pastura Vol. 12 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2022.v12.i01.p02

Abstract

Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha sangat berpotensi menjadi tanaman pakan ternak unggul dengan beberapa kelebihan yang belum banyak diketahui oleh peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta interaksi antara waktu dekomposisi dan dosis pupuk organik limbah padat virgin coconut oil (VCO) terhadap pertumbuhan dan hasil A. gangetica. Penelitian dilakukan di Rumah Kaca, Stasiun Penelitian Sesetan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana. Penelitian berlangsung selama 3 bulan, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial. Terdapat 12 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali, sehingga terdapat 48 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara waktu dekomposisi dan dosis terhadap semua variabel kecuali variabel nisbah berat kering daun dengan berat kering batang. Waktu dekomposisi 2 dan 4 minggu memberikan respon lebih baik dibanding 0 minggu. Meningkatkan dosis pupuk dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman A. gangetica. Disimpulkan bahwa terjadi interaksi antara waktu dekomposisi dan dosis serta perlakuan waktu dekomposisi 2 minggu dan dosis 30 ton ha-1 memberikan respon terbaik. Kata kunci: Asystasia gangetica, dekomposisi, hasil, limbah VCO, pertumbuhan
Growth and Yield of Panicum maximum cv. Trichoglume Planted with Different Number of Leguminose Witariadi N.M.; N. N. C. Kusumawati
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 12 No 1 (2022): Pastura Vol. 12 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2022.v12.i01.p09

Abstract

Percobaan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil rumput Panicum maximum cv. Trichoglume yang ditanam bersama leguminosa dengan jumlah berbeda. Percobaan dilaksanakan di rumah kaca dan berlangsung selama 3 bulan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 1 faktor dengan 7 taraf perlakuan dan masing-masing diulang 5 kali, terdapat 35 pot percobaan. Perlakuan tersebut: P1 (Panicum maximum cv. Trichoglume); P2 (Panicum maximum cv. Trichoglume + 1 Clitoria ternatea); P3 (Panicum maximum cv. Trichoglume + 2 Clitoria ternatea); P4 (Panicum maximum cv. Trichoglume + 3 Clitoria ternatea); P5 (Panicum maximum cv. Trichoglume + 1 Centrocema pubescens); P6 (Panicum maximum cv. Trichoglume + 2 Centrocema pubescens) dan; P7 (Panicum maximum cv. Trichoglume + 3 Centrocema pubescens). Variabel yang diamati adalah variabel pertumbuhan, variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil rumput Panicum maximum cv. Trichoglume yang ditanam bersama leguminosa dengan jumlah berbeda dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil dari rumput. Semakin banyak jumlah leguminosa ditanam bersama dengan rumput menyebabkan pertumbuhan dan hasil rumput menurun. Hasil terbaik bila rumput itu ditanam bersama dengan 1 buah tanaman Centrocema pubescens (P5). Dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan dan hasil rumput Panicum maximum cv. Trichoglume memberikan hasil terbaik bila ditanam bersama dengan l tanaman Centrocema pubescens (P5) Kata kunci: Centrocema pubescens, Clitoria ternatea, hasil, Panicum maximum, pertumbuhan
Growth and Yield of Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha Fertilized with Fermented Virgin Coconut Oil Waste I Ketut Nopa Artawiguna; N. M. Witariadi; I W. Wirawan
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 12 No 1 (2022): Pastura Vol. 12 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2022.v12.i01.p05

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha yang dipupuk dengan limbah virgin coconut oil terfermentasi. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Penelitian berlangsung selama 8 minggu, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan sehingga terdapat 30 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan adalah dosis pupuk yang terdiri dari: D0: 0 l ha-1; D1: 2.500 l ha-1; D2: 5.000 l ha-1; D3: 7.500 l ha-1 dan D4: 10.000 l ha-1. Variabel yang diamati meliputi: variabel pertumbuhan, variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk limbah virgin coconut oil terfermentasi dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering daun, berat kering batang, berat kering total hijauan, nisbah berat kering total hijauan dengan berat kering akar dan luas daun per pot, sedangkan jumlah anakan, berat kering akar dan nisbah berat kering daun dengan berat kering batang menunjukkan hasil yang sama. Dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk cair limbah virgin coconut oil terfermentasi dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil pada tanaman A. gangetica (L.) subsp. Micrantha dengan dosis terbaik pada 7.500 l ha-1. Kata kunci: A. gangetica (L.) subsp. Micrantha, dosis, hasil, limbah virgin coconut oil, pertumbuhan
The Use of Various Doses of Virgin Coconut Oil Waste To The Growth and Yield of Asystasia gangetica (L.) subsp Micrantha I M. A. A. Dwi Anggara; N. N. Candraasih Kusumawati; N. M. Witariadi
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 12 No 1 (2022): Pastura Vol. 12 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2022.v12.i01.p10

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai doses limbah cair VCO terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman A. gangetica (L.) subsp. Micrantha telah dilakukan di Rumah Kaca Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Penelitian berlangsung selama 8 minggu dari bulan Februari sampai Maret 2021. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan, sehingga terdapat 30 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan adalah dosis limbah cair virgin coconut oil yaitu : 0 l ha-1 (D0), 2.500 l ha-1 (D1), 5.000 l ha-1 (D2), 7.500 l ha-1 (D3), dan 10.000 l ha-1 (D4). Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, hasil dan karakteristik tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman A. gangetica (L.) subsp. Micrantha yang dipupuk dengan berbagai dosis limbah cair virgin coconut oil dapat meningkatkan berat kering daun, berat kering batang, dan berat kering total hijauan dengan rataan pada berat kering daun sebesar 3,35 g, berat kering batang 6,08 g, dan berat kering total hijauan 9,43 g. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian limbah cair virgin coconut oil mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman A. gangetica (L.) subsp. Micrantha, dan penggunaan limbah cair virgin coconut oil dosis 10.000 l ha-1 menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman A. gangetica (L.) subsp. Micrantha terbaik. Kata kunci: Asystasia gangetica, dosis, hasil, pertumbuhan, limbah virgin coconut oil
MENGGALI POTENSI DESA UNTUK MEWUJUDKAN DESTINASI WISATA RELIGI N.M. Witariadi; T.B. Kusmiyarti; I.M. Adhika; I.N. Sujana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BUM.2023.v22.i04.p03

Abstract

The Sangketan Village Area Partnership Program, Penebel District, Tabanan Regency aims to create a religious tourism village through: (1) Structuring the Tamba Waras Temple with the taru premana arboretum and upakara plants; (2) Developing freshwater fish by keeping catfish as a tourist attraction and increase income; (3) Development of organic agriculture; and (4) Development and arrangement of BUMDes as a village-owned business facility by helping to process coffee into other products and helping to distribute community products. The methods applied to achieve these goals are through education, training, science and technology simulations, mentoring, and applied design and appropriate technology. The approaches used include: (1) transfer of appropriate technology to the community (2) Development of entrepreneurial insight, and (3) use of IT (e-commers to establish tourism attraction partnerships). Activities carried out include: (1) Socialization, coordination and setting targets; (2) the arrangement of the Tamba Waras Temple with the taru premana arboretum and upakara plants; (2) Development of freshwater fish (catfish) as a tourist attraction and increase the income of temple managers; (3) Development of organic agriculture; (4) Improvement and assistance of BUMDes as village-owned enterprises and production sites as well as distribution of community products; (5) Monitoring, supervision, and evaluation; and (6) Journal reporting and publication. Keywords: aboretum taru premana, Bumdes, catfish, organic farming and religious tourism.
KONSERVASI DAN PENGOLAHAN HIJAUAN PAKAN UNTUK PETERNAKAN BERKELANJUTAN N.M Witariadi; N.G.K. Roni; S.A. Lindawati; N.N.C. Kusumawati; N.W. Siti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BUM.2023.v22.i04.p04

Abstract

This service aims to introduce superior forage types and create demonstration plots of superior forage plants, techniques for processing forage feeds and processing livestock waste. The method used in this service activity were interviews with farmers to find information about obstacles in procuring forage, counseling, making demonstration plots of superior forage and the practice of processing forage feed and livestock waste. The data obtained were analyzed descriptively to provide input on the problems faced by farmers. The results of this service activity were the realization of demonstration plots as superior forage centers, transfer of appropriate technology for processing forage into animal feed such as silage and fermented feed and processing livestock waste into organic fertilizer. It can be concluded from this activity the realization of demonstration plots as a center for superior forage seeds, processing forage and livestock waste with appropriate technology to increase the income of farmers. Keywords: demoplot, fermented, silase, fertilizer