Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Kasus Sepsis Di Irina C RSUP PROF. DR. R. D. Kandou Manado Junita Dompas; Ferdy A. Karauwan; Yohana I. C. Widodo; Silvana L. Tumbel
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.017 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v4i2.364

Abstract

Jumlah kasus sepsis di Irina C RSUP Prof. DR. R.D. Kandou Manado tidak termasuk penyakit terbanyak namun memerlukan perhatian khusus. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik pada kasus sepsis di Irina C RSUP Prof. DR. R.D. Kandou Manado. Evaluasi penggunaan antibiotik pada kasus sepsis di Irina C RSUP Prof. DR. R.D. Kandou Manado menggunakan jenis penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif, dievaluasi melalui kualitas antibiotik menggunakan alur Gyssens. Pengambilan sampel berdasarkan catatan medik pasien yang menggunakan antibiotik pada kasus sepsis yang disebabkan oleh pneumonia di Irina C periode Januari-Juni 2014.Data yang diperoleh dari catatan medik pasien menunjukkan bahwa kasus sepsis di Irina C RSUP Prof. DR. R.D. Kandou Manado periode Januari-Juni 2014 terdapat 17 kasus dengan 47 peresepan antibiotik, dimana terdapat 31 antibiotik diresepkan untuk pasien rawat inap dan 16 antibiotik diresepkan untuk pasien rawat jalan. Antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu seftriakson. Penggunaan antiobiotik yang rasional sebanyak 19.15% dan penggunaan antibiotik yang tidak rasional sebanyak 80.85%.
Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Akar Mangrove Sonneratia alba Dengan Menggunakan Metode DPPH Sony Larumpaa; Jeane Mongi; Hariyadi Hariyadi; Ferdy A. Karauwan; Yessie K. Lengkey
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbt.v5i2.390

Abstract

Antioksidan merupakan suatu kemampuan untuk menghambat, menekan, serta mencegah terjadinya rantai oksidasi yang dapat menghasilkan radikal bebas. Salah satu tumbuhan yang menarik untuk digunakan sebagai obat tradisional adalah tanaman mangrove Sonneratia alba yang berpotensi sebagai antioksidan. Akar Sonneratia alba mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid yang dapat berperan sebagai antioksidan, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak akar mangrove Sonneratia alba. Penelitian ini menggunakan metode DPPH untuk mengetahui adanya aktivitas antioksidan. Hasil penelitian ini didapatkan bahawa pada konsentrasi 10ppm, 20ppm, 30ppm, 40ppm, 50ppm akar mangrove Sonneratia alba memiliki aktivitas antioksidan. Namun yang memiliki aktivitas antioksidan lebih baik adalah pada konsentrasi 50ppm dengan persen penghambatan radikal DPPH pada ekstrak kasar sebesar 71,556% dan pada fraksi n-heksan sebesar 79,625%.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Cempedak (Artocarpus integer) Sebagai Antijamur Terhadap Jamur Candida albicans Rafen Ngama; Jeane Mongi; Amal R. Ginting; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbt.v5i2.393

Abstract

Penyakit infeksi jamur merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain atau dari hewan ke manusia. Perkembangan infeksi jamur di Indonesia sebagai negara dengan iklim tropis disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kelembaban yang tinggi sehingga pertumbuhan jamur menjadi sangat baik. Penyakit jamur erat kaitannya dengan kebiasaan dan tingkat kebersihan perorang [1]. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak daun cempedak sebagai antijamur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental (percobaan) di laboratorium dengan menggunakan konsentrasi 20%, 40 %, 80 % dan 100% dan kontrol positif menggunakan ketokenazole sedangkan kontrol negatif menggunakan aquades dengan 3 kali pengulangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun cempedak memiliki efektivitas daya hambat terhadap pertumbuhan jamur candida albicans pada konsentrasi 20%, 40%, 80% dan 100% dan pada konsentrasi 40 % daya hambat terhadap pertumbuhan jamur lebih besar dari kontrol positif yang digunakan.
Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Leilem Clerodendrum minahassae L. Terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Candida albicans Sheren J. Bermula; Wilmar Maarisit; Joke L. Tombuku; Ferdy A. Karauwan
Majalah INFO Sains Vol 3 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jis.v3i2.53

Abstract

Bakteri dan jamur adalah salah satu penyebab terjadinya infeksi, baik infeksi pada saluran pencernaano, luka dan kulit serta infeksi pada saluran kemih. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antimikroba serta nilai MIC dan MBC ekstrak daun Leilem (Clerodendrum minahassae L.) terhadap bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan jamur Candida albicans. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah difusi agar menggunakan kertas cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua konsentrasi ekstrak daun Leilem (C. minahassae) mulai dari 100, 200, 300, 400, 500, 600, 700, 800, 900, 1000 hingga1100μg/disc menunjukan adanya aktivitas antimikroba yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat pada bakteri E. coli, S. aureus dan jamur C. albicans. Nilai MIC ekstrak daun Leilem (C. minahassae) terhadap jamur Candida albicans adalah 23,4mg/disc dan nilai MBC-nya adalah 93,6mg/disc, sedangkan nilai MIC ekstrak daun Leilem (C. minahassae) terhadap bakteri Staphylococcus aureus adalah 34,5mg/disc dan nilai MBC-nya adalah 138mg/disc, dan nilai MIC ekstrak daun Leilem (C. minahassae) terhadap bakteri Escherichia coli adalah 37,4mg/disc dan nilai MBC-nya adalah 149,6mg/disc.
Uji Ekstrak Etanol Daun Benalu Kersen (Dendropthoe Pentrandra L.) Terhadap Tikus Putih (Ratus Norvegicus) Sebagai Anti Inflamasi Ana Neman; Wilmar Maarisit; Ferdy Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v5i1.369

Abstract

Benalu Kersen (Dendrophthoe pentandra) merupakan tumbuhan parasit pada pohon kersen dengan mengambil makanan dari tubuh inangnya, sehingga kandungan senyawa aktif yang dimiliki benalu kersen sama dengan tumbuhan inangnya. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui aktivitas daun benalu kersen (Dendrophthoe pentandra) sebagai anti inflamasi pada tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL).Hasil penelitian ini menunjukkan Ekstrak etanol etanol daun benalu tanaman kersen memiliki aktivitas antiinflamasi pada telapak kaki tikus putih yang diinduksi formalin 1%. Kemampuan antiinflamasi akan lebih signifikan dengan dosis ekstrak etanol yang lebih tinggi lagi, hal ini dibuktikan dengan kelompok perlakuan ekstrak etanol dosis 300 mg/kgBB menunjukkan penghambatan paling baik dibandingkan dengan kelompok perlakuan dosis 75 mg/kgBB dan 150 mg/kgBB
Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Benalu Pada Kersen Dendrophtoe pentandra (L.) Dengan Metode 2,2- diphenyl -1- Picrylhydrazyl (DPPH) Monica Sarra Tamunu; Douglas N Pareta; Hariyadi Hariyadi; Ferdy A Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v5i1.378

Abstract

Antioksidan adalah suatu senyawa yang menghambat/menunda oksidasi suatu molekul dengan cara mengakhiri reaksi berantai inisiasi dan propagasi. Benalu merupakan tumbuhan parasit yang memiliki banyak aktivitas biologis seperti antioksidan, antikanker, antidiabetes dan hipertensi. Daun benalu kersen merupakan jenis benalu bersifat parasit yang menyerang berbagai jenis tumbuhan inang, semak, maupun pohon. Prosedur pegujian dilakukan dengan dibuat beberapa larutan sampel dengan konsentrasi 20,40, 60, 80, dan 100 ppm. Sampel dipipet dan ditambahkan larutan DPPH (200 ppm) dengan perbandingan 1:4 ke dalam 96 –well clear polystyrene microplate lalu dihomogenkan. Campuran diinkubasi selama 30 menit pada suhu 37 C, kemudian serapan diukur dengan microplate reader pada panjang gelombang 520 nm. Hasil uji aktivitas antioksidan dilakukan untuk mengetahui nilai IC50 dari sampel benalu kersen. Berdasarkan hasil penelitian antioksidan benalu kersen dengan menggunakan metode DPPH menunjukkan esktrak benalu kersen mempunyai nilai IC50 sebesar 21,70 µg/ml. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak tersebut mempunyai aktivitas antioksidan yang kuat karena mempunyai nilai IC50 kurang dari 200 µg/ml.
Analisis Manajemen Logistik Obat Di Instalasi Farmasi RSUP Prof. DR. R.D. Kandou Manado Feby L. Bala; Randy Tampa'I; Christel N. Sambou; Sony D. Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v6i1.410

Abstract

Kegagalan manajemen logistik akan menurunkan kualitas pelayanan rumah sakit dan memberikan dampak negatif terhadap rumah sakit baik secara medis yaitu pengobatan yang tidak optimal, maupun secara ekonomis yaitu Rumah Sakit akan merugi dan hilangnya pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi RSUP Prof.Dr. R.D. Kandou Manado, apakah sudah memenuhi standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit atau sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah non-eksperimental bersifat deskriptif dengan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi RSUP Prof.Dr. R.D. Kandou Manado. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tahapan manajemen logistik obat di RSUP Prof Dr. R.D Kandou yaitu perencanaan, pengadaan, pendistribusian, pemusnahan dan penarikan serta pencatatan dan pelaporan sudah berjalan sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit atau sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 tahun 2016 sedangkan untuk tahapan penyimpanan belum sesuai standar karena masih di temukan penumpukan obat di gudang medis hal ini di sebabkan ruang penyimpanan di gudang medis farmasi belum memadai untuk dapat menampung jumlah obat yang ada selain itu mempersulit ruang gerak petugas gudang.
Evaluasi Ketersediaan Obat Untuk Pasien Gangguan Jiwa Rawat Jalan Di RSJ Prof DR. V. L Ratumbuysang Tabita R. S. Rongkonusa; Jeane Mongi; Douglas N. Pareta; Jabes W. Kanter; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v6i1.412

Abstract

Pelayanan Kesehatan yang optimal dan bermutu merupakan salah satu kebutuhan penting dalam hidup masyarakat di era globalisasi saat ini. Untuk menjamin pelayanan kesehatan yang baik, maka Rumah Sakit harus berupaya keras melakukan pelayanan yang sebaik–baiknya, salah satunya menjamin ketersediaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS). Ketersediaan obat di Rumah Sakit sangat menentukan tercapainya suatu pelayanan kesehatan yang optimal sehingga dapat memberikan kepuasan bagi setiap pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi ketersediaan obat yang diresepkan pada pasien gangguan jiwa BPJS rawat jalan pada Januari sampai bulan Juni Tahun 2019 di RSJ. Prof.V.L Ratumbuysang. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif yaitu sebuah metode penelitian yang mendeskripsikan atau menggambarkan peristiwaperistiwa atau fenomena atau variabel penelitian yang berkaitan dalam bidang kesehatan dengan akurat melalui fakta yang ada. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L Ratumbuysang mengenai ketersediaan obat yang diukur dengan membandingkan antara jumlah obat yang diresepkan dengan obat yang diserahkan maka diperoleh hasil tingkat ketersediaan obat rata – rata di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V.L Ratumbuysang pada bulan Januari sampai bulan Juni tahun 2019 adalah sebesar 98,28 % dengan kategori baik.
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN KEJI BELING Stobilanthes crispa (L.) Blume PADA TIKUS PUTIH Rattus norvegicus YANG DIINDUKSI ALOKSAN Ferdinand Palit; Gideon Tiwow; Wilmar Maarisit; Einstein Karundeng; Ferdy Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 1 No. 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.42 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v1i1.27

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang terdiri dari lima perlakuan, masing-masingperlakuan terdiri dari tiga ekor hewan uji sebagai ulangan. Perlakuan I kontrol negatif aquadest,Perlakuan II kontrol positif metformin, Perlakuan III ekstrak etanol daun keji beling 75 mg/kg BB,Perlakuan IV ekstrak etanol daun keji beling 150 mg/kg BB, Perlakuan V ekstrak etanol daun kejibeling 300 mg/kg BB. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak etanol daun keji belingmampu menurunkan kadar gula darah, yaitu dosis 75 mg/kg BB dengan nilai rata-rata penurunan14%, dosis 150 mg/kgBB dengan nilai 19.33% dan dosis 300 mg/kgBB dengan nilai 31.66%.Kesimpulannya adalah ekstrak etanol daun keji beling memiliki aktivitas antidiabetes.
UJI EFEK SEDATIF EKSTRAK DAUN SELADA Lactuca sativa L. PADA TIKUS PUTIH Rattus norvegicus Widyaningrum Widyaningrum; Gideon A.R. Tiwow; Ferdy A. Karauwan; Sonny Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 1 No. 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.388 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v1i1.118

Abstract

Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang paling sering dialami oleh masyarakat yang gejala-gejalanya seperti kesulitan memulai tidur atau kesulitan mempertahankan tidur. Salah satu tanaman yang diduga memiliki efek sedatif adalah tanamanselada Lactuca Sativa L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sedatif ekstrak daun selada Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL), menggunakan tikus putih sebanyak 12 ekor. Uji efek sedatif dilakukan dengan metode Traction test, diamati lamanya waktu jatuh tikus dan diamati ada tidaknya refleks balik badan pada tikus. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun selada memiliki potensi sebagai sedatif, dan, dosis 300 mg/kgBB memiliki efek sedatif yang lebih efektif
Co-Authors Alter Y. Runtu Amal R. Ginting Amal R. GInting Ana Neman Andre R. Usuman Betari Malinda Tuwongena Christi Devita Laoh dengen, Alvina maria Devie R. Lumy Diana V. Hamel Douglas N. Pareta Einstein Karundeng Einstein Z. Karundeng Einstein Z. Z. S. Karundeng Etrit Sabenar Eunike Dareda Fadly Steven Jefry Rumondor Feby L. Bala Felicia T. Rawung Ferdinand Palit Friska Mery Montolalu Gideon A. R. Tiwow Ginting, Margaretha S. Goni, Jenelitha S. Grace P. Benua Hariyadi Hariyadi Hariyadi Hariyadi Hariyadi, Hariyadi Hide Devid N. Sompotan Hizkia Rifka Warokka Irma Dawi Jabes Wolter Kanter Jacky Karel Simboh Jeane Mongi John Paul Rian Julia Brigita Sumonda Junita Dompas Kalalo, Michael R. C. Kalangi, Jekki J. F. Kereh, Indri J. Korua, Sammy Rommy Novie Kristian Stefano Pinatik Lengkey, Yessie Mabel, Felikson Margaretha Ginting Meisy Permata Citra Nayoan Michaela P Pauran Mita Sindy Tumiir Monica Sarra Tamunu Nerni Potolangi Oktavianus Lumakeki Olpin Tumole Olvie S. Datu Olvie S. Datu Paat, Vlagia Indira Palandi, Reky Royke Pangkei, Octry M. Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafen Ngama Randy Tampa'i Randy Tampa’i Renault Marsidi Rinny V. Sakul Royke R. Palandi Sambou, Christel N. Sheren J. Bermula Silvana L. Tumbel Sonia Irniati Rorong Sonny Untu Sony Larumpaa Sumagando, Adolfina Swingly Fidelik Manengkey Tabita R. S. Rongkonusa Tampa'i, Randy Tombuku, Joke Luis Tri Nugrahani I.M Kilis Tuda, Aletheia Tulandi, Selvana Stien Veronica Davis Widyaningrum Widyaningrum Wilmar Maarisit Yanti Paula Ranti Yappi Saroinsong Yappy F. Saroinsong Yohana I. C. Widodo Yulia Tresia Solosa Yuliana Polopadang Yuri Namotemo