Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERAN PENGAWAS SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN MODERASI BERAGAMA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH Mu'ani, Mu'ani; Rasyid, Mahmutarom Halimun; Hernawati, Sari; Cholid, Nur
Dar el-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 11 No 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v11i1.6616

Abstract

Kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terus selalu dikembangkan karena PAI sebuah mata pelajaran sebagai pembentuk karakter, etika, dan akhlak siswa. Selain itu PAI membentuk sebuah keyakinan keagmaan yang benar. Sehingga jangan sampai anak didik salah dalam memahami agama yang membuat etika dan keimanan siswa tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam. Dalam konteks ini Pengawas Pendidikan Agama Islam harus berperan aktif dalam penggunaan dan pengembangan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI. Peran pengawas bisa diwujdukan dengan mengoptimalkan supervise akaedmik, menjadi motivator untuk menggerakan guru PAI dalam mengembangkan moderasi beragama. Peneliti melakukan pengembangan-pengembangan moderasi beragama, menjadi peneliti untuk melakukan pengembangan-pengembangan moderasi beragama, menjadi penilai untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran, kurikulum, peran guru PAI, dan organisasi keagamaan siswa demi cerciptanya pembelajaran dan menerapkan moderasi beragama melalu peran pengawas sekolah PAI.
Adjusting the Ideal Islamic Religious Education Curriculum to the Development of AI-Based Technology Sari Hernawati; Hafizh, Muhammad; Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya
Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 13 No. 01 (2024): Special Edition
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/progresiva.v13i01.32931

Abstract

The development of technology is currently experiencing a very rapid development, one of which is the emergence of an innovation called AI (artificial intelligence). Islamic religious education indirectly gets an impact on the emergence of AI (artificial intelligence) so that it requires adjustments in the Islamic religious education curriculum so that the Islamic religious education curriculum remains ideal with the times. This research is a qualitative research using library study research method with causal descriptiva analysis. Primary sources in this research are all literature relevant to this theme, namely the Islamic religious education curriculum and AI (artificial intelligence) and secondary sources focus on other literature that is indirectly relevant to this research. The result of this study is to describe five adjustments to the Islamic religious education curriculum towards AI (artificial intelligence), namely understanding the concept of technology and AI, ethics of using AI, digital literacy skills, character education, and strengthening Islamic values.
ANALISIS PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MTs TAHFIDH PUTRI YANBU’UL QUR’AN 2 MURIA KUDUS Zainuri, Ahmad; HR, Mahmutarom; Hernawati, Sari; Kholid, Nur
Dar el-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 11 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v11i2.7912

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan pembentukan pendidikan karakter dan nilai-nilai karakter yang diterapkan di MTs Tahfidh Putri Yanbu'ul Qur'an 2 Muria Kudus. Pendidikan karakter adalah upaya untuk mengajarkan siswa kebiasaan yang baik sehingga mereka dapat berperilaku dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadiannya. Guru digugu dan ditiru. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang merupakan jenis studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi antara sumber dan teknik yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter sudah sesuai dengan pelaksanaan, perencanaan, dan nilai pembelajaran karakter. Ada lima nilai karakter. Pembentukan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dan guru tidak mendorong anak-anak untuk mencerminkan karakter yang baik di sekolah mereka. Ini menunjukkan bahwa guru dan orang tua masih membutuhkan bantuan untuk membentuk pendidikan karakter siswa. Sekolah dan guru bekerja sama untuk memberikan pendidikan karakter kepada siswa.
Pendidikan Tarekat pada Santri di Era Milenial Ihwan, Ali; Mahmutarom, Mahmutarom; Hernawati, Sari
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2024): Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.7.2.56-70

Abstract

Di era milenial sekarang santri lebih banyak mencari pengetahuan, pemahaman dan referensi tentang agama di media sosial dengan mengabaikan peran guru dan referensi buku. Hal ini menjadikan beberapa santri memahami agama secara garis keras atau secara sekuler, dan santri mudah termakan hoaks dan sering bertindak emosional, bahkan pemahaman agama santri terkadang menyimpang karena mendapat panduan dari media sosial tersebut. Menyikapi hal tersebut santri membutuhkan pendidikan spiritual salah satunya melalui ajaran tarekat dalam mengatasi modernisasi tersebut agar setiap perilakunya mampu berjalan sesuai ajaran agama dan terus mendekatkan diri dengan Allah SWT dan santri mampu menetralisir budaya yang masuk dan juga dapat dijadikan cek and balance bagi maraknya budaya barat yang masuk. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana peran pendidikan tarekat pada santri di era milenial? Hasilnya bahwa pendidikan tarekat berarti sistem dalam rangka mengadakan latihan jiwa, membersihkan diri dari sifat-sifat yang tercela dan mengisinya dengan sifat-sifat yang terpuji, yang berperan bagi santri di era milenial sebagai petunjuk dan bimbingan dari kehidupan dunia hingga akhirat sehingga akan menimbulkan kebahagian dan ketenangan hidup di dunia dan akhirat.
PERAN STRATEGIS SUPERVISI DALAM KEBERHASILAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Ibnu Alwan Saputra; Sari Hernawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.22175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis supervisi dalam keberhasilan implementasi kurikulum merdeka. Studi pustaka atau review literatur digunakan sebagai metode penelitian dengan menganalisis berbagai sumber literatur, seperti buku, artikel, jurnal, dan dokumen relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Supervisi membantu guru dalam memahami dan menerapkan kurikulum secara efektif, meningkatkan kompetensi profesional, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, supervisi juga berperan dalam mengatasi berbagai tantangan dalam implementasi kurikulum, seperti kesiapan guru, ketersediaan sumber daya, dan dukungan lingkungan. Dengan demikian, supervisi yang efektif, baik yang dilakukan oleh kepala sekolah maupun pengawas, menjadi kunci keberhasilan implementasi kurikulum dan peningkatan kualitas pendidikan.
The Paradigm of Salaf Pesantren: The Concept of Charismatic Spiritual Leadership of Kyai at Assalafiyah Pesantren Sari Hernawati; Khoirun Nofik; Hafizh, Muhammad
Edukasia Islamika : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2024): Edukasia Islamika - Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v9i1.7276

Abstract

This study examines the charismatic spiritual leadership model of Kyai Subhan Makmun at Pondok Pesantren Assalafiyah. This focus is based on the limited in-depth studies on the influence of charismatic spiritual leadership within the context of traditional Islamic boarding schools (pesantren salaf). Previous research has predominantly concentrated on general leadership models in pesantren, leaving a gap in understanding how charismatic spiritual leadership impacts educational policies and development strategies in these institutions. The aim of this research is to identify and analyze how Kyai Subhan's leadership style influences educational policies and development strategies at Pesantren Assalafiyah and its impact on the quality of education provided. The research employs a qualitative descriptive approach, with data collection through observation, interviews, and documentation. The data is analyzed qualitatively using triangulation to enhance the validity of the findings. The results indicate that Kyai Subhan's charismatic spiritual leadership has a significant positive impact on the educational policies and service strategies at the institution. Through principles of piety and simplicity, Kyai Subhan serves as a role model for students and the surrounding community. His charismatic leadership is manifested in his exceptional ability to mobilize the pesantren community, carry out the mission of the traditional educational institution, and realize the vision of Pondok Pesantren Assalafiyah. The crucial role of the Kyai in the sustainability of the pesantren underscores the strategic position of the Kyai as a leader.
Integration of Health Law and Radiation Safety Aspects in the Medical Physics Curriculum for Radiotherapy Treatment Widyaningrum, Ratna; Nofik, Khoirun; Masruroh, Ainul; Hernawati, Sari
Schrödinger: Journal of Physics Education Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/sjpe.v6i1.1536

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the legal regulations related to radiation safety in radiotherapy and develop a systematic approach to integrating health law and radiation safety aspects into the medical physics curriculum. Methodology: A qualitative library research approach was used, analyzing journals, regulatory documents (WHO, IAEA, BAPETEN), and academic books through content analysis. Main Findings: International and national regulations, including IAEA, ICRP, and BAPETEN, strictly govern radiation safety in radiotherapy, covering dose limits, exposure monitoring, and waste management. However, medical physics curricula lack structured integration of legal and safety aspects. A systematic curriculum model is proposed, incorporating progressive learning, practical simulations, clinical internships, and competency-based assessments to enhance student preparedness in radiation protection and regulatory compliance. Novelty/Originality of this study: This study proposes a structured curriculum model linking technical and regulatory aspects through progressive learning, practical training, and industry collaboration, ensuring better radiation safety implementation in clinical practice.
Praktik Pengembangan Kurikulum di Indonesia sebagai Reflaksi dalam Upaya Pengembangan Kurikulum Pendidikan Muhammad Rifqi Zam Zami; Ma’ruf Syifa’udin; Roshifah Jauhari; Sari Hernawati
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1278

Abstract

Artikel ini membahas tentang sejarah serta praktik pengembangan kurikulum yang terjadi di Indonesia selama 78 tahun merdeka. Pentingnya kajian tentang praktik pengembangan kurikulum di Indonesia ini adalah untuk melihat dan menganalisa pengembangan kurikulum yang terjadi di Indonesia sebagai upaya untuk mengembangkan kurikulum pendidikan, khususnya dalam satuan pendidikan atau sebuah lembaga pendidikan. Metode penelitian yang penulis gunakan untuk penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif kajian pustaka (library research). Objek kajian terletak pada sejarah dan praktik pengembangan kurikulum di Indonesia. Harapan dari penelitian ini adalah kesadaran akan pentingnya pengembangan kurikulum pendidikan yang harus dilaksanakan oleh satuan pendidikan di era Kurikulum Merdeka. Pengembangan kurikulum pendidikan harus didasarkan pada aspek sosial kemasyarakatan dan beberapa faktor yang mempengaruhinya tanpa mengesampingkan hal-hal yang berkaitan dengan proses pengembangan kurikulum pendidikan. Harapannya, proses pendidikan dalam satuan pendidikan dapat terlaksana secara baik untuk mewujudkan manusia yang berkualitas dan dapat mengikuti arus perkembangan globalisasi.
Peran Kiai dalam Kepemimpinan Pesantren Arum Nela Falakhina; Sari Hernawati
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1621

Abstract

Pentingnya kepemimpinan di pesantren tidak dapat dipungkiri lagi, karena keberhasilan atau kegagalan lembaga tersebut bergantung pada kepemimpinan yang ditunjukkan oleh seorang kiai. Kiai memegang kekuasaan kepemimpinan di pesantren, dan kehadiran kiai sangat penting agar pesantren dapat berfungsi. Kepemimpinan pesantren sangatlah penting dan mempunyai dampak yang signifikan. Oleh karena itu, kedudukan kiai secara inheren dihargai dalam pengembangan pesantren. Untuk menumbuhkan pemimpin yang inspiratif, penting untuk membangun kerangka komunitas belajar yang dinamis. Artikel ini akan mengeksplorasi konsep kepemimpinan di pesantren, berbagai gaya kepemimpinan yang ada di lembaga-lembaga tersebut, serta fungsi dan tanggung jawab khusus seorang kiai. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kepustakaan, yang mengambil informasi dari berbagai sumber dalam bentuk buku. Temuan penelitian menunjukkan bahwa berhasil atau tidaknya lembaga pesantren bergantung pada gaya kepemimpinan yang diterapkan. Penting untuk diketahui bahwa meskipun semua anggota berpartisipasi dalam kegiatan, kepemimpinan tetap berperan penting dalam menentukan efektivitas dan efisiensi. Selain itu, visi dan misi juga mempunyai dampak yang signifikan dan komponen-komponennya saling berhubungan. Standar yang digunakan dalam konteks ini secara khusus disesuaikan dengan hukum Islam dan mencakup elemen-elemen berikut: 1) kepatuhan terhadap prinsip-prinsip etika yang selaras dengan ajaran Nabi Muhammad, 2) kepemimpinan yang obyektif, 3) pemimpin dengan reputasi kredibilitas yang kuat, dan 4) pemimpin yang secara konsisten menunjukkan daya tanggap.
Peran Guru PAI dalam Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Abad ke-21 dan Literasi Digital di SD Negeri 4 Purwodadi Kabupaten Grobogan Nur Wijayat; Sari Hernawati
Wisanggeni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni (2025) Wisanggeni : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/wisanggeni.v5i1.6298

Abstract

The 21st century demands fundamental transformation in all aspects of education, including Islamic Religious Education (PAI). The PAI curriculum is no longer sufficient to only equip students with normative knowledge, but must integrate crucial 21st-century competencies such as critical thinking, collaboration, communication, and creativity (4C), as well as essential digital literacy skills. This article analyzes the vital role of PAI teachers as the main agents in the development and implementation of PAI curriculum that is responsive to the demands of this era. Using a literature review method and a qualitative-descriptive approach, this article identifies that PAI teachers are required to be innovative learning designers, facilitators of 4C competency development, digital literacy agents, developers of adaptive teaching materials, and evaluators of competency-based learning. The results of the discussion show that the main challenges include a shift in the teaching paradigm, effective technology integration, and management of the rapid flow of information. Therefore, increasing the capacity and professionalism of PAI teachers in a sustainable manner is a necessity to produce a generation of Muslims who are not only noble, but also adaptive, critical, and competitive in the digital era.