Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Entrepreneurial leadership and employee creativity: Moderation and mediation perspectives Aristana, I Nengah; Wisnawa, I Made Bayu; Sriasih, Anak Agung Ketut; Junipisa, Ni Made Ernila
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 25 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24914/jeb.v25i2.5406

Abstract

This research aims to analyze and explain the influence of entrepreneurial leadership, information technology and employee creativity and to examine the role of knowledge sharing as the moderator and information technology as the mediator. The population in this research was all the small and medium enterprises engaged in handicrafts in Bali, amounting to 42 businesses. The determination of the sample was done by using a proportional sampling method involving leaders, supervisors and employees and the total sample in this research was 126 people. The result of this study indicates that entrepreneurial leadership has no significant, positive effect on employee creativity. Meanwhile, entrepreneurial leadership has a significant, positive effect on information technology. Information and knowledge sharing directly have a positive and significant effect on employee creativity. The moderating role of knowledge sharing has been proven to moderate the influence of entrepreneurial leadership on employee creativity, but the role shown has a weakening tendency. Meanwhile, knowledge sharing is not proven as moderating the influence of information technology on employee creativity. Information technology is proven to be a full mediation (fully mediating) the influence of entrepreneurial leadership on employee creativity.
Pengaruh Kepribadian, Locus Of Control Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt. Pratama Agung Niaga Denpasar Ni Komang Triayu Widiyastuti Widiyastuti; I Made Hedy Wartana; Ni Made Ernila Junipisa
Journal Research of Management Vol. 6 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/jarma.2024.6134

Abstract

To improve personality, locus of control and emotional intelligence on employee performance are things that companies must pay attention to. The present study endeavors to ascertain the following: 1) the effect of personality on employee performance at PT. Pratama Agung Niaga Denpasar, 2) the effect of locus of control on employee performance at PT. Pratama Agung Niaga Denpasar, 3) the effect of emotional intelligence on employee performance at PT. Pratama Agung Niaga Denpasar 4) find out the independent variables that have a dominant effect on employee performance at PT. Pratama Agung Niaga Denpasar. The method of research use is a quantitative method with a sample 90 employees. The sample sampling technique is saturated. The analysis techniques used are research instrument tests, classical assumptions, multiple linear analysis, t test, beta coefficient. The research results show the regression model Y = 3.894 + 1.273X1 + 0.061X2 + 0.223X3. From the results of this research it can be concluded that 1) job performance is direct and real impacted by personality; 2) job performance is direct and real impacted by locus of control; 3) job performance is direct and real impacted by emotional intelligence; 4) the personality variable has a significant impact on job performance. This is demonstrated by the standardized beta coefficient value of the personality variable, which is 0.758; locus of control is 0.089; and emotional intelligence is 0.235.
Pengaruh Lingkungan Kerja, Motivasi Dan Kepribadian Terhadap Kinerja Karyawan Di Hotel Como Uma Canggu Leonida Kadek Lista Varani; I Putu Bagus Suthanaya; Ni Made Ernila Junipisa
Journal Research of Management Vol. 7 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/jarma.2025.7166

Abstract

Kinerja karyawan memegang peran penting bagi kemajuan suatu instansi atau organisasi. Apabila kinerja karyawan optimal, maka tujuan perusahaan akan lebih mudah tercapai. Dalam sebuah lembaga usaha, kinerja karyawan merupakan aset krusial untuk meraih sasaran yang diinginkan. Berdasarkan observasi di Hotel COMO Uma Canggu, peneliti menemukan bahwa lingkungan kerja, motivasi, dan kepribadian menjadi faktor yang memengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap kinerja karyawan di Hotel COMO Uma Canggu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner, dengan populasi seluruh karyawan hotel dan sampel sebanyak 84 responden. Analisis data menggunakan Statistik Deskriptif, Uji Instrumen, Uji Asumsi Klasik, Regresi Linear Berganda, uji t, Koefisien Beta, uji F, dan Koefisien Determinasi.
Membangun Kepatuhan Wajib Pajak PBB-P2: Peran Pengetahuan Perpajakan, Insentif Pajak, dan Kepercayaan kepada Pemerintah di Kabupaten Nagekeo, NTT Gu, Prisila Parisca Lepe; Adnantara, Komang Fridagustina; Junipisa, Ni Made Ernila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6592

Abstract

Kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan salah satu aspek utama dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pembiayaan pembangunan daerah. Namun, di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), tingkat kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban pembayaran PBB-P2 masih menjadi perhatian, karena realisasi penerimaan pajak belum mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Kondisi ini mengindikasikan adanya berbagai faktor yang memengaruhi perilaku kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, insentif pajak, dan kepercayaan kepada pemerintah terhadap kepatuhan wajib pajak PBB-P2 di Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Form, serta didukung dengan data sekunder sebagai pelengkap informasi penelitian. Sampel penelitian berjumlah 398 responden yang tersebar secara proporsional di tujuh kecamatan di Kabupaten Nagekeo. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang diperkuat dengan perhitungan menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan, insentif pajak, dan kepercayaan kepada pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar PBB-P2 di Kabupaten Nagekeo, NTT.
MENGEMBANGKAN EMPLOYEE AGILITY PERAJIN TEMBIKAR DI DESA KAPAL, BADUNG, BALI Surya Nugraha; Anak Agung Ratih Wijayanti; Anak Agung Ketut Sriasih; Ni Nyoman Sri Rahayu Trisna Dewi; Helena Ni Gusti Ayu Putu Pusparini; Ni Made Ernila Junipisa
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34398

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Program pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Kapal, Badung, Bali, untuk meningkatkan employee agility di antara 11 pengrajin tembikar lokal dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2025. Kapal, yang dikenal dengan tembikar tradisionalnya yang digunakan dalam upacara keagamaan, menghadapi tantangan seperti menurunnya minat pada kerajinan tersebut, terutama di kalangan generasi muda, dan integrasi teknologi yang terbatas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi, proaktivitas, dan kolaborasi untuk memastikan keberlanjutan dan inovasi di pasar yang kompetitif. Menggunakan Participatory Action Research (PAR) pendekatan, pengrajin mengidentifikasi tantangan dan mengembangkan solusi bersama. Program ini melibatkan tiga fase: penilaian pra-tes awal, lokakarya pengembangan kapasitas tentang keterampilan teknis dan praktik bisnis, dan evaluasi pasca-tes. Lokakarya memperkenalkan alat ergonomis dan praktik bisnis modern untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi ketegangan fisik. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam antisipasi perubahan, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi. Para pengrajin menjadi lebih proaktif, kolaboratif, dan responsif terhadap permintaan pasar. Hasil ini menyoroti keberhasilan program dalam meningkatkan agility, empowering craftsmen to modernize their craft and improve marketability. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa inisiatif serupa dapat memberdayakan industri tradisional, mendorong keberlanjutan dan inovasi. Inisiatif ini merevitalisasi kerajinan dan memberikan model yang dapat diskalakan untuk meningkatkan agility di sektor artisanal lainnya menghadapi tantangan serupa.Kata kunci: karyawan; kelincahan; tembikar; pengrajin; masyarakat. ABSTRACTA community service program was implemented in Kapal Village, Badung, Bali, to improve employee agility among 11 local pottery craftsmen from May to August 2025. Kapal, known for its traditional pottery used in religious ceremonies, faces challenges such as declining interest in the craft, especially among younger generations, and limited technological integration. The program aimed to enhance adaptability, proactivity, and collaboration to ensure sustainability and innovation in a competitive market. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, craftsmen identified challenges and co-developed solutions. The program involved three phases: an initial pre-test assessment, capacity-building workshops on technical skills and business practices, and a post-test evaluation. Workshops introduced ergonomic tools and modern business practices to improve productivity and reduce physical strain. Results showed significant improvements in anticipation of change, collaboration, and adaptability. The craftsmen became more proactive, collaborative, and responsive to market demands. These results highlight the success of the program in enhancing agility, empowering craftsmen to modernize their craft and improve marketability. The program’s success suggests that similar initiatives can empower traditional industries, fostering sustainability and innovation. This initiative revitalized the craft and provides a scalable model for enhancing agility in other artisanal sectors facing similar challenges. Keywords: employee; agility; pottery; craftsmen; community.
FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN WISATAWAN MENGGUNAKAN JASA ONLINE BOOKING BERBASIS APLIKASI TRAVELOKA DI EPISODE HOTEL KUTA BALI Carina Maylanie Jeanne Paparang; Saortua Marbun; Ni Made Ernila Junipisa
Journal Research of Management Vol. 7 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/jarma.2026.7284

Abstract

This study aims to identify the various factors considered by tourists when using online booking services via the Traveloka application at Episode Hotel Kuta Bali, as well as to determine the most dominant factor. The research design employs a quantitative descriptive analysis using SPSS version 24 as the analytical tool. The study involves 85 respondents selected through purposive sampling. The research method applied is based on factor analysis, with data collected through interviews, documentation, and questionnaires. The results show that only 16 out of the 17 independent variables can be further analyzed. After the factor rotation process, five main components were identified. The naming of each new factor was determined based on the variables forming that factor. The first factor is corporate image, which has the highest eigenvalue of 5.558 and explains 34.756% of the total variance. The second factor is the marketing mix, with an eigenvalue of 2.520 and a variance percentage of 15.750%. The third is the brand factor, with an eigenvalue of 2.400 and a total variance of 15.000%. The fourth is the socio-cultural factor, which has an eigenvalue of 1.823 and a total variance of 11.394%. The fifth factor is the individual factor, with an eigenvalue of 1.304, accounting for 8.147% of the total variance. The implication for the company is to ensure the accuracy and suitability of room data displayed on the Traveloka application so that customers receive accurate information regarding room availability. Additionally, it is important to consistently maintain both service quality and the quality of the application itself.
Pengaruh Literasi Keuangan, Perilaku Keuangan, dan Social Media Influencer terhadap Keputusan Investasi Mahasiswa Akuntansi di Universitas Triatma Mulya I Made Yudi Antara; I Ketut Yudana; Ni Made Ernila Junipisa
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6514

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan pesat investor pasar modal di Indonesia yang mencapai 17 juta orang pada tahun 2025, serta meningkatnya minat investasi mahasiswa di Universitas Triatma Mulya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, perilaku keuangan, dan social media influencer terhadap keputusan investasi mahasiswa akuntansi di Universitas Triatma Mulya . Berdasarkan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB), variabel literasi keuangan mewakili sikap, perilaku keuangan mencerminkan kontrol perilaku, dan social media influencer merepresentasikan norma subjektif . Penelitian kuantitatif ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dari 92 responden mahasiswa aktif semester 6 dan 8 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Perilaku keuangan juga ditemukan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa. Selain itu, social media influencer memiliki pengaruh positif dan signifikan paling kuat terhadap keputusan investasi dibandingkan variabel lainnya. Model penelitian ini memiliki nilai R-square sebesar 0,768, yang mengindikasikan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan variabel keputusan investasi sebesar 76,8%. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara pengetahuan finansial yang memadai, disiplin dalam pengelolaan keuangan pribadi, serta pengaruh positif dari tokoh media sosial secara efektif mampu mendorong kualitas pengambilan keputusan investasi di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa akuntansi.
Transformasi Digital dalam Pendidikan Bahasa Inggris Bagi Mahasiswa Pariwisata Ni Nyoman Nidya Trianingrum; Ni Made Ernila Junipisa
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4499

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris dalam pendidikan vokasi pariwisata, tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi komunikasi mahasiswa tetapi juga untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk transformasi digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris, menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan komunikasi mahasiswa, serta mengkaji kontribusinya terhadap pemahaman pariwisata berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Responden terdiri atas 25 instruktur Bahasa Inggris dan 135 mahasiswa pariwisata di Bali. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara mendalam, serta pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital diwujudkan melalui penggunaan Learning Management System (LMS), platform konferensi video, media kolaboratif digital, dan multimedia interaktif berbasis simulasi. Pemanfaatan Google Classroom, Padlet, Quizizz, Zoom, dan video simulasi terbukti meningkatkan motivasi, partisipasi, dan kemampuan komunikasi mahasiswa. Nilai rata-rata meningkat dari 62,3 pada pre-test menjadi 82,6 pada post-test. Selain itu, pembelajaran berbasis digital juga meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai green tourism, pelestarian budaya lokal, dan community-based tourism. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris sekaligus mendukung pengembangan kompetensi pariwisata berkelanjutan.