Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KOMPETENSI KOMPUTASI FISIKA DAN KIMIA UNTUK MAHASISWA PROGRAM STUDI FISIKA FMIPA UNIVERSITAS MATARAM Lily Maysari Angraini; I Wayan Sudiarta; Nurul Qomariyah; Siti Alaa; I Gusti Ngurah Yudi Handayana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 2, No 2 (2019): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.662 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v2i2.886

Abstract

Kompetensi komputasi merupakan salah satu kompentesi utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa fisika. Kemampuan komputasi yang meliputi kemampuan menyederhanakan permasalahan yang kompleks, pengenalan pola dalam menyelesaikan permasalahan serta mengeneralisasi pola tersebut untuk meyelesaikan masalah dalam lingkup besar. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komputasi fisika dan kimia mahasiswa fisika. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode focus discussion group untuk mendeteksi kelemahan serta kekuatan pemahaman masing-masing mahasiswa dalam konsep fisis, kimia dan komputasi. Setelah peserta memahami konsep fisis, kimia dan komputasi maka metode selanjutnya adalah metode praktikum. Luaran dari kegiatan ini adalah tersusunnya modul pelatihan komputasi fisika dan kimia serta tersusunya topic-topik penelitian yang terkait dengan komputasi fisika dan kimia yang dapat dijadikan sebagai topik PKM ataupun topic tugas akhir oleh mahasiswa.
PENERAPAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET I Wayan Sudiarta
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i2.1035

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar  teknik dasar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas  1 Akuntansi.2  SMK  Negeri 1 Gianyar berjumlah 41 orang terdiri dari 11 orang putra dan 30 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian aktivitas belajar teknik dasar passing bola basket mengalami peningkatan sebesar 0,6 dari 7,52 pada siklus I menjadi 8,12 pada siklus II yang dimana tergolong kategori aktif. Sedangkan untuk hasil belajar mengalami peningkatan sebesar 12,19% dari 78,05% pada siklus I menjadi 90,24% pada siklus II tergolong kategori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan passing bounce pass) bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas 1 Akuntansi.2 SMK Negeri 1 Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket.   Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of basketball passing through the implementation of cooperative learning model STAD type. This study classified as class action research conducted in two cycles. Each cycle consists of an action plan, action, observation / evaluation and reflection. Research subjects are students of class 1 Accountancy.2 SMK Negeri 1 Gianyar totaling 41 people consisting of 11 people by boys and 30 girls. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of analysis of learning activities basic techniques basketball passing has increased by 0,6 from 7.52 to 8.12 in the first cycle to the second cycle in which classified the active category. As for the learning outcomes increased by 12,19% from 78,05% in the first cycle to 90,24% in the second cycle are classified as category which is very good. Based on the data analysis and discussion, it is concluded that the activity and the results of learning the basic techniques of passing basketball (passing chest pass and passing bounce pass) increased through the implementation of cooperative learning model STAD type 1 Accountancy.2 grade students of SMK Negeri 1 Gianyar school year 2012/2013. It is recommended to teachers of penjasorkes can use cooperative learning model STAD type, as shown to enhance the activity and learning outcomes basic techniques  basketball passing.   Kata-kata Kunci:         Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, passing bola basket.
Pengembangan Motif Batik Sasambo dengan Sistem Lindenmayer Subaiah Marlina; Qurratul Aini; I Wayan Sudiarta
Eigen Mathematics Journal VOL. 3 NO. 2 DESEMBER 2020
Publisher : University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/emj.v3i2.77

Abstract

Batik is an Indonesian intangible cultural heritage that needs to be preserved. Indonesia has a variety of batik patterns such as Sasambo (Sasak, Samawa, and Mbojo) batik patterns from West Nusa Tenggara. This study aims to develop Sasambo batik patterns by using the Lindenmayer System (L-System). The Sasambo batik patterns developed in this study are of two types: Lumbung (rice barn) and Kangkung (water spinach) patterns. By applying the L-System, there are three different ways that can be done, namely (1) making the Sasambo batik patterns as axioms, (2) making the batik patterns as generators, and (3) combining the Sasambo patterns with fractals. Based on the new patterns produced using the L-System, the selection of generators should have the initial and final segments which are both in a single line position, so that the original patterns unchanged.
Optimalisasi Pembelajaran Daring berbantuan Video Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika SMP di masa Pandemi Covid-19 Wati, Ni Made Serma; Anak Agung Purwa Antara; I Wayan Sudiarta; Gede Ngurah Oka Diputra
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 11 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.726 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6399180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi pembelajaran daring berbantuan video terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika SMP di masa pandemi covid-19. Jenis Penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XC SMP Negeri 3 Tabanan yang berjumlah 30 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tes prestasi belajar dalam program pembelajaran yang dilaksanakan dalam dua siklus. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pembelajaran daring berbantuan video pada mata pelajaran matematika di masa pandemi covid-19 dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ini terbukti dari hasil belajar siswa mengalami peningkatan dimana ketuntasan invidu meningkat dari 7 orang (23,33%) pada refleksi awal menjadi 14 orang (46,66%) pada siklus I dan dari 14 orang (46,66 %) pada siklus I menjadi 29 orang (96,66%) pada siklus II. Nilai rerata juga meningkat dari 61,02 pada refleksi awal, kemudian 72 pada siklus I dan meningkat menjadi 83 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpukan bahwa Optimalisasi pembelajaran daring berbantuan video dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri 3 Tabanan di masa pandemi covid-19.
Pendampingan dan Pelatihan Upgrading Packaging dalam Pembuatan Jamu KWT Al-Ittihad di Motong Irok, Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB Baiq Maoni Yarni; Era Pazira; Baiq Fina Lestari; Nuranita Nuranita; Oktavia Harti Ningsih; Sarina Khairunnisa; Sendi Nur Aulia; Muhammad Amar Hikmalloh; Sahril Sabirin; Aan Sopian; Ananda Nur Hidayah; I Wayan Sudiarta
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v4i2.264

Abstract

Traditional herbs are natural or herbal medicines that have been used for a long time and have been proven to be good for health, because they do not contain chemicals. Indonesia has a diversity of ethnobotany (medicinal plants) that are spread out in all regions. Darmaji Village is a village in Kopang District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara, with a very diverse community livelihood, ranging from farmers, breeders, and various types of micro small and medium enterprises (MSMEs). These potentials have not been used to prosper the life of the Darmaji village community, because of the large income inequality for the village community. This community service aims to increase awareness of the Darmaji village community about their potentials, one of which is MSMEs such as processing traditional herbal medicine. This activity is divided into 5 (five) stages, namely (1) the survey phase, this activity is an initial activity to conduct a feasibility study of local potentials and participants who will be involved in the activity, (2) the socialization phase in which the community service team provides relevant information. clearly related to the training program that will be held for prospective training participants, (3) The stage of procurement of tools and goods, the community service team procures the right goods according to the aspects of need, price, efficiency and transparency of use in supporting community service activities, (4) Stage technical training, this activity is a core activity consisting of theoretical and practical activities, and (5) the mentoring stage, namely continuous and systematic assistance carried out to ensure product quality is worthy of being marketed
ANALISIS PEMANIS BUATAN SAKARIN PADA PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN DENPASAR SELATAN I Dewa Ayu Ketut Yunantariningsih; Ni Made Ayu Suardani Singapurwa; I Wayan Sudiarta; I Nyoman Rudianta; I Putu Candra
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 2 (2019): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.994 KB)

Abstract

ABSTRAKKeamanan pangan jajanan sampai saat ini masih perlu mendapat perhatian karena adanya penggunaan bahan tambahan illegal, penggunaan bahan tambahan pangan melebihi kadar yang diijinkan serta mutu dan keamanan mikrobiologis yang tidak memenuhi syarat. Saat ini masih banyak penggunaan pemanis buatan dalam berbagai makanan maupun minuman yang dijual bebas dengan kadar yang melebihi ambang batas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan sakarin dan mengetahui kadar sakarin tersebut memenuhi syarat atau tidak dengan batas maksimum yang diijinkan pada minuman tanpa merek tanpa label yang disiapkan dan dijual oleh pedagang di kantin sekolah dasar Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang menggunakan metode survei dan eksperimen di laboratorium. Jumlah sekolah dasar di Kecamatan Denpasar Selatan yaitu 72 sekolah. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 145 jenis minuman tanpa merek tanpa label yang disiapkan dan dijual oleh kantin sekolah dasar di Kecamatan Denpasar Selatan. Jumlah sampel hasil sampling yaitu 110 sampel. Parameter pemanis buatan sakarin diuji kuantitatif secara KCKT/ HPLC. Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 110 sampel yang mengandung sakarin 39 sampel (35.45%) dan kadar sakarin seluruh sampel memenuhi syarat sesuai dengan batas maksimum yang diijinkan mengacu pada Peraturan Kepala Badan POM RI Nomor 4 Tahun 2014.Kata kunci: pemanis buatan, sakarin, pangan jajanan
Pembimbingan Penyelesaian Soal Tes Pengetahuan Kuantitatif dan Tes Penalaran Matematika Bagi Siswa Kelas XII SMAN 2 Selong Lombok Timur Marzuki, Marzuki; Teguh Ardianto; Rahadi Wirawan; I Wayan Sudiarta; Ramadian Ridho Illahi; Gusti Ayu Niatri; Kormil Saputra
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5914

Abstract

Melanjutkan studi ke perguruan tinggi merupakan impian banyak tamatan SMA sederajat. Untuk mewujudkannya, calon mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan belajar dan bekerja keras, terutama bagi mereka yang tidak lolos jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) dan harus menghadapi tes UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer). Program pengabdian ini bertujuan memberikan pengalaman kepada siswa kelas XII tentang bentuk dan tingkat kesulitan tes masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) serta cara penyelesaiannya. Pengalaman ini membantu siswa mengukur kesiapan mereka dalam menghadapi UTBK sekaligus memotivasi mereka meningkatkan waktu, kualitas, dan kuantitas belajar. Pelaksanaan program terdiri atas tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan utama meliputi: (1) review konsep matematika dasar, (2) ujicoba tes pengetahuan kuantitatif dan penalaran matematika, serta (3) pembimbingan soal ujicoba oleh tim. Hasil ujicoba menunjukkan kemampuan siswa dalam pengetahuan kuantitatif dan penalaran matematik masih rendah. Namun, pembimbingan terstruktur meningkatkan pemahaman siswa, menyadarkan mereka akan banyaknya materi yang perlu dipelajari, dan mendorong semangat belajar. Program ini juga membantu siswa lebih memahami jurusan yang diminati. Direkomendasikan kepada pihak sekolah untuk memberikan pembinaan intensif kepada seluruh siswa guna meningkatkan peluang lulus seleksi masuk PTN.
Ethnomathematics Of The Jejahitan In Balinese Hindu Ritual Gede Ngurah Oka Diputra; I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja; Anak Agung Purwa Antara; I Wayan Sudiarta; I Wayan Nayun; I Made Yasna
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 2 No. 02 (2023): May, International Journal of Education, vocational and Social Science (IJEVSS
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v2i02.309

Abstract

Ethnomathematics is a mathematical concept contained in a culture. The presence of mathematics with cultural nuances will make a significant contribution to learning mathematics. One of the ethnomathematics objects in Balinese Hindu culture is the jejahitan which is used as a medium for learning geometry. Jejahitan is a means of praying for traditional Balinese Hindu ceremonies made of young coconut leaves or janur, dried doub palm leaves, with various supporting materials such as flowers and fruit. The jejahitan used in ethnomathematics objects such as taledan, lamak, ituk-ituk, ceniga, tamiang, serembeng daksina, and sampian kapit kacang/canang kojong. At the same time, the applied mathematical concepts (geometry) are square, rectangle, triangle, circle, trapezoid, cylinder, cone, symmetry, width, circumference and volume. Ethnomathematics is very important; apart from being a student learning material, it also serves as a cultural preservation venue.
The Ethnomathematics of the Otonan in the Balinese Calendar System Gede Ngurah Oka Diputra; Anak Agung Purwa Antara; I Wayan Sudiarta; I Made Yasna; I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 3 No. 02 (2024): May, International Journal of Education, Vocational and Social Science( IJVESS
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v3i02.826

Abstract

Mathematics and culture are something that cannot be avoided in everyday life. Mathematics and culture are interrelated because mathematics is knowledge humans use to solve everyday problems. In contrast, culture is a complete and comprehensive unity that applies to society. However, sometimes mathematics is seen as outside of everyday life. Ethnomathematics is a mathematical concept that exists in a culture. The presence of mathematics with cultural nuances will make a significant contribution to mathematics learning. One of the ethnomathematics objects in Balinese Hindu culture is the Otonan. Otonan is a birth ceremony carried out by the Balinese people, based on Panca Wara, Sapta Wara, and Wuku in the Balinese calendar system. In determining Otonan, the least common multiple of the numbers 5, 7, 30 and repeated (cycles) are calculated so that the count for the Otonan ceremony is held every 210 days. Meanwhile, in determining Panca Wara, Sapta Wara and Wuku in Otonan, modulo (mod) numbers are used, namely modulo 5, modulo 7 and modulo 30. Ethnomathematics is very important; apart from being a learning material for students, it also functions as a means of cultural preservation.
PEMATUNG KAYU KANONIK DI DESA PELIATAN I Kadek Wiradinata; I Wayan Sudiarta; I Nyoman Rediasa
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i2.98075

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini ditulis adalah untuk mendeskripsikan (1) Bagaimanakah riwayat berkesenian dari tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan dan pengaruhnya terhadap pematung kayu lainnya di desa Peliatan. (2) Apa sajakah ciri khas visual karya yang dihasilkan tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan. metode yang digunakan dala penelitan ini adalah metode kualitatif dengan metode deskriptif. Tehnik yang digunakan dalam pengumpulan data teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Dalam penelitian ini terdapat 4 orang pematung sebagai subyek penelitian dengan prestasi dan hasil karya yang memiliki pengaruh bagi pematung laiinnya di desa Peliatan. Dari proses penelitian serta pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Mendeskripsikan riwayat berksenian para tokoh pematung kayu kanonik dan pengarunya terhadap pematung kayu lainnya di desa Peliatan. Masing-masing tokoh memiliki riwayat berkesenian yang dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitar, yang dikelilingi peninggalan-peninggalan kebudayaan berupa ukiran dan patung yang sarat menjadi inspirasi berkarya. Yang kemudian memiliki capaian gemilang di pasar seni rupa maupun pameran di masa nya (2) Mendeskripsikan ciri khas visual para tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan. Antara satu dengan yang lain memiliki keterikatan pengaruh, namun memiliki hasil karya yang khas pada masing-masing tokoh, seperti bentuk binatang, buah-buahan, pohon-pohonan, mitologi ataupun wiracerita lokal. Kata kunci : Pematung, Kanonik, Desa Peliatan Abstract The objectives of this research are to describe (1) the artistic history of the canonical wood sculptors in Peliatan village and their influence on other wood sculptors in Peliatan village; and (2) the visual characteristics of the works produced by the canonical wood sculptors in Peliatan village. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The data collection techniques used are observation, interviews, 1 documentation, and literature review. In this study, there are four sculptors as research subjects with achievements and artworks that have influenced other sculptors in Peliatan village. Research process and discussion in this study, the following conclusions can be drawn: (1) Describing the artistic history of the canonical wood sculptors and their influence on other wood sculptors in Peliatan village. Each figure has an artistic history influenced by the surrounding environment, which is surrounded by cultural heritage in the form of carvings and statues that are rich sources of artistic inspiration. This later led to brilliant achievements in the art market and exhibitions of their time. (2) Describing the visual characteristics of the canonical wood sculptors in Peliatan village. While there is an interconnected influence between them, each figure possesses distinctive artworks, such as forms of animals, fruits, trees, mythology, or local epics. Keywords: Sculptor, Canonical, Peliatan Village
Co-Authors ., Cadex Agus Arya Gunawan ., Febri Indra Laksmana ., Fitri Ayu Nurjannatin ., I Gede Dwitra N. Artista ., I Made Suastika Yasa ., I Wayan Gede Adiartha ., I Wayan Ginastra ., Made Karisma Dwi Yasa ., Putu Rendhi Kusuma Artha ., S. Gan. Tatang Sukandar A.A. Made Semariyani Aan Sopian Ade Ayu Wulan Suci Agata Viani Agus Sudarmawan Ahmad Fadli Alaa, Siti Anak Agung Gede Indraningrat Anak Agung Gede Rai Sedana . Anak Agung Made Dewi Anggreni Anak Agung Purwa Antara Ananda Nur Hidayah Ap’aluddin Baiq Fina Lestari Baiq Maoni Yarni Cadex Agus Arya Gunawan . Chorina Ika Ristanti Dalima, Yasniana Dalima Dewa Gede Semara Edi Dewa Made Johana . Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn. . Drs. I Gusti Nyoman Widnyana . Drs.Jajang S,M.Sn . Elsa Herdiana M Era Pazira Febri Indra Laksmana . Fitri Ayu Nurjannatin . Gede Eka Harsana Koriawan Gede Ngurah Oka Diputra Gusti Ayu Niatri Gusti Ayu Yunda Darma Patni Handayana, I Gusti Ngurah Yudi Herman Susanto I A.A Made Semariyani I B SHINDU PRASETYA . I Dewa Ayu Ketut Yunantariningsih I Dewa Gede Putra Ariawan . I Gde Suranaya Pandit I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja I Gede Dwitra N. Artista . I Gede Pasek I Gede Pasek Mangku I Gusti Agung Ayu Sucitra Ekaryani I Gusti Ayu Lani Triani I Gusti Made Budiarta I Kadek Bayu s . I Kadek Bayu s ., I Kadek Bayu s I Kadek Wiradinata I Ketut Sudita I Ketut Supir I Komang Sutarman . I Komang Tandingada . I Made Diana Dwi Putra . I Made Rosis Ariwangsa . I Made Rosis Ariwangsa ., I Made Rosis Ariwangsa I Made Siaka I Made Suastika Yasa . I Made Yasna I Nengah Kapti I Nym Putra Purbawa . I Nyoman Rediasa I Nyoman Rediasa, S.Sn, M,.Si. . I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si . I Nyoman Rudianta I Nyoman Sila I Nyoman Sudiarka . I Putu Ari Wirawan . I Putu Candra I Putu Suhartawan . I Wayan Arinata . I Wayan Arinata ., I Wayan Arinata I Wayan Gede Adiartha . I Wayan Ginastra . I Wayan Nayun I Wayan Parwata I Wayan Sudiarta I Wayan Sweca Yasa Ida Ayu Komang Sartika Dewi . Ida Bagus Anom Sutanaya Imakulata Kresnawati M Bili Jannatin Ardhuha Ketut Widiastra . Kormil Saputra LALU RUDYAT TELLY SAVALAS Langen Bronto Sutrisno Luh Suariani Luh Suartini . Luh Suriati M. Aditya Prayoga M.Si ., I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si Made Karisma Dwi Yasa . Mahardika Agus Wijayanti Maria Yuditia Wungabelen Mariam Lupita Kant Marzuki Marzuki Mega Safana Miyya Mutiasaphira Ansi . Muhamad Hendri Diarta Muhammad Amar Hikmalloh Muhammad Zahran Rasyid Sulaeman N.M.A. Suardani, S Nanda Nabila Maharani Ni Kadek Alika Rosdiana Ni Kadek Ayu Candra Dharmayanti Ni Luh Putu Putri Setianingsih Ni Made Andira Padmarini Ni Made Ayu Suardani Ni Made Ayu Suardani Singapurwa Ni Made Darmadi Ni Nyoman Puspawati Ni Nyoman Sri Witari Ni Wayan Winianti Nuranita Nuranita Nurjamilah NURUL QOMARIYAH Oktavia Harti Ningsih Putri Julia Maemum Putri Rafiana PUTU DUDIK ARIAWAN . Putu Rendhi Kusuma Artha . Putu Suarya Putu Sutisna Putu Tegeh Kertiyasa . Qurratul Aini Rahadi Wirawan Ramadian Ridho Illahi Rohma Yuliani S. Gan. Tatang Sukandar . Sahril Sabirin Sang Ayu Made Agung Prasetiawati Djelantik Sarina Khairunnisa Semariyani, A.A.Made Sendi Nur Aulia Siti Nurkhaliza Subaiah Marlina Teguh Ardianto, Teguh Thufail Mujaddid Al-Qoyim Ulfa Dwiyanti Wati, Ni Made Serma Yuhendra AP