Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Politik Pendidikan Islam Di Indonesia Dalam Lintasan Sejarah: Analisis Kebijakan Dari Masa Kolonial Hingga Pascareformasi A Haryadi; Nurul Hidayah; Mudzakir Ali; Sari Hernawati
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Juli 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i3.1342

Abstract

Politik pendidikan merupakan salah satu faktor yang menentukan arah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Perubahan rezim politik sejak masa kolonial hingga pascareformasi telah menghasilkan kebijakan yang beragam terhadap penyelenggaraan pendidikan Islam, mulai dari kebijakan pembatasan, pengakuan, integrasi, hingga penguatan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika politik pendidikan Islam di Indonesia melalui perspektif historis dengan menelaah perubahan kebijakan pada masa kolonial, Orde Lama, Orde Baru, Reformasi, dan pascareformasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian sejarah dan studi kepustakaan. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, arsip kebijakan, buku ilmiah, serta artikel jurnal yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan negara dengan pendidikan Islam mengalami transformasi yang signifikan pada setiap periode pemerintahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa politik pendidikan Islam di Indonesia memperlihatkan pola kesinambungan dan perubahan yang dipengaruhi oleh konfigurasi politik nasional, sementara lembaga pendidikan Islam secara konsisten mampu beradaptasi terhadap perubahan kebijakan tanpa kehilangan identitas dan fungsi sosial-keagamaannya.
Tawhid, Environment, and Humanity: Islamic Education Values in Sapta Darma Teachings Rochmad Rochmad; Mahmutarom Mahmutarom; Sari Hernawati
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v13i1.12798

Abstract

Abstract This study aims to analyze the application of Sapta Darma Spiritual Values (KSD) in the perspective of Islamic Education in Kendal Regency, which is known for its religious and social diversity. The diversity of religions in Indonesia, including local beliefs such as Sapta Darma, shows relevance in shaping the social and moral character of the community. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods, where data is collected through in-depth interviews, observations, and literature studies. The purposive sampling technique was applied to select five informants who adhered to the Sapta Darma sect. The results of the study show that the teachings of KSD, which emphasizes values such as monotheism, ethics towards nature, and integration with Islamic educational values, are in line with Islamic moral principles. KSD plays a role in building social harmony, ethical awareness, and tolerance between religious communities in Kendal Regency. In addition, values such as courage, patience, individual freedom, and concern for the common good taught in KSD contribute to the formation of strong and responsible character. These findings affirm the importance of integrating local and spiritual teachings in Islamic education to strengthen the spiritual and moral identity of Indonesian society. This research fills a gap in the understanding of the synergy between Islamic education and local teachings, especially in forming a more harmonious and integrity society Keywords: Analysis, Values, Sapta Darma, Islamic education
Paradigma Transformatif Nusantara dalam Kurikulum PAI Madrasah Aliyah: Sintesis Teoretis atas Nilai Tawazun dan I'tidal Menghadapi Polarisasi Pendidikan Era Disrupsi Abdul Khalik; Mudzakkir Ali; Sari Hernawati
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v3i1.1149

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh eskalasi polarisasi pendidikan di era disrupsi yang mengancam stabilitas kritis-spiritual peserta didik di Madrasah Aliyah. Ketegangan antara model tradisionalis yang tekstual dan modernis yang mekanistik-birokratis memicu fragmentasi epistemologis dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam Penelitian ini bertujuan merumuskan Paradigma Transformatif Nusantara dalam kurikulum PAI Madrasah Aliyah melalui sintesis teoretis nilai tawazun (keseimbangan) dan i'tidal (keadilan/proporsionalitas). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain kepustakaan kritis (critical library research) yang diperkuat Analisis Wacana Kritis (CDA) model tiga dimensi Norman Fairclough (teks, praktik diskursif, dan praktik sosial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasionalisasi nilai tawazun mampu menjembatani dikotomi antara otoritas turats klasik dan literasi digital, sedangkan nilai i'tidal merekonstruksi bias kurikulum yang kognitif-informatif menuju praksis sosial-spiritual yang emansipatoris. Sintesis kedua nilai ini menghasilkan model kurikulum PAI transformatif yang menumbuhkan kesadaran kritis-global tanpa menegasikan identitas religius lokal Nusantara. Implikasi penelitian menegaskan bahwa kurikulum Madrasah Aliyah harus melampaui adaptasi teknis-birokratis dan memosisikan pendidikan Islam Nusantara sebagai subjek epistemologis aktif dalam mengarungi disrupsi global.