Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Development of Science Learning Digital Media: Encyclopedia of Human Respirational Organs for Elementary School Student Pastuti, Asti Wila; Iskandar, Rossi
Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagonal.v7i2.7199

Abstract

This research aims to determine the feasibility and effectiveness of products in digital encyclopedia learning media. Research and development use the Dick and Carrey development model which consists of 10 steps: (1) identifying objectives, (2) conducting instructional analysis, (3) analyzing students and learning contexts, (4) formulating performance goals, (5) developing assessment instruments, (6) developing instructional strategies, (8) designing and implementing formative evaluations, (9) teaching revisions, (10) designing and implementing summative evaluations. The results of research on digital encyclopedia learning media products developed have shown that: (1) media expert feasibility validation test gets a percentage of 74%; (2) linguist feasibility validation test gets a percentage of 90.91%; (3) material expert feasibility validation test gets a percentage of 90%; (4) product feasibility test by a small group gets a percentage of 78.58% and product effectiveness test gets 0,62; (5) the product feasibility test by a large group gets a percentage of 86.67% and the product effectiveness test gets 0,54. So it could be concluded that the digital encyclopedia as learning media could be applied in elementary school and it is effective for elementary school students.
Menstimulasi Peserta Didik yang Mengalami Kesulitan Belajar Membaca Permulaan di Sekolah Dasar Iskandar, Rossi; MS, Zulela; Fahrurrozi, Fahrurrozi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.34362

Abstract

Siswa masih sulit membedakan bentuk huruf dan sulit membaca huruf   konsonan yang ada di belakang. Faktor penyebab kesulitan membaca adalah dari kesulitan persepsi visual, kesulitan persepsi auditori, masalah neurologis dan Dyslexia. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis permasalahan yang terjadi pada siswa sehingga mengalami kesulitan membaca permulaan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif.  Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan angket dengan alat assessmen yang mengacu pada buku kesulitan belajar: perspektif, asessmen dan penanggulangannya. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas rendah di sekolah dasar dengan jumlah 25 peserta didik yang teridentifikasi mengalami kesulitan membaca permulaan. Metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriftif digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukan assessmen perseptual yang digunakan terhadap peserta didik adalah berupa visual discrimination, figure-ground, visual closure, dan spatial relationship. Persepsi auditori berupa auditory discrimination, auditory memory serta masalah neurologis. Melalui analisis proses kegiatan pembelajaran menstimulasi peserta didik yang mengalami kesulitan membaca permulaan diperlukan kegiatan penelitian lanjutan dalam mengembangkan sebuah media pembelajaran yang lebih inovatif, bergambar dan terintegrasi audio visual. Hasil penelitian ini hanya menganalisis kesulitan belajar membaca permulaan dilihat dari kegiatan dan aktifitas proses pembelajaran dan serta kebutuhan guru.
The Role of Parents in Training Deaf Children Iskandar, Rossi; Supena, Asep
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.849 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2021.008.02.03

Abstract

The purpose of this study is to find out how parents play in training the speech of deaf children. The research method used is qualitative with library research, namely a series of studies related to library data collection methods, or research objects whose research objects are excavated through various library information (books, encyclopedias, scientific journals, newspapers, magazines, and documents). The results showed that parents have tried to train their children by getting used to talking continuously during learning from home using props and motivating the child to learn. Parents and teachers work together and consult on how to practice speech. The development of sound and rhythm perception communication is a program that is carried out to train the ability of deaf children. But at the time of the covid-19 pandemic parents became special companions as well as teachers while at home to train their children to speak the language daily in addition to being helped through listening aids guided by their teachers.
Implementasi Layanan Inklusi Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu Supena, Asep; Iskandar, Rossi
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v5i1.1018

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana layanan pendidikan inklusi anak berkebutuhan khsuus tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan Anak tunarungu memiliki hambatan dalam pendengaran akibatnya tunarungu kesulitan dalam berbicara. Anak tunarungu memaksimalkan indera penglihatannya sebagai jalan penyempurna dari kurangnya indera pendengaran. Mereka memiliki gerakan mata yang cepat, agak beringas. Sisa pendengaran anak tuna rungu dapat dilatih dengan latihan Bina Persepsi Bunyi dan Irama, anak tuna rungu juga dapat melatih otot-otot berbicaranya sehingga dapat berkomunikasi seperti anak normal lainnya. Pengembangan komunikasi persepsi bunyi dan irama merupakan program khusus yang dilakukan sekolah SLBN Ciamis untuk melatih kemampuan anak tunarungu di sekolah. Namun pada saat pandemic covid-19 orang tua menjadi pendamping khusus sekaligus sebagai guru selama dirumah untuk melatih berbicara anaknya menggunakan bahasa sehari hari selain dibantu melalui alat bantu mendengar yang dipandu oleh guru nya. 
Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Pantun di Sekolah Dasar Larosa, Ayu Saradina; Iskandar, Rossi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1207

Abstract

Berbicara adalah sesuatu kegiatan yang penting dalam kehidupan manusia karena berbicara adalah salah satu cara manusia dalam menyampaikan keinginan atau gagasan yang dipikirkan. Keterampilan berbicara adalah keterampilan memproduksi arus sistem bunyi artikulasi yang digunakan untuk mengapresiasi, menyampaikan gagasan, kehendak, perasaan, atau keinginan sesuai dengan konteks yang sedang dihadapi pembaca. Namun, untuk menilai keterampilan berbicara pada siswa adalah hal yang sulit dibandingkan dengan kemampuan berbahasa lainnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif menggunakan pantun sebagai media dalam pengamatan. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V sekolah dasar SDN Pengadegan 07 Pagi. Data didapatkan dari observasi, wawancara, dan angket. Data yang didapatkan dilakukan pengecekan data, penyandian data, klarifikasi, koreksi, dan disajikan dengan baik. Teknik analisis yang digunakan berdasarkan teori Miles dan Huberman yang meliputi (1) koleksi data, (2) reduksi data, (3) menampilkan data, (4) kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini adalah keterampilan berbicara di SDN Pengadegan 07 Pagi melalui pantun siswa dapat menyampaikan ide utama dengan baik, mayoritas anak telah memberikan ide utamanya namun artikulasi dan intonasi kurang baik. Kelebihan dari keterampilan berbicara melalui pantun adalah siswa dapat menyampaikan ide utema lebih kreatif, berbicara dengan lantang, lugas, temponya baik, dan mudah dipahami. Kekurangan keterampilan berbicara melalui pantun adalah kurangnya reaksi dari pendengar karena melalui daring, nada baca dan tempo monoton, dan terdapat siswa yang kurang baik intonasinya. Keterbatasan penelitian ini adalah proses penelitian ini berlangsung melalui daring dikarenakan pandemi Covid-19. Peneliti berharap penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara tatap muka langsung dan menggunakan subjek yang lebih variatif.
Analisis Tingkat Kecanduan Bermain Game Online terhadap Siswa Sekolah Dasar kurnada, Nada; Iskandar, Rossi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1738

Abstract

Pembelajaran daring menyebabkan siswa sekolah dasar mengenal yang namanya Game online. Game online merupakan permainan yang terhubung dengan jaringan internet. Game online dimasa sekarang bahkan sudah menjadi gaya hidup bagi siswa sekolah dasar, sudah banyak ditemukannya siswa yang kecanduan bermain game online, hal ini yang menyebabkan menurunnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana siswa yang kecanduan bermain game online. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket dan studi dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyimpulan data dan penyajian data. Subjek yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas 4, guru ditempat penelitian dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pengguna game online pada kalangan siswa sekolah dasar merupakan pecandu game online dan mempengaruhi hasil belajar siswa yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Kesimpulan pada penelitian ini game online tidak akan berdampak buruk jika digunakan sesuai porsinya, akan tetapi akan berdampak buruk dan berpengaruh terhadap hasil belajar jika digunakan secara berlebihan
Analisis Nilai Proaktif dalam 7 Habits Menggunakan Metode Pembelajaran Inkuiri Siswa Sekolah Dasar Nafisa, Mazya; Iskandar, Rossi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai Proaktif dalam 7 habits terhadap hasil belajar IPA dengan menggunakan metode pembelajaran Inkuiri pada siswa kelas IV A SDS Yasporbi III.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDS Yasporbi III sebanyak 12 orang dari 23 siswa. Hasil penelitian melalui questioner siswa menunjukkan bahwa 25% atau 3 orang siswa diantaranya lebih menyukai pembelajaran dengan menemukan pemecahan masalah dengan caranya sendiri, lalu 41,7% siswa atau 5 diantaranya lebih senang jika belajar berkelompok dengan temannya dan 33,3% atau 4 diantaranya memilih pembelajaran secara klasikal. Melalui hasi observasi,penerapan program 7 habits pada nilai proaktif dengan menggunakan metode pembelajaran Inkuiri dapat miningkatkan critical thinking pada siswa dan menjadikan siswa memiliki sikap proaktif selama proses pembelajaran serta situasi pembelajaran dalam zoom yang lebih kondusif karena siswa yang memilih untuk menjadi proaktif di dalam kelas.
Pengembangan Media Pop-Up Book pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas II di Sekolah Dasar Shella Jesica Sitorus; Rossi Iskandar
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pop-up book untuk siswa dapat memahami materi pembelajaran keberagaman agama di Indonesia pada pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa kelas II di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model Dick and Carey. Berdasarkan hasil validasi yang sudah dilakukan sebagai berikut: validasi oleh ahli media dengan nilai presentase 95% dan tergolong kategori sangat baik, validasi oleh ahli materi dengan nilai presentase nilai presentase 89% dan tergolong kategori sangat baik, validasi ahli bahasa dengan nilai presentase 97% dan tergolong kategori sangat baik. Dari data yang dihasilkan maka produk dapat dikategorikan valid dan layak untuk digunakan. Penggunaan pop-up book pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan materi keberagaman agama di Indonesia berhasil memenuhi aspek kelayakan dan berdasarkan hasil pre-test dengan penilaian keseluruhan adalah 6,9 dan hasil post-test dengan penilaian dengan keseluruhan 9,2 menunjukan adanya perubahan hasil pemahaman siswa melalui media pop-up book dalam menunjang pembelajaran.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DASAR : EKSPLORASI BATIK NUSANTARA BERBASIS KEARIFAN LOKAL Oki Kurniawan; Rossi Iskandar
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 12 No. 02 (2021): JPD - Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.232 KB) | DOI: 10.21009/jpd.v12i02.26790

Abstract

The purpose of this research is to explore the local batik Nusantara area at the level of primary school education as the initial foundation of multicultural attitude planting through formal education integrated into learning activities. Indonesia is a multicultural country with a variety of tribes, cultures, customs, languages, and religions. With such diversity, we must tie with a sense of nationalism over the ownership of the Unitary State of the Republic of Indonesia. Facing these multicultural realities, of course, the educational process must be able to optimize integrating force in the midst of the current life of globalization. However, educators and education in Indonesia, related to multicultural matters are considered as culturally sensitive. One of the efforts that can be made to improve the understanding of multiculturalism is to develop a medium that can be used as an integrating force in the life of the Indonesian nation. The most possible medium for this is batik. Batik was chosen as a media integrating force because bati has many symbols that are closely related to the local wisdom, nature, and history typical of every region in the archipelago
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIKULTURAL BERBASIS AUDIOVISUAL UNTUK MENANAMKAN NILAI KARAKTER TOLERANSI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V SEKOLAH DASAR Setiawan, Andi; Rossi Iskandar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.33706

Abstract

This research aims to develop and test the feasibility and effectiveness of audiovisual-based multicultural learning media to instill the character value of tolerance in Pancasila Education for fifth-grade elementary school students. The study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model. The subjects of the study were fifth-grade students at SDN Kebon Baru 07 in South Jakarta, which implements the Merdeka Curriculum. The analysis stage showed that students tend to prefer visual learning, but the media used by teachers is limited to textbooks, which leads to suboptimal student interest in learning. Based on validation by media experts (score 4.42, very valid category), language experts (score 5.00, very valid category), and material experts (score 5.00, very valid category), the developed media was declared feasible for testing. The results of the effectiveness test using a pre-test and post-test with N-gain calculations on a small scale (N-gain = 0.4), medium scale (N-gain = 0.48), and large scale (N-gain = 0.39) showed a "medium" effectiveness category. This proves that the audiovisual-based multicultural learning media is quite effective in improving students' understanding and instilling the value of tolerance.