Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

KAMPUNG HIJAU BERBASIS EDUWISATA: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN PANCORAN Rossi Iskandar; Muhammad Iqbal; Fani Suzuda Pohan; Damar Rangga Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i1.1200

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan dan mengakrabkan kembali hubungan manusia dengan alam sekitarnya di balut dengan seni dan keindahan gambar visualisasi yang mempunyai nilai filosiofis serta pengetahuan bagi masyarakat. Lokasi pengabdian dilaksanakan di RW 04 Pancoran terletak di jantung ibu kota. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan partisipasi masyarakat dalam satu lingkup sosial atau komunitas untuk membuat aksi perubahan ke arah yang lebih baik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini terciptanya kampung wisata berbasis eduwisata. Konsepnya adalah menciptakan perkampungan di kota yang mengusung konsep kampung hijau dengan mengintegrasikan kawasan yang dihiasi dengan mural sebagai penghias atau medium edukasinya, dan green house sebagai ikon dan sarana edukasi bagi masyarakat.
PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KARAWANG Rudi Ritonga; Rossi Iskandar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v1i01.75

Abstract

Salah satu aspek pengembangan kompetensi profesionalisme guru adalah dengan kemampuan guru membuat karya tulis ilmiah. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan oleh guru sekolah dasar dan kepala sekolah di kecamatan Klari Karawang. Dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar bagi para guru dalam melakukan penulisan karya tulis ilmiah, membekali guru-guru mengenai pengetahuan yang terkait dengan kegiatan menulis karya ilmiah dan melatih guru-guru untuk dapat mengungkapkan ide-idenya dalam bentuk tulisan. Hasil yang diharapkan dapat mengahsilkan produk artikel ilmiah yang layak diterbitkan di jurnal ilmiah.Kata Kunci : Pelatihan, Karya Tulis IlmiahOne aspect of developing teacher professional competence is the ability of teachers to make scientific papers. This training activity is carried out by elementary school teachers and principals in Klari Karawang sub-district. With the aim of providing basic knowledge and skills for teachers in writing scientific papers, equipping teachers with knowledge related to the activities of writing scientific papers and training teachers to be able to express their ideas in writing. Results that are expected to produce scientific articles that are worth publishing in scientific journals.Keywords: Training, Scientific Writing
Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Pantun di Sekolah Dasar Ayu Saradina Larosa; Rossi Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1207

Abstract

Berbicara adalah sesuatu kegiatan yang penting dalam kehidupan manusia karena berbicara adalah salah satu cara manusia dalam menyampaikan keinginan atau gagasan yang dipikirkan. Keterampilan berbicara adalah keterampilan memproduksi arus sistem bunyi artikulasi yang digunakan untuk mengapresiasi, menyampaikan gagasan, kehendak, perasaan, atau keinginan sesuai dengan konteks yang sedang dihadapi pembaca. Namun, untuk menilai keterampilan berbicara pada siswa adalah hal yang sulit dibandingkan dengan kemampuan berbahasa lainnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif menggunakan pantun sebagai media dalam pengamatan. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V sekolah dasar SDN Pengadegan 07 Pagi. Data didapatkan dari observasi, wawancara, dan angket. Data yang didapatkan dilakukan pengecekan data, penyandian data, klarifikasi, koreksi, dan disajikan dengan baik. Teknik analisis yang digunakan berdasarkan teori Miles dan Huberman yang meliputi (1) koleksi data, (2) reduksi data, (3) menampilkan data, (4) kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini adalah keterampilan berbicara di SDN Pengadegan 07 Pagi melalui pantun siswa dapat menyampaikan ide utama dengan baik, mayoritas anak telah memberikan ide utamanya namun artikulasi dan intonasi kurang baik. Kelebihan dari keterampilan berbicara melalui pantun adalah siswa dapat menyampaikan ide utema lebih kreatif, berbicara dengan lantang, lugas, temponya baik, dan mudah dipahami. Kekurangan keterampilan berbicara melalui pantun adalah kurangnya reaksi dari pendengar karena melalui daring, nada baca dan tempo monoton, dan terdapat siswa yang kurang baik intonasinya. Keterbatasan penelitian ini adalah proses penelitian ini berlangsung melalui daring dikarenakan pandemi Covid-19. Peneliti berharap penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara tatap muka langsung dan menggunakan subjek yang lebih variatif.
Analisis Nilai Proaktif dalam 7 Habits Menggunakan Metode Pembelajaran Inkuiri Siswa Sekolah Dasar Mazya Nafisa; Rossi Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai Proaktif dalam 7 habits terhadap hasil belajar IPA dengan menggunakan metode pembelajaran Inkuiri pada siswa kelas IV A SDS Yasporbi III.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDS Yasporbi III sebanyak 12 orang dari 23 siswa. Hasil penelitian melalui questioner siswa menunjukkan bahwa 25% atau 3 orang siswa diantaranya lebih menyukai pembelajaran dengan menemukan pemecahan masalah dengan caranya sendiri, lalu 41,7% siswa atau 5 diantaranya lebih senang jika belajar berkelompok dengan temannya dan 33,3% atau 4 diantaranya memilih pembelajaran secara klasikal. Melalui hasi observasi,penerapan program 7 habits pada nilai proaktif dengan menggunakan metode pembelajaran Inkuiri dapat miningkatkan critical thinking pada siswa dan menjadikan siswa memiliki sikap proaktif selama proses pembelajaran serta situasi pembelajaran dalam zoom yang lebih kondusif karena siswa yang memilih untuk menjadi proaktif di dalam kelas.
Analisis Tingkat Kecanduan Bermain Game Online terhadap Siswa Sekolah Dasar Nada kurnada; Rossi Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1738

Abstract

Pembelajaran daring menyebabkan siswa sekolah dasar mengenal yang namanya Game online. Game online merupakan permainan yang terhubung dengan jaringan internet. Game online dimasa sekarang bahkan sudah menjadi gaya hidup bagi siswa sekolah dasar, sudah banyak ditemukannya siswa yang kecanduan bermain game online, hal ini yang menyebabkan menurunnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana siswa yang kecanduan bermain game online. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket dan studi dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyimpulan data dan penyajian data. Subjek yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas 4, guru ditempat penelitian dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pengguna game online pada kalangan siswa sekolah dasar merupakan pecandu game online dan mempengaruhi hasil belajar siswa yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Kesimpulan pada penelitian ini game online tidak akan berdampak buruk jika digunakan sesuai porsinya, akan tetapi akan berdampak buruk dan berpengaruh terhadap hasil belajar jika digunakan secara berlebihan
Professionality Analysis of Basic Education Teachers as Agents to Improve Creativity in Digital Era Rossi Iskandar; Zulela MS
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v5i1.29580

Abstract

A teacher possesses low competency, so that reform is needed that can increase a teacher's creativity. This study aimed to analyze the competence, creativity, and professionalism of primary education teachers as reform agents and optimize basic education teachers' strategies in the digital era. This research is a type of library research (library research). The subject of this research is the competence of basic education teachers. The data collection method used is a literature study. The data analysis technique of this research is qualitative data analysis techniques. The results show that the professional competence of basic education teachers as agents of reform is the ability to master materials, structures, concepts, and scientific mindsets that support the subjects being taught and the ability to utilize information and communication technology (ICT) in supporting learning and professional development through reflective action. So it can be concluded that efforts to drive better change in the world of education prioritize improving teacher quality. It is necessary to have creative and quality teachers to bring about changes and innovations both academically and non-academically. The implication of this research is to add insight into the basic competencies of a basic education teacher.
Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Pantun di Sekolah Dasar Ayu Saradina Larosa; Rossi Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1207

Abstract

Berbicara adalah sesuatu kegiatan yang penting dalam kehidupan manusia karena berbicara adalah salah satu cara manusia dalam menyampaikan keinginan atau gagasan yang dipikirkan. Keterampilan berbicara adalah keterampilan memproduksi arus sistem bunyi artikulasi yang digunakan untuk mengapresiasi, menyampaikan gagasan, kehendak, perasaan, atau keinginan sesuai dengan konteks yang sedang dihadapi pembaca. Namun, untuk menilai keterampilan berbicara pada siswa adalah hal yang sulit dibandingkan dengan kemampuan berbahasa lainnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif menggunakan pantun sebagai media dalam pengamatan. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V sekolah dasar SDN Pengadegan 07 Pagi. Data didapatkan dari observasi, wawancara, dan angket. Data yang didapatkan dilakukan pengecekan data, penyandian data, klarifikasi, koreksi, dan disajikan dengan baik. Teknik analisis yang digunakan berdasarkan teori Miles dan Huberman yang meliputi (1) koleksi data, (2) reduksi data, (3) menampilkan data, (4) kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini adalah keterampilan berbicara di SDN Pengadegan 07 Pagi melalui pantun siswa dapat menyampaikan ide utama dengan baik, mayoritas anak telah memberikan ide utamanya namun artikulasi dan intonasi kurang baik. Kelebihan dari keterampilan berbicara melalui pantun adalah siswa dapat menyampaikan ide utema lebih kreatif, berbicara dengan lantang, lugas, temponya baik, dan mudah dipahami. Kekurangan keterampilan berbicara melalui pantun adalah kurangnya reaksi dari pendengar karena melalui daring, nada baca dan tempo monoton, dan terdapat siswa yang kurang baik intonasinya. Keterbatasan penelitian ini adalah proses penelitian ini berlangsung melalui daring dikarenakan pandemi Covid-19. Peneliti berharap penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara tatap muka langsung dan menggunakan subjek yang lebih variatif.
Analisis Nilai Proaktif dalam 7 Habits Menggunakan Metode Pembelajaran Inkuiri Siswa Sekolah Dasar Mazya Nafisa; Rossi Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai Proaktif dalam 7 habits terhadap hasil belajar IPA dengan menggunakan metode pembelajaran Inkuiri pada siswa kelas IV A SDS Yasporbi III.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDS Yasporbi III sebanyak 12 orang dari 23 siswa. Hasil penelitian melalui questioner siswa menunjukkan bahwa 25% atau 3 orang siswa diantaranya lebih menyukai pembelajaran dengan menemukan pemecahan masalah dengan caranya sendiri, lalu 41,7% siswa atau 5 diantaranya lebih senang jika belajar berkelompok dengan temannya dan 33,3% atau 4 diantaranya memilih pembelajaran secara klasikal. Melalui hasi observasi,penerapan program 7 habits pada nilai proaktif dengan menggunakan metode pembelajaran Inkuiri dapat miningkatkan critical thinking pada siswa dan menjadikan siswa memiliki sikap proaktif selama proses pembelajaran serta situasi pembelajaran dalam zoom yang lebih kondusif karena siswa yang memilih untuk menjadi proaktif di dalam kelas.
The Role of Parents in Training Deaf Children Rossi Iskandar; Asep Supena
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.038 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2021.008.02.03

Abstract

The purpose of this study is to find out how parents play in training the speech of deaf children. The research method used is qualitative with library research, namely a series of studies related to library data collection methods, or research objects whose research objects are excavated through various library information (books, encyclopedias, scientific journals, newspapers, magazines, and documents). The results showed that parents have tried to train their children by getting used to talking continuously during learning from home using props and motivating the child to learn. Parents and teachers work together and consult on how to practice speech. The development of sound and rhythm perception communication is a program that is carried out to train the ability of deaf children. But at the time of the covid-19 pandemic parents became special companions as well as teachers while at home to train their children to speak the language daily in addition to being helped through listening aids guided by their teachers.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PANTUN DI SEKOLAH DASAR AYU SARADINA LAROSA; ROSSI ISKANDAR
Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jipgsd.v6i1.1463

Abstract

Speaking skill is the skill of producing a stream of articulation sound systems that are used to appreciate, and convey ideas, desires, feelings, or desires in accordance with the context being faced by the reader. The method used in this research is a descriptive qualitative using poems as a medium for observation. The subjects of this study were teachers and students of grade 5 elementary school at SDN Pengadegan 07 Pagi. Data was obtained from observations, interviews, and questionnaires. The data obtained were checked for data, data encoding, clarification, and correction, and presented properly. The analysis technique used is based on the theory of Miles and Huberman which includes (1) data collection, (2) data reduction, (3) data display, (4) conclusion/verification. The results of this study are speaking skills at SDN Pengadegan 07 Pagi through poem students can convey the main idea well, the majority of children have given the main idea but articulation and intonation are low. The advantages of speaking skills through rhymes are that students can convey main ideas more creatively, speak loudly, and straightforwardly, have a good tempo, and are easy to understand. Deficiency of speaking skills through rhymes is a minimum of reaction from listeners because online, the reading tone and tempo are monotonous, and there are students who have poor intonation.