Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Pengelolaan Obat Di Puskesmas Malanu Distrik Sorong Utara Yulia Tresia Solosa; Jeane Mongi; Sonny Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i2.124

Abstract

Pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai merupakan tahapan yang sangat penting dalam suatu pelayanan kesehatan. Pelayanan kefarmasian di Puskesmas mempunyai peranan penting dalam bidang pengembangan pembagunan kesehatan masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Obat di Puskesmas Malanu Distrik Sorong Utara berdasarkan Permenkes RI No 74 Tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuang untuk mendapatkan informasi secara menyeluruh bagaimana evaluasi penerapan pelayanan kefarmasian tentang pengelolaan Obat di Puskesmas Malanu Distrik Sorong Utara. Hasil wawancara di kelompokan dalam kategori yang sama yaitu berdasasarkan Permenkes No 74 tahun 2016 tentang pengelolan obat. Hasil penelitian: hasil penelitian menujukan bahwa dalam prose perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan, penarikan pengendalian dan administasi sudah sesuai dengan Permenkes No. 74 tahun 2016.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Grace P. Benua; Gideon A.R. Tiwow; Sonny Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.742 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i2.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan metode rancangan penelitian desktiptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Hasil penelitian yang di dapatkan dari hasil pengambilan data seluruh pasien ISPA di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso periode Januari-Juni 2018 dan didapatkan 126 pasien ISPA yang mendapatkan terapi dengan antibiotik. Hasil evaluasi rasionalitas penggunan antibiotik berdasarakan kriteria tepat diagnosa (100%), tepat indikasi (100%), tepat dosis Amoxicillin (80,2%), tepat dosis Cotrimoxazole (82,9%), tepat waktu interval pemberian Amoxicillin (82,9%), tepat waku interval pemberian Cotrimoxazole (82,9%), tepat cara pemberian (100%), dan tepat lama pemberian (100%).
Uji Efektivitas Ekstrak Bunga Pepaya Jantan Carica papaya L. Sebagai Analgesik Terhadap Tikus Putih Rattus norvegicus Swingly Fidelik Manengkey; Ferdy A. Karauwan; Amal R. Ginting; Silvana L. Tumbel
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.655 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.248

Abstract

Ekstrak bunga pepaya jantan (Carica papaya L) dengan dosis 75 mg/kgBB, 150 mg/kgBB dan 300 mg/kgBB, kontrol positif (Paracetamol), dan kontrol nergatif (Na CMC) telah dilakukan uji sebagai analgesik terhadap tikus putih. Perlakuan diberikan terhadap tikus yang sudah diinduksi panas menggunakan water bath dengan suhu 53,5°C selama kurang lebih 1 menit. Tikus percobaan dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian selama 120 menit menunjukkan bahwa ekstrak bunga pepaya jantan dengan dosis 75 mg/kgBB. 150 mg/kgBB dan 300 mg/kgBB menunjukkan efektivitas sebagai analgesik dengan adanya penurunan geliat pada tikus percobaan, dimana penurunan paling baik ditunjukkan oleh ekstrak dengan dosis 300 mg/kgBB. Hal ini disebabkan karena ekstrak bunga pepaya mengandung flavonoid dan tanin yang berperan sebagai analgesik dengan cara menghambat enzim siklooksigenase, sehingga pembentukan prostaglandin penyebab nyeri oleh asam arakidonat terhambat.
Evaluasi Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Geriatri Penderita Benign Prostatic Hyperplasia Di RSU GMIM Bethesda Tomohon Jacky Karel Simboh; Douglas Pareta; Ferdy Karauwan; Nerni Potalangi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.509 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.250

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau Pembesaran Prostat Jinak adalah tumor jinak yang sebagian besar terjadi pada pria, dan timbulnya berkaitan dengan usia. Kepatuhan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku pasien dalam minum obat secara benar tentang dosis, frekuensi dan waktunya. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kepatuhan penggunaan obat pada pasien geriatric penderita Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) di RSU GMIM Bethesda Tomohon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis analisis observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel diperoleh menggunakan teknik total Sampling. Data penelitian diperoleh dari kuesioner diisi oleh 11 responden yang adalah pasien yang geriatri penderita BPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien geriatri penderita Benign Prostatic Hyperplasia di RSU GMIM Bethesda Tomohon termasuk dalam kategori sedang dengan skor 6,16.
Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Salam Syzygium polyanthum Sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus Tri Nugrahani I.M Kilis; Ferdy A. Karauwan; Christel N. Sambou; Yessie K. Lengkey
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.871 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.255

Abstract

Masyarakat Indonesia telah mengenal berbagai jenis obat tradisional dan memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan dan pengobatan berbagai penyakit. Salah satu jenis obat tradisional yang dapat dimanfaatkan adalah daun salam Syzygium polyanthum. Senyawa kimia pada ekstrak daun Salam yang berperan dalam aktivitas antibakteri adalah alkaloid, tanin, flavonoid, minyak atsiri saponin dan triterpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan salep ekstrak daun Salam sebagai antibakteri Staphylococcus aureus. Pada pengujian aktivitas antibakteri menggunakan 5 perlakuan, yaitu kloramfenikol salep (kontrol positif), dasar salep (kontrol negatif), salep ekstrak daun Salam konsentrasi 10%, 20% dan 40%. Metode uji antibakteri menggunakan metode difusi agar cara sumuran dengan lubang sumuran 7 mm. Pada evaluasi salep ekstrak daun salam dilakukan uji organoleptik, uji homogenitas, uji daya sebar dan uji pH. Data hasil uji antibakteri salep ekstrak daun Salam terhadap bakteri Staphylococcus aureus diuji secara statistik dengan menggunakan ujo non parametik yaitu uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan.
Uji Efektivitas Antipiretik Eksrak Etanol Daun Epazote Dysphania ambrosioides L. Pada Tikus Putih Yang Di Induksi Vaksin DPT-HB Kristian Stefano Pinatik; Wilmar Maarisit; Ferdy A. Karauwan; Einstein Z. Karundeng
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.136 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.258

Abstract

Epazote Dysphania ambrosioides L. memiliki kandungan senyawa flavonoid yang memiliki efek antipiretik yang bekerja dengan cara menghambat kerja enzim siklooksigenase di hipotalamus sehingga menyebabkan penurunan suhu tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek antipiretik ekstrak daun epazote pada tikus putih. Metode penelian ini adalah eksperimental laboratorium . penelitian ini menggunakan 15 ekor tikus putih jantan yang terbagi dalam 5 perlakuan perlakuan 1 (ekstrak daun epazote 100mg/kgBB) perlakuan 2 (ekstrak daun epazote 200mg/kgBB) perakuan 3 (ekstrak daun epazote 300mg/kgBB ) perlakuan 4 kontrol negatif (Na CMC) perlakuan 5 kontrol positif (paracetamol). Hasil penelitian menunjukan ekstrak daun epazote memberikan efek antipiretik pada dosis 300mg/kgBB dimulai pada menit ke-60 sudah ada penurunan suhu pada tikus. Ini disebabkan karena ekstrak daun epazote mengandung senyawa flavonoid karena menghambat enzim siklooksigenase yang mebentuk prostaglandin yang merupakan mediator pembentukan demam.
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Kucai Allium schoenoprasum L. Sebagai Antipiretik Pada Tikus Putih Rattus novergicus Meisy Permata Citra Nayoan; Wilmar Maarisit; Ferdy Karauwan; Yappi Saroinsong
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.135 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.259

Abstract

Daun Kucai Allium schoenoprasum L. mengandung senyawa flavonoid yang bekerja sebagai inhibitor siklooksigenase sehingga menghambat pembentukan prostaglandin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun Kucai Allium schoenoprasum L. sebagai antipiretik pada tikus putih (Rattus novergicus) yang diinduksi vaksin DPT-Hb. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium yang menggunakan metode rancangan acak lengkap yang terdiri dari 15 ekor tikus putih yang dibagi 5 perlakuan dan tiap perlakuan masing-masing 3 kali ulangan dengan berat badan rata-rata 200 gram. Hewan uji dibagi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok P1 100 mg, P2 200 mg, P3 400 mg, kontrol (-) Na CMC dan kontrol (+) Paracetamol. Pengukuran suhu dilakukan sebelum pemberian vaksin DPT-Hb, 3 jam setelah perberian vaksin DPT-Hb dan 30 menit setelah pemberian perlakuan sampai menit ke- 180. Variabel yang diamati adalah penurunan suhu rektal tikus putih setiap 30 menit. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey HSD. Hasil penelitian selama 180 menit menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Kucai memiliki efek antipiretik pada dosis 100 mg, dosis 200 mg, dosis 400 mg, dan dosis yang paling efektiv pada dosis 400 mg. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak etanol daun Kucai Allium schoenoprasum L. memiliki efek antipiretik pada tikus putih.
Evaluasi Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Antidiabetik Pada Penderita Diabetes Melitus Di Apotek Kimia Farma Tomohon Hizkia Rifka Warokka; Jeane Mongie; Ferdy A. Karauwan; Einstein Z. Z. S. Karundeng
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.53 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.265

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein serta menghasilkan komplikasi kronik seperti mikrovaskular, makrovaskular, dan gangguan neuropati sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan penggunaan obat antidiabetik pada penderita diabetes mellitus di Apotek Kimia Farma Tomohon, khususnya penderita yang menjadi peserta kronis BPJS Kesehatan untuk 30 hari. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan metode survei analitik. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Probability Sampling (Sampling Probabilitas). Sampel yang digunakan sebanyak 100 penderita yang mengambil obat antidiabetik di Apotek Kimia Farma Tomohon menggunakan buku kronis BPJS Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan penggunaan obat antidibetik pada penderita diabetes mellitus di Apotek Kimia Farma Tomohon termasuk dalam tingkat pengetahuan kategori kurang (55.9%).
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Anak Rawat Inap Di Rumah Sakit Siloam Manado Alter Y. Runtu; Randy Tampa’i; Rinny V. Sakul; Sonny D. Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.511 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.269

Abstract

Penggunaan antibiotik yang rasional dapat dilihat dari beberapa parameter, yaitu tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat lama pemberian. Penggunaan antibiotik yang rasonal khususnya penyakit ISPA sangat berpengaruh dalam proses penyembuhan. Dimana, apabila penggunaan antibiotik dalam pengobatan ISPA tidak rasional, maka dapat memperburuk penyakit ataupun dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi angka penyakit dan juga angka kematian yang disebabkan oleh ISPA, sedangkan penelitian ini dilakukan terhadap pasien anak di rumah sakit Siloam Manado. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif, dimaan data yang diambil yaitu identitas pasien, penggunaan obat berdasarkan diagnosa dokter yang dilihat dari data rekam medik. Hasil penelitian yang didapat dari 75 pasien anak dengan terapi antibiotik menunjjukkan evluasi penggunaan antibiotik yang rasional berdasarkan kriteria tepat pasien 100%, tepat indikasi 100%, tepat obat 84.49%, tepat dosis 84.49 %, dan tepat lama pemberian 86.05 %.
Uji Aktivitas Antibakteri Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Krisan Chrysanthemum morifolium Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Felicia T. Rawung; Ferdy A. Karauwan; Douglas N. Pareta; Reky R. Palandi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.468 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i2.279

Abstract

Antibakteri adalah zat yang dapat membunuh atau menekan pertumbuhan atau reproduksi bakteri. Chrysanthemum morifolium atau yang dikenal dengan bunga krisan merupakan salah satu tanaman hasil budidaya memiliki potensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada sediaan salep ekstrak daun krisan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang dihasilkan di buat dalam sediaan salep dengan konsentrasi 12,5%, 25%, dan 50%. Hasil evaluasi sediaan salep ketiga konsentrasi memenuhi persyaratan uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, dan uji daya sebar. Pengujian aktivitas antibakteri sediaan salep dilakukan menggunakan metode difusi agar dengan cara sumuran. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa salep konsentrasi 12,5 %, 25 %, dan 50% memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.
Co-Authors Alter Y. Runtu Amal R. Ginting Amal R. GInting Ana Neman Andre R. Usuman Betari Malinda Tuwongena Christi Devita Laoh dengen, Alvina maria Devie R. Lumy Diana V. Hamel Douglas N. Pareta Einstein Karundeng Einstein Z. Karundeng Einstein Z. Z. S. Karundeng Etrit Sabenar Eunike Dareda Fadly Steven Jefry Rumondor Feby L. Bala Felicia T. Rawung Ferdinand Palit Friska Mery Montolalu Gideon A. R. Tiwow Ginting, Margaretha S. Goni, Jenelitha S. Grace P. Benua Hariyadi Hariyadi Hariyadi Hariyadi Hariyadi, Hariyadi Hide Devid N. Sompotan Hizkia Rifka Warokka Irma Dawi Jabes Wolter Kanter Jacky Karel Simboh Jeane Mongi John Paul Rian Julia Brigita Sumonda Junita Dompas Kalalo, Michael R. C. Kalangi, Jekki J. F. Kereh, Indri J. Korua, Sammy Rommy Novie Kristian Stefano Pinatik Lengkey, Yessie Mabel, Felikson Margaretha Ginting Meisy Permata Citra Nayoan Michaela P Pauran Mita Sindy Tumiir Monica Sarra Tamunu Nerni Potolangi Oktavianus Lumakeki Olpin Tumole Olvie S. Datu Olvie S. Datu Paat, Vlagia Indira Palandi, Reky Royke Pangkei, Octry M. Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafen Ngama Randy Tampa'i Randy Tampa’i Renault Marsidi Rinny V. Sakul Royke R. Palandi Sambou, Christel N. Sheren J. Bermula Silvana L. Tumbel Sonia Irniati Rorong Sonny Untu Sony Larumpaa Sumagando, Adolfina Swingly Fidelik Manengkey Tabita R. S. Rongkonusa Tampa'i, Randy Tombuku, Joke Luis Tri Nugrahani I.M Kilis Tuda, Aletheia Tulandi, Selvana Stien Veronica Davis Widyaningrum Widyaningrum Wilmar Maarisit Yanti Paula Ranti Yappi Saroinsong Yappy F. Saroinsong Yohana I. C. Widodo Yulia Tresia Solosa Yuliana Polopadang Yuri Namotemo