Desa Adat Dlod Tukad telah membentuk tujuh unit bank sampah sebagai upaya meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Namun, berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan mitra, pengelolaan bank sampah masih menghadapi beberapa kendala, yaitu proses administrasi yang masih dilakukan secara manual sehingga pengelolaan data nasabah, transaksi, dan pelaporan belum berjalan secara efektif, serta masih rendahnya pemahaman masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah dari sumbernya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan bank sampah melalui pengembangan dan implementasi Sistem Informasi Manajemen Bank Sampah berbasis web, pelatihan penggunaan sistem bagi pengelola, pelatihan pemilahan sampah, serta pemberian bantuan berupa tong sampah sebagai sarana pendukung pengelolaan sampah. Pada pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan pada 29 Mei 2026, pelatihan pemilahan sampah dan penyerahan tong sampah pada 4 Juni 2026, serta pelatihan penggunaan sistem informasi pada 13 Juni 2026. Hasil monitoring dan evaluasi menggunakan metode observasi dan wawancara menunjukkan bahwa sekitar 80% peserta telah mampu mengoperasikan Sistem Informasi Manajemen Bank Sampah dan sekitar 85% peserta telah memahami teknik pemilahan sampah, sehingga target utama kegiatan telah tercapai. Program ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan bank sampah serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Digitalization of Waste Bank Management for Sustainable Waste Management in Dlod Tukad Customary Village, Sukawati District, Gianyar Abstract Dlod Tukad Traditional Village has established seven waste bank units as an effort to improve community-based waste management. However, based on observations and interviews with partners, several challenges were identified, including manual administrative processes that resulted in ineffective management of customer data, transaction records, and reporting, as well as the limited public understanding of waste segregation at the source. This community service program aimed to enhance the effectiveness of waste bank management through the development and implementation of a web-based Waste Bank Management Information System, training on system utilization for waste bank administrators, waste segregation training for the community, and the provision of waste bins as supporting facilities for waste management. In carrying out this community service, the program activities included program socialization on May 29, 2026, waste segregation training and waste bin distribution on June 4, 2026, and training on the use of the information system on June 13, 2026. Monitoring and evaluation results using observation and interview methods indicated that around 80% of the participants were able to operate the Waste Bank Management Information System, while around 85% of the participants demonstrated an understanding of proper waste segregation techniques. These results indicate that the primary objectives of the program have been achieved. The program is expected to improve the effectiveness of waste bank management while encouraging greater community participation in sustainable waste management practices